BATAMINDRAGIRI HILIRKARIMUNKEPRIKUANSINGTANJUNG PINANG

Empat Media Karimun Bersama Sejumlah Media di Kepri, Ikuti Bakti Untuk Negeri yang Ditaja Dewan Pers

 

KARIMUNTODAY.COM, BATAM – Sebanyak empat media yang berkantor pusat di Karimun, mendapat kesempatan mengikuti sosialisasi dan workshop bakti untuk negeri, tentang penguatan dan pemberdayaan ekosistem pers melalui ketersediaan insfrastruktur telekomunikasi dan informasi di Indonesia yang diselenggarakan Dewan Pers bekerjasama dengan BP3TI di Ballroom Lt 12 Hotel Nagoya Hill, Batam, Kamis (30/8).

Selain keempat media itu, yakni Karimuntoday.com (Indra Helmi), Kundurnews.co,id (Yudi Soparizal), Liputankepri.com (Eflinaldi) dan lendot.com (M. Sarih), kegiatan yang dilaksanakan secara nasional di 34 Provinsi Indonesia ini, juga diikuti puluhan media cetak, eletronik dan online dan Kabag Humas Pemko/Pemkab dan DPRD, Kabag Humas DPRD Kepri serta Dinas Kominfo Kepri.

Kegiatan bertajuk bakti untuk negeri yang dimoderatori oleh Marganas Nainggolan (Dirut Batam Pos dan Ketua SPS Kepri) menghadirkan tiga narasumber yakni, Ketua dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, Mantan Wakil ketua dewan Pers yang juga Pemimpin Redaksi Tempo Bambang Harymurti dan Sekretaris PWI Kepri yang juga Pemimpin Redaksi Batamtoday.com, Saibansyah Dardani.

Pembicara pertama, dua tokoh pers nasional membawakan materi yang berbeda. Yosep Adi Prasetyo memaparkan tentang Peran Pers dalam Mendorong Pemilu yang Berkualitas. Ia mengajak wartawan untuk mencari sisi lain dari proses Pemilu.“Jangan jadi wartawan pacuan kuda,” ucapnya.

Perumpamaan, pacuan kuda yang ia maksud adalah wartawan hanya memberitakan kompetisi kandidat saja. Baik, tentang Pilpres, caleg DPR, DPRD Kota/kabupaten dan DPRD Provinsi maupun DPD yang dilaksanakan serentak pada tahun 2019 mendatang. Ia berharap media harus memberi ruang kepada publik juga, misal tentang jumlah pemilih dan sisi lainnya bagi masyarakat pemilih.

Ia mengatakan, mandat dewan pers jelas, yaitu melindungi kemerdekaan pers. Untuk itulah, katanya, dewan pers membuat MoU dengan Polri, kejaksaan dan mendorong Mahkamah Agung untuk melahirkan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 1 tahun 2008, dalam rangka memberikan perlindungan kepada wartawan.

“Dewan Pers juga membuat MoU dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Selain itu, dewan pers juga melatih dan menerbitkan sertifikat kepada 105 ahli pers yang terdiri dari wartawan senior dan akademisi di Indonesia. Para ahli pers ini bertugas memberikan keterangan ahli dalam penyidikan yang dilakukan aparat kepolisian dan kejaksaan atau tampil dalam sidang di pengadilan,”jelasnya.

Pembicara kedua, wartawan senior dan tokoh kebangkitan kemerdekaan Pers Bambang Hari Murti memaparkan tentang peran serta pers dalam pembangunan ekonomi. Memaparkan berberapa penelitian, mengataan, “kemerdekaan pers berkorelasi dengan pertumbuhan ekonomi.

“Dengan kemerdekaan pers di dunia, berhasil menumbuhkan pertumbuhan ekonomi suatu negara dan dengan kemerdekaan pers juga bisa menurunkan angka korupsi di suatu negara,”ujarnya.

Pembicara ketiga, Saibansyah Dardani, memaparkan pentingnya kompetensi wartawan dan sertifikasi perusahaan pers. Ia mengatakan wartawan wajib memiliki sertifikat wartawan melalui uji kompetensi wartawan/jurnalis (UKW/J), dari tingkat Muda, Madya dan Utama.

“Dengan sertifikat ini, diharapkan para wartawan dalam melakukan tugasnya dapat menunjukkan kinerjannya secara profesional. Secara sederhana uji kompetensi bertujuan untuk menjadikan seluruh wartawan Indonesia memiliki kompetensi, yang bisa diketahui dengan pengukuran dan ujian,”urainya.

Dalam kegiatan ini, Dewan Pers mengundang 35 Pemimpin Redaksi, 13 Koresponden TV, 2 kabag pemberitaan RRI dan TVRI, berserta dinas Kominfo dan sebanyak 17 Kabag Humas terdiri dari Kabag Humas Pemprov, Pemko, Pemkab dan DPRD yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.(*)

laporan : indra helmi
editor : indra h piliang


Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close