JAWA TENGAH

Harga Bawang Merah Naik, Petani Meraup Untung

KARIMUNTODAY.COM, GROBOGAN – Harga bawang merah menjelang natal dan tahun baru ini naik limapuluh persen. Terang saja kenaikan harga ini membawa angin segar bagi para petani bawang merah di Grobogan,Jawa tengah.

Naiknya harga bawang merah yang berkisar 18 ribu hingga 20 ribu rupiah membawa angin segar bagi para petani bawang merah di Desa Mlilir Kecamatan Gubug Grobogan,Jawa Tengah. Harga yang biasanya perkilogram 13 ribu rupiah,kini naik 5 ribu hingga 7 ribu rupiah perkilogram ditingkat petani.

Seperti yang dialami Nur Achmad (39), seorang jurnalis yang juga menjadi petani bawang merah pemula asal Desa Mlilir RT.04 RW.04 Kecamatan Gubug ini.   Berbekal tanah sawah seluas seperempat bahu yang ia sewa selama satu tahun, yang ia tanami bawang merah dua bulan lalu. Disaat tanah sawah para petani dibiarkan tanpa diolah karena musim kemarau. Berbekal tekad untuk menambah rejeki disela kesibukannya sebagai jurnalis, kini lahan yang ia tanami bawang merah membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, awal bulan november tanam, bulan desember akhir bisa panen, ya perkiraan dapat sekitar 8-9 kwintal, dari sekitar satu kwintal benih yang saya tanam.” ucapnya saat memanen bawang merah di sawahnya.

Ia menambahkan, sudah dua kali ini tanam bawang merah, kali pertama hasilnya maksimal, namun harga tidak begitu bagus karena hanya berkisar 6 ribu rupiah perkilogram. Namun pada masa tanam kali kedua ini hasilnya meski kurang maksimal karena saat usia tanaman satu bulan terkena serangan hama tikus. Namun harga nya bagus ditingkat petani.

“Hasil panen kali ini lumayan bagus, sebagian bisa untuk kebutuhan, sebagian lagi bisa untuk modal tanam nanti,” jelasnya

Ia mengaku senang, meski baru pemula menjadi petani bawang merah, namun bangga sebagai pemuda yang terjun dalam pertanian, terlebih lagi baang merah yang ia tanma membuahkan hasil.

“Saya senang, bangga bisa belajar menjadi petani bawang merah, lebih senang lagi saat kita bisa panen,  semoga juga harganya bisa bagus terus dan banyak para pemuda yang turut menjadi petani bawang merah,” pintanya.

 

Laporan : Nurulyadi
Editor     : Indra H Piliang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close