PAYAKUMBUHSUMBAR

Hindari Polusi Suara, Ujian Praktek MTsN 2 Payakumbuh Digelar di Luar Kelas

KARIMUNTODAY.COM, PAYAKUMBUH  — Ujian dan ujian, itulah yang dijalani siswa kelas tinggi saat ini, termasuk siswa kelas IX di MTsN 2 Payakumbuh yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan Talawi Kelurahan Ompang Tanah Sirah dibawah pimpinan Yenni Fitri. Baru saja usai mengikuti serangkaian Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional UAM BN), kembali pada Senin (25/03/2019) sebanyak 258 siswa kelas IX mengikuti Ujian Praktek mata pelajaran tertentu sebagai salah satu syarat kelulusan.

Demi menghindari polusi suara, walikelas dan guru mata pelajaran sengaja melaksanakan ujian praktek tersebut di luar kelas. Tampak ujian praktek diselenggarakan di mushalla, di taman dan di bawah pohon pelindung. Sementara yang sebagian siswa lainnya sibuk menghafal di dalam lokal.

“Kita sengaja menggelar pelaksanaan ujian praktek shalat jenazah dan hafidz surat At Takwir atau surat Abbassa atau An Naba’ di luar lokal atau di taman lokal. Di dalam lokal siswa kita sibuk menghafalkan, sehingga polusi suara tak bisa dielak. Kesepakatan guru mapel, kita ujian praktek di luar lokal,” terang Hj. Halimah saat menilai bacaan shalat jenazah Olivia Azura Ismail salah seorang siswa kelas IX di taman lokal

Terpisah, terkait standar kelulusan dan serangkaian kegiatan penting yang akan digelar MTsN 2 Payakumbuh beberapa bulan kedepan, kepala madrasah pun memaparkan kepada Tim Humas.

“Terkait kelulusan siswa Mts sederajat ditentukan oleh standar yang telah ditentukan oleh regulasinya. Disamping siswa telah menuntas nilai mapel selama 6 semester, siswa juga dituntut memiliki tingkat kehadiran minimal 80 % dan berkelakuan baik. Dan tak kalah pentingnya, siswa lolos mengikuti ujian praktek dan ujian akhir madrasah,”terang Yenni Fitri di ruang kerjanya, Senin siang.

Dikatakan Yenni, ujian praktek akan dilaksanakan selama 2 hari untuk mapel Bahasa Indonesia, Al Quran Hadits, Bahasa Inggris dan IPA. ” ujian praktek membuat pidato Bahasa Indonesia, hafidz surat panjang juzz ‘amma, shalat jenazah, mengarang dalam Bahasa Inggris, dan membuat tapai berbahan dasar ubi dan beras. Itulah praktek yang diberikan guru mata pelajaran kepada siswa Kelas IX. Dan ini telah kita Acc. Terkait lokasi pelaksanaan ujian praktek, sepenuhnya kita serahkan kepada guru mapel,”imbuhnya.

“Beberapa hari kedepan kita juga akan disibukkan dengan ujian dan persiapan perpisahan. Jelang itu kita akan sertifikasi calon khatib dari MTsN 2 Payakumbuh. Kita juga akan mewisuda sekitar 90 siswa hafidz, dalam waktu dekat ini,”tandas Yenni Fitri.(*)

Laporan  : Wahyu Uliadi

Editor      : Indra H Piliang


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close
Close