humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 23 August 2013

 

 images/ABCX8.jpg

Tampak, Jalur Ngiang Kuantan Saat Berpacu dengan pesaingnya.(photo.ktc)

Kuansing,(karimuntoday.com) - Kecepatan jalur-jalur asal Indragiri Hulu cukup mengejutkan penonton pacu jalur tradisional event nasional 2013 di Tepian Narosa Teluk Kuantan. Sebab kecepatan jalur-jalur asal daerah yang dipimpin Bupati Yopi Arianto itu dinilai lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, sehingga mereka berhasil menempatkan 4 jalur ke hari ketiga, Sabtu ( 24/8 ) besok.

Hal ini tampak pada pacu hari kedua, Jumat ( 23/8 ) siang. Bahkan jalur Untuang Bertuah diprediksi maju ke babak final karena kecepatan nya yang lumayan baik.Jalur untung Bertuah asal  Danau Baru Rengat yang pacu pada hilir pertama, mampu menumbangkan salah satu jalur unggulan dari kecamatan Pangean Toduang Kuantan dari Tanah Bekali. Untung Bertuah yang berada dijalan sebelah kiri unggul sejak pancang start hingga pancang finsih dari Toduang Kuantan. Kekuatan pengayuh jalur tersebut dan tenaga yang stabil membuat prediksi sebagian kalangan, jalur ini bakal maju hingga ke babak final.

Apalagi satu jalur asal Inhu Sialang Soko Putri Mandi dari Setako Raya Peranap yang selalu berhasil menembus babak final gagal setelah dikandaskan jalur Pendekar Panjang Bukik Siguntur dari Pisang Berebus Gunung Toar. Harapan Inhu meraih juara pada pacu jalur tahun ini terletak pada jalur Untung Bertuah dan tiga jalur yang masih bertahan hingga hari ketiga.

Pada hari kedua ini, 4 jalur Inhu yang mampu lolos dari hadangan lawan-lawannya, selain Untung Bertuah, ada tiga jalur lain masing-masing Titisan Tak Ambek Tau dari Rengat yang mengalahkan jalur Toduang Biso Rimbo Piako salah satu jalur unggulan Kuansing dari desa Pebaun Hilir Kuantan Mudik.

Kemudian jalur Putra Indragiri dari desa Kampung Pulau Rengat yang menumbangkan jalur Kumayang dari desa Pulau Ingi Benai. Seterusnya jalur Pulau Batuah dari desa Kuala Cinaku yang memulangkan jalur Pendekar Sutan Bukit Keramat dari desa Pulau Mungkur.

Selain Inhu, jalur semata wayang asal Pucuk Rantau, Mutiara Negeri juga mengejutkan publik karena mampu meloloskan diri hingga hari ketiga, Sabtu ( 24/8 ) besok. Dihari kedua ini, jalur kebanggaan masyarakat Pucuk Rantau ini harus bersaing keras dengan jalur Buayo Danau dari desa Bandar Alai Kari.

Saking kerasnya pertarungan kedua jalur ini dari pancang start hingga pancang finsih, membuat dewan hakim di pancang finish harus memanggil perwakilan kedua jalur untuk melihat layar monitor. Sebab selisih keduanya saat memasuki finish ' setipis kulit bawang' seperti yang selalu diutarakan komentator pacu jalur kondang dari RPD Kuansing, Darwis. Setelah kedua wakil jalur melihat layar monitor barulah diumumkan bahwa jalur Mutiara Negeri dari Pucuk Rantau keluar sebagai pemenang dan disambut sorak warga Pucuk Rantau.( kuansingterkini.com/karimuntoday.com )

Published in KARIMUN

 

 images/ABYR6.jpg

Tampak, AnggotaPolsek Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri sedang melihatkan barang Bukti.(photo.BT)

Bintan,(karimuntoday.com) - Diam-diam, praktik perjudian masih merajalela di Tanjunguban, Bintan Utara, Provinsi Kepri Rabu kemarin, Unit Reskrim Polsek Bintan Utara membekuk Tony S (48), agen penjual sie jie wilayah Tanjungubang dan sekitarnya, di kediamannya di Pasarbaru, kelurahan Tanjunguban Selatan, Bintan.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol I Dewa Nyoman ASN mengatakan, pelaku agen judi yang menjalankan praktiknya sekitar dua minggu tersebut diamankan setelah kedapatan menjual sie jie di warung pakaian miliknya di Pasarbaru. Pihak kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp985.000, buku rekap sie jie, telepon seluler (ponsel), dan pena serta milik tersangka. 

"Dia menjual sie jie dengan cara menungu di warung miliknya. Pembeli bisa membeli langsung dan bisa juga lewat SMS (pesan pendek) ke  ponselnya. Diduga, dia sudah menyebarkan orang kepercayaan untuk menjual sie jie tersebut," ungkap Nyoman kepada BATAMTODAY.COM, Jumat (23/8/2013). 

Selain mengamankan Tony, anggota Polsek Bintan Utara juga mengejar LS, bandar judi sie jie yang berdomisili di Batam. Namun, saat polisi tiba di kediamannya, LS sudah berhasil kabur ke luar daerah. 

 "Yang bersangkutan (LS) sudah kita tetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Sementara tersangka saat ini sudah kita tahan di sel tahanan Polsek Bintan Utara," ujarnya.

 Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 303 tentang perjudian dengan ancaman 10 tahun penjara. (batamtoday,com/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN
Friday, 23 August 2013 19:19

160 Peserta Meriahkan Lomba Sepeda Santai


images/ABCS.jpg

Tampak, Terlihat peserta yang mengikuti lomba sepeda santai di Tanjung Batu Kundur, Kabupaten Karimun, dalam memeriahkan HUT RI ke 68 tahun 2013.

Kundur,  (karimuntoday.com) - Bertempat di lapangan Balai Pemuda Seni dan Budaya Tanjung Batu - Kundur, Kabupaten Karimun, Jum'at (23/8/2013), Kacabjari Kundur, M. Amriansyah, secara langsung melepas peserta lomba sepeda santai dalam menyemarakan HUT RI ke 68 tahun ini.

Dalam lomba yang menyehatkan tubuh ini diikuti sebanyak 160 peserta terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak. Dan uniknya lagi, peserta memasang bendera Merah Putih masing-masing sepeda sebagai hiasan.

Disamping itu yang lebih menariknya lagi, terlihat sepada ontel pun turut hadir meramaikan lomba tersebut.

salah satu anggota DPRD Karimun dari Partai Golkar, selaku pelaksana kegiatan yang juga menjadi sponsor kepada karimuntoday.com mengatakan, lomba sepeda santai tahun ini jarak yang ditempuhi peserta berkisar 10 km.

"Star dimulai dari Balai Pemuda Seni dan Budaya Tanjung Batu, kemudian ke Kebun Pinang. Kemduian peserta melanjutkan ke Tanjung Sari, Parit Muda, KM 5, diteruskan ke Simpang Urung dan kembali kegaris finish," terangnya tentang rute lomba sepeda santai.

Setelah seluruh peserta tiba di garis finish, dilaksanakan pengundian pemenang lomba yang disaksikan oleh Camat Kundur Umar Said, Danramil/03 Lettu Inf. Budi Hartono, Kacabjari Kundur M. Amiransyah, Kanit Bimas Iptu. Anwar Rahman serta sejumlah Lurah dan Kepala desa diwilyah Tg. Batu Kundur," terang Asyuran lagi.

"Lomba sepeda sampai kali ini sudah dipersiapkan berbagai hadiah menarik seperti sepada gunung, jam dinding, rece cooker, dispenser dan raket nyamuk. Selain itu, juga diadakan penarikan undian untuk dua sepeda kreatif," paparnya.

Dalam sambutannya, Anggota DPRD tersebut menegaskan, bahwa lomba sepeda santai digelar untuk memasyarakatkan pengguna sepeda. Karena sudah mulai jarang digunakan, selain murah juga memiliki nilai positif sebagai sarana olahraga.

"Kami juga melihat partisipasi tinggi masyarakat dalam kegiatan ini, sehingga kedepan kami akan direncanakan menjadi agenda tahunan," ungkapnya mengakhiri. (Nov.k)

Published in KARIMUN

 

images/ABLI99.jpg

Tampak, Seorang wanita Hendak di Perkosa,(photo.ilustrasi).

Tanjungpinang,(karimuntoday.com) - Model cantik asal Pontianak bernama RA mengaku diperkosa oleh pejabat eselon empat yang bertugas di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Pada awalnya, korban diajak bertemu karena hendak diberikan Tunjangan Hari Raya (THR). Bukan uang yang didapat, korban malah mengaku ditiduri berkali-kali.

Pengacara RA, Ahmad Zakaria mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada 5 Agustus lalu. Korban, kata dia, awalnya diundang oleh temannya yang kenal dengan si pelaku ke Tanjung Pinang untuk diberikan THR.

"Tiga hari sebelum lebaran diundang ke Tanjung Pinang mau dikasih THR," ujar Zakaria kepada merdeka.com, Kamis (22/8).

Bukan THR yang didapat saat bertemu, menurut Zakaria, korban malah disandera pelaku selama enam hari. Bahkan, pelaku memaksa untuk melakukan hubungan badan berkali-kali di sebuah hotel di Tanjung Pinang.

Dia menjelaskan, hubungan badan dilakukan secara terpaksa karena kliennya itu diancam oleh pelaku dengan berbagai ancaman. Termasuk diancam akan dilaporkan ke polisi dengan tuduhan pemerasan.

"Pertama paspor diambil jadi dia enggak bisa pulang ke rumah, kedua janji mau diberikan THR tapi ternyata enggak diberikan malah diancam ke polisi dengan tuduhan pemerasan," terang dia.

Selain itu, lanjut dia, korban tidak berani berbuat apa-apa ketika diminta untuk melayani nafsu bejat, karena sang pejabat itu mengancam akan menyebarluaskan foto bugil korban ke publik.

"Lalu diancam gambar telanjang mau di publikasikan dalam keadaan terpaksa ditudirin berkali sampai 7 kali selama 6 hari," aku dia.

Atas kejadian tersebut, Zakaria pun telah melaporkan kejadian ini ke Kemenkum HAM dan Komnas Perlindungan Perempuan. Selanjutnya, kata dia, besok pihaknya akan melapor ke Mabes Polri.

"Tadi sudah lapor ke Kementerian Hukum dan HAM juga ke Komnas Perempuan. Besok akan melapor ke Mabes Polri," pungkasnya.(merdeka.com/karimuntoday.com)

Published in TANJUNGPINANG


images/ABH77.jpg

Tampak, M.Yosli Kabag Humas Pemkab Karimun, Kepri.

KARIMUN (karimuntoday.com) - Kabar gembira bagi masyarakat Karimun, Kabupaten Karimun karena tempat menjadi kebangaan di bumi berazam ini yakni, panggung rakyat Putri Kemuning coastal area akan segera dipasangnya Wireless Fidelity atau Wi-Fi.

Sebuah alat tekonologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data tanpa mengunakan kabel (Nirkabel) tersebut, akan dipasang di tempat pedagang berjualan yang berada didalam lokasi Putri Kemuning (Blok A dan Blok B).

Doni salah seorang pedagang di Putri Kemuning kepada karimuntoday.com, Jum'at (23/8/2013) mengatakan, pedagang makanan dan minuman ditempat kebangaan bagi Kabupaten Karimun ini sudah mendengar akan dipasangnya Wi-Fi yang dibisa gunakan secara umum belakangan ini. Cuma, belum tahu kapan pastinya alat tersebut pasti dipasang.

Disebutkan Doni, dengan adanya jaringan Wi-Fi didalam areal panggung rakyat Putri Kemuning, sudah tentunya kabar sangat menyenangkan bagi pedagang yang berjualan didalam lokasi tersebut.

"Adanya fasilatas baru itu akan pasti penghasilan berjualan semakin bertambah karena banyak pengunjung datang. Jadi selain memesan makan maupun minum, pengunjung bisa mempergunakan alat eletroniknya seperti laptop serta ponsel pintar karena adanya jaringan Wi-Fi," ungkap Doni.

Pada kesempatan ini Doni menyampaikan, sebenarnya sebelum adanya informasi akan dipasangnya Wi-Fi di Putri Kemuning dari Pemkab Karimun, dirinya sudah mempunyai inisiatif untuk memasang jaringan Wi-Fi khusus ditempat ia membuka jualan. Akan tetapi, setelah mendengar kabar tersebut.

"Dulunya memang saya mau membeli alat tekonologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data tanpa mengunakan kabel itu. Namun dari pemerintah setempat sudah ada rencana untuk memasang alat tersebut ditempat ini, jadi saya urungkan niat untuk membeli mengunakan sendiri," katanya.

Sementara itu ditempat terpisah, Kabag Humas dan Prtokoler Kabupaten Karimun, M. Yosli ketika dikonfirmasi media portal ini melalui handpone celuler (Hp) menyebutkan, membebarkan ada informasi akan dipasangan Wi-Fi di
didalam areal panggung rakyat Putri Kemuning, yang bisa dipergunakan saat datang makan dan minum diwarung pedagang dilokasi tersebut.

"Insya Allah dalam waktu dekat pemasangan alat tekonologi yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data tanpa mengunakan kabel (Nirkabel) itu akan terlaksanakan," pungkas Yosli mengakhiri. (Nov.k)

Published in KARIMUN

 

images/ABCSD.jpg

Tampak, Terlihat salah satu penambagan pasir darat Ilegal  di wilayah Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri.

" Pengusaha Tetap Jual Sisa Pasir Darat "

KARIMUN (Karimuntoday.com) - Pengusaha penambangan pasir darat di wilayah Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun sangat berani dan tidak ada takutnya dengan aparat penegak hukum.

Menurut informasi Kapolsek Tebing, AKP. Afdal, SH menutup seluruh usaha penambangan pasir darat diwilayah tersebut karena diduga kuat tidak memiliki izin yang lengkap.

Walaupun sudah ditutup, pengusaha tetap mengeluarkan sisa pasir darat hasil sedotan berapa waktu lalu untuk dijual kepada masyarakat yang memesan. Dengan demekian pungasaha penambangan pasir darat itu telah berani menentang
Ketegasan yang dilakukan Kapolsek Tebing.

Samsul, salah satu penambang pasir darat kepada karimuntoday.com, Jum'at (23/8/2013) mengatakan, diwilayah Desa Pongkar, Kecamatan Tebing ini ada sebanyak 13 pengusaha yang melakukan penambangan pasir darat. Dari belasan itu terdapat 4 penambang asli warga Desa Pongkar, sedangkan sisanya dari warga luar.

Disampaikannya, saya dulunya pernah melakukan penggurusan dalam membuat surat izin untuk usaha yang dijalani, akan tapi tidak tahu apa penyebabnya izin dikehendaki sampai saat ini tidak bisa dikeluarkan oleh Dinas Petambangan dan Energi (Distamben) Kab Karimun.

"Kita memang akui usaha kita ini bisa terbilang ilegal, tapi dalam kita membuat izin dipersulit. Jika memang benar-benar mau menegakan keadilan, tutup semua usaha ilegal yang ada dan usaha perlendiran serta peredaran narkoba di Discouteq maupun THM di bumi berazam ini," katanya dengan lantang didampingi beberapa pengusaha tambang pasir darat lainnya.

Samsul menambahkan, dalam menjalan usaha ini selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapat pasir untuk pembangunan, juga memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat serta untuk menghidupi keluarga. Dengan ditutupnya seperti ini, bagaimana bisa membantu membuka lapangan pekerjaan ataupun memberi nafkah keluarga sehari-hari," keluhnya.

Lanjutnya lagi, sebelum untuk menjalankan usaha penambangan pasir darat ini membutuhkan biaya yang sangat besar berkisar Rp 40 jura dalam membeli segala perlengkapannya. Selain itu, banyak pula biaya yang dikeluarkan untuk berbagai hal perharinya.

Adapaun rincian pengeluaran biaya setiap hari adalah gaji ABK sebesar Rp 40 ribu perlori dikalilkan sebanyak 5 orang, setoran kepada pemilik lahan penambangann Rp 70 ribu, sewa tempat 10 ribu, sementara hasil pasir yang disedot untuk perhari paling banyak mencapai 10 lori dengan harga Rp 180 ribu perlorinya, jadi sangat tipis pemasukan yang didapat," terang Samsul.

"Sejak semalam semua penambang pasir darat wilayah Desa Pongkar tidak dibenarkan beroperasi lagi dan sisa pasir yang ada tidak dibenarkan dibawa keluar (dijual), itu perintah dari Kapolsek Tebing. Walaupun ada perintah seperti itu, kami tetap mengeluarkan pasir yang ada untuk dijual demi menghidupkan keluarga," tuturnya dengan tegas.

Menurut Samsul, masyarakat setempat tidak pernah mempermasalahkan tentang usaha penambangan pasir darat, justru sesama pengusahalah yang mempermasalahkannya, dan Kapolsek Tebing menutup usaha ini karena ada salah satu pengusaha menjadi propokator (dalangnya)," pungkasnya.

Sementar itu Kapolsek Tebing, AKP. Afdal, SH saat ditemui karimuntoday.com, Kamis (22/8/2013) sekitar pukul 12.30 WIB dikantornya, sayangnya sedang berada di kantor. Sehingga apa kejelasan sebenarnya menutup seluruh usah penambangan pasir darat di wilayah Desa Pongkar belum dapat diketahui secara jelas.

Sementara itu, M. Hidayat Atiar Ketua LSM PIKAD yang bergerak dibidang lingkungan, sangat memberikan apresiasi kepada Kapolsek Tebing yang sudah berani menutup akativitas penambangan pasir darat ilegal di Desa Pongkar, sebab semenjak beroperasinya penambangan tersebut tidak ada memberikan hasil untuk pemasukan kas daerah dan tentu sangat merusak lingkungan, apalagi kawasan tersebut termasuk dikawasan hutan lindung, Imbuh Dayat.(Novel.K)
(Nov.k)

Published in KARIMUN

 

images/ABGT6.jpg

Tampak, Ahmad Dahlan, Walikota Batam,Kepri.

Batam,(karimuntoday.com) - Bergulirnya kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Batam ke KPK, dan bahkan segera akan dilakukan terhadap kasus yang diduga melibatkan Wali Kota Batam itu, ternyata tidak membuat gentar seorang Ahmad Dahlan.

Ahmad Dahlan yang dikonfirmasi BATAMTODAY.COM usai mengikuti Rapat Koordinasi Kepala Daerah tingkat II dengan Gubernur Kepri mengatakan, jika sampai saat ini dirinya tidak pernah dipanggil KPK terkait kasus dugaan korupsi dana Bansos tersebut.

"Tak tahu saya itu, dan sampai sekarang nggak ada pemanggilan, dan saya juga tidak pernah dipanggil KPK dengan masalah itu," kata Dahlan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis(22/8/2013).

Disinggung mengenai tanggapan dan kerjasamanya jika nanti ada panggilan dari KPK terkait dugaan korupsi Bansos Batam itu, lagi-lagi Dahlan 'ngeles' dengan mengatakan tidak ada pangilan seperti itu terhadap dirinya.

"Tidak ada panggilan, karena kita sudah sesuai dengan mekanisme," ujarnya sambil berlalu masuk ke dalam mobil.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan penyelidikan kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Pemerintah Kota Batam yang diduga melibatkan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan.

Juru Bicara KPK Johan Budi Sapto Prabowo, mengatakan, kasus bansos Batam selama ini masih dilakukan supervisi, meskipun Pengadilan Tipikor Pekanbaru telah menjerat dua pegawai Pemerintah Kota Batam, Erwinta Marius dan Raja Abdul Haris ke balik jeruji, namun kasusnya tidak berhenti sampai disitu dan ditindaklanjuti.
 
"Penyidikan yang dilakukan Kejaksaan Negeri Batam belum menyentuh kepala daerah, padahal ada dugaan keterlibatan kepala daerah seperti kasus-kasus bansos yang ditangani KPK selama ini selalu melibatkan kepala daerah," katanya.

Johan mengatakan, KPK telah membentuk Satgas Supervisi dan Koordinasi yang bertujun untuk mengawal proses hukum kasus-kasus korupsi yang dilakukan Polda, Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia.

"Data kasus bansos Batam yang diminta dari Kejari Batam itu diminta Satgas Supervisi. informasi selanjutnya belum diberitahu ke humas karena sedang cuti bersama," katanya.

Namun, Johan belum bisa memastikan apakah KPK akan menjerat Wali Kota Batam Ahmad Dahlan dalam kasus bansos Batam tesebut. "Kalau soal itu aku belum tahu, tunggu saja perkembangannya, itu kewenangan penyidik," katanya.(batamtoday.com/karimuntoday.com)

Published in BATAM


images/ABLUT7.jpg

Tampak,Bupati Karimun, DR. H. Nurdin Basirun menyematkan Lencana Pandawarsa kepada 21 orang anggota pramuka terdiri dari Andalan, Pembina dan Pelatih Kwarcab se Kabupaten Karimun yang telah mengabdi dari satu hingga lima tahun menerima Lencana Pancawarsa I sampai V.

KARIMUN (karimuntoday.com) -Sebanyak 21 orang anggota pramuka terdiri dari Andalan, Pembina dan Pelatih Kwarcab se Kabupaten Karimun yang telah mengabdi dari satu hingga lima tahun menerima Lencana Pancawarsa I sampai V.

Penerimaan penghargaan tersebut bersempena dengan HUT Pramuka ke 52 tahun 2013, di lapangan Putri Kemuning coastasl area, Kecamatan Karimun, Jum'at (23/8/2013) pukul 08.30 WIB berlangsung hikmad.

Dalam HUT Pramuka ke 52 tahun ini bertindak sebagai Pembina Upacara Bupati Karimun, DR. H. Nurdin Basirun, bertindak selaku Pemimpin, Yoga Pratama Putra siswa SMPN 2 Karimun.

Petugas lainnya, sebagai  Perwira Upacara ialah, Yelfi Wira, embaca teks UUD 1945, Andi Putra siswa SMPN 2 Karimun, Pancasila,  Adi Putra siswa SMPN 2 Karimun, pembaca teks Dasadarma Pramuka , Elfi Riana Paradita siswa SMPN 2 Binaan.

Sedangkan peserta upacara di HUT Pramuka ke 52 tahun 2013, berasal dari pramuka siaga, penggalang, penegak dan pembina gudup se Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, DR. H. Nurdin Basirun dalam amanatnya, melalui pembinaan yang diterapkan, seluruh anggota pramuka Kabupaten Karimun  mempunyai keyakinan diri, membentuk integritas dan jati diri.

"Prestasi yang telah diperoleh pramuka di bumi berazam ini sudah tercatat mulai dari lokal sampai ke tingkat internasional. Maka dari itu perlu dibangunnya Tugu Pramuka sebagai bentuk terimakasih dari Pemkab Karimun," terang Nurdin.

Pada kesempatan ini Nurdin meminta kepada penerima Lencana Pancawarsa jangan sampai berhenti begitu saja dalam menghidupkan maupun membesar ke pramukaan di Kabupaten Karimun," tegasnya.

Selain itu orang nomor satu didaerah ini kembali menegaskan,
UUD 45 merupakan pandangan bangsa, maka wajib kita terapkan ditengah masyarakat dan Pancasila jangan hanya dihapal diluar kepala namun harus diterapkan dalam kehidupan berbangsa maupun bernegera.

Dalam amanatnya yang terakhir, Nurdin mengucapkan selamat HUT Pramuka Kabupaten Karimun ke 52 tahun 2013.

"Semoga diusia yang terbilang tua itu,  kepramukaan daerah ini semakin sukses, maju selalu dan saling bergandeng tangan," pintanya.

Dalam HUT Pramuka kali ini juga dihadiri Ketua Kwarcab Karimun, H. Aunur Rafiq sekaligus menjabat sebagai Wakil Bupati Karimun, unsur FKPD dan SKPD Kabupaten Karimun. (Nov.k)

Published in KARIMUN
Canggai Putri

:: KEPRI

KALENDER BERITA

« August 2013 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  
DISPENDA KARIMUN