karimuntoday.com

karimuntoday.com


images/1211.jpg

Pagar Tempat Pemakaman Umum Desa Prayun Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepri.

Kundur,(KT)-r- Proyek Pelaksana Pekerjaan Pagar Tempat Pemakaman Umun ( TPU ) Jalan Kemunting  di RT.01 RW.07 Desa Perayun Kundur Barat Kabupaten Karimun, Kepri di kerjakan asal jadi oleh kontraktor pelaksana,s ehingga warga merasa kesal .
 

Salah seorang Tokoh Masyarakat Prayun kepada media ini mengatakan, Pada hakekatnya kami sangat berterimakasih dengan adanya pembangunan pagar untuk tempat pemakaman umum di desa kami, namun, sebagai masyarakat tentunya kami wajib juga untuk mengkritisi atas pembangunan tersebut, dan kami menilai pembangunan TPU tersebut terkesan asal jadi, sebab ,hasilnya sangat mengecewakan melengkung dan miring,sementara itu anggaran proyek 2013  dengan jumlah Rp.43.000.000 ( Empat Puluh Tiga Juta Rupiah yang di ambil dari APBD Kabupaten Karimun,Kepri.
 

“ Dia sangat menyesalkan Pekerjaan Proyek Tempat Pemakamn Umum di Desa Kundur Prayun terkesan asal jadi, dan juga kalau dilihat volume pekerjaan dengan nominal anggaran untuk pembuatan pagar tersebut sangat tidak sebanding, oleh sebab itu dia berharap kedepanya, agar Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karimun sebagai pengawas proyek tersebut, agar lebih ekstra ketat mengawasi pekerjaan kontraktor dilapangan,” Pintanya

 Ditambahkanya lagi, Dia berharap kedepanya setiap proyek yang dianggarkan pemerintah daerah, diminta untuk sebanding dengan dana yang dialokasikan, sebab, dia menilai pagu anggaran untuk pembangunan pagar TPU dengan uang yang dialokasikan sangat besar nominalnya, sehingga terkesan pemubajiran anggaran APBD, cetusnya

   Dari hasil Investigasi media karimuntoday.com dilapangan  langsung menyusuri fakta kebenarannya dilapangan  terlihat  hanya lima tiang saja untuk penahan jeruji pagar ditambah  gapura TPU dengan  lebar  60.m panjang 50.m menghabiskan dana sebesar Rp.43.000.000.(empat puluh tiga juta rupiah).

Sementara itu, Ir Abu Bakar MT Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karimun, smapai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait pembangunan pagar pemakaman umum di desa prayun terkesan asal jadi, belum dapat dimintai konfirmasinya.( Junaidi ST)

 

images/1210.jpg

 Bertempat di Wisma Karimun, Disdik Karimun menggelar pelatihan bagi Pegawai Tata Usaha (TU) Sekolah Dasar Negeri (SDN), tentang naskah dinas dan tentang kearsipan sejak 21-23 Juni 2014.

KARIMUN, (KT) - Salah satu komponen penting dalam ketatalaksanaan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun adalah administrasi umum, yang terdiri diantara naskah dinas.

Bertempat di Wisma Karimun, Disdik Karimun menggelar pelatihan bagi Pegawai Tata Usaha (TU) Sekolah Dasar Negeri (SDN), tentang naskah dinas dan tentang kearsipan sejak 21-23 Juni 2014.

Sekretaris Disdik Karimun, Bakri Hasyim ketika dikonfirmasi karimuntoday.com, Minggu (22/6/2014) mengatakan, tata kelola dinas yang baik dan benar merupakan salah satu upaya mewujudkan pemerintah yang baik (Good Govermance). Good Govermance akan bermuara pada reformasi birokrasi yang merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan yang mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan.

"Keterpaduan tata naskah dinas dilingkungan Disdik Karimun sangat diperlukan, untuk menunjang kelancaran komunikasi tulis dalam penyelenggaraan tugas umum," ungkap Bakri.

Disampaikannya, pelatihan yang digelar dengan jumlah peserta 84 untuk naskah dinas, dan 122 tentang Kearsipan ini terdapat beberapa bertujuannya, diantaranya pengembanganb visi dan misi Disdik Karimun dalam membentuk SDM yang berkualitas. Selain itu, mengembangkan dan meningkatkan profesionalitas pegawai TU sesuai kebutuhan serta perkembangan teknologi, informasi maupun komunikasi.

Lanjutnya, ketatalaksanaan Disdik Karimun merupakan pengaturan cara melaksanakan tugas dan fungsi dalam berbagai bidang kegiatan, seperti Unit Pelaksana Tekni dan sekolah dari tingkat SD hingga SMA.

"Naskah dinas adalah informasi tertulis sebagai alat komunikasi kedinasan yang dibuat atau dikeluarkan sebagaimana disebutkan dalam Permendagri No 54 tahun 2009," ucapnya.

Diharapkan dengan diselenggarakannya pelatihan seperti ini, pegawai TU SDN mempunyai kemampuan untuk menyelenggarakan fungsi sekretariat dalam menjalan tugas pada unit kerja masing-masing," harap Bakri mengakhiri.

Berdasarkan data yang dihimpun karimuntoday.com, dalam pelatihan yang diselenggarakan Disdik Karimun tersebut menghadirkan dua orang narasumber berasal dari Pusat Pengembangan Tenaga Pendidik (Pusbangtendik) Kemendikbud RI, yaitu Iman Yuwono dan Kokom Komala.(nov.k)


images/1209.jpg

Ketua Dewan Pembina Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kepri, Andi Mapisangka, SE, MM secara resmi melantik ketua umum dan anggota FPTI periode 2014-2018 Kabupaten Karimun, Minggu (22/6/2014) bertempat di Gedung Nasional Karimun sekitar pukul 10.30 WIB yang berlangsung hikmad.

KARIMUN, (KT) - Ketua Dewan Pembina Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kepri, Andi Mapisangka, SE, MM secara resmi melantik ketua umum dan anggota FPTI periode 2014-2018 Kabupaten Karimun, Minggu (22/6/2014) bertempat di Gedung Nasional Karimun sekitar pukul 10.30 WIB yang berlangsung hikmad.

Andi Mapisangka dalam arahannnya mengatakan,  pelantikan dilaksanakan pada hari ini adalah lanjutan dari program kerja FPTI Provinsi Kepri tahun 2014.

''Diharapkan ketua berserta anggota FPTI Kabupaten Karimun yang dilantik, dapat berjalan dan bekerja serta mengembangkan olahraga panjat tebing didaerahnya sendiri, sehingga prestasi yang sudah ada diraih semakin banyak diperoleh,'' pinta Andi panggilan akrabnya.

Didalam rapat kerja daerah (Rakerda) FPTI Kepri No 007/ yang berlangsung di Karimun (sudah dilaksanakan) merupakan titiak awal dalam pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kelompok umur yang diselenggarakan di Kabupaten Karimun sebagai tuan rumah terpilih.

''Terpilihnya Kabupaten Karimun sebagai tuan rumah pelaksanaan Kejurnas nanti, diharapkan kepada pemerintah setempat untuk membantu sarana dan prasaeana yang diperlukan apabila masih kurang dalam mensukseskannya,'' pintanya dengan sangat.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun diwakili Kakanpora Karimun, Umar, S.Pd, MM. Pub dalam sambutannya menyampaikan, atas nama Pemkab Karimun sangat menyambut baik atas terpilihnya sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Kejurnas dan Porprov yang akan diselenggarkan nanti.

"Menghadapi Kejurnas dan Porprov tahun 2014 yang dilangsungkan nanti, sudah dianggarkan dana sebesar Rp 1,2 miliar untuk membangun Wall Climbing (Papan Panjat) terletak di wilayah Stadion Badang Perkasa yang tidak lama lagi akan mulai dikerjakan. Namun untuk sarana lainnya, pada APBD Murni tahun depan akan dianggarkan kembali," kata Umar.

Disamping itu Ketua Umum FPTI periode 2014-2018 Kabupaten Karimun terpilih, Eko Riswanto ketika ditemui karimuntoday.com usai dilantik menyebutkan, kepengurusan FPTI daerah berlandaskan beberapa azam ini merupakan periode yang ketiga mulai dari berdiri atau dikeluarkan SK-nya pada tahun 2006 lalu.

"Dalam perjalanan FPTI Kabupaten Karimun memang banyak lika-liku dihadapi, seperti kekurangan sarana dan prasarana. Dengan terpilihnya saya sebagai ketua yang sudah dilantik, berjanji akan membenahi itu semua," kata Eko.

Pada kesempatan ini disampaikan Eko, dalam Kejurda Piala Gubernur Kepri di Kota Batam kelompok umur tahun 2013 lalu, atlet panjat tebing Kabupaten Karimun yang mengikuti berhasil mendapat 2 emas.

''Target yang diharapkan pada Kejurnas dan Porprov nanti atlet kita dapat meraih emas seperti di Kejurda tahun lalu. Jika sarana dan prasarana FPTI Kabupaten Karimun sudah optimal, program utama melakukan sosialiasi olahraga panjat tebing kepada pelajar," ucap Eko.

Berdasarkan surat keputusan Pengprov FPTI Kepri No 007/KEP/FPTI Kepri/06 2014 tanggal 18 Juni 2014, tentang struktur kepengurusan FPTI periode 2014-2018 Kabupaten Karimun, sebagai Dewan Penasehat Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Dewan Pembina H. Faisal Taufik, Kakanpora Karimun. Ketua Umum Eko Riswanto, Wakil Ketua I Raden Riki Dwimihardi, Sekretaris Umum Baharsa Ardayat, dan Bendahara Umum Maya Sari.(nov.k)

images/1208.jpg

Wisma Balai Indah Karimun selain tidak memiliki izin lengkap yang masih aktif, juga tidak pernah membayar pajak menurut keterangan Kadispenda Kabupaten Karimun, Muhd. Firmansyah.

 

KARIMUN, (KT) -  Terkait dua wisma diwilayah Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, yakni Wisma Balai Indah dan Wisma Nusantara tidak memiliki izin lengkap yang masih berlaku (aktif), ternyata juga tidak pernah membayar pajak.

Diketahui dua wisma tersebut tidak pernah membayar pajak, hasil konfirmasi dengan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Karimun, Muhd. Firmansyah. Sedangkan mengenai tidak memiliki izin lengkap yang masih berlaku, pada pelaksanaan razia cipta kondisi yang dilaksanakan Polsek Tanjung Balai Karimun bersama Satpol PP.

"Wisma Balai Indah dan Wisma Nusantara tidak pernah sama sekali membayar pajak," kata Firmansyah panggilan akrabnya saat dikonfirmasi karimuntoday.com, Minggu, (22/6/2014) di Tanjung Balai Karimun, namun untuk kepastianya besok saya cek dikantor, Ucapnya

Disampaikannya, tidak maunya hotel-hotel besar, kelas melati serta wisma dalam membayar rutin setiap bulannya, sangat berdampak dalam menunjang perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berlandaskan beberapa azam ini.

"Apabila sektor ini dikutip tidak secara maksimal, maka PAD akan berdampak buruk dalam peningkatannya. Dengan adanya dua wisma terkesan membandel tersebut, Dispenda Karimun akan menindaklanjutinya," kata Firman.

Sementara itu keterangan Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Karimun, Dasril ketika dikonfirmasi menyebutkan, setelah ditemukan tidak memiliki izin lengkap, dari pemilik kedua wisma tersebut diminta datang kekantor Satpol PP belum meresponnya.

"Sampai saat ini pemilik dari kedua wisma itu belum datang juga ke kantor Satpol PP, setelah diminta datang saat pelaksanaan razia kemarin. Meskipun mereka belum datang, untuk sementara ini, kita masih mengumpulkan data-data yang ditemukan. Jika sudah selesai razia nanti, barulah tindakan akan diambil terhadap wisma yang dinilai membandel," kata Dasril.

Seperti yang diberitakan karimuntoday.com sebelumnya, Ketua DPD LMB Kabupaten Karimun, Azman Zainial menilai Satpol PP di daerah berlandaskan beberapa azam ini "penakut" dalam menjalan amanah kerjanya.

"Satpol PP selain penakut, juga dianggap tidak becus menjalankan Peraturan Daerah (Perda) yang tertuang didalam PP Nomor 6 Tahun 2010," celetuk Azman Zainal kemarin.

Dikatakan Azman, didalam Perda yang sudah diterapkan itu sudah jelas, Satpol PP bertugas membantu kepala daerah untuk menciptakan suatu  kondisi daerah yang tenteram, tertib,  dan teratur.  Sehingganya, penyelenggaraan roda pemerintahan dapat berjalan dengan lancar,  dan masyarakat dapat melakukan kegiatannya dengan aman.

"Isi dan bunyi Perda itu sudah jelas tupoksi Satpol PP itu seperti apa dan harus bagaimana. Mengapa dua wisma tersebut tetap leluas menjalankan usahanya sampai saat ini, sementara tidak mengantongi izin yang masih berlaku. Dengan demikian tidak salah jika Satpol PP dinilai penakut dan tidak becus dalam menjalan Perda," katanya dengan lantang mengakhiri.(nov.k)

images/1207.jpg
Asisten II Pemkab Karimun, Arnadi Supa'at memberikan penghargaan kepada Da'i/ Da'iah Muda Kabupaten Karimun tahun 2014 yang meraih juara, dalam rangka semarak ramadhan 1453 H,  yang diselenggarakan dari Pemkab Karimun bekerjasama dengan Masjid Agung Karimun dan Ormas Islam, di Masjid Baiturahman Kecamatan Karimun, Sabtu (21/6/2014) sekitar pukul 20.30 WIB.

KARIMUN, (KT) - Dalam rangka semarak semarak ramadhan 1453 H,  Pemkab Karimun bekerjasama dengan Masjid Agung Karimun dan Ormas Islam Lomba, melaksanakan lomba Da'i/ Da'iah Muda Kabupaten Karimun tahun 2014.

Hasil dari perlombaan bergengsi tersebut peraih juara pertama untuk kategori putra diraih Teguh yang bernama lengkap Amanda Teguh Prayoga utusan dari MTs Ar-Raudhah. Sedangkan juara pertama juara kategori putri didapat atas nama Adela Lestari utusan dari MTs Ar-Raudhah.

Sementara jura II kategori putra didapat Agus Setiawan utusan dari Masjid Al-Ubudiyah, juara III Sadam Permana dari SMPN I Karimun. Kemudian juara harapan I Wahyu Kurniawan dari SMAN 4 Karimun, dan harapan II Muhd. Adib Karim dari Ponpes Hidayatullah.

Sedangkan untuk kategori putri juara II Nurul Oktaviani dari SMAN 4 Karimun, juara III Zanirah Aini dari SMP IT Darul Mukmin. Kemudian juara harapan I Asih Pertiwi dari SMAN I Karimun, dan harapan II Nurul Yuanda Putri dari SMPN I Karimun.

Ketua panitia acara melalui sekretarisnya, Muhd Yatim saat ditemui karimuntoday.com, Minggu (22/6/2014) mengatakan, lomba Da'I/Da'iah Muda Kabupaten Karimun dalam rangka semarak ramadhan 1453 H tahun ini, dilaksanakn sejak 18-19 Juni lalu pukul 09.00 WIB bertempat di Masjid Agung Karimun.

Kemudian babak final yang diikuti sebanyak 16 orang peserta, dengan rincian 8 putra dan 8 putri digelar hari Sabtu (21/6/2014) pukul 13.00 WIB di Masjid Baiturrahman Kecamatan Karimun," ungkapnya.

Disampaikan Muhd. Yatim, banyaknya peserta yang mengikuti lomba Da'i/ Da'iah Muda Kabupaten Karimun tahun ini berjumlah 40 orang terdiri  dari 22 putra dan 18 putri utusan dari siswa-sisiwi dari SMPN 3 Tebing, SMPN 2 Karimun, SMPN 2 Tebing, SMPN I Tebing, SMPN I Meral, SMPT IT Darul Mukmin, MTs Ar-Raudhah, MTs Yaspika, MA Hidayatullah Islam, SMAN I Karimun, SMAN 3 Karimun, SMAN 4 Karimun, SMK Widya Karimun, Ponpes Darul Mukmin, Ponpes Hidayatullah, dan remaja Masjid Ubaidiyah.

"Lomba seperti ini untuk mencari generasi muda yang potensial dalam upaya pengembangan dakwah di Kabupaten Karimun. Kemudian, generasi muda sebagai generasi yang produktif harus diarahkan pada kebaikan agar kedepannya "Azam Iman dan Taqwa" Kabupaten Karimun mudah untuk disukseskan," terangnya.

"Hadiah bagi juara I sampai haran menerikma penghargaan berupa piala, sertifikat dan uang pembinaan. Disamping itu peraih 16 besar dalam lomba ini diberikan hadiah berupa Al-Quran," papar Muhd. Yatim.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun pada kesempatan penutupan sekaligus pembagian hadiah kepada pemenang lomba diwakili Asistem II Pemkab Karimun, Arnadi Supa'at mengatakan, semua peserta yang mengikuti lomba tampil sangat bagus dan juga orang-orang pilihan. Namun, didalam perlombaan harus ada yang menang serta kalah, dengan demekian ada sejumlah peserta gugur dalam bertanding..

"Semua peserta dalam itonasi, gaya dan bahasanya sangat baik. Tapi untuk menjadi Da'i/Da'iah harus memiliki ilmu dalam penyampaian pesan agama kepada umat muslim dimuka bumi ini. Maka, saya berpesan kepada tiap-tiap orang tua untuk mengajarkan anak-anaknya tentang ilmu agama islam," harap Arnadi.

Lebih jauh disampaikannya lagi, lomba seperti ini bisa dijadikan sebagai bekal, membentingi diri generai penerus bangsa menjauhkan diri dari Narkoba. Oleh sebab itu, perkataan yang diucapkan anak-anak kita harus ada isinya, bukan omong kosong, bukan ilmu, tapi berisi pesan-pesan agama.

"Harapan kita generasi muda bisa lebih mengerti nilai agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Bagi yang berhasil meraih juara jangan berbanga diri, harus terus menerus berlatih. Sedangkan yang belum berhasil, tetap semangat dan tingkatkan lagi ilmu untuk menjadi da'I dan da'iah berikutnya," katanya mengakhiri.(nov.k)


  images/1206.jpg

Kabid Dikdas Disdik Karimun, Riauwati, S.Pd. SD, M. MPub memberikan kata sambutan saat membuka pelatihan kurikulum 2013 bagi guru kelas 7 dan 8 SMP se-Kabupaten Karimun, Jum'at (20/6/2014) di meeting room Hotel Alisan Karimun.

KARIMUN, (KT) - Setelah 200 orang guru Sekolah Dasar (SD) kelas I dan II dilatih dalam mendukung pelaksanaan pengembagan Kurikulum 2013  yang harus diterapkan pada tahun ajaran baru 2013-2014 nanti, kali ini pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun tersebut untuk tingkat SMP se-Kabupaten Karimun, Jum'at (20/6/2014) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pembukaan pelatihan yang diikuti sebanyak 334 bertempat di meeting room Hotel Alisan Karimun, oleh Kabid Dikdas Disdik Karimun, Riauwati, S.Pd. SD, M. MPub bertujuan tersosialisasinya kurikulum kepada guru kelas 7 dan 8 secara terprogram serta tepat sasaran.

Riauwati ketika dikonfirmasi karimuntoday.com, Sabtu (21/6/2014) mengatakan, dalam era teknologi informasi dan komunikasi, serta era reformasi khususnya dibidang pendidikan yang terus berkembang, secara dinamis telah memberikan pengaruh luar bisa terhadap sistem tata nilai dalam kehidupan berbangsa maupun bernegara.

Disamping itu disampaikannya, secara empirik dapat diketahui bahwa keberhasilan pembangunan pendidikan yang bermutu dipengaruhi oleh ketersediaan berbagai komponen pendukungnya. Salah satu diantara pendukung dimaksud ialah, kurikulum yang dikembangkan dan digunakan pada tataran satuan pendidikan. Namun, pengembangan kurikulum haru memperhatikan berbagai tantangan yang muncul dan dihadapi.

Adapun 10 tantangan dimaksud ialah dinamika era global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan teknologi dan informasi, masalah lingkungan hidup, perkembangan ekonomi berbasis pengetahuan, kebangkitan industri kreatif dan budaya, pergeseran kekuatan ekonomi dunia, pengaruh dan imbah teknosains, mutu, investasi dan transformasi pada sektor pendidikan, perkembangan dan perubahan peta politik internasional, yang terkahir perkembangan peradaban dan budaya berbagai bangsa," terangnya.

Lebih lauh diutarakan Riauwati, sejak tahun 2001 pemerintah melalui Departemen Pendidikan Nasional (DPN) sekarang bernomenklatur Kemendikbud RI, telah mengembangkan kurikulum berbasis kompetemsi (KBK). Seterusnya pada tahun 2006 menjadi kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP).

"Pada saat ini dan masa yang akan datang kurikulum dimaksud perlu terus dijaga dan dikembangkan berbasis kepentingan bangsa. Hal demekian sangat penting serta diperlukan demi terwujudnya lulusan yang mampu bersiang tidak hanya ditingkal lokal, tetapi juga ditingkat nasional dan internasioanl," ucapnya.

Lanjutnya lagi, pelatihan guru kelas 7 dan 8 dalam rangka kurikulum 2013 tingkat SMP se-Kabupaten Karimun ini pelaksanaannya digunakan 2 sesi. Untuk sesi pertama dimulai tanggal 20-24 Juni, sedangkan sesi kedua dari 24-28 Juni yang menyebar ditiga tempat, diantaranya Hotel Alisan dan SMPN I Tebing. Dengan menghadirkan narasumber berasal dari Widyaiswara LPMP Provinsi Kepri bidang Kurikulum.

"Melalui pelatihan ini peserta mampu memahami latar belakang kurikulum 2012, memiliki persamaan persepri dan komitmen, mampu menerapkan, serta mampu meningkatkan mutu pembelajaran berlandaskan kurikulum tahun 2013 pada sekolah masing-masing," pinta Riauwati mengakhiri.(nov.k)

 

 

images/1205.jpg

Kotak Suara Pemilihan Presiden sudah sampai ke Kecamatan di Kabupaten Grobogan,Jateng.

 

Grobogan,(KT) - Kotak dan bilik suara pemilihan presiden dan wakil presiden mulai didistribusikan komisi pemilihan umum kabupaten Grobogan,Jawa Tengah,ke tingkat kecamatan. Ratusan kotak dan bilik suara ini pun (21/6) diterima oleh pihak panitia tingkat kecamatan.

 Komisi Pemilihan Umum mulai mendistribusikan kotak dan bilik suara ke panitia pemilihan tingkat kecamatan. Sebanyak 331 kotak suara serta 660 bilik suara yang akan digunakan untuk pilihan presiden dan wakil presiden pada tanggal 9 juli 2014 mendatang diterima panitia pemilihan kecamatan Gubug,Grobogan,Jawa Tengah. Dengan menggunakan truk,para petugas pun kemudian menurunkan ratusan kotak dan bilik suara ini di kecamatan Gubug. Menurut Saparyanto,Ketua Panitia Kecamatan Gubug mengatakan ada sebanyak 165 tps di 21 desa di wilayah kecamatan gubug. Sesuai dengan petunjuk KPU pada pilihan presiden dan wakil presiden 9 juli mendatang per TPS masing-masing disediakan dua kotak suara dan empat bilik suara. “kotak dan bilik suara sudah kami terima,namun masih terdapat kekurangan sebanyak 23 kotak suara,” ucap Saparyanto

 Atas kekurangan kotak ini, pihaknya pun kemudian menghubungi KPU Grobogan untuk segera mengirim kekurangan kotak suara ini ke panitia pemilihan kecamatan.  Rencananya 23 kotak suara ini nantinya akan digunakan untuk rekapitulasi tingkat desa sebanyak 21  kotak suara,kecamatan satu kotak suara serta rumah sakit satu kotak suara. Selain kotak dan bilik suara,330 botol tinta juga sudah diterima pihak panitia pemilihan kecamatan. Namun surat suara dan perlengkapan ATK lainnya belum dikirim pihak KPU Grobogan karena masih dalam penyortiran.(nur)

images/1204.jpg

Ketua Dewan Pembina FPTI Provinsi Kepri, Andi Mapisangka, SE, MM.

KARIMUN, (KT) - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kepri melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) tahun 2014 di Kabupaten Karimun bertempat di meeting room Wisma Karimun Jl. Yos Sudarso Kecamatan Karimun, Sabtu (21/6/2014) yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB.

Dalam rakerja FPTI Provinsi Kepri di daerah berlandaskan beberapa azam ini mengangkat tema "Kita tingkatkan konsolidasi organisasi meraih prestasi nasional".

"Selain sebagai program rutin tahunan, rakerda ini untuk kemajuan prestasi atlit panjat tebing khususnya di Kepri," ungkap
Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kepri, H. Iwan Krismawan, SE dalam hal ini diwakilkan oleh Ketua Dewan Pembina FPTI Provinsi Kepri, Andi Mapisangka, SE, MM saat ditemui karimuntoday.com usai membuka acara.

Dikatakan Andi panggilan akrabnya, pada mengikuti Kejurnas (Tingkat Nasional) panjat tebing kelompok umur tahun 2013, pertama kali dalam sejarah Kepri berhasil meraih 3 perunggu. Dengan rincian yang diraih atas nama Raja Ja'afar Rifa'i asal Kabupaten Natuna 2 perunggu, dan Riski Adinda Putri dari Kota Batam 1 perunggu.

"Dengan prestasi yang didapat, kedua atlit tersebut menerima bantuan berupa dana pembinaan dari KONI Provinsi Kepri masing-masing sebesar Rp 720 ribu setiap bulannya," ungkapnya.

Dikatakannya lagi, pada Pekan Olahraha Nasional (PON) ke XVIII 2012 kemarin di Riau, FPTI Provinsi Kepri tikut ikut, dikarenakan tidak lolos saat Pra Kualifikasi PON. Tidak bisa mengikuti itu menjadi cambuk untuk pengurus FPTI Provinsi maupun Kabupaten/Kota se Kepri.

"Saat PON ke XVIIII di Jawa Barat, FPTI Kepri memasang target yang tinggi, selain lolos Pra POn juga meraih Medali," pinta Andi dengan tegas.

Lebih jauh disampaikannya, pada agenda program kerja tahun 2014 ini FPTI Kepri akan mengadakn tiga kejuraan, yaitu POPROV, Kejurwil regional Sumatera, dan Kejurnas kelompok umur. Maka dari itu, dengan adanya agenda-agenda tersebut, harus menjadi perhatian oleh seluruh pengurus panjat tebing ditingkat Provinsi serta Kabupaten/Kota yang haru mensukseskan penyelenggaraan dan juga sukses meraih prestasi.

"Saya harapkan dilaksanakan rakerda ini menghasilkan keputusan-keputusan yang bijaksana bagi seluruh kepentingan insan olahraga panjat tebing se- Kepri," harap Andi.

Sementara itu ketua panitia acara Herdiansyah saat ditemui menyebutkan, rakerda FPTI tahun ini peserta yang mengikuti mencapai 30 orang berasal dari 5 Kabupaten/Kota,  terdiri dari Kabupaten Karimun, Bintan, Anambas, Batam dan Tanjungpinang serta pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kepri. Yang mana masing-masing peserta mengutuskan lima orang pengurus.

Diutarakannya lagi, seharusnya rakerda  yang berlangsung sejak 21-22 Juni 2014 dilaksanakan di Kota Tanjungpinang, dikarenakan ada satu dilain hal, kegiatan ini dipindahkan di Kabupaten Karimun.

"Raker ini adalah dasar suatu organisasi yang merupakan amanat dalam AD/ART FPTI,  yang nantinya akan melahirkan atlit-atlit berprestasi untuk masa mendatang. Dengan raker ini sangat yakin dan percaya sebagai awal dari suatu ide serta gagasan yang merupalan langkah baik dari semua pengurus terlibat," pungkas Herdiansyah mengakhiri.

Informasi yang didapat karimuntoday.com sewaktu dilokasi acara rakerda, Minggu (22/6/2014) pukul 09.00 WIB bertempat di Gedung Nasional pelantikan Ketua FPTI Kabupaten periode 2014-2017, Eko Riswanto yang juga menjabat sebagai Camat Meral Kota.

Ketua FPTI Kabupaten Karimun sudah terpilih itu, akan dilantik  secara resmi oleh Ketua Dewan Pembina FPTI Provinsi Kepri, Andi Mapisangka, SE, MM yang akan disaksikan Bupati Karimun, Nurdin Basirun, serta dihadiri tamu undangan lainnya.(nov.k)


images/1203.jpg

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Karimun, Hj. Yeli.

KARIMUN, (KT) - Berdasarkan data yang dicatat oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Karimun, Hj. Yeli mengatakan, dari tahun ketahun angka kematian ibu dan anak menurun. Hal itu adanya bidan yang berkualitas sebanyak 259 orang tergabung di IBI daerah ini membantu dalam menekan angka kematian tersebut., serta wujud mendukungpercepatan pencapaian Millenium Developmet Goals (MDGs) 2015.

"Angka kematian ibu sampai Juni 2014 berjumlah 7 orang, sedangkan angka kematian bayi sebanyak 37. Jika dibanding dengan tahun lalu, angka kematian bayi tercatat 83 orang," terangnya saat ditemui usai pembukaan HUT IBI ke-63 Kabupaten Karimun yang jatuh setiap tanggal 24 Juni di Gedung Nasional Karimun, Sabtu (21/6/2014) sekitar pukul 10.30 WIB.

Dikatakan Yeli, bidan adalah ujung tombak dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak, untuk mempersiapkan generasi berkualitas harus berawal dari 1.000 hari pertama masa kehidupan. Artinya, untuk membentuk generasi yang berkualitas, dimulai dari pemberian asupan (nutrisi) gizi sejak hamil sampai dengan dua tahun.

''Pertumbuhan dan perkembangan seorang anak memerlukan asupan atau nutrisi gizi yang baik dari ibunya. Asupan gisi yang baik tidak hanya berdampak pada anak, tetapi juga terhadap ibunya sehingga mampu menurunkan angka kematian ibu dan anak,'' ungkapnya.

Dalam peringatan ini lanjutnya, selain dijadikan sebagai menjalin dan lebih mempererat tali silaturahmi sesama bidan, juga dilaksanakan sebanyak 10 macam perlombaan, yakni bidan idola terbaik, bidan peduli, bidan duta KB mandiri, bidan Desa terbaik, bidan koordinator dan praktek mandiri.

Selain itu juga diperlombakan kue ulang tahun berlogo Delima yang diikuti masing-masing ranting IBI se-Kabupaten Karimun. Seterusnya penilaian ranting IBI terbaik, kemudian pesan berantai yang berisikan pesan bidan terhadap masyarakat, dan terakhir lomba menebak lagu," terangnya.

Lebih jauh diutarakan Yeli, pemerintah daerah setempat sangat peduli dan perhatian dengan bidan yang yergabung di IBI Kabupaten Karimun. Yang mana, pada tahun 2009-2012 lalu telah membantu sebanyak 45 orang bidang meneruskan pendidikannya dari Diploma I (D-I) ke D-3. Kemudian berjumlah 25  orang bidan yang dibantu meluluskan pendidikannya ke D-4.

''Meskipun sudah ada kepedulian dari pemerintah daerah, kami masih mengharapan pemerintah bisa membantu yang sudah lulus D-3 dan D-4 melenajut pendidikan ke S-1. Dengan demekian menjadi kami (bidan) yang semakin berkualitas lagi,'' harap Yeli.

''Dengan tema yang diangkat sangat mengharapkam dukungan dari semua pihak. Sebab, profesi bidan adalah ujung tombak disuatu negara maupun pemerintahan. Karena jika disuatu negara angka kematian ibu dan anak tinggi, maka tidak bisa dikatakan negara tersebut sebagai negara yang maju,'' katanya.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun mengatakan, apapun yang sifatnya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, maka pemerintah siap membatu. Dan Nurdin berkeyakinan, bahwa target bidan agar menekan angka kematian anak dan ibu dapat terpenuhi.

"Mari kita buat sebuah inovasi, konsep serta terobosan baru, agar tercapai target yang kita inginkan bersama itu, sebagai bentuk percepatan pencapaian Millenium Developmet Goals (MDGs) 2015" katanya mengakhiri.(nov.k)

images/1202.jpg

Bupati Karimun, H.Nurdin Basirun menyampaikan kata sambutan pada kegiatan BNK Karimun Peringati HANI Tahun 2014, di panggung rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Sabtu (21/6/2014) pukul 06.00 WIB.

 

KARIMUN, (KT) - Bertempat di panggung rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Karimun menggelar senam sehat dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2014 yang secara resmi dibuka Bupati Karimun, Nurdin Basirun, Sabtu (21/6/2014) puku 06.00 WIB.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepri, Benni Setiawan MH, unsur FKD serta SKPD Kabupaten Karimun.

Ketua BNK Kabupaten Karimun,Tengku A Rahman pada laporannya menyampaikan, senam sehat dalam memeriahkan HANI tahun ini yang dipetingati pada tanggal 26 Juni mendatang, diikuti siswa SD sampai SMA, Perguruan Tinggi se-Pulau Karimun besar yang berjumlah 500 orang. Namun, pada tanggal tersebut adanya pelaksanaan Hari Besar Islam (HBI) Bulan suci Ramadhan, sehingga peringatannya dipercepat.

Disampaikannya lagi, dalam waktu dekat ini juga akan mengukuhkan para Kader BNK Kabupaten Karimun tingkat SMP, SMA dan Perguruan Tinggi.

"Kader BNK Kabupaten Karimun yang dikukuhkan nanti merupakan orang pilihan, yang bertugas mempengaruhi rekannya agar tidak menggunakan narkoba dilingkungannya, baik di sekolah maupun dikesehariannya serta lingkungan," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam sambutannya sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan BNK Karimun. Apalagi kegiatan ini salam senam sehat yang digelar melibatkan pelajar, dengan demekian daerah ini bisa menciptkana generasi muda yang kuat, sehat dan terhindar dari bahaya narkoba.

"Di negeri kita ini tidak ada satu Kabupaten maupun Kota yang terbebas dari narkoba. Untuk itu kita harus bertekad bahwa narkotika adalah musuh yang wajib diperangi bersama-bersama," tegas Nurdin.

Ditempat yang sama Kepala BNNP Provinsi Kepri, Benni Setiawan MH saat ditemui, juga mengharapkan  kegiatan seperti ini dapat terselenggara rutin.

"Permasalahan narkotika di dunia ini belum dapat diselesaikan. Jika itu terus dibiarkan, maka akan menjadi ancam yang mengerikan bagi generasi penerus bangsa kita kedepannya," tuturnya.

Pada kesempatan ini Benni Setiawan mengatakan, 2,2 persen atau 4-5 juta jiwa di Indonesia merupakan penikmat narkoba. Bahkan di Provinsi Kepri terdapat 4,5 persen pengguna barang haram tersebut. Sedangkan untuk Kabupaten Karimun sendiri, di tahun 2014 ini terdapat 23 kasus dengan tersangka 25 orang," paparnya.

"Pengguna narkotika adalah orang yang sakit dan membutuhkan penanganan khusus. Sehingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) diharapkan memanfaatkan fasilitasnya sebagai tempat rehabilitasi pengguna narkoba," pintanya.

Pantauan karimuntoday.com dilapangan, pelaksanaan senam sehat dalam peringatan HANI tahun 2014, BNK Kabupaten Karimun selaku panitia pelaksana sudah menyediakan beragam hadiah menarik dalam yang akan dibawa pulang oleh peserta.(nov.k)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« September 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          
DISPENDA KARIMUN