karimuntoday.com

karimuntoday.com


images/1284.jpg

Wakil Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Baiturrahin Desa Pauh Kecamatan Moro, saat melaksanakan Safari Ramadahn dimalam kedua belas bulan puasa 1435 H, Rabu (9/7/2014).

KARIMUN, (KT) - Pemerintah Kabupaten Karimun, dalam membantu rumah-rumah ibadah, terutama Masjid sangat tinggi dan bersemangat. Hal itu dalam bentuk mewujudkan dari beberapa azam Kabupaten Karimun, yakni Azam Iman dan Taqwa.

Memang, sebagai diketahui kucuran bantuan terhadap Masjid yang ada belum bisa dikatakan secara merata. Namun di bulan puasa melalui Safari Ramadhan 1435 H tahun 2014, Pemkab Karimun secara tidak langsung melakukan pendataan untuk mengetahui secara langsung.

Dan, kali ini kabar sangat berbahagia untuk Masjid Baiturrahim Desa Pauh, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun. Yang mana Wakil Bupati Karimun berjanji akan memberikan bantuan untuk pembangunan Masjid tersebut pada anggaran tahun 2015 mendatang.

" Insya Allah menanggapi harapan kucuran bantuan yang disampiakan pengurus Masjid Baiturrahim Desa Pauh, Kecamatan Moro, H. Abu Sofiyanto dalam laporannya tadi, Pemkab Karimun akan mengucurkan dana motivasi pada APBD tahun 2015 untuk membantu perlengkapan sarana dan prasana serta keperluan pembangunan lainnya," ungkap Rafiq saat melaksanakan Safari bersama rombongan di malam dua belas Masjid Baiturrahim Desa Pauh, Kecamatan Karimun," Rabu (9/7/2014).

Pada kesempatan ini juga Wakil Bupati Karimun menyampaikan kepada Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU), Ir. Yusrial Mahyudin dan anggota DPRD Karimun yang ikut dalam rombongan Safari Ramadhan, untuk membantu pembangunan jembatan dan jalan di Desa Pauh Kecamatan Moro pada anggaran tahun 2015 nanti.

Disampaikannya, sebenarnya kunjungan Safari Ramadhan ke Masjid Baiturrahman Desa Pauh ini disejalankan dengan kunjungan Safari Ramadhan Gubernur Kepri, HM. Sani bersama rombongan pada tanggal 19 Juli nanti.

" Sesuai jadwalnya Safari Ramadhan ke Masjid Baiturrahman Desa Pauh bersamaan dengan Gubernur Kepri pada tanggal 19 nanti. Dikarenakan Camat Moro mengkonfirmasi cepat sudah menyediakan suguhan makanan, tidak dapat diundur lagi," tutur Rafiq.

Sambung Rafiq, Safari Ramadahn rombongan kedua Pemkab Karimun (Wakil Bupati Karimun) bersama rombongan yang terlaksana ini, bertujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi antara Pemkab Karimun bersama masyarakat yang dikunjungi," pungkasnya.

Seperti Safari Ramadhan sebelumnya kali ini juga dilaksanakan penyerahan bantuan kepada  pengurus. Kemudian untuk dua orang Imam, dua orang Bilal, dan satu orang Mua'dzin Masjid Baiturrahim Desa Pauh, Kecamatan Karimun.(nov.k)

images/1283.jpg

Santri sedang mengaji di Musala yang berada di Pondok Pesantren Ki Ageng Serang milik Yayasan Roudhatut Thalabah yang berada di DesaCingkrong RT 4 RW 1 Kecamatan Purwodadi.

 

GROBOGAN,(KT) - Kebanyakan dari santri yang berada di Ponpes merupakan santri yang dikenal alim dan pandai mengaji. Akan tetapi ada satu ponpes yang terkenal unik lantaran semua santrinya merupakan orang gila yang dititipakan keluarganya maupun pengurus pesantren yang mengambil di jalanan.

Menurut pengasuh Agus Ghufror Zainuri Ponpes Ki Ageng Serang milik Yayasan Roudhatut Thalabah yang berada di DesaCingkrong RT 4 RW 1 Kecamatan Purwodadi mengatakan, semua santri yang berada disini diwajibkan berpuasa dan mengikuti kegiatan. ”Seluruh santri harus taat peraturan Ponpes seperti puasa dan mengaji baik itu kitab kuning maupun al-Qura’an,” kata Gus Djibril sapaan akrabnya.

Gus Djibril juga menambahkan, kalau sekarang ini sudah ada dua santri muallaf dan satu beragama non muslim. Sehingga dari ponpes sendiri memberikan toleransi bagi santri yang baru masuk. ”Kemarin ada satu santri non muslim dari Bawen Kabupaten Semarang, tapi sekarang sudah masuk Islam,” ujarnya.

Kegiatan yang berada di pesantren itu, dilakukan semua santri yang berjumlah sekitar 25. Dengan mengikuti solat lima waktu dan tadarus setelah mengikuti pengajian kitab kuning hingga pukul 10.00 Wib. ”Setelah mengaji semua santri diberi kebebasan untuk beraktifitas seperti bercocok tanam maupun istirahat. Jadi, semua santri, dari pesantren hanya menganjurkan untuk melakukan aktifiasnya masing-masing yang dia sukai,” imbuhnya.(nur)

images/1281.jpg

Jajaran Polres Grobogan dan Kodim 0717 / Purwodadi memberikan himbauan untuk kepada pengendara warga sekitar untuk nyoblos secara damai di jalan R Soeprapto.

GROBOGAN,(KT)- Sebanyak 50 personel Polres Grobogan dan Kodim 0717 Purwodadi menggelar patroli bersama. Patroli tersebut bertujuan untuk menghimbau masyarakat dan pengendara untuk mencoblos pada Pilpres secara damai dengan mengelilingi seluruh wilayah Kota Purwodadi. Dalam patroli yang dimulai dari Mapolres yang dipimpin oleh Kabag Ops Kompol Wahyudi. Patroli selanjutnya dipimpin Kasat Binmas AKP Sudharwati, Kasat Sabhara AKP Sugiyanto, Kasat Lantas AKP Arianto Salkery dan dari Kodim Danjaga Serma Karmijo.

Patroli keliling selanjutnya melewati Simpang Lima, Jalan R Suprapto, Alun-Alun Purwodadi, Jalan A Yani, Nglejok, Jalan Gajah Mada dan kembali ke Mapolres. Selain itu, tiap titik patroli turun ke jalan dengan mengkumandangkan kampanye pada Pilpres 9 Juli nanti. ”Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih. Mereka juga wajib ikut serta menjaga kondisi lingkungan yang damai. Siap menang, siap kalah dan jangan saling ejek antar pendukung kedua pasangan amupun tim sukses,” kata Sudharwati.

Saat pemungutan suara Rabu (9/7), polri menerjunkan 789 personel. Jumlah itu sudah termasuk 208 personel tambahan dari Polda Jateng. Sementara Kodim menerjunkan 459 personel, sudah termasuk satu SSK (100 personel) dari Yonif 410/Alugoro.

Dari 2.871 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Grobogan, Polres dan Kodim 0717 Purwodadi mendeteksi ada 84 TPS berstatus rawan. Pengamanan TPS rawan dilakukan dengan sistem 2:8:4 yakni dua anggota polisi dan delapan linmas untuk empat TPS. Sementara Kodim sudah menerjunkan Babinsa dan intel untuk pengamanan dini.(nur)

images/1280.jpg

Bupati Karimun, Nurdin Basirun memasukan surat suara kedalam kotak suara setelah mencoblos di TPS 09 Jl. Bukit Senang Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun dengan nomor urut 151 sekitar pukul 10.18 WIB.

 

KARIMUN, (KT) -  Pesta demokrasi rakyat Indonesia melalui Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tanggal 09 Juli 2014 dimulai sejak pukul 07.00 WIB tadi pagi.

Datangnya pesta tersebut, seluruh rakyat Indonesia yang telah memiliki hak suara turut berpartisipasi dengan memberikan hak suaranya. Begitu juga dengan
Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq juga mengunakan hak suaranya.

Sekitar pukul 10.18 WIB Bupati Karimun, Nurdin Basirun gunakan hak suaranya atau mencoblos ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 09 Jl. Bukit Senang Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun dengan nomor urut 151. Sedangkan Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq mencoblos di TPS 06 Kelurahan Sei Lakam Barat.

Usai memberikan suaranya dalam memilin Presiden dan Wakil Presiden periode terbaru, orang nomor satu di Kabupaten Karimun melakukan tinjauan kebeberapa TPS yang ada di Pulau Karimun besar didampingi Kabag Tapem, Dwi Yandir, Kabag Humas, M. Yosli dan Kepala Kesbang, Hurnaini.

Adapun TPS-TPS yang dikunjungi Bupati Karimun ialah TPS 01 Kelurahan Tanjung Balai Kota, TPS 01 Kelurahan Sei Lakam Timur, TPS 01 Jl. Jend A Yani, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral, TPS 02 Jl. Jend A Yani, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral, TPS 01 Meral Kota, Kecamatan Meral,TPS 08 Meral Kota, Kecamatan Merl.

Selain itu TPS lainnya melanjutkan perjalan pada pukul 11.52 WIB Bupati Karimun meninjau TPS 05 Sei Raya, Kecamatan Meral, diteruskan ke TPS 2 Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, TPS 1 Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, dan yang terkahir TPS 3 Kecamatan Tebing.

Bupati Karimun, Nurdin Basirun saat ditemui karimuntoday.com usai melakukan tinjauan ke setiap TPS mengatakan, Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang jatuh tanggal 09 Juli tahun ini di Kabupaten Karimun berjalan aman dan kondusif.

Hasil pantauan dilapangan tadi, lanjutnya tidak ada terjadi permasalahan, yang membuat pesta demokrasi tersebut terhambat dalam pemungutan suara rakyat.

" Dalam meninjau tadi memang terlihat sepi dari pemilih. Kendati demekian, persentase jumlah pemilih cukup baik mencapai diatas 50 persen lebih,'' kata Nurdin.(nov.k)

images/1279.jpg

Kabid Hubla dan  Udara Dishubkominfo Lingga, Mawardi,SE.

LINGGA,(KT) - Pelabuhan milik PT Tritunas Utama( TTU) di Desa limbung Senempek, tidak  memiliki perizinan dari Kementrian Dishubkominfo. Pasalnya pihak perusahaan belum kantongi  Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) pelabuhan.

"Persyaratan belum dilengkapi. Amdalnya belum ada. Ini syarat utama yang belum dipenuhi pihak Tri Tunas Utama,oleh karena itu izinnya tidak bisa di keluarkan" ungkap Kabid Hubla dan  Udara Dishubkominfo Lingga, Mawardi,SE Senin (7/7).

Dikatakan, akibat tidak ada salah satu persyaratan perizinan terkait pelabuhan Tri Tunas Utama,  sehingga pihak dinas tidak berani menerbitkan izin pelabuhannya. Secara administrasi, pihak PT  TTU belum melengkapi persyaratan.

"Aktivitas armadanya wewenangnya Syahbandar. Justru kita gak tahu. Syahbandar kenapa  berikan izin," ungkap Mawardi.

Dilanjutkan, memang izin pelabuhan itu wewenang Kemenhub Pusat yang mengeluarkan.  Sebelumnya, pihak perusahaan sudah mengajukan perizinan, namun pengajuannya tidak  melengkapi persyaratan, yakni AMDAL pelabuhan.makanya permohonanya di tolak.

"Kita tidak menyatakan ilegal. Dia juga punya izin usaha situ. Izin sementara belum pernah kita  terbitkan. Mereka juga tidak melaporkan Perpanjangan Tersus. Syaratnya belum lengkap. Itu  perlu dikaji dulu," kata Bpk Mawardi.

Terkait dengan AMDAL, menurut Mawardi, itu perlu dilakukan, karena menyangkut berkaitan  dengan masyarakat banyak, seperti dampak pelabuhan terhadap nelayan di sekitar, atau juga  efek ombak dari kapal tongkang terhadap perahu kecil nelayan yang menangkap ikan di perairan  Desa Limbung kecamatan lingga Utara.

"Pelabuhan khusus tidak ditarik retribusi, karena terminal untuk kepenting sendiri. Terkait  barang tambang ini saya tidak berani komentar. Apa pun bentuknya Dishib belum pernah  mengeluarkan izin," ujar Mawardi.

Pantauan di lapangan, pelabuhan Tri Tunas Utama digunakan untuk sandar tongkang angkut  pasir kuarsa. Saat ini sedang tambat dua tongkang yang menunggu muatan pasir kuarsa.

"Izinnya dari Syahbandar kita ada. Memang untuk sandar tongkang angkut pasir kuarsa,"  ungkap salah satu karyawanPT TTU, Isfani.

Diketahui, untuk bangunan pelabuhan tersebut, pihak perusahaan menimbun laut berjarak  sekitar 10 M dari bibir pantai .sampai berita ini di turunkan pihak Distamben Lingga belum bisa  kami konfirmasai .( RS)

images/1278.jpg

Para Pekerja sedang mengamgkat  Pasir.

Grobogan,- Perbaikan ruas jalan raya Grobogan-Semarang di Grobogan,Jawa Tengah hingga kini belum juga selesai. Antrian panjang kendaraan pun masih terjadi karena adanya sistim buka tutup jalan. Belum selesainya perbaikan jalan ini terkendala karena kondisi jalan yang macet akibat banyaknya perbaikan jalan sehingga memperlambat pengiriman material jalan.

 Hingga hari kesepuluh bulan puasa ini, perbaikan jalan yang rusak diruas jalan jalur Semarang-Purwodadi di Godong,Grobogan, Jawa Tengah  yang rusak parah sepanjang satu setengah kilometer senilai tujuh milyard  hingga kini belum juga selesai pengerjaannya. Kondisi cor jalan pun masih terdapat tumpukan material yang digunakan untuk barem bahu jalan.

Para pekerja harian dengan honor lima puluh hingga enampuluh ribu rupiah per hari ini/, masih nampak terlihat menata tumpukan material yang masih menutupi jalan dengan menggunakan gerobak dan alat sederhana. Menurut Parmin,pekerja jalan mengatakan belum selesainya perbaikan jalan ini terkendala karena proses pengiriman material yang terlambat akibat kemacetan.” Perbaikan jalan belum selesai karena banyaknya proyek perbaikan jalan,sehingga macet saat pengiriman  material,” ucapnya

 Walau massa kontrak pekerjaan jalan hingga bulan oktober, namun sebelum lebaran kondisi jalan Godong-Semarang diperkirakan sudah selesai dikerjakan dan bisa dilewati untuk arus mudik lebaran.(nur)

images/1277.jpg

Terlihat KMT. Jelita Bangsa yang di charter PT. Pertamina membawa 59.507.66 Metric Ton (MT) crude oil atau mintah dari Dumai yang sudah ditransfer sekitar 1.148 MT atau berkisar 1.249 Kilo Liter ke KMT. Ocean Maju (kiri), yang berhasil ditangkap tim patroli laut Kanwil DJBC Kepri di perairan Berakit 01-31'-42" U/104-35'-06 T, Selasa 03 Juni 2014 sekitar pukul 06.00 WIB.

 

KARIMUN, (KT) - Kepala Direktorak Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Khusus Kepulauan Riau (Kakanwil DJBC Kepri), Hary Budi Wicaksono secara langsung memimpin press rilis pasca ditangkapnya Kapal Motor Tanker (KMT) sebagai penjual dan penampung Duri Crudi Oil (DCO) atau minyak mentah, Selasa (08/7/2014) sekitar pukul 15.00 WIB.

Adapun kapal-kapal yang ditangkap itu adalah KMT. Jelita Bangsa. (Penjual minyak mentah) GT. 51.647 panjang 232 meter berbendera Indonesia, bermuatan sebanyak 59.507.66 Metric Ton (MT) minyak mentah, yang di charter oleh  PT. Pertamina, owner dengan PT. Trada Maritim Jakarta. Kemudian KMT. Ocean Maju (penampung minyak mentah) panjang 69.70 meter dengan berkapasitas muatan lebih kurang 2.000 ton, berbendara Indonesia.

Kakanwil DJBC Kepri dalam rilisnya meceritakan, sebelum kedua KMT tersebut berhasil ditangkap sejak dari 31 Mei 2014d pukul 18.00 WIB sudah menerima informasi dari intelejen. Setelah dilakukan pelacakan, diketahui KMT. Jelita Bangsa sudah berada diperairan Dumai.

Dari hasil pantauan tim patroli laut Kanwil DJBC Kepri, pada 03 Juni 2014 sekitar pukul 02.00 WIB pagi di perairan Internasional Lampu Housbong Singapura, KMT. Jelita Bangsa merubah haluan kapal yang seharusnya ke Timur atau Selat Kalimantan, tetapi menuju ke Utara (East OPL). Dan,
sekira pukul 05.00 WIB di pagi hari yang sama kapal tersebut lego jangkar diperairan tersebut," ungkapnya.

Disampaiakannya lagi, sewaktu KMT. Jelita Bangsa lego jangkar terlihat ada kapal lain yang bersandar dilambung kapal tanker tersebut. Adanya kecurigaan itu, tim partoli laut melakukan pengataman lebih dekat. Ternyata terlihat ada selang yang telah terpasang diantara kedua kapal tersebut. Dan kapal yang bersandar ternyata penampung BBM bernama KMT. Ocean Maju.

" Saat tim patroli laut ingin merapat ke KMT. Jelita Banhsa, KMT. Ocean Maju berusaha melepas selang dan tali untuk kabur. Diperintahkan untuk berhenti dan dilakukan tembakan peringatan sebanyak 3 kali ke udara, kapal penampung itu tindak mengindahkan. Akhirnya dilakukan pengejaran, barulah dapat ditangkap," terang Kakanwil DJBC Kepri, Hary Budi Wicaksono menceritakan.

Lebih jauh dikatakan Kakanwil DJBC Kepri, modus yang digunakan pelaku dalam melaksanakan bisnin ilegalnya dengan cara memuat dan mengankut minyak mentah dari PT. Chevron Dumai dengan dokumen tujuan antar pulai (Balogan). Namun, dalam perjalanan dibelokan keluar (East OPL), kemudian mematikan alat Automatic Identification System (AIS) guna menghindari pemantauan posisi.

" Minyak mentah yang ditransfer ke MT. Ocean Maju berasal berasal dari cargo tank MT. Jelita Bangsa dari tangki no 1-7 ditambah slop tank. Sedangkan selang yang digunakan untuk proses transfer milik MT. Ocean Maju. Dari transfer dari MT. Jelita Bangsa minyak mentah yang berhasil masuk kedalam MT. Ocean Maju sebanyak 3 tanki, dengan rincian tanki nomor 3 dibagian kanan dan kiri, kemudian tanki nomor 4 bagian kiri dan kanan, serta terakhir tanki nomor 2," paparnya.

Sambungnya, potensi kerugian dari dari kejadian yang melanggar Pasal 102A hurus a JO huruf e UU No 17 tahun 2006, tentang mengekspor atau mengangkut barang ekspor tanpa dokumen dengan ancaman pidana maskimal 10 tahun penjara, diperkirakan nilai kesekuruhan muatan MT. Jelinta Bangsa lebih kurang Rp 450 miliyar. Secara immaterial berimplikasi pada berkurangnya pasokan bahan baku produksi BBM dalam negeri.

" Atas dugaan pelanggaran yang terjadi telah dilakukan penyidikan oleh Kanwil DJBC Kepri, untuk sementara sudah ditetap 3 orang tersangka, yakni 3 orang dari KMT. Jelita Bangsa (Nahkoda, Chief Officer dan Mualim II), dan 2 orang dari KMT. Ocean Maju (Nahkoda serta Bunker clark)," kata Kakanwil DJBC Kepri.

Meskipun sudah ada tersangkanya, penyidikan masih terus berjalan dan akan dilakukan pemanggilan serta permintaan keterangan dari pihak-pihak terakit dengan pemuatan, pembongkaran maupun keagenannya," pungkasnya mengakhiri.(nov.k)

images/1276.jpg

H.TS.Arif Fadillah Sekda Pemkab Karimun, Kepri.

KARIMUN, (KT) - Sebagaimana diketahui besok, Rabu tanggal 09 Juli 2014. Dan, pada tanggal tersebut berlangsungnya pesta demokrasi rakyat Indonesia melalui Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.

Dengan datangnya pesta demokrasi tersebut, diharapkan seluruh rakyat Indonesia yang telah memiliki hak suara diharapkan turut berpartisipasi dengan memberikan hak suaranya dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tersebut.

Berkaitan dengan pelaksanaan pesta demokrasi itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Arif Fadillah mengatakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Karimun pada tanggal 9 Juli 2014 libur selama satu hari.

Disampaikan Arif panggilan akrabnya, diberikan libur kepada PNS itu sudah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Sebab, penetapan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI

" Dalam Kepres RI Nomor 24 Tahun 2014 tentang Penetapan Hari Pemungutan Suara Pemilihan Umum Presiden dan wakil Presiden Tahun 2014. Jadi ditetapkan pada tanggal 09 Juli besok sebagai hari libur nasional," ungkap Arif panggilan akrabnya saat dikonfirmasi karimuntoday.com, Selasa (8/7/2014) di Tanjung Balai Karimun.

Ditanya apakah Kepres RI Nomor 24 Tahun 2014 sudah di ederkan, Arif Fadillah menyebutkan tidak perlu diedarkan.

'' Tdak perlu diederkan lagi, sebab itu sudah libur nasional. Terkecuali tentang jam kerja PNS selama bulan suci Ramadhan, baru kita ederkan suratnya,'' pungkasnya mengakhiri.(nov.k)


images/1275.jpg

Wakil Bupati Karimun, H. Aunur Raqik sedang Memberikan Kata Sambutan ketika melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Ihsan Kampung Tanjung.

KARIMUN, (KT) - Wakil Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq mengatakan, selesai Hari Raya Idul Fitri 1435 H/2014 M pedagang Pasar Tradisonal Pukang akan direncanakan direlokasi semua ke pasar Puan Maimun Blok A dan B.

Hal ini disampaikan orang nomor dua di Kabupaten Karimun berlandaskan beberapa azam tersebut, saat melaksanakan Safari Ramadhan ke Masjid Nurul Ihsan, Jl. Ampera Kpg Tanjung, Kecamatan Karimun dimalam kesepuluh bulan suci Ramadhan 1435 H/2014 M, Senin (7/7/2014).

Disampaikan Rafiq, dalam pelaksanaan relokasi pedagang tidaklah mudah, karena banyak hal yang harus dipikirkan.

" Banyak hal diperhitungan dalam relokasi pedagang. Dari kesemua  itu ada beberapa hal yang sangat dipikirkan, yaitu pasarnya, lahan parkir serta terminalnya," ungkapnya.

Disampaikannya lagi, sejak masuknya bulan suci Ramadha tahun ini tim monitoring dan evaluasi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi Kabupaten Karimun kembali melakukan penertiban terhadap pelangsir BBM tersebut di SPBU semata wayang didaerah ini, yang terletak di Jl. Poros Karimun.

" Kerap sekali terlihat antrean panjang di SPBU hingga menjelang Ramadhan kemarin. Maka dari itu kembali dilakukan penertiban untuk menhilangkan antrean panjang dianggap tidak wajar," kata Rafiq.

" Pemkab Karimun tidak akan melarang masyarakat yang mau melakukan atau menjalankan usaha apapun. Namun usahanya harus sesuai dengan ketentuan berlaku, salah satu perizinan lengkapnya," katanya lagi.

Sementara itu pengurus Masjid Nurul Ihsan, H. Datok Rajo Marah menyampaikan, kunjungan Safari Ramadhan Wakil Bupati Karimun bersama rombongan sesuai dengan jadwal besok malam, Selasa (8/7/2014).

" Sesuai dalam jadwal besok malam. Namun, walaupun dipercepat selaku pengurus Masjid Nurul Ihsan bersama jema'ah dan masyarakat setempat sangat bergembira menyambut kedatangan orang nomor dua didaerah ini," ucapnya.

Sebelum penyampaian tausiyah dari penceramah Pemkab Karimun Karimun yang tergabung didalam rombongan Safari Ramadhan Wakil Bupati Karimun, dilaksanakan penyerahan bantuan pembangunan Masjid Nurul Ihsan, dalam hal ini diterima langsung oleh H. Datok Rajo Marah.

Selain itu juga, dilaksanakan penyerahan bantuan kepada dua orang Imam, dua orang Bilal, serta satu orang Mu'azim Masjid Nurul Ihsan.(nov.k)

 

 

images/1274.jpg

Satu unit bangunan tower diatas wisma lippo dengan tinggi sekitar 15 meter terletak di jalan R.A.Kartini Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur yang diperuntukan bagi jaringan telepon seluler telah tuntas di bangun dan sudah beroprasi walau tanpa memiliki IMB dan HO.

Tanjung Batu, (KT)- Pemerintah  Kabupaten Karimun memiliki Peraturan Daerah(Perda)tentang Izin Mendirikan Bangunan(IMB),tapi sejauh mana Perda tersebut berlaku dan seberapa disiplin aparatur Pemkab menegakkan perda itu sendiri.Karena terbukti dan faktanya,dari informasi masyarakat sekitar serta investigasi di lapangan (07/7/2014) satu unit bangunan tower diatas wisma lippo dengan tinggi sekitar 15 meter terletak di jalan R.A.Kartini Kelurahan Tanjung Batu Kota Kecamatan Kundur yang diperuntukan bagi jaringan telepon seluler telah tuntas di bangun dan sudah beroprasi walau tanpa memiliki IMB dan HO.

Sementara peraturan daerah Karimun diatas 6 meter wajib memiliki IMB dan tower ini panjangnya mencapai 15.meter dan perda yang baru juga sudah melarang pembangunan tower di wilayah tanjung batu kota atau memang si pemilik tower mempunyai IMB pribadi.

 Salah seorang warga kundur mengatakan, Permasalahan tower tersebut sempat heboh beberapa tahun silam, namun, tidak lama kemudian mereda, dan sekarang mulai lagi  dibincangkan, serta diberitakan oleh media, dan dia berharap, agar permasalahan tower ini, dituntaskan, artinya, jangan hanya panas taik ayam saja, setelah itu senyap, Ujarnya

secara terpisah, Pemilik Tower sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait towernya yang dibangun di atas sebuah wisma ditanjungbatu kota, belum dapat dimintai konfirmasinya.  (junaidi st)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« October 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31    
DISPENDA KARIMUN