karimuntoday.com

karimuntoday.com


images/204.jpg

Tampak, Seorang petugas Satpol PP membantu memotongkan rambut salah seorang anjal agar terlihat bersih dan rapi setelah terjaring saat penjangkauan.

KARIMUN (KT) - Diawal tahun baru 2014 ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kembali melakukan penjangkauan atau penertiban PK5, anak jalan, gelandang dan pengimis, orang gila serta anak punk.

Kabid Trantib Satpol PP Karimun Dasril M.AP kepada karimuntoday.com, Selasa (7/1/2014) diruang kerjanya mengatakan, kembali turunnya kelapangan melakukan penjangkauan kelapangan ditahun yang baru ini sudah dua hari sejak semalam, Senin (6/1/2014).

Disampaikannya, untuk hari pertama dilakukan penertiban pedagang kakli lima (PK5) dan razia pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Karimun yang keluyuran disaat jam kerja kantor serta pelajar.

Sedangkan lanjutnya, hari ini dilakukan penjangkauan anjal, gepeng, dan anak punk."Penjangkauan yang dimulai sekitar pukul 90.30 WIB, didapatlah sebanyak 8 orang anjal," ungkapnya.

Dasril mengatakan, dari kesemua anjal itu, terdapat salah satu orang anjal yang sedang mengalami luka cukup parah dibagian kaki sebalah kanan.

"Setelah dibawa ke kantor Satpol PP, anjal yang sedang sakit itu dibawa berobat ke Pukesmas Tanjung Balai Karimun. Akan tetapi luka diderita terlalu parah, anjal tersebut dirujuk ke RSUD Karimun," tuturnya.

Mengenai kembali maraknya pada tahun 2014 terlihat anjal, gepeng dan anak punk yang ditahun 2013 sudah ditertibkan."Kitapun tidak mengetahui secara jelas dan heran dari mana kehadiran mereka itu kembali lagi dengan jumlah semakin banyak," kata Dasril.

Diakhir komentarnya, Dasril menyampaikan upaya dan tindakan dari Satpol PP terus  melakukan penjangkauan maupun penertiban anjal, gepeng dan anak punk untuk menciptakan lingkungan kondusif, aman serta tentran dalam rangka persiapan MTQ, Porprov Kepri maupun Pemilu Legislatif," pungkasnya. (nov.k)


images/203.jpg

Terlihat sejumlah perwakilan yang melakukan unjuk rasa saat menemui pihak PT. Pelindo I Karimun diruang rapat dalam membahas permasalahan bouye labuh yang dianggap meresahkan dan menghambat nelayan saat menangkap ikan, Selasa (7/1/2013).

KARIMUN (KT) - Setelah mendatangi kantor mendatangi kantor PT. Karya Karimun Mandiri (KKM) selaku Badan Usaha Pelabuhan (BUP) yang teletak di Pelabuhan Roll On Roll Out (Roro) Parit Rempat, Kecamatan Meral kemarin, nelayan kembali melakukan unjuk rasanya dengan tujuan menuntut hak ke Kantor PT. Pelindo I cabang Tanjung Balai Karimun, Selasa (7/01/2013) sekitar pukul 11.00 WIB.

Nelayan yang berunjuk rasa kali ini dari 3 kecamatan tergabung dalam 6 kelompok yakni, Kecamatan Karimun, Tebing dan Buru berkisar 100 orang meminta PT. Pelindo I cabang Tanjung Balai Karimun agar memindahkan bouye labuh yang ditempatkan di area pelabuhan ship to ship (STS).

Alwi, selaku koordintor nelayan yang berunjuk rasa kepada karimuntoday.com mengatakan, keberadaan bouye milik PT. Pelindo I Karimun berkisar 7 unit di area STS sangat menganggu dan meresahkan bagi nelayan.

"Nelayan minta semua bouye yang ditempatkan di perairan STS Karimun dipindahkan, dan pemindahannya diminta paling lambat 2 dari sekarang. Soalnya, adanya boya labuh itu sangat menghambat bagi nelayan menangkap ikan kemudian berdampak buruk," tegasnya saat menemui pihak PT. Pelindo I Karimun diruang rapat.

Pada kesempatan ini Alwi juga menyampaikan, sebentar lagi akan memasuki musim angin utara, area STS lah menjadi pusat tangkapan nelayan dalam satu tahun yang  mendapat hasil paling banyak.

Namun lanjutnya lagi, melihat kondisi perairan yang akan menjadi pusat tersebut sudah banyak adanya kapal-kapal tangker raksasa serta bouye labuh, sudah tentu menjadi kekhawatiran bangi nelayan," ucapnya.

Sementara itu Manager Operasional PT. Pelindo I Karimun, Junaidi terkait permintaan dari pengunjuk rasa mengatakan, semua aspirasi nelayan yang melakukan unjuk rasa hari ini kita tapung, kemudian akan disampaikan ke Direksi," ungkapnya singkat.

Pantauan karimuntoday.com dilapangan disaat pertemuan akan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, pengunjuk rasa yang menunggu hasil keputusan melemparkan air mineral merek atarin dan batu ke dinding kantor PT. Pelindo I Karimun. Namun aksi terkesan anarkis dari pengunjuk rasa itu cepat dihentikan pihak kepolisian yang mengamankan jalannya demo. (nov.k)

 

 

images/262.jpg

Tampak, Babinsa serta masyarakat sedang meninjau debit air.

Gobogan,(KT) - Hujan deras yang mengguyur senin malam membuat tanggul sungai tuntang di desa ngroto,gubug,grobogan,jawa tengah, jebol. Akibatnya ratusan rumah terendam pun terendam banjir.

Hujan deras selama lima jam yang terjadi senin malam membuat tanggul sungai tuntang di desa ngroto,gubug,grobogan,jawa tengah, jebol di dua titik. Akibatnya sekitar empat ratus lima puluh rumah warga terendam banjir setinggi lima puluh centimeter. Aktivitas warga pun terganggu akibat banjir ini. Para warga pun memilih untuk membersihkan rumah dan barang-barang mereka dari lumpur.

Menurut Indro,warga ngroto, akibat hujan deras tersebut, tanggul sungai tuntang tak mampu menampung debit air sungai tuntang hingga mengakibatkan jebolnya tanggul sungai tuntang di dua titik sepanjang sepuluh dan dua puluh meter. “ tanggul yang jebol ada dua titik, yang pertama jebol sepanjang sepuluh meter,sedankan yang kedua jebol sepanjang dua puluh meter,” katanya

Sementara itu, Babinsa Desa Ngroto, Harno menambahkan, ada empat titik tanggul yang dalam keadaan kritis

Selain merendam rumah warga,akses jalan desa pun terendam air. Begitu pula gedung seklah setempat juga tereendam banjir akibatnya kegiatan belajar pun terganggu. Sejak malam tadi hingga pagi ini tim sar masih melakukan evakuasi, namun hingga kini lokasi jebolnya tanggul belum juga ada perbaikan dari pemerintah.(noer)


images/387.jpg

Tampak, Balpres Hasil Tangkapan Bea dan Cukai Tanjungbalai Karimun,Kepri beberapa waktu lalu.(photo.ilustrasi).

KARIMUN (KT) - Ada perkembangan baru mengenai pakaian bekas dalam kemasan karung dan ballpres hasil tangkapan Kanwil DJBC Kepri periode 2011-2013 yang dimusnahkan dengan cara dibakar oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun di dalam area PT. Karimun Granite (KG) Kecamatan Meral Barat, pada Senin (23/12/2013) waktu lalu.

Informasi barang selundupan merupakan BB dari perkara tindak pidana telah berkekuatan hukum berjumlah  dari beberapa kapal dengan jumlah 8.523 diangkut beberapa Kapal Motor (KM) yang diperjual belikan kepada seorang pengusaha, kabar terbarunya saat ini benar-benar dimusnahkan semuanya.

Kemudian mengenai kuatnya kabar beredar bahwasanya mobil lori yang keluar dari gudang Kanwil DJBC Kepri mengangkut barang musnahan untuk diselewengkan atau dilarikan ke gudang-gudang (tidak dimusnahkan), informasi tentang itu masih simpang siur kebenarannya.

Seperti data yang dihimpun dari pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun rincian dari 8.523 pakain bekas dalam kemasan karung atau ballpres yang dimusnahkan waktu lalu adalah, muatan dari KM Syifa sebanyak 680 karung, pakaian bekas sebanyak 643 karung muatan KM Samudra Jaya serta ban dalam mobil bekas.

Selain itu, muatan KLM Cinta Damai berupa 28 karton guci keramin bekas, tiga buah kasur atau spring bed dan beberapa perabotan rumah tangga bekas lainnya. KM Berkat Selayar berupa 6.700 karung pakaian bekas, dan muatan KM Berkat Jaya sebanyak 500 karung pakaian bekas.(nov.k)

Thursday, 16 January 2014 17:48

LAUNCHING SERAH TERIMA PPB-P2

  • 1 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si sedang melantunkan lagu kesayangannya usai launching serah terima PBB-P21 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si sedang melantunkan lagu kesayangannya usai launching serah terima PBB-P2
  • 10 Bupati Karimun, Nurdin Basirun menyampaikan kata sambutan10 Bupati Karimun, Nurdin Basirun menyampaikan kata sambutan
  • 11 Tamu undangan sedang mendengarkan kata sambutan dari Bupati Karimun11 Tamu undangan sedang mendengarkan kata sambutan dari Bupati Karimun
  • 12 Kepala Desa se Kabupaten Karimun berada dilokasi acara12 Kepala Desa se Kabupaten Karimun berada dilokasi acara
  • 13 Bupati Karimun memotong nasi tumpeng usai membuka launching serah terima PBB-P213 Bupati Karimun memotong nasi tumpeng usai membuka launching serah terima PBB-P2
  • 14 Ketua DPRD Karimun menerima nasi tumpeng dari Bupati Karimun14 Ketua DPRD Karimun menerima nasi tumpeng dari Bupati Karimun
  • 15 Ketua DPRD Karimun memberikan nasi tumpeng kepada Kadispenda15 Ketua DPRD Karimun memberikan nasi tumpeng kepada Kadispenda
  • 16 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si saat diwawancara wartawan16 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si saat diwawancara wartawan
  • 17 Kakanpora Karimun, Umar, S.Pd, MM, Pub (baju kurung kuning) berada dilokasi acara17 Kakanpora Karimun, Umar, S.Pd, MM, Pub (baju kurung kuning) berada dilokasi acara
  • 18 Bupati Karimun, Kadispenda, perwakilan Kakanwil DJP Riau dan Kepri, pimpinan Bank Riau Kepri, Bank BNI serta BPR Karimun berfoto bersama18 Bupati Karimun, Kadispenda, perwakilan Kakanwil DJP Riau dan Kepri, pimpinan Bank Riau Kepri, Bank BNI serta BPR Karimun berfoto bersama
  • 19 Penandatangan serah terima kewenangan pengelolaan PBB-P2 oleh perwakilan Kakanwil DJP Riau dan Kepri serta Bupati Karimun19 Penandatangan serah terima kewenangan pengelolaan PBB-P2 oleh perwakilan Kakanwil DJP Riau dan Kepri serta Bupati Karimun
  • 2 Ketua DPRD Karimun, R. Bahtiar didampingi Kadispenda masuk kedalam lokasi acara2 Ketua DPRD Karimun, R. Bahtiar didampingi Kadispenda masuk kedalam lokasi acara
  • 20 Pihak Bank yang bekerjasama teken MoU dalam launching serah terima PBB-P2 disaksikan Bupati Karimun20 Pihak Bank yang bekerjasama teken MoU dalam launching serah terima PBB-P2 disaksikan Bupati Karimun
  • 21 Pihak Bank yang bekerjasama teken MoU dalam launching serah terima PBB-P2 disaksikan Bupati Karimun21 Pihak Bank yang bekerjasama teken MoU dalam launching serah terima PBB-P2 disaksikan Bupati Karimun
  • 22 Pihak Bank yang bekerjasama teken MoU dalam launching serah terima PBB-P2 disaksikan Bupati Karimun22 Pihak Bank yang bekerjasama teken MoU dalam launching serah terima PBB-P2 disaksikan Bupati Karimun
  • 3 Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan unsur FKPD berada dilokasi acara3 Bupati Karimun, Nurdin Basirun dan unsur FKPD berada dilokasi acara
  • 4 Pembacaan doa4 Pembacaan doa
  • 5 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si sedang mengikuti doa5 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si sedang mengikuti doa
  • 6 Tamu undangan sedang mengikuti doa6 Tamu undangan sedang mengikuti doa
  • 7 Tamu undangan sedang mendengarkan laporan yang disampaikan Kadispenda7 Tamu undangan sedang mendengarkan laporan yang disampaikan Kadispenda
  • 8 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si menyampaikan laporan8 Kadispenda Kabupaten Karimun, Drs. Muhd. Firmansyah, M.Si menyampaikan laporan
  • 9 Kabid Kerjasama Ektensipitasi dan Penilaian, R. Waluyo mewakili Kakanwil DJP Riau dan Kepri, menyampaikan kata sambutan9 Kabid Kerjasama Ektensipitasi dan Penilaian, R. Waluyo mewakili Kakanwil DJP Riau dan Kepri, menyampaikan kata sambutan

 

 

(foto dan narasi : NOV.K)

 

 

 

 

images/125.jpg

Tampak, Warung Makan Bu Yatmi Semula Menggunakan Gas Elpiji sekarang beralih ke Kayu Bakar.(photo.Ilustrasi)

Grobogan,(KT) - Sebuah warung makan di Karangrayung,Grobogan,Jawa Tengah, terancam gulung tikar akibat naiknya gas elpigi dua belas kilogram. Pemilik warung terpaksa beralih menggunakan kayu bakar agar usahanya tetap berjalan dan tidak mengalami kerugian.

 

 

Menurut Yatmi,pemilik warung, saat ditemui di warungnya (4/1) mengatakan,sejak sejak harga gas elpigi dua belas kilogram melambung tinggi awal januari lalu, dirinya terpaksa menggunakan kayu bakar agar warungnya tetap berjalan dan tidak mengalami kerugian. “ akhirnya ya pakai kayu bakar mas, soalnya gas mahal. Kalo nanti harga dinaikkan kasihan pembelinya,” ujar Yatmi

 

 

Yatmi mengaku khawatir warungnya mengalami kerugian jika terus menggunakan gas elpigi yang harganya melambung tinggi. Selain itu dirinya juga takut para pelanggannya berkurang jika harga makanan di warungnya dinaikkan dari harga biasanya.

 

 

Yatmi, wanita empat puluh tahun ini memilih menggunakan kayu bakar agar usahanya tetap berjalan dan bisa menopang ekonomi keluarga dan sepuluh karyawannya. Yatmi akan terus menggunakan kayu bakar untuk memasak masakan di warung miliknya sampai harga gas kembali normal. Dirnya bersama sepuluh karyawannya berharap pemerintah segera menurunkan harga gas elpigi agar usahanya tetap berjalan dan tidak mengalami kerugian.(nur)

 

images/103.jpg

 

Tampak, Seorang Wanita Tertidur Lelap dengan  Senyum Bahagia.

BATAM - (KT) -  Tidur merupakan salah satu aktivitas penting. Manusia membutuhkan tidur untuk dapat mengembalikan tenaga setelah seharian beraktivitas. Normalnya, manusia dewasa tidur minimal 6 jam sehari. Untuk dapat tidur dengan nyaman, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. 

Berikut cara agar Anda bisa rileks di tempat tidur,

Pertama, pilih bahan yang tepat untuk seprei Anda. Bahan terbaik untuk seprei adalah katun. Permukaannya yang lembut membuat Anda akan merasa hangat selama musim dingin dan dingin ketika musim panas. 

Kedua, luangkan sedikit waktu Anda untuk memilih kasur sendiri. Ingat, Anda akan menghabiskan setidaknya 8 hingga 10 tahun diatas kasur ini sebelum Anda berniat mengganti yang baru. Dalam membeli kasur ada 3 jenis bahan kasur, yaitu kasur pegas, kapuk, dan busa. Pilih mana yang sesuai kebutuhan Anda. 

Ketiga, bahan sutra untuk sarung bantal. Meski tergolong mahal, sutra dikenal sebagai bahan yang baik untuk sarung bantal. Dengan pori-pori yang besar, sehingga membuat sutra tetap hangat saat musim dingin dan dingin dimusim panas. Jika ingin mencucinya, sebaiknya jangan menggunakan mesin cuci karena akan merusak serat dan kelembutan sutra. 

Keempat, pilih bantal yang tepat sesuai gaya tidur Anda
Setiap orang memiliki gaya tidur masing-masing. Jika Anda memiliki gaya tidur yang suka menghadap kesamping saat tidur, memimilih bantal busa yang padat dan stabil adalah pilihan yang tepat. Jika Anda cenderung lebih menyukai posisi tidur telentang, bantal rendah cocok untuk Anda. Tapi jika Anda penderita alargi tungau, pasang bantal Anda dengan penutup anti tungau. 

Kelima, tahu kapan sebaiknya Anda harus membeli tempat tidur baru. Jika Anda bangun dengan rasa sakit dan nyeri pada tulang punggung, mungkin sudah saatnya Anda harus mengganti tempat tidur Anda dengan yang baru. 

Keenam, saat membeli kasur jangan lupa dicoba terlebih dahulu. Ini penting dilakukan agar Anda dapat merasakan nyaman atau tidaknya kasur Anda. Sebaiknya, jangan membeli kasur secara online. 

Ketujuh, jangan lupa perawatan. Sprei Anda memang butuh perawatan agar tahan lama. Hindari menggunakan pelembut kain, karena dapat merusak kain. Sebaiknya, gunakan air hangat untuk mencuci sprei dan keringkan secara alami. 

Kedelapan, jaga kebersihan kasur agar tetap segar. Ini penting. Cuci selimut Anda minimal sekali seminggu. Sebulan sekali untuk bed cover. Ini berguna agar kasur Anda tetap segar dan bersih. ( Dilansir dari houzz, Jumat (27/12/2013/JS)

 

images/102.jpg

Tampak, Rumah Tidak Layak Huni di desa Linau Daik Lingga Hampir Rampung Pengerjaanya.

Lingga,,,( KT) - Pembangunan Rumah tak layak huni (RTLH) di Desa Linau Bkt Harapan dan Desa Kudung hampir selesai . Demikian dikatakan kepala desa Bukit Harapan Bpk M.Akip ketika kami jumpai di kediamannya  Minggu 29 /12 .dikatakannya kita membangun sesui dengan program pemerintah yang pertama  Sesuai dengan bestiknya dan juga harus tepat waktu .

Semantara itu Kades Linau Bpk M. Zen Mengatakan Desa Linau tahun ini mendapat RTLH lima belas unit  alhamdulilah semua hampir selesai dikerjakan ,saya selaku Kepala Desa mengucapkan terima  kasih kepada pemerintah Kabupaten Lingga yang telah banyak membatu masrakat kami di sini  terutama sekali Program RTLH .itu menurut saya sangat menentu bagi masyarakat kurang mampu Kerna tampa bantuan pemerinta mereka tidak mungkin dapat membangun rumah ungkapnya,

Menurut pantauan media ini di Desa kudung juga RTLH Sudah hampir siap bahkan sebagian ada yang  telah pindah kerumah tersebut ,Kepala desa Kudun Bpk Sugini mengatakan pembangunan RTLH  Tahun ini agak sedikit cepat . mudamudahan pertengahan januari semua sudah selesai.

Dikatakannya banguna yang kita buat semua sesui bestiknya, terutama sekali Rumahnya sesui  ukuranya yangkedua harus ada wc dan yang ketiga catnya harus sama ungkapnya.(Rusli)

 

 

images/124.jpg

Tampak, Spead Boat yang Melayani Masyarakat Daiek Lingga ke Jagoh mapun sebaliknya ke Tanjung Buton.

LINGGA(KT) – Dishub Lingga telah menyusun jadwal untuk keberangkatan speed Tanjung Buton-Dabo jam 7 pagi. Sedangkan speed kecil tetap sesuai jadwal. Kadishubkominfo Kabupaten Lingga Muzamil Ismail, menjelaskan berdasarkan hasil  koordinasi terakhir bersama dengan pihak speed kecil dan speed boat besar mengenai liner  speed Tanjung Buton-Dabo terakhir 2 Desember 2014. Maka berdasarkan saran kepala  daerah dan sesuai dengan UU no 17 tahun 2008 jadwal tersebut sudah di tentukan. "Melalui saran kepala daerah, speed boat tetap beroperasi dan home base di Tanjung Buton.  Jadwal keberangkatan jam 7 pagi," ungkapnya.

Diterangkannya, kenapa line tersebut berangkat jam 7 pagi, supaya waktu lebihnya dapat  dimanfaatkan oleh speed keci yang tetap dengan jadwal tramper.Sehingga hal ini sudah disampaikan kepada pihak speed kecil. "Ini juga kita sampaikan ke Sulawesi Rio"imbuhnya.

Dikatakan, untuk transportasi Tanjung Buton-Dabo, tetap menjadi pilihan masyarakat,  dengan fasilitas transportasi yang di fasilitasi oleh pemerintah .
"Jalur Sungaipinang-Dabo, Insyaallah tahun 2014, kita sedang menunggu rekom recom  camat dan masyarakat, tambah Muzamil terkait pembukaan line baru untuk dua wilayah  tersebut. (rs)

Saturday, 04 January 2014 19:43

APBD Lingga Tahun 2014, Naik menjadi Rp1,129 T

 

 

images/049.jpg
Tampak, Bupati Lingga sedang menandatangani APBD Tahun 2014, didampingi Ketua DPRD Lingga serta wakil Ketua dan Sekda Lingga.

 

LINGGA (KT) - Setelah melalui pembahasan yang alot, akhirnya Anggaran Pendapatan dan  Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lingga tahun 2014 ditetapkan sebesar Rp1,129 triliun  dalam Rapat Paripurna DPRD setempat, Selasa (23/12) malam. Sebanyak 19 orang anggota  DPRD Lingga hadir dalam rapat paripurna tersebut.  Ketua DPRD Lingga, Kamaruddin Ali mengharapkan APBD 2014 dapat diserap dengan  maksimal. Sehingga apa yang sudah dianggarkan untuk kepentingan daerah bisa berjalan  sesuai dengan harapan dan semangat pengalokasian anggaran di APBD.

"Selanjutnya ABPD akan diajukan ke Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) untuk dimintai  persetujuan," katanya. Proses pembahasan APBD Lingga sempat berjalan alot. Terutama dalam proses memasukkan  anggaran. Sebab, dalam proses pembahasan banyak aspirasi yang mesti ditampung oleh  anggota DPRD dan pemerintah sesuai dengan Musyawarah Rencana Pembangunan  (Musrembang).

Kamaruddin melanjutnya, pada dasarnya DPRD Lingga dan Pemerintah Kabupaten Lingga  ingin mengakomodir semua aspirasi pembangunan. Namun karena keterbatasan anggaran,  maka setelah dibahas dengan seksama, kemudian disepakati APBD sebesar Rp1,129 triliun.

"Atas keterbatasan ini saya mohon maaf," kata Kamaruddin. Dalam kesempatan itu, politisi asal Partai Golongan Karya ini juga menyampaikan  permohonan maaf kepada masyarakat Lingga di ujung-ujung masa baktinya. Sebab  pembahasan APBD 2014 ini merupakan momentum terakhir bagi anggota DPRD periode  2009-2014.

"Selanjutnya siapa nanti yang bisa kembali berperan dalam membahas APBD 2015, itu  tergantung perjuangan maksimal teman-teman. Terpilih, maka mereka bisa kembali duduk di  DPRD Lingga," katanya. Proses penetapan APBD 2014 dalam rapat paripurna itu sendiri berjalan lancar. Semua
anggota DPRD Lingga serempak menyatakan setuju ketika pimpinan sidang melempar  Rancangan APBD Lingga 2014 yang selesai dibahas di tingkat Badan Anggaran dan  Pimpinan DPRD tersebut.(Rusli)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« April 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        
DISPENDA KARIMUN