karimuntoday.com

karimuntoday.com

 

 

images/982.jpg

Tampak, Proyek SPAM.(Photo.Net)

Karimun,(KT) – Penyelidikan adanya dugaan korupsi Proyek Sistem Penjernihan Air Minum yang dilaporkan oleh  salah satu LSM di kepri beberapa waktu lalu, kita serahkan kepada Kacabjari Moro, karena masuk wilayah kecamatan moro, tetapi tidak lepas dari pengawasan Kajari Karimun.

Hal tersebut dikatakan, H.Supratman Khalik SH Kajari karimun kepada media ini minggu(18/5) di kediamanya mengatakan, Memang benar kita sudah menerima laporan dari salah satu LSM di kepri, terkait adanya dugaan tinda pidana korupsi dalam Pembangunan Proyek Sistem Penjernihan Air Minum, dan saat ini laporan tersebut sedang dipelajari oleh Kacabjari Moro dan sampai saat ini saya belum mendapatkan laporan atas perkembangan kasus tersebut.

“ Kasus tersebut kita serahkan ke Kacabjari Moro untuk melakukan penyelidikan, karena keberadaan proyek tersebut masuk diwilayah kecamatan moro tepatnya di Desa Pulau Patah, artinya, agar penyelidikan lebih konkrit lagi, maka kita serahkan kepada kacabjari, dan tidak menutup kemungkinan dalam wakttu dekat saksi pelapor akan kita lakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan,” Ujarnya

Ditambahkanya lagi, Bahwa kejaksaan negeri tanjungbalai balai karimun,kepri yang dipimpinya selalu komitmen dalam memberantas tindak pidana korupsi, namun, sebelumnya kita harus mengkedepankan azas praduga tidak bersalah, artinya, biarlah para penyidik kejaksaan melakukan tugasnya, agar kasus ini menjadi terang benderang, dan diharapkan agar masyarakat karimun agar bersabar, Pungkas Kajari

kasus ini berawal,  Mulkan Ketua NCW Provinsi Kepri melaporkan adanya dugaan korupsi dalam pembangunan Sistem Penjernihan Air Minum di Desa Pulau Patah Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun,  dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp.12 Miliar kepada Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun beberapa waktu lalu diterima oleh salah seorang Staf Kejaksaan.

Bukti awal yang dilaporkan oleh Mulkan, bahwa proyek pembangunan SPAM  didanai oleh APBN Tahun 2013 terbengkalai dan tidak bisa di manfatkan oleh  warga setempat, serta informasi didapat dana proyek tersebut sudah dicairkan 100% pada tahun anggaran 2013 lalu, karena adanya ketidak beresan proyek tersebut makanya NCW Melaporkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Karimun, kepada kejaksaaan negeri tanjungbalai karimun,serta Kontraktor Pelaksana CV FOKUS.

Ditambahkanya lagi, Dia berharap agar penyidik kejaksaan karimun untuk secepatnya menindak lanjuti laporanya, sebab kondisi proyek di desa pulau patah kecamatan moro, hamper sama dengan kondisi proyek SPAM di Kabupaten Natuna.

“ Mulkan mengaku dia sudah turun lansung kelapangan serta melihat secara jelas kondisi proyek tersebut dan menurut analisisnya, proyek tersebut hanya sekitar  70% pengerjaanya, celakanya anggaran proyek tersebut sudah 100% persen dicairkan kepada kontraktor pelaksana, atas temuan tersebut sudah ada indikasi korupsi sudah terlihat jelas, setelah itu standar pelelangan proyek tersebut juga patut dicurigai, adanya permainan antara pihak Dinas Pekerjaan Umum dengan Pihak Kontraktor Pemkab Karimun sebagai pemilik Proyek,” Imbuhnya

Dikatakanya lagi, Bahwa Proyek SPAM tersebut didak bisa difungsikan oleh warga Desa Pulau patah dan juga pengerjaan proyek tersebut tidak tepat waktu yang telah ditentukan, oleh sebab itu dia meminta kepada Kajari Karimun untuk melakukan penyelidikan terhadap adanya dugaan KKN dilingkungan Dinas Pekerjaan Umum Karimun,karena selama ini tidak tersentuh hukum, dan NCW siap untuk memberikan kesaksian apabila diperlukan, Pungkas Mulkan

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Karimun, melalui Kabid Cipta Karya ketika dikonfirmasi media ini terkait laporan NCW terkait Proyek pembangunan SPAM di Desa Pulau Patah Kecamatan Moro dia mengatakan, Bahwa proyek tersebut saat ini masih dalam tahap perawatan, di akuinya saat ini air memang belum bisa dinikmati oleh warga setempat dikarenakan bak penampung airnya bocor dan sekarang sudah kita ganti, dan saat ini kita sedang melakukan perbaikan siang dan malam, inssa allah dalam waktu dekat proyek tersebut tidak ada masalah lagi serta sudah dapat dinikmati oleh warga setempat, dan saat ini dia sedang berada dilokasi proyek katanya kepada media ini. (lh)

 

 

 

images/1036.jpg

Tampak, H. Supratman Khalik.SH Kajari Kabupaten karimun, Kepri.

Karimun,(KT) – Oknum anggota DPRD Karimun saat ini yang bermain Proyek Penunjukan Langsung(PL) di beberapa SKPD nampaknya tidak bisa tidur nyenyak lagi, sebab Pihak Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun, telah mengendus adanya anggota DPRD Karimun bermain Proyek, sehingga masyarakat tidak kebagian mendapatkan proyek di beberapa SKPD, karena  hampir semua Paket PL telah diplot oleh oknum anggota DPRD Karimun.

Hal tersebut dikatakan, H. Supratman Khalik.SH Kajari Kabupaten Karimun, Kepri kepada media ini minggu(18/5) di kediamanya, Dia sudah mendapat informasi dari salah seorang masyarakat kabupaten karimun, bahwasanya hampir keseluruhan paket yang ada di beberapa SKPD dilingkungan Pemkab Karimun sudah di Plot oleh Oknum Anggota DPRD Karimun, perbuatan tersebut tentu sangat tidak elok, sebab Dewan adalah salah satu lembaga untuk mengawasi eksekutif,tetapi ketika dewan mendapatkan paket di SKPD tentu akan berdampak kepada social controlnya tadi, Artinya, Oknum Dewan tersebut bisa di jerat dengan Penerimaan Gratifikasi.

“ Kita akan melakukan penyelidikan terhadap adanya oknum Anggota DPRD Karimun yang bermain Proyek PL dilingkungan Pemkab Karimun, sebenarnya masalah ini sudah lama kita dengar, namun karena masih ada kasus yang lebih besar kita kejar maka kasus ini tertunda, dan inssa allah pekan ini kita akan mulai melakukan penyelidikan,” Imbuh Kajari

Ditambahkanya lagi, Penyidikan ini nantinya pertama kita akan memanggil Para SKDP yang memiliki proyek di Instansi yang dipimpinya untuk dimintai keterangan, dan dia berharap agar para SKPD maupun para Kabid  agar dapat berkerjasama dengan penyidik kajari untuk memberikan keterangan yang sebenarnya, sebab, bagaimanapun kita sudah tau siapa saja oknum anggota DPRD karimun yang bermain Proyek di Beberapa SKPD,Pungkasnya

Sementara itu, Salah seorang Kepala Bidang di Dinas Pekerjaan Umum Karimun, kepada media ini beberapa waktu lalu  mengatakan, Memang benar sebahgian Paket PL di Dinas PU terutama dibidangnya telah dimiliki oleh Oknum anggota DPRD Karimun, sehingga ketika teman-teman datang untuk meminta pekerjaan(paket-red). kita tidak bisa mengasih mereka,karena itu tadi udah ada pemiliknya, dan juga paket milik anggota DPRD Karimun bukan hanya dibidangnya saja tetapi, ada juga dibidang lainya di PU ini, Ujarnya singkat(lh)

 

 

images/1035.jpg

Tampak, Aburizal Bakrie Ketum Partai Golkar sedang Bersalaman Mesra dengan SBY Ketum Partai Demokrat.

Jakarta,(KT)  - Golkar akan menentukan arah koalisi dalam rapimnas yang diselenggarakan pada hari ini, Minggu (18/5). Partai berlambang pohon beringin ini disebut-sebut akan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan mengusung capres-cawapres Aburizal Bakrie-Pramono Edhie Wibowo.

Namun hingga saat ini deklarasi koalisi tersebut belum diumumkan. Koalisi kedua partai ini mampu mengusung pasangan capres-cawapres karena meraup lebih dari 20% kursi di DPR, namun masih jauh untuk menjadi pemenang pemilu yang harus mengantongi lebih dari 50% suara.

Menurut pengamat politik dari Seven Strategic Studies, Gita Sintayana, poros baru ini akan memecah suara poros yang sudah lebih dahulu terbentuk, yaitu poros PDIP dan poros Gerindra. Poros PDIP berisi PDIP, Nasdem, PKB dan Hanura sementara poros Gerindra merupakan koalisi dari Gerindra, PPP, PKS dan PAN.

"Menyangkut volatilitas (sikap yang dapat berubah ) dari pemilih, terutama kalangan pemilih pemula dan swinging voters diperkirakan mencapai sekitar 30 persen. Ini yang bisa digarap koalisi Golkar-Demokrat," kata pria yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif Seven Strategic Studies tersebut dalam rilis yang diterima detikcom, Minggu (18/5/2014).

Gita menilai, waktu pilpres yang masih 2 bulan lagi dapat dimanfaatkan oleh poros baru ini untuk memaksimalkan dukungannya. Poros Golkar-Demokrat dapat mengambil hati para swing voters yang tidak memilih poros PDIP maupun Gerindra. Upaya untuk meminimalisir resistensi politikpun terbuka.

"Masih banyak waktu untuk menggarap basis-basis teritorial kedua kubu politik, yakni koalisi PDIP dan koalisi Gerindra. Belum lagi masa-masa kampanye Pilpres 2014, SBY masih mempunyai kekuatan figur yang kuat dalam mendulang suara," katanya.

Selain itu, koalisi Golkar-Demokrat juga dapat memanfaatkan dampak ketidakakuran 2 koalisi tadi. Dampak saling serang antar 2 kubu lawan koalisi itu justru akan menjadi momentum bagi Golkar-Demokrat untuk menawarkan opsi baru dan meraih simpati pemilih.(sumber.detik.com/kt)

images/1033.jpg
Tampak, Kondisi Jalan Dari Jalan Simpang Sei Tenam menuju Kecamatan Lingga Utara,Kabupaten Lingga,Kepri yang Rusak Parah.

LINGGA, (KT) – Jalan menuju  ke Pancur Kecamatan Lingga Utara rusak parah , Jalan dari simpang Sei Tenam menuju  Pancur ini rusak parah akibat rembesan air mengalir ke tengah. Sehingga musim hujan tiba, salah  satu tanjakan di bukit liter S licin dan membahayakan bagi pengendara roda dua, Demikian  pantauan Karimun today. sabtu (17/5).

Titik jalan tanjakan berada sekitar satu kilometer dari simpang Sungai Tenam. Kondisi  tanjakan atau turunan tersebut cukup tinggi dan belum diaspal sehingga cukup menyulitkan  pengguna jalan ketika melintas di tanjakan tersebut.

Bukan hanya itu, di sisi jalan terdapat jurang yang cukup dalam. Jurang tersebut akibat air  yang menggerus tebing jalan sehingga merobohkan sebagian jalan. Namun, air yang turun  dari tinggian tebing merembes ke tengah jalan.

Amren. Salah seorang warga Pancur yang sering melintas di jalan tersebut, mengatakan  kondisi tanjakan tersebut sudah berlangsung lama. Sampai saat ini kondisinya cukup  memprihatinkan.

"Macam ginilah kondisinya. Kalau hujan jalannya licin, bikin kita takut melintas dengan  motor, "ungkapnya.

Dikatakan, kondisi jalan yang masih jalan berkerikil tersebut, terpaksa harus berhati-hati  melintas ditanjakan yang terdapat alur alur air ditengah jalan dan tidak rata membuat ban  motor sering terpeleset.

Dilanjutkan,warga Pancur yang melintas dijalan tersebut sering mengeluh ketika melintas  ditanjakan tersebut.

"Warga harus ekstra hati-hati ketika hendak melintas di tanjakan tersebut. Selain cukup tinggi juga licin kalau  hujan,"imbuhnya.

Hal senada dikatatakan Rosmen, warga Pancur yang sering melintas dari Pancur-Daik, "Jurangnya cukup dalam. Jalan licin, takut jatuh ditanjakan S,"himbuhnya.

Diharapkan, pemerintah daerah lingga,kepri  memperhatikan dan memperbaiki tanjakan tersebut sebelum  terjadi kecelakaan sehingga merugikan masyarakat pengguna jalan, Imbuhnya (Rs)

Tampak, Bupati Karimun,Dr.H. Nurdin Basirun menyampaikan kata sambutan dalam Workshop JKR-L, Sabtu (17/5/2014) sekitar pukul 09.30 WIB, di rumah dinas Bupati Karimun.

*Diperkirakan Proyek Pembangunan JKR-L Mencapai Rp 30 Triliun

KARIMUN (KT) - Dua daerah. dan satu negara, yakni Pemda Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dan Pemda Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau serta Malaysia dalam melaksanakan proyek raksasa pembangunan jembatan dan terowongan bawah laut yang menghubungkan ketiga wilayah tersebut semakin terlihat serius.

Keseriusan itu terlihat dengan diselenggarakan Workshop Johor-Karimun-Riau Link (JKR-L), bertempat di rumah dinas Bupati Karimun, Sabtu (17/5/2014) sekitar pukul 09.30 WIB terpilih sebagai tuan rumah.

Hadir dalam workshop ini sejumlah pejabat serta tamu besar dari dalam dan luar negeri. Diantaranya, Direktur Transportasi Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Ir Bambang Prihantono, Direktur Pusat Studi Pembangunan Nusantara (Puspenus) Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Prof. Dr. Ing. Eko Supriyanto.

Bukan hanya itu, turut hadir pula Guru Besar UTM lainnya seperti Prof Zaimi dan Prof Mahmod, perwakilan akademisi serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karimun. Sedangkan dari pihak investor yakni Aman Khomas SDN.BHD.

Seperti yang disampaikan  Direktur Puspenus UTM, Prof. Dr. Ing. Eko Supriyanto dalam pemaparannya, tujuan dari seminar ini, untuk mendapatkan masukan dari berbagai pihak untuk studi kelayakan, mensosialisasikan rencana pembangunan, kemudian muntuk mendapatkan dukungan dari semua pihak dalam pembangunan JKR-L.

Menurutnya, pembangunan proyek tersebut sangat diperlukan. Hal itu sebagai pendukung implementasi ASEAN FTZ, meningkatkan ekspor-inpor Indonesia-Asia dan Eropa, mendukung implementasi MP3EI, meningkatkan mobilitas barang dan manusia, mendukung implementasi Perpres No 7 tahun 2010, tentang persetujuan antar negara tentang jaringan jalan Asia. Serta meningkatkan kegiatan ekonomi di Kabupaten Karimun dan Pelalawan.

"Pembangunan proyek ini diperkirakan menelan anggaran Rp 30 triliun. “Untuk wilayah Indonesia, investor pada dasarnya juga siap untuk mendanai. Namun persetujuannya tetap harus menunggu dari keputusan Pemerintah Republik Indonesia,” ungkapnya.

Disampaikan Eko lagi, terkait pelaksanaan proyek pembangunan JKR-L sudah ada berbagai isu. Diantaranya bencana alam (Tusami), gempa, dampak ekonomi, gangguan selama proses pembangunan, meningkatkan angka kriminalitas, korupsi, mematikan jalur transportasi lainnya, kemudian dampak lingkungan.

"Isu-isu yang didapat dari berbagai sumber itu tentu ada jalan keluar atau solusinya agar tidak terjadi saat pelaksanaan JKR-L," katanya.

Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam sambutannya, dirinya  yakin dan percaya bahwa rencana pemnbangunan proyek nanti akan berjalan lancar. Apalagi dalam pembangunan JKR-L, tidak menggunakan dana APBN maupun APBD.  Maka dari dirinya meminta dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan.

"Yakinlah, Karimun nantinya akan maju pesat, dan itu juga berdampak terhadap daerah disekitarnya," kata Nurdin.

Setelah pemaparan dan sambutan, Direktur Bappenas  meminta agar negara Singapura juga dilibatkan. Sebab, dengan adanya rencana pembangunan JKR-L itu, akan berdampak langsung terhadap negara tersebut. Dan, dirinya juga menuturkan, bahwa instansinyalah sebagai pelopor mengusulkan pembangunan proyek itu ke Kementerian BPN.

"Pertemuan tentang pembahasan mengenai pembangunan JKR-L ini akan dilaksanakan dengan kementerian luar negeri dari masing-masing negara. Dan bagi dirinya, usulan-usulan yang disampaikan merupakan isu politik yang paling bagus dari masing-masing calon Presiden nantinya," tuturnya.

Ditempat terpisah Ketua LSM Lingkungan Masyarakat (LINMAS) Kabupaten Karimun, Abizar menyampaikan, jika terlaksanannya pembangunan JKR-L tidak memberikan manfaat apa-apa bagi masyarakat. Sebab, besar kemungkinan penyelundupan barang ilegal akan semakin tinggi terjadi dari pada sekarang, dan juga dari segi ekonomis tidak menguntungkan kedua belah pihak, dan dia menilai itu hanya sebuah pencitraan belaka, terkecuali seperti pembangunan Jembatan Bakauheni-Merak, atau jembatan Suryamadu di Jatim, nilai ekonomisnya sangat tampak, Artinya, mana ada orang mau menghamburkan uang sebesar 30 triliun, bukan angka yang kecil, kalau tidak ada timbal baliknya, dari pada membangun jembatan Malaysia, Karimun, lebih baik membangun Jembatan Karimun, Selat Belia  sangat jelas manfatnya, Imbuhnya

"Proyek tersebut hanya pembuzarin anggaran saja. Pemerintah hanya mencari pecitraan semata. Dibuat secantik apapun Karimun ini tidak ada maknanya, jika masyarakat masih banyak dibawah garis kemiskinan tanpa mendapat perhatian dari pemerintah setempat," tegas Abizar mengakhiri.(nov.k)


images/1003.jpg

Tampak, Kawasan Terbuka Hijau sudah di Penuhi Bangunan Liar, Sampai Saat ini Satpol PP dibawah Komando Jepridin belum memberikan tindakan tegas, padahal Bupati Karimun sudah memberikan sinyal, bahwa dikawasan tersebut tidak dibenarkan mendirikan bangunan, dan terkesan Komandan Satpol PP Saat ini bermental Tempe, jauh Beda ketika Ariyandi menjadi Ka.Satpol PP, langsung turun kelapangan bersama Anggotanya.

KARIMUN (KT) - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemda Kabupaten Karimun,H. Zepridin S,sos suka dan selalu ngelantur setiap menjawab ketika  ditanyakan pemburu berita (Wartawan-red). Bukan hanya itu, setiap kali diwawancara secara langsung, kepala satuan tersebut sangat tidak mau merespon. Justru, dirinya membuat lelucon untuk melarikan pembicaraan. Parahnya lagi, mantan Camat Kundur selalu pergi meninggal wartawan yang sedang melakukan wawancara.

Kali ini Kepala Satpol PP Karimun kembali memperlihatkan sikap buruknya, seakan-akan sudah menjadi kebiasaan dihadapan orang banyak, pada saat berada di rumah dinas Bupati Karimun dalam menghadiri acara yang diselenggarakan Pemda Kabupaten Karimun, Sabtu (17/5/2015) sekitar pukul 09.00 WIB.

Terlihatnya sikap buruk dari Kepala Satpol PP Karimun itu, ketika karimuntoday.com mempertanyakan mengenai semakin menjamurnya berdirinya bangunan permanen dikawasan ruang terbuka hijua (KRTH) tereltak di Jl Raja Oesman, Kecamatan Karimun.

Dalam wawancara kepada Zepridin terkait adanya rencana Bupati Karimun, H. Nurdin Basirun untuk membongkar bangunan permanen dikawasan tersebut. Kemudian Bupati Karimun juga mengatakan, Satpol PP masih takut-takut berkemungkinan masih banyak pertimbangan.Tetapi, tidak ada sepatah katapun yang terucap ketika dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu ditanya apakah Ka Satpol PP tidak mau menjalankanPerda, menciptakan suatu kondisi daerah yang tenteram, tertib, dan teratur, dan menegakkan kebijakan pemerintah daerah tertuang dalam PP Nomor 6 Tahun 2010, kembali lagi Zepridin tidak mau menjawab, hanya senyuman diberikannya.

Melanjutkan pertanyaan, apakah Satpol PP tidak pernah turun menjumpai pemilik bangunan dikawasan ruang terbuka hijua, Zepridin menjawabnya dengan ngelantur, nyeleneh dan tidak nyambung.

Melihat sikap seperti itu yang tidak menunjukkan sebagai seorang pejabat teras, Bupati Karimun sudah sangat salah memilih Kepala Satpol PP. Soalnya, Zepridin salah satu Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (Ka SKPD) Pemda Kabupaten Karimun,tidak  menampakan sikap kewibawaannya sebagai seorang pemimpin disatuan tersebut.

" Jabatan Zepridin yang diembanya  saat ini sangat tidak tepat, karena tidak bisa ia menjalankan kinerjanya yang sudah diamanahkan. Apa yang dikonfirmasi itu sesuai dengan tupoksinya, tetapi jawabannya selalu ngelantu," Aneh.

  Sudah selayaknya Bupati Karimun untuk memberikan sanksi kepada Kasatpol Karimun yang dianggap tidak bisa bekerja, dan dinilai mengabaikan dalam penegakan Perda. Bila perlu kepala disatuan tersebut diganti dengan yang baru agar Perda yang sudah terapkan dapat dijalankan dengan maksimal sesuai harapan.

Informasi yang dihimpun karimuntoday.com, tanah dikawasan ruang terbuka hijau sudah diperjual belikan. Selain itu masih informasi didapat, saat ini pemilik bangunan dikawasan tersebut bukan lagi pembeli tanah pertamanya, tetapi sudah diperjualkan lagi kepada orang lain.(nov.k)


images/1032.jpg

Tampak, Bupati Karimun,Dr.H. Nurdin Basirun menyampaikan kata sambutan didampinggi Kadisdik Karimun, Sudarmadi sebelum melepas 135 atlit yang menggikuti POPDA ke-V tahun 2014 tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Bintan sebagai tuan rumah, Sabtu (17/5/2014) sekitar pukul 11.30 WIB.

KARIMUN (KT) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun mengirim sebanyak 135 orang atlit mengikuti Pekan Olah Pelajar Daerah (POPDA) ke-V Provinsi Kepri, yang berlansung di Kabupaten Bintan sebagai tuan rumah dimulai sejak 18-25 Mei 2014.

Atlit yang bertanding untuk sepuluh cabang olahraga (Cabor) terdiri dari pelajar SD sampai SLTA sederajat itu, secara resmi dilepas Bupati Karimun, Nurdin Basirun dihalaman rumah dinasnya, Sabtu (17/5/2014) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Karimun, Sudarmadi mengatakan, rincian atlit yang bertanding di sepuluh cabor yang itu ialah sepak bola sebanyak 18 orang, atletik 17, sepak takraw 12, tenis lapangan 7, tenis meja 8, bola volly 19, basket 22, renang 6, pencak silat 20, dan bulu tagkis 6 orang. Kemudian ditambah 20 pelatih, serta 10 orang official.

Dikatakan lagi, sebenarnya atlit diberangkatkan yang dimpimpin (ketua kontingen) oleh Kabid PAUDNI Disdik Karimun, Riza Kurniati sebanyak 117 orang terdiri dari 9 cabor. Sebab, atlit pada cabor sepak bola sudah diberangkatkan 14 Mei kemarin. Karena pelaksanaan pertandingannya dimulai satu hari setelah berangkatnya atlit cabor tersebut," terangnya.

Sudarmadi menyebutkan, dari keseluruhan cabor dipertandingkan yang menjadi sebagai unggulan sebanyak cabor, yakni sepak bola, sepak takraw, atletik, pencak silat, bulu tangkis dan pencak silat.

"Saya sangat berharap POPDA ke-V tahun ini atlit yang diutuskan bisa meraih sebagai juara umum, yang sebelumnya menduduki juara II. Dan, harapan besar lainnya, dari 10 cabor dipertandigkan, atlit-atlit kita bisa memperoleh 8 sampai 9 penghargaan berupa emas," pinta Sudarmadi.

Lebih jauh diutarakannya, dalam rangka persiapan POPDA ke-V ini, sudah dilasanakan seleksi sebelumnya yang dimulai pada 03-05 Maret kemarin. Selian itu, sewaktu 10-14 Mei telah dilakukan pemusatan pelatihan (TC) bagi atlit yang diberangkatkan ini.

"Disdik Karimun berupaya untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas, sehingga mampu menggali dan mengembangkan aset maupun potensi yang ada ada di daerah berlandaskan beberapa azam ini, salah satu upaya dilakukan pembinaan dibidang olahraga," ucap Sudarmadi.

Pada kesempatan ini Sudarmadi berjanji, bagi atlit yang berprestasi setelah pulang kekampung halaman setelah bertanding di POPDA ke-V nanti, akan memberikan penghargaan berupa alat pembelajaran sebagai bentuk perangsang," katanya.

Ditanya mengenai dana yang digunakan dalam memberangkat atlit-atlit mengikuti POPDA ke-V tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Bintan terpilih sebagai tuan rumah, Sudarmadi menuturkan anggaran berkisar Rp 125 juta berasal dari APBD tahun 2014 Kabupaten Karimun," katanya lagi.

Sementara itu Bupati Karimun dalam sambutannya mengatakan, atlit--atlit kita yang mengikuti setiap cabor dipertandingkan selalu diperhitungan oleh daerah maupun negara lainnya. Selain itu, daerah ini juga selalu menerima penghargaan.

"Saya harapkan atlit menjadi utusan ini bisa mengharumkan nama Kabupaten Karimun, dan menjadi juara umum seperti diharapkan, serta meraih sebanyak-banyaknya penghargaan yang ada dalam pertandingan. Maka dari itu, tetap menjaga kebersamaan maupun kekompakan," pinta Nurdin mengkahiri.(nov.k)

 

 

 

 

images/1031.jpg

TAMPAK, SUMINI,KEPALA SEKOLAH SDN 5 PURWODADI

GROBOGAN,(KT) - PULUHAN SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR DI GROBOGAN MENGIKUTI DOA BERSAMA MENJELANG UJIAN AKHIR NASIONAL. TANGIS PARA SISWA SEKOLAH DASAR INI PUN PECAH SAAT DOA BERSAMA INI DIMULAI.

SEBANYAK EMPATPULUH ENAM SISWA-SISWI KELAS ENAM SEKOLAH DASAR NEGERI 5 PURWODADI,GROBOGAN,JAWA TENGAH,SABTU SIANG MENGIKUTI DOA BERSAMA MENJELANG UJIAN AKHIR NASIONAL DI SEKOLAH SETEMPAT. TANGIS PARA SISWA-SISWI INI PUN PECAH SAAT DOA BERSAMA DIMULAI. DEMIKIAN JUGA PARA GURU PUN LARUT DALAM TANGIS SAAT DILAKUKAN DOA BERSAMA. DALAM DOA INI PARA SISWA MEMINTA MAAF PADA ORANG TUA MEREKA ATAS KESALAHANNYA SERTA MEMOHON AGAR DIBERI KEMUDAHAN DALAM MELAKSANAKAN UJIAN NASIONAL YANG AKAN DILAKSANAKAN SENIN BESOK .

 

MENURUT SUMINI,KEPALA SEKOLAH SDN 5 PURWODADI,SELAIN MENGGELAR DOA BERSAMA,TIGA BULAN SEBELUMNYA PARA SISWA TELAH DIBERI LES TAMBAHAN AGAR PARA SISWA MEMPEROLEH NILAI YANG BAIK DAN LULUS DALAM UJIAN. “TIGA BULAN YANG LALU KITA TELAH MEMBERIKAN LES TAMBAHAN KE SISWA AGAR MEREKA MEMPEROLEH NILAI YANG BAIK DAN LULUS UJIAN,” UCAP SUMINI

 

SETELAH DIADAKAN DOA BERSAMA/PARA SISWA MENGAKU BERTAMBAH MANTAB DAN OPTIMIS MAMPU MENGERJAKAN SOAL UJIAN DENGAN BAIK DAN LANCAR.(NUR)

 

images/1030.jpg

Photo.(detik.com)

Jakarta,(KT)  - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya memastikan arah koalisinya di Pilpres mendatang. Siang ini, partai berlambang bulan sabit kembar itu akan mendeklarasikan dukungan kepada capres Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Iya jam 12.00 WIB besok (hari ini) di DPP PKS," ujar Ketua DPP PKS Bidang Kehumasan Mardani Ali Sera saat dikonfirmasi, Jumat (16/5/2014) malam.

Sebelumnya, capres Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Anis Matta mengadakan pertemuan di Kantor DPP PKS pada Kamis (15/5) siang lalu. PKS menyatakan akan mendeklarasikan arah koalisinya kepada Gerindra pada pekan ini.

"Pertemuan tadi membahas perkembangan koalisi dan persiapan deklarasi. Rencananya deklarasi koalisi PKS akan dilakukan pekan ini, sebelum pendaftaran capres-cawapres ke KPU," tutur Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, Kamis (15/5).

Pertemuan siang itu dihadiri oleh Anis Matta, anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid, dan Prabowo. Dalam pertemuan tersebut, PKS ingin agar keputusan soal cawapres Prabowo bisa dibahas bersama dengan seluruh mitra koalisi.

Pertemuan kedua parpol memang cukup intens. Waketum Gerindra Fadli Zon bahkan pernah menyebutkan peluang koalisi Gerindra dan PKS sudah 99 persen.(sumber.detik.com)

  images/1028.jpg

Tampak, Sekolah SDN 1 Termas Desa Termas Kecamatan Karangrayung,Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

GROBOGAN,(KT) - Bantuan Siswa Miskin (BSM) senilai Rp 450 ribu kepada siswa yang tidak mampu pada tahun 2013 diduga ada unsur pemotongan oleh pihak sekolah SDN 1 Termas Desa Termas Kecamatan Karangrayung. Pihak sekolah tersebut, meminta dana BSM yang diberikan kepada wali murid untuk dipotong 50 persen yakni sebesar Rp 200 ribu.

Sementara saat dikonfirmasi oleh media ini, Kepala Sekolah Tuti Ekowati S.Pd berdalih jika bantuan tersebut tidak ada unsur pemotongan melainkan untuk diberikan kepada siswa yang tidak mendapatkan."Dari pihak sekolah yang didaftarkan sebanyak 99 akan tetapi yang terealisasi hanya 39 anak. Kami berinisiatif kepada wali murid untuk bersedia membantu siswa yang tidak mampu dengan potongan sebesar  50 persen atau Rp 200 ribu," ucapnya

Selain itu, dirinya juga membantah jika pihak sekolah mengancam kepada wali murid yang tidak mau dana BSMnya dipotong. Dengan alasan untuk membantu siswa yang tidak mampu untuk mendapatkan kebutuhan sekolah seperti seragam sekolah, seragam olahraga dan perlengkapan buku tulis." Kami tidak mengancam jika tidak mau dipotong dana BSMnya. Akan tetapi dana yang dipotong untuk keperluan siswa untuk pembelian seragam olahraga, buku tulis," ujarnya.

Total siswa SDN 1 Termas yakni 182 siswa, dari jumlah tersebut hanya 99 siswa yang didaftarkan pada tahun 2013. Namun, hanya 39 yang terealisasi untuk mendapatkan bantuan BSM yakni sebesar Rp 450 ribu. "Pada tahun kemarin (2013) saya dapat BSM sebesar Rp 450 ribu akan tetapi saya tidak mau untuk dipotong Rp 200 ribu oleh pihak sekolah karena saya merasa tidak mampu. Tapi untuk tahun ini saya tidak dapat BSM karena dulu pernah diperingatkan,jika  tidak mau dipotong ,tidak akan dapat untuk tahun depan," ucap salah satu wali murid yang tidak mau memberikan namanya.

Sedangkan pada pembagian BSM tahun 2014 yang diadakan di ruang kelas pada Jumat (16/5) pukul 10.00 wib. Wali murid mendapatkan jatah BSM sesuai anggarannya yakni Rp 450 ribu. "Tahun kemarin itu, sesudah pegawai bank pergi langsung rapat lagi kemudian  dipotong. Tapi tadi setelah pegawai bank BRI pergi belum dipotong karena kedatangan tamu wartawan. Namun, pihak sekolah sudah memberitahukan kalau besok atau lusa ada rapat lagi tentang dana BSM untuk dipotong," jelas wali murid Nugroho warga Dusun Nggetas Desa Termas Kecamatan Karangrayung.(nur)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« August 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31
DISPENDA KARIMUN