karimuntoday.com

karimuntoday.com

 

images/934.jpg

Tampak : Petugas pemadam kebakaran saat memadamkan kobaran api yang membakar dapur dibelakang rumah milik H Abdul Badi di Desa Kuripan Kelurahan Kuripan Purwodadi.

 

GROBOGAN,(KT) - Kebakaran yang terjadi di rumah H. Abdul Badi (82) Desa Kuripan RT 1 RW 5 Kelurahan Kuripan disebabkan oleh dapur tungku kayu. Hal itu terjadi lantaran bangunan dapur belakang rumah menggunakan bangunan semi permanen sehingga kobaran api cepat merambat.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun media ini, Peristiwa Kebakaran terjadi pada Kamis (8/5) sekitar pukul 12.00 Wib, saat itu Badi yang sedang memasak pisang di dapur belakang rumah dengan menggunakan tungku kayu bakar. Akan tetapi, setelah memasak pisang, Badi melanjutkan tidur siangnya karena lama menunggu. Namun naas, tungku kayu yang dia gunakan merambat ke kayu bakar yang lain karena letaknya berdekatan. Selain itu, bangunan semi permanen juga ikut terbakar hingga menghabiskan bangunan dapur belakang serta perabotan.

Sementara itu, Badi mendengar suara api yang bergemuruh dan hawa panas masuk serta asap memadati seisin rumah. Dirinya langsung bangun dari tempat tidur dan berusaha meminta tolong. Beruntung saat kejadian keluarga Badi, Sujiono (38) warga Kuripan RT 5 RW 12 datang hendak menengoknya. Tidak berselang lama, tiga pemadam kebakaran datang ke rumah untuk mengantisipasi agar api tidak merambat ke ruangan yang lain.

"Saat saya bangun api sudah membesar dan membakar dapur rumah," kata Badi.

Selain itun, Sujiono yang sengaja berniat mampir ke rumah Badi merasa kaget lantaran api sudah membesar. "Ketika datang kerumah, saya kaget melihat kobaran api dibelakang rumah. Langsung saya telepon pemadam kebakaran saat itu juga," jelas Sujiono.

Tiga pemadam kebakaran langsung mendatangi lokasi kebakaran sehingga api tidak merambat kerumah yang lain. Dalam kejadian itu, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah(nur)

 

 images/933.jpg

Tampak, Selebaran Kunci Jawaban UN.

Grobogan,(KT) - Pelaksanaan Ujian Nasional untuk Sekolah Tingkat Pertama di Grobogan,Jawa Tengah, diwarnai dengan ditemukannya selebaran kertas yang diduga kunci jawaban soal. Selebaran kertas ini ditemukan di luar sekolah saat para siswa sedang memfoto copy.

Pelaksanaan Ujian Nasional untuk Sekolah Menengah Pertama/Madrasah tahun dua ribu empat belas di Grobogan,Jawa Tengah kamis pagi, diwarnai dengan ditemukan selebaran kertas yang diduga kunci jawaban soal di sejumlah sekolah di kecamatan Gubug,Grobogan,Jawa Tengah. Selebaran ini ditemukan saat para siswa sedang memfoto copynya. Namun saat para siswa ditanya oleh wartawan darimana mereka mendapat selebaran ini,para siswa pun tidak menjawab dan langsung buru-buru pergi.

Sementara itu,Maria Goreti,selaku staff dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan mengatakan pihak dinas tidak tau menahu soal adanya selebaran yang diduga kunci jawaban soal ini. “ pihak dinas tidak tahu mnahu soal itu,benar kunci jawaban atau tidak, sebab yang mengetahui adalah pusat,” ucapnya

Dirinya menambahkan,untuk pelaksanaan ujian nasional dinas hanya mempunyai kewenangan pada penerimaan naskah,pengamanan dan pendistrisibusian naskah soal hingga ke masing-masing sekolah.(nur)


mages/960.jpg

Tampak, Ketua BNN Kabupaten Karimun, AKBP H. TA Rahman.

KARIMUN (KT) - Ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, AKBP H. TA Rahman dalam menggelar sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bertempat di ruang rapat Kantor Camat Karimun, Kamis (8/5/2014) sekitar pukul 09.30 WIB memaparkan seputar mengenai Narkotika kepada peserta, yang diikuti terdiri dari Lurah, Kades, dan RT/RW se-Kecamatan Karimun sebanyak 70 orang.

Dalam pemaparan Rahman mengatakan kepada peserta, populasi penyalahguna narkotika mencapai 4,5 juta jiwa. Kemudian data dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham RI) pertanggal 30 Agustuss 2013, penguna narkotika berjumlah 23.772. Dengan rincian, tahanan narkotika sebanyak 8.557, dan anak berstatus tahanan berjumlah 83 orang.

Selain itu sesuai data yang sama, narapidana terkait kasus narotika sebanyak 15.215 orang, sedang kategori anak berstatus narapidana 3 orang. Data-data yang berhasil dihimpun tersebut, tidak termasuk pengedar, bandar, penadah dan produksi," ujarnya.

Disampaikannya, narkotika terbagi dalam tiga gologan, yaitu Alami, Semi Sintesis dan Sintesis. Untuk Alami, jenis zat atau obat yang timbul dari alam tanpa adanya proses fermentasi, isolasi atau proses produki lainnya. Sedangkan semi sintesis, zat yang diproses sedemikian rupa melalui proses ekstraksi dan isolasi. Sementara sintesis, jenis obat atau zat yang diproduksi secara sintesis untuk keperluan medis dan penelitian yang digunakan sebagai penghilang rasa sakit.
 
Jenis-jenis narkotika yang sering disalahgunakan ialah Ganja, Morfin dan Heroin, Ekstasy serta Shabu. Ganja berupa tanaman yang dikeringkan, sementara warnanya hijua segar dan berubah cokelat bila sudah lama dibiarkan karena panas. Morfin dan Heroin berasal dari getah opium yang membeku sendiri dari tanaman Papaver Somniferum. Ekstasy berupa tablet dan kapsul. Sedangkan Shabu berupa kristal," ungkanya.

"Ketergantungan narkotika adalah kondisi yang ditandai oleh dorongan untuk menggunakan narkotika secara terus-menerus dengan takaran yang meningkat agar menghasilkan efek yang sama. Apabila pengunaannya dikurangi atau dihentikan secara tiba-tiba, akan menimbulkna gelaja fisik dan psikis yang khas," unkap Rahman.

Sambung Rahman, peran serta masyarakat dalam UU No 35 tahun 2009, tentang Narkotika, hak masyarakat dalam upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika seperti tertuang pada Pasal 106 terdapat sebanyak lima poin. Yang  ke (1) mencari, memperoleh dan memberikan infromasi, (2) memperoleh pelayanan dalam mencari dan memberikan informasi tentang adanya dugaan terjadi kepada penegak hukum atau BNN.

Kemudian ke (3) menyampaikan saran dan pendapat secara bertanggung jawab kepada penegak hukum atau BNN. (4) memperoleh jawaban atas pertanyaan tentang laporan yang diberikan. Dan (5) memperoleh perlindungan hukum pada saat yang bersangkutan melaksanakan haknya atau diminta hadir dalam dalam proses peradilan," terangnya.

Lebih  jauh diutarakan, terhadap penguna, pencandu dan pengedar narkoba banyak pengaruh buruk yang timbul. Seperti, untuk diri sendiri ataupun individu, lingkungan keluarga, serta lingkungan masyarakat. Perubahan yang terjadi itu diantaranya, menjadi pemarah, pemurung, meminbulkan sikap bodoh, tidak ragu melakukan hubungan seks secara bebas, mecuri, dan melakukan tindakan kekerasan.

"Berbagai modus operandi yang biasanya digunakan untuk menyebarkan barang haram tersebut. Seperti, menyimpan dalam travel bag, botol bedak, dalam freezer, kota susu, dalam kompresor, dililitkan kebagian badan,  dalam sepeaker, dalam sandal, sepatu, bahkan ada yang sampai memasukannya kedalam anus maupun susu," ucapnya.

Menurut Rahman, banyak cara atau langkah dalam upaya untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba, seperti peran remaja agar mengiktui berbagai pelatihan dan melakukan kegiatan olahraga, peran orang tua, kemudian peran tokoh masyarakat serta pemerintah setempat," pungkasnya.(nov.k)

 

mages/961.jpg

Tampak, Bupati Karimun, Nurdin Basirun menyampaikan kata sambutan saat membuka sosialisasi P4GN yang diselenggarakan oleh BNN Kabupaten Karimun, diruang rapat Kantor Camat Karimun, (8/5/2014) sekitar pukul 09.30 WIB.

KARIMUN (KT) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri menggelar sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bertempat di ruang rapat Kantor Camat Karimun, Kamis (8/5/2014) sekitar pukul 09.30 WIB yang secara resmi dibuka Bupati Karimun, Nurdin Basirun.

Camat Karimun, Ramli, S.Sos, M.Si dalam laporannya menyampaikan, sosialisais P4GN dilaksanakan oleh BNN Kabupaten Karimun berlangsung hanya satu hari, dengan jumlah yang mengikuti sebanyak 70 orang peserta, terdiri dari Lurah, Kades, dan RT/RW se-Kecamatan Karimun.

"Sebenarnya Lurah, Kades, dan RT/RW mengikuti sosialisasi ini tidaklah semuanya, hanya sebagian kecilnya saja. Tidak diikut sertakan secara menyeluruh, hal itu dikarenakan kapasitas muatan tempat pelakasanaan kegiatan ini sangat sedikit," ujarnya.

Sementar itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan, secara umum narkoba itu sangat membahayakan. Hal itu sudah terbukti dari berbagai kasus yang terjadi. Maka dari dalam memerangi narkoba harus dilakukan bersama-sama dan dengan serius (merapatkan barisan).

Disampaikannya, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini tidak ada satu daerahpun yang terbebas dari narkoba. Sehingganya tingkat pengunaan narkoba bukan hanya untuk orang dewasa saja, tetapi telah sampai ke jenjang murid Sekolah Dasar (SD).

Lanjutnya kagi, Narkoba tidak pernah mengenal status sosial masyarakat, dan terbilang cukup hebat. Narkoba bisa juga diibaratkan pasangan suami istri (Pasutri). Kemudian begitu juga HIV-AIDS. Penyakit sangat membahayakn itu 5-10 tahun belum dapat terdeksi, tetapi secara tiba-tiba langsung menghilangkan nyawa (meninggal-red)," ungkapnya.

"Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, sangat saya harapkan kepada peserta yang merupakan ujung tombak perpanjangan dari Pemrintah Daerah bersama-sama memberantas dan mencegah peredara narkoba serta HIV-AIDS dimasing-masing wilayah kerjanya," pinta Nurdin.

Ketua BNN Kabupaten Karimun, AKBP H. TA Rahman saat ditemui usai pembukaan sosialisasi menggungkapkan, Kabupaten Karimun jumlah pengkonsumsi narkotika paling banyak dari pada Kota Batam. Dengan tingginya angka itu, sangat menjadi perhatian serius sekarang ini.

Pada kesempatan ia juga menyebutkan, anak-anak yang masih duduk dibangku SD serta yang sudah putus sekolah juga jenjang SD banyak sekali telah memakai Lem Aica Aibon. Terjadinya hal itu, menurut Rahman karena didukungnya perederan penjualan lem tersebu secara bebas dipasaran.

"Sering saya dengar anak yang usianya masih duduk dibangku SD mengunakan Lem Aica Aibon. Informasi yang saya terima cara mereka mengunakan lem tersebut, memasukan kedalam kantong plastik, kemudian menghirupnya mengunakan hidung. Namun, efek atau dampak yang timbul dalam mengkonsusi lem itu sangat berbahya sekali bagi kesehatan," katanya.

Lebih juah lagi dituturkannya, tiga bulan mendatang akan selesainya pembangunan gedung panti rehabilitasi pencandu narkoba terletak di Kota Batam. Gedung itu nantinya, akan menampung pencandu narkoba sewilayah Sumatera."Tahun 2014 ini gaungnya untuk memberantas pencandu dan penguna narkoba. Hal itu untuk mewujudkan tahun 2015 mendatanag NKRI terbebas dari narkoba," ucapnya.

Melalui sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan lagi peran serta masyarakat, maupun peserta yang mengikuti terhadap penanggulangan penyalahgunaan, pencandu dan pengedar narkoba dalam lingkungan pemukiman didaerah berlandaskan beberapa azam ini," pungkas Rahman mengakhiri.(nov.k)

 

 

 

Tampak, Ratusan jamaah di Grobogan,Jawa Tengah menggelar aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Daerah Grobogan. Para jamaah ini protes lantaran oknum camat yang menganggap keberadaan jamaah meresahkan masyarakat dan dianggap sesat.

GROBOGAN,-Ratusan jamaah di Grobogan,Jawa Tengah menggelar aksi demo di depan gedung Dewan Perwakilan Daerah Grobogan. Para jamaah ini protes lantaran oknum camat yang menganggap keberadaan jamaah meresahkan masyarakat dan dianggap sesat.

 

Sekitar 200 jamaah Semaan Al-Quran Jantiko Mantab Dzikrul Ghofilin kamis siang  (8/5) melakukan aksi demo didepan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Grobogan,Jawa Tengah. Mereka menuntut Camat Grobogan, Amir Syarifuddin untuk mudur dari jabatannya sebagai camat.

 

Aksi yang semula damai ini pun semakin beringas saat massa jamaah hendak masuk ke gedung DPRD Grobogan dilarang petugas. Setelah diadakan audiensi dengan komisi A DPRD Grobogan,Camat pun keluar bersama dengan Anggota Dewan Grobogan. Di hadapan massa jamaah Camat Grobogan meminta maaf atas pernyataannya.”Saya tidak ada niat apa-apa terhadap jamaah,kami minta maaf atas kehilafaan ini,” ucap Amir Camat Grobogan

 

Aksi berang jamaah ini  akibat ulah oknum camat yang mengatakaan  Jamaah Semaan Alquran Jantiko Mantab Dzikrul Ghofilin asal Kediri ini meresahkan masyarakat dan diduga sebagai aliran sesat. Menurut Ahmad Mujib,pengasuh jamaah, camat telah teledor dalam membuat undangan pertemuan waktu itu,yang berisi keberadaan jamaah meresahkan masyarakat dan diduga telah menganggap jamaah ini sebagai aliran sesat.” Pak Camat yang jelas teledor tetang surat undangan itu,proses ini belum selesai karena kami akan konsultasikan dengan pemimpin pusat jamaah,” terang Ahmad Mujib

 

Walaupun pihak camat sudah meminta maaf kepada  jamaah, pihak jamah pun tetap akan menunggu komitmen camat untuk berbuat lebih baik dan turut serta dalam jamaah.

 

Seperti diketahui, Jamaah Semaan Al-Quran Jantiko Mantab Dzikrul Ghofilin merupakan jamaah yang berasal dari Kediri yang didirikan oleh almarhum Kyai Haji  Hamim Jazuri sahabat karib Gus Dur. Pasca meninggalnya Kyai Haji Hamim Jazuri yang biasa di panggil Gus Mik,kini jamaah ini diasuh oleh putra nya bernama gus Tsabut Pranoto Projo. Dalam kegiatan jamaanh ini diadakan semaan Alqu’ran, Mujahadah bersama dengan membaca surat alfatihah 100 kali, istighfar 100 kali, membaca sholawat 300 kali serta membaca lafadz lailaha illalloh sebanyak 100 kali. Sebelum selesai ditutup dengan doa hotmil qur’an.(nur)

images/937.jpg

Tampak,: PDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan menyambung pipa menggunakan jenis Polyethylene (PE) di lokasi jalan ambles di Desa Kunden Kelurahan Kunden.


GROBOGAN, (KT)- Amblesnya Jalan Nusa Indah Desa Kunden Kelurahan Kunden Kecamatan Wirosari ternyata dua kali memutus pipa milik PDAM Purwa Tirta Dharma Kabupaten Grobogan. Saat itu warga yang merasa terganggu dengan putusanya aliran air langsung lapor ke petugas PDAM karena pipa tersebut mengalirkan air PDAM ke sekitar 400 pelanggan

PDAM juga, sudah memasang pipa jenis Polyethylene (PE) yang lebih elastis dan diletakkan di atas permukaan tanah. Karena sebelumnya, pipa lama diketahui retak dan putus pada hari pertama amblesnya jalan yang berdampingan dengan Sungai Tirta tersebut.

"Mau tidak mau pakai pipa PE dulu yang diletakkan diatas permukaan tanah. Kalau dipasang pipa permanen nanti akan pecah lagi karena tanah masih labil. Yang penting saat ini kebutuhan air bersih pada pelanggan tidak terganggu," ucap Direktur PDAM Purwa Tirta Dharma Grobogan Ady Setiawan.

Amblesnya Jalan Nusa Indah disebabkan aliran sungai bawah tanah.  Titik ambles jalan tepat berada di kelokan aliran Sungai Tirta.  Sebab, aliran air yang masuk dan menembus rongga tanah akibat putusnya pipa air. Ady juga memperkirakan kerugian tidak terlalu besar yakni hanya mencapai Rp 2 juta saja.

Mengetahui adanya titik tanah yang labil, lanjut Ady, PDAM akan memasang penyangga yang menopang keberadaan pipa. Sehingga saat terjadi pergerakan tanah, tidak akan merusak pipa. "Tidak akan memasang pipa di bawah jalan melainkan ditempatkan di bahu jalan. Karena untuk antisipasi penanganan agar lebih cepat jika terjadi kerusakan," imbuhnya.

Sementara itu, Dinas Bina Marga belum bisa berbuat banyak karena tanah masih labil.
Oleh karena itu, akses jalan untuk sementara waktu ditutup. Jika nantinya tanah sudah stabil, maka akan dilakukan penanganan dengan pemasangan beton pancang. Bina Marga juga akan mengajukan anggaran untuk pembangunan amblesnya jalan Nusa Indah Desa Kunden Kelurahan Kunden Kecamatan Wirosari pada tahun 2015.(NUR)

 

images/936.jpg

 Tampak, Setumpuk Uang Pecahan seratus ribu dan Limapuluh Ribu Rupiah.

PEKANBARU,(KT)  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah mentransfer gaji Guru Bantu Provinsi (GBP) Riau ke enam kabupaten/kota. Saat ini hanya tinggal pemkab/pemkot terkait yang merealisasikannya ke guru yang bersangkutan.

Asisten III Setdaprov Riau, Hardy Jamaluddin, Kamis (8/5/2014), menjelaskan, jika pemkab/pemkot yang bersangkutan belum merealisasikan, mungkin masih ada proses administrasi yang belum diselesaikan.

Salah satunya seperti Peraturan Bupati (Perbup) atau Perwako. Karena berdasarkan Peraturan Gubernur Riau untuk pencairan gaji guru tersebut, masing-masing kabupaten/kota juga melaksanakannya berdasarkan perbup atau perwako.

Sementara yang benar-benar sudah direalisasikan ke guru yang bersangkutan baru Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). "Mungkin prosesnya terkendala di administrasi, tetapi bersabar saja," kata Hardy.

"Intinya kalau dari pemprov tidak ada kendala, jika sudah diajukan dan lengkap dengan persyaratannya, langsung akan kita transfer ke kas daerah masing-masing," jelasnya.

Keenam daerah tersebut antara lain Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, Pelalawan, Dumai, Rohul dan Inhil.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau, Dwi Agung Sumarno menjelaskan, seluruh kadisdik kabupaten/kota sudah dipanggil dan diberikan peraturan gubernur (pergub) untuk Gaji Guru Bantu Provinsi Riau tersebut pada 10 April 2014 lalu.

"Disdik Riau sifatnya tinggal menunggu pengajuan dari kabupaten/kota, secara pasti saya tidak tahu apa alasan keterlambatan kabupaten/kota mengajukan gaji guru bantu tersebut," papar Dwi ketika itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemprov Riau menganggarkan sebesar Rp100,5 miliar untuk gaji guru bantu provinsi tahun ini. Pembayaran akan dilakukan sebanyak dua kali pada tiap semester. Tahap pertama dari Januari-Juni, kemudian tahap kedua Juli-Desember 2014.( sumber : goriau.com )

Thursday, 08 May 2014 09:14

Besok, Kantor KPUD Karimun di Demo

 

 

 

images/952.jpg

Tampak, Kantor Komisi Pemilihan Umum(KPU), Kabupaten Karimun, Kepri.

Karimun,(KT) – Kantor Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kabupaten Karimun,Kepri bakal di demo oleh sejumlah caleg serta simpatisan, aksi demo tersebut bentuk ketidak puasan terhadap penyelenggaran pemilihan legislative kemarin.

 

Desmatiar salah seorang Caleg kepada media ini via pesan singkatnya mengatakan, Bahwa aksi demo yang direncanakan hari ini kamis (8/5) batal, karena pihak Polres Karimun memberikan izin untuk melakukan aksi demo hari jum’at(9/5) besok, setelah sholat jum,at sekitar jam, 14,14 wib.

 

“ Pelaksanaan aksi demo ke Kantor KPU Karimun, dianulir atau diralat, sebab pihak kepolisian resort karimun, memberikan  izin pada hari jum’at besok, informasi tersebut saya dapat dari Ketua Tiem Koordinator Bapak, Ir.Marsen Purba, Imbuhnya

 

Ditambahkanya lagi, Aksi demo yang dilaksanakan besok ke Kantor KPU Karimun, bentuk protes kita terhadap penyelenggaran pemilihan legislative kemarin disenyalir banyak kecurangan dan tidak menutup kemungkinan kita akan meminta pileg ulang,Tegasnya

 

Sementara itu, Ir. Marsen Purba Koordinator Aksi Demo sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya. (lh)

 

images/958.jpg

Tampak, Pasangan Mesum di Arak Warga Keliling Kampung.(photo.net)

GROBOGAN,(KT) - Disaat anak sudah tertidur dan suami pergi untuk memijatkan anaknya. Seorang istri nekat selingkuh dengan pria lain. Hal itu, terjadi lantaran si wanita mempunyai hubungan spesial sejak beberapa bulan yang lalu. Akibat kejadian itu, ratusan warga menggebrek rumah yang dijadikan tempak maksiat. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Nggareh Desa Ngabenrejo RT 4 RW 4 Kecamatan Grobogan, Grobogan.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Koran Muria, peristiwa itu terjadi pada Selasa (6/5) sekitar pukul 21.15 Wib. Berawal dari Mashudi warga Dusun Krayen Desa Mayahan RT 7 RW 4  Kecamatan Tawangharjo, yang mendatangi rumah Yumaroh Dusun Nggareh Desa Ngabenrejo RT 4 RW 4 Kecamatan Grobogan, sekitar pukul 20.00 Wib. Sebelum Mashudi bertamu, suaminya Siswoyo pergi ke tukang pijit untuk memijatkan anaknya di Desa Teguhan yang jauh dari tempat tinggalnya. Yumaroh saat itu langsung menghubungi Mashudiuntuk datang kerumahnya. Sebab, pada saat itu dua anak yang berada dirumah sudah tertidur.

Disamping itu, warga yang sudah mencurigai tamu yang sejak kemarin (Senin, 5/5) malam bertamu kerumah warga selalu datang disaat keadaan rumah tidak ada suaminya. Akibatnya, pada (Selasa, 6/5) warga yang terlanjur kesal dengan tamu tak dikenal itu lantas menggebrek pasangan mesum dirumah Yumaroh. Selanjutnya ratusan warga yang melihat pasangan mesum sedang bercumbu langsung digelandang ke Polsek Grobogan.

"Kemarin malam sekitar jam 8 warga beramai-ramai sudah datang ke rumah Yumaroh. Tapi ketika datang si pria itu sudah lari naik motor, warga yang mengejar pria itu tidak tertangkap" ucap salah satu warga Syamsuri (45).

Akan tetapi Mashudi tidak jera dengan aksi yang dilakukan warga setempat. Sekitar pukul 20.00 Wib, Mashudi datang lagi ke rumah. "Kami (warga) sudah mempunyai niatan untuk menggebrek pasangan mesum itu lagi. Pada pukul 21.15 Wib, sebanyak ratusan warga menggebrek pasangan mesum sedang bercumbu," jelasnya.

Sementara itu, kedua pasangan mesum langsung digelandang ke Polsek Grobogan. "Untuk sementara waktu kami belum bisa memberikan keterangan pasti. Pasalnya, pasangan mesum ini harus diperiksa lebih lanjut," jelas Kanit Reskrim Polsek Grobogan, Ajun Inspektur Polisi Dua Roko.(Nur)

Wednesday, 07 May 2014 18:53

Bupati Karimun Resmikan Kantor Camat Moro


images/957.jpg

Tampak, Bupati Karimun,H.  Nurdin Basirun meresmikan Kantor Camat Moro,didampingi Kapolsek Moro dan Camat Moro serta Tokoh Masyarakat. Rabu (7/5/2014).

KARIMUN (KT) - Bupati Karimun,H.  Nurdin Basirun secara langsung meresmikan Kantor Camat Moro yang dibangun setinggi dua lantai atau juga disebut dua tinggkat, Rabu (7/5/2014).

Turut hadir dalam peresmian Sekretaris Daerah (Sekda), Unsur FKPD Kabupaten maupun Kecamatan Moro, Kepala SKPD Pemda Kabupaten Karimun, dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.

h. Nurdin Basirun dalam sambutannya meminta kepada Camat Moro serta kepada Camat lainnya untuk lebih lagi meningkat pelayanan prima kepada masyarakatnya.

" Peran pemerintah adalah sebagai pelayan sekaligus perantara kepentingan beberapa kelompok masyarakat. Kemudian juga sebagai penyelenggara publik berubah dari dilayani menjadi melayani," tegasnya.

Menurut Nurdin, kantor baru selesai pembangunannya yang diresmikan, terbilang Kantor Camat termegah dibandingan yang lainnya, bahkan di tingkat Provinsi Kepri. Jadi, kemegahan kantor ini harus bisa menjadi contoh untuk kecamatan lain mengenai sistem pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dalam mengurusi berbagai urusan.

Lanjutnya, kantor Camat Moro yang baru ini nantinya akan ada berbagai pengurusan administrasi masyarakat dapat dilayani dengan mudah dan cepat. Seperti pengurusan KTP,  KK maupun pelayanan administasi terpadu kecamatan (PATEN) yang akan segera dioperasikan dalam dekat.

Sambungnya lagi, mengenai tentang PATEN. setelah  diterbitkannya Permendagri No. 4 tahun 2010 tentang pedoman PATEN, terjadi perubahan sistem pelayanan dari sistem konvensional menjadi sistem paten. Yang harapannya dapat mengoptimalkan peran pemerintah kecamatan dalam fungsi pelayanan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Didalam Permendagri No. 4 tahun 2010 sudah jelas bunyinya.
Jadi masyarakat jangan merasa segan atau malu untuk mempertanyakan apa yang kurang dimengerti dalam pengurusan administrasi kepada petugas bersangkutan," pinta Nurdin.

Disamping itu Camat Moro, M. Fidias menyampaikan, di Kantor yang ia pimpin saat sekarang ini masih kurangnya tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Maka dari itu dirinya mengharapkan kepada Bupati Karimun untuk menambahkannya.

"Memang saya sangat mengaharapkan ditambahnya lagi PNS di Kantor Camat Moro ini. Selain itu tenaga pegawai honor juga kurang. Apabila lengkapnya seperti apa yang diminta itu, pelayanan prima yang lebih akan terwujud," katanya dengan penuh keyakinan.(nov.k)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« July 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      
DISPENDA KARIMUN