karimuntoday.com

karimuntoday.com


images/1466.jpg

Bupati Photo bersama dnegan Para Calon Jemaah Haji di Masjid Azzulfa Dabo Singkep.

LINGGA,(KT) -  Bupati Kabupaten Lingga H. Daria melepaskan dua puluh tujuh Jamaah Calon  Haji (JCH) tadi malam di masjid azzulfa dabo singkep, pada jumat malam (29/08/14).

Dalam sambutannya bupati lingga meminta kepada seluruh jamaah haji agar  menggunakan waktu ibadah selama ditanah suci mekah dengan sebaik-baiknya. Dan  bupati juga berharap agar para jamaah calon haji ketika, sampai ditanah suci mekah  untuk dapat mendoakan keluarganya dan juga para pemimpin didaerahnya agar  mendapat keberkahan dalam menjalankan tugas demi kemajuan daerah.

" Saya do,akan Semoga para jamaah semua dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk,  dan kembali nanti menjadi haji yang mabrur," kata Bupati Lingga H. Daria.

Untuk para pekerja baik itu yang pegawai negeri sipil maupun yang bekerja di swasta, selama pelaksanaan ibadah haji nanti mulai dari diberangkatkan di sini hingga  pelaksanaan inti ibadah haji nanti, lupakanlah semua pekerjaan di kantor ataupun  dirumah. Hal ini penting agar pelaksanaan ibadah haji para jamaah dapat khusyuk.

Selain itu Kepala kantor kementerian agama kabupaten lingga H. Hasyim selaku  ketua Jamaah Calon Haji Kabupaten Lingga mengatakan, Jumlah Jamaah haji yang  berangkat ketanah suci sebanyak dua puluh tujuh orang tersebut, termasuk Tim  Pemandu Haji Daerah (TPDH). Para Jemaah Calon Haji ini akan diberangkatkan pada  hari sabtu pagi melalui pelabuhan Jagoh menuju Batam dengan menggunakan Kapal  Oceanna.

Setibanya di Batam para JCH ini akan menginap di Batam Centre dan akan  diberangkatkan melalui Bandara Hang Nadim Batam bersama beberapa calon jamaah  dari kabupaten Bintan, Anambas, Natuna, Tanjungpinang dan Batam yang merupakan  Kloter Pertama dari Embarkasih Batam yang akan berangkat menuju tanah Suci pada  tanggal 1 September mendatang.

" Lingga bersama beberapa kabupaten kota di kepri yang berangkat, di embarkasi  batam sebagai kloter pertama, " Kata Hasyim.

Dalam laporannya hasyim juga menyampaikan jumlah calon jemaah haji berdasarkan  usia, 21 - 50 tahun berjumlah sepuluh orang, 51 - 70 berjumlah enam orang, dan tujuh  puluh tahun keatas berjumlah tiga orang dari total dua puluh tujuh orang.

Hadir dalam pelepasan Jamaah Calon Haji Tersebut, Wakil Bupati Lingga Abu Hasim,  Kapolres Lingga, Kajari Lingga, Komandan Lanal, dan beberapa kepala SKPD para  tokoh masyarakat, Ketua LAM, Ketua MUI dan Ketua Ikatan persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Lingga.(rus) 

images/1465.jpg
Bupati Karimun, Nurdin Basirun menyampaikan kata sambutan saat menghadiri halal bihalal Ikatan Keluarga Lingga (IKL) di Kabupaten Karimun, Minggu (31/8/2014).

KARIMUN, (KT) - Ikatan Keluarga Kabupaten Lingga (IKKL) yang berdomisili di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepualauan Riau (Kepri) menggelar halal bihalal, Minggu(31/8/2014).

Halal bihalal bertempat di gedung pertemuan PT. Timah TBK Prayon,Pulau Kundur dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, batal dihadiri Bupati Kabupaten Lingga, H. Daria, yang semulanya akan menghadiri.

" Halal bihalal yang digelar sebenarnya dihadiri Bupati Kabupaten Lingga sekaligus membukanya. Namun, dikarenakan padatnya kegiatan yang harus dibuka, Bupati tersebut batal hadir," terang Ketua pelaksana halal bihalal, Gunawan saat ditemui karimuntoday.com disela-sela acara.

Pada kesempatan ini Gunawan menyampaikan, jumlah masyarakat Lingga tergabung dalam IKKL yang berdomisili di Karimun mencapai 5.000. Sedangkan tujuan dilaksanakan halal bihalal untuk mempererat tali silaturahmi serta tali persaudaraan khususnya masyarakat Kabupaten Lingga yang telah lama berdomisili di Karimun.

" Dalam acara yang digelar juga mengundang anak yatim piatu. Dengan dilaksanakan halal bihalal seperti ini, kerenganggan terjadi di masyarakat IKKL yang ada di Karimun kembali erat," ungkapnya.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun turut hadir dalam halal bihalal IKKL mengatakan, adanya masyarakat Lingga sudah lama tinggal di Karimun sudah memberikan kontribusi dalam pembangunan daerah setempat.

Diutarakan Nurdin, Kabupaten Karimun terdapat beragam suku, etnis dan agama. Meskipun adanya keragaman tersebut, bisa membantu membuat daerah menjadi aman, tentram dan nyaman.

" Segala masyarakat dari berasal dari berbagai daerah yang telah lama tinggal di Karimun selalu mendukung program dilaksanakan pemerintah daerah. Jadi pada intinya, terciptanya komunikasi serta kerjasama yang baik, dapat dipelihara untuk selamanya," pinta Nurdin mengakhiri.

Halal bihalal yang dilaksanakan Ikatan Keluarga Kabupaten Lingga (IKKL) yang berdomisili di Kabupaten Karimun, mengundang Ustadz Deden Sirajuddin dari Kota Batam, untuk menyampaikan tausiyah.(nov.k)


images/1464.jpg

Bupati Karimun, Nurdin Basirun sedang melihat Kakanpora Kabupaten Karimun, Umar, S.Pd, MM, Pub melepas regu lomba gerak jalan 45 km tahun 2014.

KARIMUN, (KT) -  Ada yang berbeda ketika pelepasan regu lomba gerak jalan 45 km terpusat di depan panggung rakyat Putri Kemuning Coastal Area Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri tahun 2014 ini dibandingkan tahun sebelumnya.

Yang mana, dalam pelepasan regu lomba  dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-69 tahun 2014 tersebut dihadiri unsur FKPD dan SKPD Kabupaten Karimun ditandai kembang api. Sehingga, membuat suasana dilokasi pelaksanaan kegiatan menjadi lebih meriah.

Namun selain kemeriahan tersebut, Kantor Pemuda dan Olahraga (Kanpora) Kabupaten Karimun selaku pelaksana kegiatan juga merasa bahagia. Kebahagian itu dikarenakan, regu yang mengikuti lomba gerak jalan 45 pada tahun ini meningkat lebih banyak.

" Sangat tidak menyangka, regu yang mengikuti lemba gerak jalan 45 km tingkat umum (putra-putri) dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-69 tahun ini lebih bertambah banyak dibandingkan tahun lalu. Yang mana total yang mengikuti sebanyak 59 regu, dengan rincian 47 putra dan 12 putri," terang Kepala Kanpora Kabupaten Karimun, Umar, S.Pd, MM, Pub kepada karimuntoday.com, Pemkab Karimun, Minggu (31/8/2014) pagi.

Mengenai tentang rute lomba gerak jalan 45 km, Umar panggilan akrabnya mengatakan, dimulai (start) dari panggung rakyat Putri Kemuning, diteruskan ke  Jl. Nusantara, Jl. Setia Budi, Jl. A Yani, masuk kedalam Jl. Sidorejo, Jl. Pendidikan, Jl. Teluk Air, Jl Pertambangan (PN), kemudian menuju ke Stadion Badang Perkasa (pos 1).

Setelah istirahat di pos 1 lanjutnya, regu melanjutkan ke Jl. Simpang Jelutung (kiri), lalu belok kekanan menuju Jl. Pasir Panjang, Jl. Teluk Paku lalu ke simpang 4 Jl. Mutiata (pos 2). Usai di pos 2, diteruskan ke Jl. simpang Bukit Tembak menuju ke Masjid Agung (pos 3). Beranjak dari pos 2, kemudian regu gerak jalan melanjutkan ke Jl. Kampung Harapan, Jl. Tebing diteruskan keujung jalan pesisir Coastal Area dan kembali ke garis finish.

" Kita menyediakan tiga pos persingahan, yaitu Stadion Badang Perkasa, Simpang 4 Jl. Mutiara dan terakhir di area Masjid Agung Karimun sebagai tempat beristirahat. Dalam beristritahan, setiap regu hanya mendapatkan istirahat selama 20 menit. Dan untuk waktu istirahat, tidak terhitung dalam penilaian," paparnya.

Umar menyampaikan, kriteria yang dinilai dalam lomba gerak jalan 45 km tahun ini ialah kerampaian, kekompakan, semangat dan ketepatan waktu sampai digaris finis. Kemudian, dalam penilaian beberapa kriteria dimaksud sudah disediakan dewan juri. Yang man masing-masing dewan juri akan ditempatkan disetiap pos peristirahatan tersebut.

" Dari seluruh rangkaian  lomba gerak yang telah dilaksanakan, dari lomba 8-10, 10-17 sampai 45 km total regu mengikuti berjumlah 411 regu. Untuk regu yang terpilih sebagai juara nanti akan diberikan uang pembinaan, piagam dan piala. Yang diambil nanti dari juara I sampai III, kemudian juara harapan I sampai VI," tutur Umar.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun sebelum melepas regu lomba gerak jalan 45 km, meminta kepada semua masyarakat untuk menjaga kebersihan dan keindahan dilingkungan Coastal Area.

Disamnpaikan Nurdin, perkembangan olahraga di Kabupaten Karimun dilihat dari dasawarsa terakhir sedikit mengalami kemajuan. Potensi ini merupakan modal utama bagi tersedianya dan penopang pembangunan pemuda serta olahraga.

" Diharapan melalui kegiatan ini dapat terjadi transformasi nilai-nilai prestasi dan potensi olahraga di Kabupaten Karimun," harapnya mengkahiri.(nov.k)

 

 images/1424.jpg

 

Tim Monitoring Kabupaten Kabupaten Karimun beberapa Waktu Lalu melakukan Pembongkaran terhadap Kios Minyak yang Tidak Memiliki Izin.

Karimun,(KT) – Ketua Tim Monitoring BBM Kabupaten Karimun, Kepri akan mencabut izin Pangkalan Minyak yang memiliki izin apabila kedapatan bermain curang dengan menjual minyak subsidi ke pada industry, sebab dia sudah mendapatkan laporan bahwa ada indikasi pangkalan minyak resmi yang menjual minyak kepada industry, indikasi tersebut adanya, pasokan minyak ke setiap pangkalan dengan relative singkat pasokan minyak sudah habis di pangkalan tersebut.

 

Hal tersebut dikatakan, Arnadi Supaat, Ketua Tim Monitoring Kabupaten Karimun kepada media ini minggu(31/8), Ya dalam waktu dekat ini kita akn melakukan rapat melibatkan unsure SKPD maupun Unsure Vertikal yang terlibat langsung dalam penanganan minyak bersubsidi, dalam rapat nanti kita juga akan membahas tentang keluhan masyarakat, bahwasanya pangkaaln minyak resmi menjual BBM menggunakan botol aqua, sehingga takaranya diragukan, oleh sebab itu, kedepanya pangkaln minyak resmi harus menjual minyak bensin maupun solar menggunakan takaran liter, sehingga masyarakat tidak dirugikan.

 

  Pekan depan kita akan melakukan rapat terkait permasalahan pangkalan minyak menggunakan botol aqua ketika menjual bensin kepada masyarakat, dan dinilai takaranya tidak sesuai dengan harga yang ditetapkan oleh pangkalan, artinya, kalau pangkaln menjual minyak menggunakan botol aqua, tetapi sesuai dengan takaran liter tentu tidak kita permasalahkan, tetapi kalau tidak sesuai itu yang kita cegah, serta mengambil tindakan tegas dengan mencabut izin pangkalan minyaknya,” Tegas Arnadi

 

Ditambahkanya lagi, Dalam waktu dekat Tim Monitoring akan melakukan razia terhadap pangkalan-pangkalan minyak resmi dengan melibatkan, unsure, Aparat Kepolisian, TNI dan Satpol PP, apabila dalam razia nanti ditemukan kios minyak resmi menuntup kiosnya, sedangkan minyak premium masih ada, maka, tim monitoring tidak segan-segan untuk mencabut izinya, dan juga kedepan kita akn melakukan pemerataan terhadap penerima  pasokan premium, menimal setiap  kios minyak hanya mendapatkan jatah 5 drum, artinya, tidak ada lagi menerima lebih dari yang disebutkan tadi, sehingga kelebihan tadi bisa diberikan kepada kios minyak baru yang telah memliki izin dari pemerintah setempat dan AMPS yang sudah ditunjuk, Tegasnya(lh)

images/1463.jpg
Pelaksanaan lomba cerdas cermat tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun 2014 sedang berlangsung, di Hotel Alishan-Kapling Tanjung Balai Karimun.

KARIMUN, (KT) - Sebanyak 26 regu siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) mengikuti lomba cerdas cermat (LCC)  tahun 2014. Adapun regu yang mengikuti lomba merupakan utusan dari UPTD pendidikan dari masing-masing kecamatan. Dengan rincian UPTD Kecamatan Karimun 6 group, Meral 6, Kundur 4, Kundur Utara 5, dan Moro 5 group.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidilkan (Disdik) Kabupaten Karimun melalui Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) tersebut, bertujuan untuk memberikan dorongan serta ajang mencari bibit-bibit siswa berprestasi, dalam bidang ilmu pengetahuan untuk mengikuti kegiatan yang sama ketingkat Provinsi hingga Nasional.

" Lomba ini merupakan satu diantara sarana dalam upaya meningkatkan prestasi, kreasi, bakat, inovasi dan budi pekerti siswa. Selain itu sebagai wadah untuk mengukur sejauh mana pengetahuan siswa dalam menerapkan materi pembelajaran," ungkap Kabid Pendidikan Dasar Disdik Kabupaten Karimun, Riauwati saat dikonfirmasi karimuntoday.com, Sabtu (30/8/2014).

Disampaikan Riauwati, ada 4 hal terpenting untuk meraih prestasi akademik dan non-akademik melalui pendidikan bermutu diperlukan pengembangan kecerdasan bermakna. Yakni cerdas spritual, intelektual, emosional dan sosial, serta kinetetis.

" Latar belakang dilaksanakan lomba berdasarkan UUD 1945, yang mengamanatkan bahwa setiap orang berhak mengembangkan diri, mendapatkan pendidikan dari ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), serta seni dan budaya untuk meningkatkan kualitas hidup maupun kesejahteraannya," ungkapnya.

Dikatakannya, lomba cerdas cermat bertempat di Hotel Alishan-Kapling, Tanjung Balai Karimun, dimulai dari 28 sampai 30 Agustus 2014 mengangkat tema "Siswa Karimun Cerdas, Terampil dan Berbudi Pekerti Luhur".

Lanjutnya, terkait lomba terdapat 5 materi, terdiri dari Bahasa Indonesia, Matematika, IPA dan Pengetahuan Umum. Kemudian, untuk mekanismenya, setiap regu terdiri dari tiga orang.

Riauwati menjelaskan, dalam babak penyisihan setiap regu mengerjakan 40 soal tertulis berupa pilihan ganda. Untuk setiap jawaban jika benar diberikan nilai 1, apabila 0. Setelah itu, dipilih 8 regu untuk melaju ke babak semi final.

Pada semi final sambungnya, regu dibagi menjadi 2 kelompok. Yang mana, tiap-tiap regu wajib menjawab sebanyak 10 soal, jika jawaban diberikan semuanya benar mendapat nilai 100 poin, apabila salah 0 poin. Selain itu masih didalam semi final, setiap regu mendapat 10 soal lemparan dengan lamanya waktu 30 detik, yang nialinay 100 poin jika benar semua, dan dikurangi 50 apabila salah. Selanjutnya, di babak final akan diambil 4 regu terbaik.

" Dalam lomba dewan juri yang dihadir berasal dari Pengawas Sekolah Dasar. Untuk pemenangnya, diambil dari juara I sampai juara harapan I," pungkas Riauwati mengakhiri.(nov.k)

Sunday, 31 August 2014 10:08

BMKG Karimun Ikuti Sarasehan di Medan


images/1462.jpg

Kepala Stasiun BMKG Kabupaten Karimun, Abdul Aziz, ST.

KARIMUN, (KT) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Karimun dan turut hadir juga perwakilan BMKG dari 5 Provinsi lainnya, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumateran Barat dan Riau mengikuti pertemuan untuk mendengarkan pendapat (Saresahan) di Medan baru-baru ini.

Dalam mengikuti sarasehan survey kepuasan masyarakat menuju pelayanan prima tersebut, Kepala Stasiun BMKG Kabupaten Karimun, Abdul Aziz, ST menyebutkan hubungan dengan Media Massa yang ada di daerah berlandaskan azam   saling bersinergi.

Soalnya lanjutnya, ada tiga hal kesamaan antara BMKG dengan Media Massa. Adapun kesamaan dimaksud ialag memberikan informasi, pendidikan, dan sebagai kontrol sosial. Dengan adanya hubungan baik tersebut, kata Abdul Aziz, dari Kepala Balai Besar Meterologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I Medan Drs.Herry Saroso sangat merasa senang.

" BMKG merupakan instansi yang vital dan seksi. Saat ini BMKG Karimun memiliki website, twitter dengan jumlah followers mencapai satu juta lebih. Dengan terjalinnya
hubungan harmonis dengan Media Massa dan lembaga penyiaran, informasi yang disampaikan BMKG mendapat respon positif," ungkap Abdul Aziz kepada karimuntoday.com, Sabtu (30/8/2014).

Disampaikan Abdul Aziz, BMKG mempunyai tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada publik, diantaranya menyediakan layanan cuaca harian yang wajib  diinformasikan.

" Petugas BMKG dalam menjalankan tugas selain etika pelayanan yang baik juga ada beberapa unsur perlu dipahami, seperti kehandalan, ketersediaan data, kecepatan pelayanan, kecepatan penyampaian informasi, akurasi dan ketepatan lokasi," terangnya.

Pada kesempatan ini Abdul Aziz menambahkan, dari hasil mengikuti sarasehan di Medan sudah berjalan dengan baik. Hal itu dikarenakan peran Media Massa yang harmonis dengan BMKG Karimun," pungkasnya mengakhiri.(nov.k).


images/1447.jpg

H.Usman Ahmad Sekwan DPRD Kabupaten Karimun, Kepri.

KARIMUN, (KT) - Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun, Usman Ahmad menggangap pemburu berita (Wartawan) pembuat rusuh.

Adanya penilaian dari mantan Kepala BPMD dan Kesbang Karimun informasinya tersandung kasus dugaan korupsi dana SPPD Fiktip  tersebut, wartawan dari berbagai media massa (cetak dan elektronik) dilarang meliput dan mengambil foto saat pelantikan 30 anggota DPRD Kabupaten Karimun periode 2014-2019, di gedung ruang rapat paripurna Balai Rong Sri, Jumat (29/8/2014) sekitar pukul 14.30 WIB.

" Didalam gedung tempat pelaksanaan pelantikan sudah penuh. Jika wartawan masuk kedalam, ditakutkan prosesi pelantikan tidak berlangsung hikmad," kata Usman Ahmad saat ditemui usai pelantikan 30 anggota DPRD Karimun terpilih.

Tidak dibenarkannya (dilarang) wartawan meliput pada saat pelantikan 30 anggota perwakilan rakyat terpilih itu, Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kabupaten Karimun sangat menyanyangkan dan menyesalkannya.

" Ucapan yang disampaikan Usman Ahmad itu sama saja menilai wartawan pembuat rusuh. Jadi, wajar saja di media massa menulis berita miring terkait pelantikan anggota DPRD Karimun terpilih. Dibuat berita miring tersebut karena ulah Usman Ahmad," ungkap Ketua DPD LMB Karimun, Azman Zainal saat ditemui karimuntoday.com, Sabtu (30/8/2014).

Disampaikan Azman panggilan akrabnya, pelantikan anggota DPRD baru terpilih itu wajib diliput oleh wartawan. Sebab, wartawan adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa untuk menyampaikan pemberitaan yang dihimpun. Dan kewajibann tersebut sesuai Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999, tentang Pers.

" Kalau memang acara pelantikannya tidak diperbolehkan wartawan meliput, jangan digembar-gemborkan. Pelantikan acara resmi, bikin aja acara terselubung dan tertutup, tentu akan luput dari pantauan wartawan" kata Azman dengan lantang.

Lebih jauh dikatakannya, dalam UU  Nomor 40 Tahun 1999, tentang Pers sudah sangat jelas dibunyikan. Yang mana, setiap orang yang menghambat atau menghalangi tugas wartawan  dipidana penjara paling lama 2  tahun, atau didenda paling banyak Rp 500 juta.

" Ketegasan yang dibunyikan pada UU tersebut sanggat jelas. Dengan dilarangnya wartawan meliput pelantikan anggota dewan terpilih oleh Sekretaris DPRD Karimun, sudah menghambat atau menghalangi tugas wartawan," pungkas Azman Zainal

Secara terpisah, Lukman Hakim Wakil Ketua Umum Forum Wartawan Kabupaten Karimun, kepada media ini mengatakan,Sangat menyesalkan stetmen Sekwan DPRD Karimun yang mengatakan, kalau wartawan masuk keruang pelantikan maka, acara tersebut tidak hikmad, dari ucapan sekwan tersebut tentu sangat tidak pantas, seolah-olah wartawan adalah perusuh atau pembuat onar, apabila diperbolehkan memasuki ruangan pelantikan.

' padahal sesungguhnya, wartawan adalah sosok seorang intelektual yang menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,menimal tingkat pendidikan wartawan di karimun, SI, dan maksimal setingkat SLTA, artinya, sangat kita sesalkan stetmen sekwan tersebut, dan dia berharap agar, kedepanya, bupati karimun,(baperjakat-red), agar selektip menempatkan pejabat publik dalam memangku sebuah jabatan, jangan mentang=mentang ada unsure kedekatan maka yang seharusnya tidak layak di berikan jabatan, namun dipaksakan, nah, akhirnya begini jadinya, Imbuh Lukman (nov.k)


  images/1461.jpg

Bupati Lingga, Drs. H.Daria Melantik Tujuh SKPD di Lingkungan Pemkab Lingga, Kepri.

Daik lingga,(KT)  - Hari ini beberapa pejabat kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah SKPD di kabupaten  Lingga dimutasi. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Lingga Daria di Aula Kantor  Bupati Lingga Daik Lingga, tadi siang pada Jumat (29/08/14).

Dalam sambutannya Bupati Lingga berpesan kepada para pejabat yang dilantik dan akan  mengemban tugas barunya di Jajaran pemerintahan kabupaten Lingga, agar dapat melaksanakan  amanat tersebut dengan sebaik-baiknya.

" Semoga para kepala dinas dan para pejabat Eselon dua dan tiga yang dilantik dapat mengemban  amanah ini dengan sebaik-baiknya, " Kata Daria.

Kepada wartawan Daria mengatakan pelantikan ini, tidak ada kaitannya dengan pemilu kada 2015,  pelantikan ini merupakan hal yang biasa karna ada beberapa kepala dinas yang masih berstatus  pelaksana tugas dan juga sekaligus memberikan penyegaran kepada dinas yang dipimpin.

Adapun beberapa kepala SKPD yang di lantik antara lain, Kepala Disperindagkop dijabat Muzamil  yang sebelumnya kadis Hub dan Kominfo Lingga, Sementara itu Plt Kadishub Kominfo Lingga dijabat  oleh Hendri Ferizal, Kepala Disdikpora dijabat Said Parman, Kepala Disdukcapil dijabat Ayuzar
yang dulunya Asisten II Setda Lingga, Kepala BLH dijabat Junaidi yang sebelumnya Kepala Dinas  Pariwisata, sementara Kepala Dinas Pariwisata dijabat oleh Asward yang sebelumnya Kepala Dinas  Kehutanan, Kepala Dinas Kehutanan dijabat Rusli yang sebelumnya Kepala Dinas Pemberdayaan  Perempuan dan Anak, dan Kepala Dinas Pemberdayan perempuan dan Anak dijabat oleh Saad.

Sekretaris DPRD Lingga juga mengalami perombakan yang dulunya dijabat oleh Manasri dan saat ini  dijabat oleh Muslim yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Bakesbangpol Lingga. Demikian  juga dengan Kepala Inspektorat yang sebelumnya dijabat oleh Bambang Yusgianto sekarang dijabat  oleh Siswandi, dan Bambang Yusgianto diangkat menjadi Staf Ahli bidang Ekonomi.

Sementara itu Camat Singkep Selatan diganti oleh Muhamad Saman yang dulunya Kepala SMP  Satap Marok Kecil, Camat Lingga dijabat oleh Agustriawan yang dulunya camat selayar dan camat  selayar dijabat oleh M. Syam yang dulunya Camat Lingga. (Rusli)

images/1458.jpg

Wartawan Dilarang Meliput

KARIMUN, (KT) -  Ketua Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Balai Karimun, Rustiyono secara resmi melantik anggota DPRD Karimun periode 2014-2019, di gedung ruang rapat paripurna Balai Rong Sri, Jumat (29/8/2014) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pelantikan anggota dewan terpilih setah pelaksaan Pileg lalu, berdasarkan Surat Keputusan Gubnur Kepri No 881 tahun 2014 tertanggal 12 Agustus 2014, tentang peresmian dan pemberhentian anggota DPRD Kab Karimun masa bhakti 2009-2014. Dan peresmian pengangkatan anggota DPRD Kab Karimun masa bhakti 2014-2019.

Dalam pelantikan tersebut dihadiri Sekda Provinsi Kepri,  Robert Iwan Loreaux mewakil Gubernur Kepri, HM. Sani, Bupati Karimun, Nurdin Basirun, Wakil Bupati Karimun, Aunur Rafiq, FKPD dan SKPD Kabupaten Karimun.

Adapun ketiga puluh orang anggota DPRD Karimun terpilih yang dilantik,
Dari Partai Golkar sebanyak 6 kursi:
(1) Djumadi (Dapil I Karimun dan Buru), (2) Samsul (Dapil II Moro dan Durai), (3) H. Muhd. Asyura, (4) Hj Rohani (Dapil III Kundur, Kundur Barat, Kundur Utara, Belat dan Ungar), (5) H. Anwar Hasyim, (6) Hj Rosmeri (Dapil IV Meral,Tebing,Meral Barat).
  
Dari Partai Hanura tiga kursi, yaitu (1) Bakti Lubis (Dapil II), (2) H. Ady Hermawan (Dapil I), (3) Rodiansyah (Dapil IV). Partai Demokrat tiga kursi,
(1) M. Tahir (Dapil I), (2) Azmi (Dapil III), (3) Sumardi (Dapil IV). PDIP tiga kursi, (1) Aloysius (Dapil I), (2) Rasno (Dapil III), (3) Sulfanow Putra (Dapil IV).

Kemudian dari PKS tiga kursi, (1) Syafri Sandy (Dapil II), (2) H. Muhd. Taufiq (Dapil III), (3) H. Kamaruddin (Dapil IV). Partai Gerindra tiga kursi,
(1) Zainuddin Ahmad (Dapil I),
(2) Marjaya (Dapil III), (3) Zaizulfikar (Dapil IV). 
  
Selanjutnya PKB tiga kursi, (1) Sjarifuddin (Dapil I), (2) Fakrurrazi (Dapil III), (3) Nyimas Novi Ujiani (Dapil IV). PAN dua kursi, (1) Isnuriman (Dapil I), (2) H. Anwar (Dapil IV). PPP dua kursi, (1) Zuhdiono (Dapil I), (2) Suharsono (Dapil III). Terakhir Partai Nasdem dua kursi, (1) Abdul Hafid (Dapil III) dan (2) Sappe Sinaga (Dapil IV).

Dari ketiga puluh anggota perwakilan tersebut, sebanyak lima belas wajah baru yakni Samsul, Hj. Rohani dan H. Anwar Hasyim dari Partai Golkar.
M. Tahir dan Sumardi dari Partai Demokrat. Aloysius dan Sulfanow Putra dari PDIP.  Syafri Sandy dari PKS. Marjaya dan Zaizulfikar (Boy) dari Partai Gerindra.
Sjarifuddin, Fakrurrazi dan Nyimas Novi Ujiani dari PKB. Suhdiono dari
PPP. Terakhir Sappe Sinaga dari Partai Nasdem. Sementara untuk
Partai Hanura dan PAM semuanya masih wajah lama.

Usai pembacaan surat keputusan tentang pelantikan anggota DPRD Karimun terpilih, menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Karimun sementara adalah Muhd. Asyura dari Partai Golkar. Sedangkan Wakil Ketua sementaranta Azmi dari Partai Demokrat.

Namun, disamping acara pelantikan wartawan dari berbagai media massa termasuk karimuntoday.com dilarang meliput. Sementara nama-nama anggota DPRD yang dilantik, didapat dari samping tembok gedung sebagai tempat acara pelantikan digerlar ( ruang rapat paripurna Balai Rong Sri DPRD Karimun).

Terkait dilarangnya wartawan masuk kedalam tempat pelantik untuk meliput, alasannya didalam gedung tersebut sudah penuh, dan takut prosesi pelantikan tidak berlangsung hikmad.

" Didalam gedung sudah penuh.  Ditakutkan pelantikan tidak berlangsung hikmad," kata Sekretaris DPRD Kabupaten Karimun, Usman Ahmad saat ditemui karimuntoday.com usai acara pelantikan.

Apa yang disampaikan Sekretaris DPRD Karimun itu, sama saja menganggap wartawan perusak suasana pelantikan dari hikmad menjadi tidak.

Sesuai dengan Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 1999, tentang Pers menyebutkan,
setiap orang yang menghambat atau menghalangi wartawan dipidana penjara paling lama 2  tahun, atau didenda paling banyak Rp 500 juta," ucap Babe dengan lantang mengakhiri.

Dilarangnya wartawan meliput, pihak DPRD Kabupaten Karimun telah berani melanggar UU tersebut. (nov.k)

images/1457.jpg
Sejumlah wartawan dari berbagai media massa yang dilarang masuk kedalam gedung ruang rapat paripurna Balai Rong Sri DPRD Karimun, untuk meliput pelantikan anggota DPRD Karimun periode 2014-2019, Jumat (29/8/2014) sekitar pukul 14.30 WIB.

KARIMUN, (KT) - Wartawan dari berbagia media massa (cetak dan elektronik) di Kabupaten Karimun merasakan kekecewaan sangat besar.

Kekecawaan itu terjadi pada saat pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun masa bhakti 2014-2019, bertempat didalam gedung ruang rapat paripurna Balai Rong Sri, Jumat (29/8/2014) sekitar pukul 14.30 WIB.

Pasalnya, para pemburu berita yang datang tidak diperbolehkan atau dilarang masuk meliput kedalam gedung tempat berlangsungnya pelantikan. Alasannya melarang wartawan meliput, takut jalannya pelantikan tidak hikmad.

" Didalam gedung sudah penuh. Tidak ada tempat atau ruang lagi. Dan, ditakutkan tidak hikmad," kata Sekretaris DPRD Kabupaten Karimun, Usman Ahmad saat ditemui karimuntoday.com usai acara pelantikan.

Adanya larangan itu, wartawan yang sudah memegang senjatanya masing-masing (kamera) untuk menyoroti momen pelantikan sangat merasa kecewa.

" Jika kita (wartawan) diizinkan masuknya juga, jangan ada yang mau. Untuk apa lagi kita masuk, acaranya sudah hampir selesai," cetus sejumlah wartawan yang merasa kecewa dilarang meliput.

Ketua LSM Gencar Kabupaten Karimun, Tri Pujianto alias Babe  menyebutkan, wartawan adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa untuk menyampaikan pemberitaan yang dihimpun. Jadi, wartawan dilarang meliput sudah melanggar Undang-Undang  Republik Indonesia
Nomor 40 Tahun 1999, tentang Pers.

" Sesuai UU tersebut setiap orang yang menghambat atau menghalangi wartawan dipidana penjara paling lama 2  tahun, atau didenda paling banyak Rp 500 juta," ucap Babe dengan lantang mengakhiri.(nov.k)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« November 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
DISPENDA KARIMUN