karimuntoday.com

karimuntoday.com


images/1187.jpg

Terlihat siswa-siswi kelas IX SMPN I Karimun sedang mengangkat amplop sebagai mengetahui lulus apa tidak UN tahun 2014 yang berlangsung kemarin.

KARIMUN, (KT) - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Sudarmadi diduga takut bertemu dengan pemburu berita (Wartawan). Dugaan itu dikarenakan ketidak hadiran Kadisdik tersebut ke SMPN I Karimun terletak didepan Gedung Rumpun Melayu Bersatu TRMB) Jl. Pendidikan Kecamatan Karimun.

Seperti hasil konfirmasi karimuntoday.com dengan Sekretaris Disdik Karimun, Bakri Hasyim mengatakan, dalam pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) jenjang SLTP sederajat tahun 2014 yang berlangsung sejak 5 sampai 8 Mei lalu, Kadisdik Karimun agenda yang sudah ditetapkan  meninjau ke SMPN I Karimun, Sabtu (14/6/2014)  yang dimulai pukul 16.00 WIB.

Kenyataannya, sampailah selesai pengumuman hasil UN di SMPN I Karimun, Kadisdik Karimun tidak terlihat wajahnya kesekolah unggulan tersebut. Ketidak hadiran Kadisdik Karimun ke sekolah sesuai dengan agenda, diduga takut jika bertemu wartawan jika ditanya soal dugaan kasus pencabulan dialami murid SDN 004 Karimun, yang kuat dugaan pelakunya guru agama mengajar di sekolah tersebut berinisial Z (50) yang belum terkuat kebenarannya sampai saat ini.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN I Karimun, Sugianto, MM melalui Wakil Kepala Sekolah, Syahmaiti Agus saat ditemui karimuntoday.com mengatakan, siswa-siswa kelas IX yang menjadi sebagai peserta UN tahun ini secara keseluruhan lulus semua atau seratus persen.

"Total siswa-siswi di SMPN I Karimun sebanyak 754 orang. Yang mengikuti UN tahun ini (Kelas IX) berjumlah 246 orang. yang dinyatakan lulus seratus persen," ungkap Syahmaiti Agus dengan bahagia.

Disampaikannya, sebelum dibagikan amplob kepada seluruh peserta tersebut dalam mengetahui secara langsung lulus apa tidaknya, terlebih dahulu diumumkan peraih dari rangking 1 sampai 10 besar.

Dirincikan Syahmaiti panggilan akrbany, adapun rangking 1 dengan nilai rata-rata 8,9 diraih oleh, Eka Puspita Leriana, disusul rangking 2 nilai rata-rata 8,8 Muhd. Akmal Cholilulloh, rangking 3 Kasuma Indra nilai rata-rata 8,5 Suryawan, rangking 4 Fayka Fidelia, rangking 5 Decha Apriliany Suwandi, rangking 6 Lukman Nurhakim, rangking 7 Khisballah Makhfuldh, rangking 8 Suci Larasati Renaery Relfi, rangking 9 Santalia Putri Andriana, dan rangking 10 Panji Nugroho. Kemduian, juga diumumkan siswa berprestasi mendapat nilai 10 dalam mata pelajaran diujiankan (Bahasa Inggris), yang diraih oleh Sarah.

"Sesuai janji Kepsek SMPN I Karimun dikelulusan UN tahun ini bagi peraih rangking 1-10 diberikan penghargaan berupa uang tunai. Untuk rangking 1 sebesar Rp 1 juta, rangking 2 Rp 750 ribu, rangking 3 Rp 500 ribu, rangking 4 Rp 250 ribu, rangking 5 Rp 150. Kemduain untuk rangking 6-10 masing-masing menerima Rp 100 ribu. Sedangkan terhadap siswa mendapat nilai 10 dalam mapel tersebut, yakni Sarah diberikan sebesar Rp 500 roibu," terangnya.

"Dana yang diberikan tersebut sebagai untuk memotivasi anak- anak yang lulus agar terus giat belajar dan menuntutu ilmu pendidikan sampai kejenjang sekolah lebih tinggi lagi," kata Syahmaiti.

Sementara, Sekretaris Disdik Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim dikonfirmasi kembali menyebutkan, kelulusan siswa-siswi SMP/MTs se-Kabupaten Karimun sebagai peserta UN tahun ini persentasenye 99,83 persen.

"Peserta UN jenjang SLTP sederajat tahun ini sebanyak 3.623 orang, dengan rincian laki-laki berjumlah 1.785 dan perempuan 2.247. Dari jumlah keseluruhan itu, tercatat 3.617 orang yang lulus, sedangkan tidak lulus sebanyak 6 orang," terangnya.

"Dari ke 6 orang siswa-siswi tidak lulus itu ialah, di SMPN 2 Karimun 2 orang, SMPN I Tanjung Batu 1, SMPs MAHA BODHI 1, SMPN  2 Kundur  1, dan yang terakhir SMPN  1 Moro  1 orang," terang Bakri lagi mengalhiri.(nov.k)


images/1182.jpg

Kapolres Karimun, AKBP Dwi Suryo Cahyono didampinggi Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Antunios Gea mengangkat paket ganja kering asal Pekanbaru yang didapat dari ketiga tersangka berinial HS (22), J (27) serta H (32) saat press realease, Sabtu (14/5/2014) sekitar pukul 11.30 WIB didepan ruang rapat utama Mapolres Karimun.

KARIMUN, (KT) -  Satres Narkoba Polres Karimun, Provinsi Kepri berhasil mengamankan narkoba diduga jenis ganja kering diperkirakan seberat 1,5 Kg berasal dari Pekanbaru, Provinsi Riau yang dibawa melalui salah satu pelabuhan rakyat di Karimun.

Kapolres Karimun AKBP.  Dwi Suryo Cahyono dalam press realease didepan ruang rapat utama Mapoolres Karimun, Sabtu (14/6/2014) sekitar pukul 11.30 WIB mengatakan, barang haram tersebut didapat dari tangan tiga orang tersangka berinisial HS (22) warga RT 001 RW 002 Jl. Pertambangan Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, J (27) warga RT 003 RW 002 Kelurahan Baran, Kecamatan Meral, dan H (32) warga RT 003 RW 007  Selat Mendaun, Desa Parit, Kecamatan Karimun.

Kapolres didampingi Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Antonius Gea menyampaikan kronologis penangkapan, setelah menerima informasi dari masyarakat, ketiga tersangka itu ditangkap pada hari, Rabu (11/6/2014) yang dimulai pukul 22.00 WIB dengan tempat berbeda-beda.

Disampaikannya, penangkapan pertama kali dilakukan terhadap tersangka HS di RT 001 RW 002 Jl. Pertambangan Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing. Tersangka tersebut pada saat digeladah, ditemukan 4 paket kecil ganja kering dibungkus mengunakan plastik warna puting bening, yang disimpan didalam saku atau kantong celananya. Tidak sampai disitu, pengeladahan kerumah tersangka juga dilakukan, dan hasilnya kembali ditemukan sebanyak 14 paket barang serupa.

"Ganja kering yang didapat setelah berhasilnya HS ditangkap berjumlah 18 paket yang dibungkus dalam plastik warna putih bening. HS mengaku barang tersebut didapatkannya dari tersangka berinisial J," terangnya.
Berdasarkan pengakuan HS, pengejaran dan pencarian J (tersangka kedua) di RT 003 RW 002 Kelurahan Baran, Kecamatan Meral dilakukan.

"Dari tangan J ditemukan 1 paket besar ganja kering diperkirakan seberat 1 Kg dibungkus dengan lakban warna coklat yang disimpan didalam kopernya, serta 16 paket serupa lainnya. Setelah diintrogasi, J mengaku mendapat barang haram tersebut dari tersangka berinisial H," terangkanya lagi.

Masih ada tersangka ketiga berinisial H itu, pengejaran dilanjutkan lagi. Akhirnya, dengan kehebatan Satrenarkoba Karimun, H warga RT 003 RW 007  Selat Mendaun, Desa Parit berhasil dibekuk di kontrakannya terletak di Jl Bukit Senang, Kecamatan Karimun.

"Tersangka H menyebutkan ganja kering seberat 1,5 Kg seperti yang ditemukan dari kedua orang tersangka lainnya itu, didapat dari Rahmat yang kini DPO Mapolres Karimun. Menurut pengakuan H, Rahmat saat ini kabarnya berada di Pekanbaru," papar Kapolres Karimun.

Lebih jauh lagi Kapolres Karimun menuturkan, paket-paket ganja berhasil diamankan dari tangan ketiga tersangka tersebut, untuk paket besar yang dibungkus dengan lakban warna coklat dibelinya seharga Rp 2,5 juta, kemudian paket gulung yang dibungkus dengan lakban warna coklat juga seharga Rp 600 ribu pergulungnya. Sedangkan untuk paket kecil dalam kemasan plastik Rp 50 ribu perpaket.

"Modus yang digunakan tersangka masih mengunakan gaya lama. Meskipun demekian, Mapolres Karimun beserta jajaran
tetap melakukan pengawasan, baik itu di pelabuhan domestik maupun pelabuhan rakyat. Maka dari itu, diminta kepada seluruh masyarakat untuk membantu pihak kepolisian," katanya sekaligus berharap.

Ditempat yang sama Kasat Narkoba Polres Karimun, AKP Antonius Gea mengatakan, tangkapan ganja kering dengan tiga orang tersangkanya merupakan tangkapan paling besar di tahun 2014 ini.

"Dari Januari sampai Juni tahun 2014 ini tercatat 13 kasus narkoba yang berhasil ditangkap. Dari semua kasus tersebut, ada yang masih tahap penyelidikan, dan juga ada sudah P21-kan," paparnya.

Ditanya apakah ada kesulitan saat penangkapan ketiga tersangka itu, Kasat Narkoba Polres Karimun menyebutkan, semua tersangka ketika ditangkap tidak ada  melakukan perlawanan. Dalam penangkapan semuanya berjalan mudah dan lancar," katanya.

Setelah dibekuk ketiga orang tersangka dengan ditemukan ganja kering, juga ada barang bukti (BB) lainnya yang diamankan, berupa 1 buah tas rancel warna hitam, 1 buah koper warna hitam, 1 unit HP Blackberry tipe 9300 warna hitam," terangnya.

BB lain sambungnya, berupa  2 unit HP merek Nokia, 1 unit sepeda motor merek Honda Vario warma biru putih, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio J BP 4813 KO warna merah, 1 buah gunting, 1 buah pisau, 1 buah lakban warna coklat, dan uang tunai senilai Rp 900 ribu hasil penjualan ganja kering. Dari apa perbuatan dilakukannya, ketiga tersangka tersebut dijerat pasal 114 JO 111 dengan hukuman maskimal 15 tahun penjara," pungkasnya mengakhiri.(nov.k)


  images/1183.jpg

Bupati Karimun, Nurdin Basirun bersama salah seorang warga di Desa Keban, Kecamatan Moro sedang melihat-lihat rumah warga yang dihantam angin puting beliung, turun pada dini hari beberapa hari kemarin.

KARIMUN, (KT) - Angin ribut disertai hujan deras yang melanda Tanjung Balai Karimun, pada, Kamis (12/6/2014) sekitar pukul 01.30 WIB (dini hari) kemarin ternyata memporak-porandakan rumah warga di Desa Keban, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun.

Terjadinya musibah tidak terduga itu, tercatat sebanyak 38 unit rumah warga di Desa masuk dalam kategori wilayah hinterland tersebut mengalami rusak parah.

Mengetahui apa yang terjadi Bupati Karimun, Nurdin Basirun didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karimun Ir. Hazmi Yuliansyah, M.Si, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karimun Faisal Taufiq, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun Indra Gunawan, serta Camat Moro, M. Fidias mengunjungi korban puting beliung itu, Jum'at (13/6/2014).

Bupati Karimun ketika dikonfirmasi, meminta kepada dinas terkait yang menangani musibah terjadi untuk diberikan bantuan secepat mungkin.

"Ini musibah yang tidak dikehendaki masyarakat. Tetapi ini sudah terjadi, jadi diminta bantuan kepada korban bencana alam ini cepat disalurkan," tegas Bupati Karimun kepada Kadinsos.

Dalam kunjungannya, orang nomor satu memimpin daerah berlandaskan beberapa azam itu sangat terharu melihat banyaknya rumah warga di Kecamatan Moro dihantam angin puting beliung yang turun belum lama ini.

"Dinas terkait, Camat dan Kades setempat cepat mendata warga yang terkena musibah. Salurkan dengan cepat pula kebutuhan yang mudah diberikan. Untuk bahan-bahan materialnya sesegara mungkin dibagikan. Sehingga, rumah warga yang hancur dihantam angin puting beliung cepat ditempati pemiliknya lagi seperti semula," tegasnya kembali.

Sementara itu salah satu korban puting beliung Yatim (57) saat ditemui mengatakan, sebelum kejadian dirinya beserta istri dan anak sudah tertidur. Dikarenakan, mendengar rintik hujan dan angin kencang, membuat dirinya terbangun dari tidur lelap.

"Hujannya tidak seberapa lebat, justru angin yang semakin kencang berhembus. Tidak lama kemudian, beberapa  rumah warga disini sudah dihantam angin puting beliung, dan kamipun yang semulanya berada didalam rumah berhamburan keluar," ungkapnya.

"Dengan responnya Bupati Karimun dalam musibah yang kami hadapi ini, kami sebagai korban bencana alam sangat mengucapkan ribuan terimakasih yang sebesarnya," ucap Yatim.

Ditempat yang sama Kadinsos Karimun menyebutkan, dalam mendistribusikan bantuan kepada korban bencana angin puting seperti ditinjau ini terlebih dahulu dilakukan koordinasi dengan Camat dan Kades setempat.

"Koordinasi itu seperti, melakukan pendataan agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan kujungan ini salah satunya sekalian melihat kondisi rumah warga Desa Keban yang tidak layak huni untuk dimasukan dalam Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) pada Tahun 2015 mendatang," kata Indra.

Disamping itu Camat Moro Muhammad Fidias memaparkan, 38 rumah menjadi korban bencana alam ini, dengan rincian 24 unit di Desa Keban, 13 di Dusun Permai dan satu rumah di Desa Pauh," terangnya mengakhiri.(nov.k)

images/1181.jpg

 Rokok Merek Luffman yang masih berada di Dalam Kardus ketika di abadikan oleh Wartawan di salah Satu Toko di Kecamatan Tanjungbatu Kota, kabupaten Karimun, Kepri.

Karimun,(KT) – Gencarnya pemberitaan di media online, karimuntoday.com terkait maraknya peredaran rokok tampa pita cukai merek luffman ditanggapi serius oleh  Kabid Penindakan dan Sarana Operasi DJBC Kepri Agus Wahono, kepada media ini via sms dia mengatakan, Bahwa anggotanya beberapa waktu lalu sudah melakukan penangkapan  salah satu spead boat dari galangbaru batam yang membawa 207 kardus rokok merek luffman yang hendak dibawa ke tembilaha(inhil-riau).

“ Dia menegaskan jajaranya yang dipimpinya tidak pandang bulu dengan aksi penyeludupan yang merugikan Negara, mengenai adanya temuan bahwa rokok merek luffman beredar dipasaran, seperti di swalayan, toko dan warung-warung sebenarnya bukan tanggung jawab dari P2 kanwil  lagi, tetapi sudah ranah Kasie P2 KPPBC Karimun, namun kalau keberadaan rokok tersebut memang AI (positif), ada gudangnya kita akan lakukan penangkapan,” Ujarnya dengan Tegas

“Ditambahkanya lagi, Kalau ada oknum pegawai Bea dan Cukai di bawah komando P2 yang melakukan beking agar rokok tersebut bisa lolos dari penangkapan, maka kalau diketahui akan ditindak tegas, sebab perbuatanya telah melanggar aturan,” Pungkasnya(lh/junaidi ST)


images/1180.jpg

Kantor Kepala Desa Lubuk Kecamatan Kudur Kota, Kabupaten Tanjungbalai Karimun, Kepri.

Kundur,(KT) – Masyarakat Desa Lubuk Kecamatan Kundur Kota Kabupaten  Karimun,Kepri  sangat menyesalkan terkait adanya dugaan oknum Mantan Ketua BPD menjual mesin gingset yang nota bene bantuan dari P3DK untuk penerangan lampu listrik bagi masyarakat Desa Lubuk, yang saat itu aliran listrik belum sampai ke desa tersebut.

Hal tersebut dikatakan salah seorang warga Desa Lubuk Inisial,(AM) kepada media ini mengatakan, Dia mendapat informasi mesin ginset tersebut sudah dijual sekitar enam bulan silam oleh Oknum Mantan Ketua BPD  inisial (NHR),dijual kepada Inisial (MD),padahal mesin tersebut sangat bermanfa,at bagi warga desa lubuk, oleh sebab itu diminta kepada bapak camat kota untuk mengusut apakah benar mesin tersebut telah dijual oleh Mantan Ketua BPD Desa Lubuk.

“ Mesin Gingset bantuan dari P3DK telah raib dari desa, menurut informasi dari warga lainya, mesin tersebut sudah dijual oleh Oknum Mantan Ketua BPD kepada MD, benar tidaknya informasi tersebut diharapkan kepada bapak camat kundur kota untuk dapat mengungkap kebenaranya, dan apabila memang benar mesin tersebut sudah dijual oleh oknum mantan ketua BPD, agar dapat dikembalikan lagi ke desa, “ Harap warga

Ditambahkanya lagi,  Kalaulah benar adanya Mantan Ketua BPD Desa Lubuk menjual mesin gingset tersebut untuk kepentingan pribadi, tentu masyarakat desa lubuk sangat kecewa, sebab mesin tersebut adalah milik masyarakat  desa lubuk secara keseluruhan dan lagian mesin tersebut adalah mesin bantuan, seharusnya aparatur di desa memberikan  contoh tauladan kepada masyarakatnya bukan sebaliknya, Ujar Warga tersebut

  Sementara itu, Atan  Kepala Desa Lubuk ketika dikonfirmasi media ini terkait adanya dugaan mantan ketua BPD Desa Lubuk Menjual Mesin Gingset dengan entengnya dia  mengatakan,”  Itu urusan BPD’ Ujarnya Singkat

Secara terpisah, Sukari SH Camat Kundur Kota sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya dugaan Mantan Ketua BPD Desa Lubuk yang menjual mesin gingset bantuan dari P3DK, belum dapat dimintai konfirmasinya. (Junaidi ST)  


images/1114.jpg

Tampak, SDN 004 Dimana Oknum Guru Agama tersebut mengajar.

KARIMUN, (KT) - Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB), Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Azman Zainal meminta Mapolres Karimun mengusut dugaan kasus pencabulan dialami murid kelas 2 SDN 004 Karimun, yang pelakunya diduga kuat  berinisial Z (50) merupakan guru agama di sekolah tersebut dengan cepat.

Menanggapi keterangan Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Yoga Buanadipta bahwasanya dugaan kasus pencabulan murid kelas 2 SDN 004 Karimun masih tahap penyelidikan, dan masih mengumpulkan barang bukti, Azman menilai  pihak kepolisian dalam menangani kasus dugaan pencabulan terjadi di SDN 004 Karimun dinilai sangat lambat.

"Orang tua korban sudah melaporkan kejadian dialami anaknya itu, yang kabarnya pada bulan Maret lalu. Meskipun baru berstatus dugaan, kejadian tersebut perlu ditanggapi seirus, jadi pihak kepolisian tunggu apa lagi.," tegasnya.

Disampaikannya, kasus pencabulan dan pelecahan seksual terhadap anak dibawah umur (pelajar) disemua jenjang sekolah di Negara Indonesia pada umumnya sedang marak-maraknya terjadi. Seperti, di Jakarta International School (JIS) yang merupakan sebuah sekolah internasional swasta di Jakarta, Indonesia.

Lebih jauh dikatakannya, pihak kepolisian semestinya sudah ada tindakan yang dilakukan dalam mengungkap kasus tersebut. Dengan cara, melakukan visum terhadap murid yang menjadi korban, dan guru diduga kuat sebagai pelaku hendaknya diperiksa secepatnya Dengan demikian, walaupun memakan waktu kasusnya akan terungkap.

"Guru sebagai pendidik dan menjadi panutan, bukan melakukan tindak kekerasan apalagi sampai mencabuli muridnya. Jadi adanya dugaan guru agama SDN 004 Karimun yang mencabuli muridnya, merupakan tamparan keras dan hal sangat memalukan dunia pendidikan ditanah air ini,khusunya di kabupaten karimun, kepri" ucap Azman dengan lantang.

  Ditambahkan Azman juga mengkritik keras Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Karimun,Kepri yang dipimpin Sudarmadi sebagai Kepala Dinas (Kadisnya).

Dikatakannya, dalam kejadian yang masih dugaan ini Disdik Karimun terkesan mau mendiamkan masalah, hanya untuk menyelamatkan nama baik dinas tersebut.

"Besar kemungkinan Disdik Karimun sudah mengetahui kejadian tersebut. Namun, sengaja didiamkan. Jika saya dengar ada perdamaian tentang dugaan kasus pencabulan di SDN 004 Karimun, saya akan bertindak, seperti yang terjadi beberapa bulan lalu seorang oknum guru yang menghamili janda enggan bertanggung jawab, namun setelah diberitakan oleh media online karimuntoday.com, barulah sang oknum guru tersebut mau bertanggung jawab, namun, celakanya pihak dinas pendidikan karimun, tidak ada memberikan sanksi sedikitpun kepada oknum guru tersebut." kata Azman mengakhiri

Secara terpisah orang tua korban dari siswi yang di senyalir mengalami pencabulan dari oknum guru agama tersebut, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait dugaan kasus pencabulan yang menimpa anaknya.(nov.k)

 

images/1169.jpg

Rokok Merek Luffman Tampa Pita Cukai beredar bebas serta mudah didapat di swalayan, toko maupun warung-warung dipemukiman masyarakat di Kabupaten Karimun, Kepri.

Karimun,(KT) – Maraknya peredaran rokok merek luffman tampa pita cukai di Kabupaten Karimun, Kepri, tentu akan berdampak kepada  kebocoran  pemasukan untuk Negara dari sector cukai, sedangkan instansi bea cukai sebagai garda terdepan untuk meminimalisir peredaran rokok  tampa cukai tersebut seakan –akan tidak berdaya, untuk itu diharapakan kepada Dirjen Bea dan Cukai untuk  menurunkan timnya  ke kabupaten karimun, kepri.

 

Hal tersebut dikatakan, Kuncus salah seorang Ketua LSM dikepri kepada media ini mengatakan, Peredaran rokok tampa cukai merek luffman sudah mencapai fase yang mengkwatirkan, akibat peredaran rokok tersebut tidak menutup kemungkinan sudah meliaran rupiah Negara dirugikan dari sector pajak cukai, namun, celakanya, pihak Bea dan Cukai di bawah naungan Kanwi DJBC Khusus Kepri  seakan-akan tutup mata dengan peredaran rokok tersebut  dan masyarakat dengan mudah mendapatkan  rokok tersebut karena  dijual dengan bebas di swalayan, toko  maupun warung-warung dengan harga perbungkusnya relative murah.

 

  Dia berharap agar Bapak Dirjend Bea dan Cukai untuk menurunkan timnya ke Kepri, untuk melakukan penindakan serta pencegahan terhadap maraknya peredaran rokok merek luffman tampa pita cukai, di pasarkan ditengah masayarakat dengan bebas tampa ada tindakan dari institusi  Bea dan Cukai di daerah, sehingga terindikasi oknum-oknum di instansi tersebut telah bermain mata dengan para pemasok atau agen rokok tersebut, sehingga oknum dilingkungan kantor bea dan  cukai di kepri, dibuat tidak berdaya,” Ucap Kuncus

 

Ditambahkanya lagi, Seandainya Bapak Dirjend Bea dan Cukai enggan menurunkan timnya, maka tidak menutup kemungkinan akan muncul  puluhan pabrik rokok di kepri, sebab, mereka para pengusaha dengan mudahnya melmasarkan rokoknya walaupun tampa pita cukai, sebab bead an cukai sebagai garda terdepan dalam pemberatasan atau  sebagai penyelamat uang Negara dari sector pajak, melempam, Imbuh Kuncus

 

Sementara itu, Agus Wahono Kabid P2 Kanwil DJBC Khusus Kepri  ketika dikonfirmasi media ini via sms, terkait maraknya peredaran rokok merek luffman tampa pita cukai di kepri khususnya kabupaten karimun, belum mendapatkan klarifikasi dari sang kabid tersebut, sehingga berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya.(lh)

images/1173.jpg

Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SD Disdik Kabupaten Karimun, Sawirdi, S.Ap.

KARIMUN, (KT) - Dinas Pendidikan (Disdik) melalui Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas), Kabupaten Karimun melaksanakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) implementasi kurikulum 2013 untuk guru jenjang Sekolah Dasar (SD) kelas I dan II se-Kabupaten Karimun, yang menghadirkan sebanyak 10 orang nara sumber, terdiri dari kepala sekolah, guru serta pengawas sekolah.

Pelatihan yang diikuti sebanyak 200 orang guru dengan rincian 130 luar Karimun, dan 70 dari lokal berlangsung selama lima hari secara resmi oleh Kadisdik Kabupaten Karimun, Sudarmadi, bertempat di meeting room Hotel Alisan Tanjung Balai Karimun, Jum'at (13/6/2014) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kadisdik melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SD Disdik Kabupaten Karimun, Sawirdi, S.Ap saat ditemui mengatakan, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006 (KTSP)  dikembangkan menjadi Kurikulum 2013 dengan dilandasi pemikiran tantangan masa depan, adalah seperangkat dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.

Disampaikannya, pemgembangan kurikulum berdasarkan standar nasional pendidikan untuk menjamin pencapaian tujuan pendidikan nasional. Standar nasional terdiri atas standar isi, kompetisi lulusan, tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiyaan serta penilaian pendidikan. Empat dari kedelapan standar nasional pendidikan tersebut, yaitu standar kompetensi lulusan (KSL), standar isi (SI), standar proses (SP), dan standar penilaian (SPen) merupakan acuan dalam mengembangkan kurikulum," ungkapnya.

Lebih jauh Sawirdi menyebutkan, pemerintah telah memberlakukan kurikulum 2013 pada tahun ajaran 2013-2014 dan pegimplemtasiannya dilakukan secara bertahap di sekolah. Tahun ajaran 2013-2014, beberapa sekolah yang diterapkan oleh Kemendibuk RI telah mengimpelemtasi kurikulum 2013, yaitu dimulai dari kelas I, IV, VII dan X. Tahun ajaran 2014-2015 semua sekolah wajib mengimplementasikan kurikulum 2013 untuk kelas I, II, IV, V, VII. VIII, X dan XI. Selanjutnya tahun 2015-2016 semua sekolah dan semua tingkatan pendidikan wajib mengimplementasikan kurikulum 2013 mulai dari kelas I sampai kelas XII.

Lanjutnya, dari pelaksaan kurikulum 2013 di sekolah, ada lima perubahan mendasar antara kurikulum KTSP, yaitu pada persiapan pembelajaran, pelaksaan, dan evaluasi hasil belajar.

Adapun perubahan tersebut dijelaskan Sawirdi, (1) konten kurikulum disesuaikan dengan tingkatan perkembangan usia anak (kedalam, kelulusan dan kesesuaian), (2) kurikulum 2013 berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional. Ketiga, kompetensi kurikulum 2013 mengambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan dan pengetahuan," terangnya.

Selain itu ke (4) standar proses pembelajaran menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci, sehingga berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru. Dan yang terakhir (5) standar penilaian mengarahkan pada penilaian komprehensif yang dilakukan secara tegas baik penilaian tes maupun non-tes berbasis autentik," paparnya Sawirdi.

"Ini program Pemerintah Pusat bekerjasama setiap Pemerintah Daerah yang harus dijalankan dan diterapkan. Agar pelaksanaan kurikulum 2013 dapat berjalan dengan baik pada tahun ajaran 2014-2015, yang sasarannya untuk guru SD kelas I, II, IV dan V, kemudian untuk jenjang SMP kelas VII dan VIII, serta SMA/SMK kelas X dan XI, Disdik Kabupaten Karimun memandang perlu dilaksanakan pelatihan bagi para guru yang akan melaksanakan kurikulum tersebut," tuturnya.

Sementara itu Fungsional Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kepri, Imam Edi Supriyanto ketika dijumpai dilokasi acara menuturkan, kegiatan ini merupakan bagian kebijakan dari Kemendikbud untuk melatih atau mensosialisasikan untuk keseluruh kenjang sekolah, yakni SD, SMP, SMA dan SMK dalam mengiplementasi kurikulum 2013 yang harus diterapkan pada tahun ajaran 2014.

Menurut Imam Edi Supriyanto, sosialisasi seperti ini sangat penting, karena peningkatan mutu pendidikan.

''Dengan sosialiasasi ini, adanya pemahaman yang sama setiap guru, sehingga siap menerapkannya pada tahun ajaran mendatang. Kemudian, Dengan pelatihan seperti ini, tersosialiasinya kurikum 2013 untuk seluruh guru dari semua jenjang sekokah se-Indonesia khusus di Provinsi Kepri," harapnya mengakhiri.(nov.k)

 

 

 

 

images/1179.jpg

Bupati Lingga, Drs. H. Daria sedang menanam Pohon.

LINGGA,(KT) - Pemerintah Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri Memperingati hari lingkungan hidup se Dunia Acara peringatan tahun ini di adakan Lomba kreatipitas daur bekas ulang tingkat SMA  Sederajat se kabupaaten Lingga , acara di buka oleh bupati Linga H,Daria Di halaman  aula Kantor Bupati Lingga dan penyerahan pohan Mangrove dan  Durian Mangga Mengkasih  Oleh Bupati Lingga H.Daria, kepada Kepala Desa Panggak Darat kedes panggak laut kades  Narekeh kades Kelumu ,masing masing menerima 200 batang pohon .

 Bupati lingga H,Daria dalam sambutannya mengajak masyarakat kabupaten Lingga agar  selalu menjaga lingkungan ,selalu bersih dan jangan membuang sampah sembarangan  jangan membuang sampah di sungai apalagi sungai  Daik ,  Dan penanaman 1000 pohan oleh Bupati lingga di lingkungan perkantoran kabupaten lingga.

Di acara  menyambut hari lingkungan hidup sedunia tersebut   turut hadir Plt Sekda Lingga M.Aini Kepala Dinas Kehutanan Lingga Aswat, dan  Plt kadis Pora Lingga Siswandi (RS)

images/1178.jpg

Teh yang disajikan dalam kemasan gelas, bermerek Teh 2Tang (Zegar) diproduksi PT. Tang Mas Depok-Indonesia ditemukan lendir.

KARIMUN, (KT) - Kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk selalu waspada dalam mengkonsumsi minuman teh yang disajikan dalam kemasan gelas. Soalnya, air teh yang disajikan harus diragukan mengenai bersih dan kesehatannya.

Seperti penuturan Eriyadi, warga Bukit Senang RT 01 RW 03 Kecamatan Karimun kepada karimuntoday.com, Kamis (12/6/2014), dirinya menemukan lendir berwarna putih yang sudah mengumpal didalam minuman teh yang disajikan dalam kemasan gelas, bermerek Teh 2Tang (Zegar).

Dikatakannya, minuman kemasan yang diproduksi oleh PT. Tang Mas Depok-Indonesia ditemukan ada lendir itu dibeli dari salah satu warung oleh anaknya sebanyak tiga gelas.

"Saya meminta anak membeli minuman teh dalam kemasan gelas itu, dibelinya merek tersebut sebanyak tiga gelas. Dari ketiga itu, hanya satu saja ditemukan lendir yang mengumpal," ucapnya.

Disampaikan Eriyadi, ada temuan yang menjijikan itu membuat dirinya merasa aneh. Pasalnya, sudah sering mengkonsumsi minuman kemasan tersebut berbagai merek lainnya, belum pernah menemukan lendir.

"Sudah terbilang sering juga saya membeli teh yang disajikan dalam kemasan gelas, baru kali inilah saya temukan lendir bercampur dengan isinya," aneh Efriyadi.

Diutarakannya, setelah mengkonsumsi teh yang disajikan dalam kemasan gelas, bermerek Teh 2Tang (Zegar) diproduksi PT. Tang Mas Depok-Indonesia ditemukan lendir walaupun sedikit, badannya terasa panas.

"Saat ini baru terasa panas, belum tahu apakah ada dampak yang dirasakan lainnya. Pada intinya, masyarakat mulailah waspada disaat mengkonsumsi teh yang disajikan dalam kemasan gelas dijual dipasaran," katanya sekaligus menghimbau.

Pada kesempatan ini Efriyadi menegaskan kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun bekerjasama dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melakukan inspekdi mendadak (Sidak) keseluruh Distributor penjual minuman kemasan dan barang lainnya.

"Dinas dan instansi terkait harus memandang perlu adanya temuan itu. Kalau tidak ditanggapi dengan cepat, sangat membahayakan bagi masyarakat," tegas Efriyadi mengakhiri.(nov.k)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« September 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          
DISPENDA KARIMUN