karimuntoday.com

karimuntoday.com

 

 

 

 

images/140.jpg

Tampak, Aksi Solidaritas Warga Kemiri, Grobogan.

Grobogan,(KT) - Puluhan massa warga desa Kemiri,kecamatan Gubug,Grobogan,Jawa Tengah ,menggelar aksi solidaritas atas tewasnya Rifki Widarto(18) salah seorang warga desa Kemiri tanggal 6 desember lalu. Massa menuntut agar pihak kepolisian ngusut tuntas penyebab kepastian tewasnya Rifki.

 

Sekitar lima puluhan warga desa Kemiri,kecamatan Gubug,Grobogan,Jawa Tengah,Senin siang (30/12) melakukan long mach sejauh dua kilometer. Massa yang merupakan para tetangga dan teman korban Rifki Widarto ini menggelar aksi solidaritas atas tewasnya korban yang dibuang disungai Wulan desa Undakan Kidul kecamatan Karang Tengah kabupaten Demak.

 

Menurut karyadi,koordinator aksi,aksi ini sebagai bentuk solidaritas warga desa kemiri dan sekitarnya kepada keluarga korban rifki widiarto sekaligus mencari keadilan atas tewasnya rifki, siswa kelas tiga SMA Negeri 1 Godong yang hingga kini belum ada titik terang.”Aksi ini sebagai bentuk solidaritas terhadap keluarga korban untuk mencari keadilan siap yang membunuh korban,” ucap Karyadi

 

Dia menambahkan, aksi ini akan terus dilakukan sambil mencari sumbangan untuk keluarga korban agar kasus ini segera terungkap.

 

Dalam aksi tersebut,massa membagi-bagikan selebaran kepada para pengendara motor yang lewat dan membawa kardus tempat sumbangan yang ditempeli foto rifki. Aksi ini sempat membuat arus lalu lintas dibunderan gubug tersendat. Anggota koramil gubug dan polisi yang disiagakan pun terlihat sibuk mengatur jalannya arus lalu lintas. Aksi ini akan terus berlanjut sampai ada titik terang kasus dugaan pembunuhan korban. Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus ini.(nur)



images/113.jpg

Tampak, Salah seorang wartawan foto dari media cetak harian lokal sedang mengambil momen disaat ada warga yang akan membeli terompet milik Perida, didepan Swalayan Oriental Jl A Yani Kecamatan Karimun, Senin (30/12/2013).

KARIMUN (KT) - Beragam jenis terompet menyambut tahun baru 2014 yang tinggal 2 hari lagi, saat ini sudah banyak dijual. Repida salah seorang pedagang musiman yang membuka lapak didepan Oriental Swalayan Kecamatan Karimun saat ditemui karimuntoday.com, Senin (30/12/2013) sekitar pukul 14.30 WIB mengatakan, berjualan terompet sambut tahun baru sejak 26 Desember lalu.

Perida menyebutkan, berjualan terompet dimulai sejak pukul 10.00 WIB pagi hingga ke pukul 22.00 WIB. Kecuali dimalam menyambut tahun, berjualan sampai pukul 00.00 WIB.

Tambahnya, terompet yang dijual  beragam model ada 10 jenis, dengan harga yang berbeda juga mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 18.000," terang pedagang musiman itu.

Lanjutnya lagi, dari pertama jualan kemarin sampai 29 Desember semalam, penghasilan perharinya rata Rp 130 ribu. Sementara penjualan hari ini (30/12/2013) baru memasuki pukul 15.00 WIB sudah mendapat hampir Rp 200 ribu," ungkapnya.

Pantauan karimuntoday.com dilapangan, ruas wilayah Jl A Yani Kelurahan Sungai Lakam, Kecamatan Karimun terlihat hampir belasan pedagang musiman yang menjual terompet beragam jenis.

Selain itu masih dalam pantauan, sejumlah pusat perbelanjaan (swalayan) dan toko baju memberikan diskon sebesarnya dalam menyambut pergantian tahun 2013 ke 2014. (nov.k)

 

images/037.jpg

Tampak, Bupati Karimun, Nurdin Basirun melantik Basri Muhammad sebagai Kepala Desa Parit periode 2013-2019, Senin (30/12/2013).

 

KARIMUN (KT) - Pesta demokrasi pemilihan Kepala Desa (Kades) Parit Kecamatan Karimun periode 2013-2019 terdapat 4 kandidat yang mencalonkan, yaitu Basri Muhammad, Muhammad Arif, Ahmad AW dan Azhar Ain (Kades yang lama) telah usai.

Selesai pemilihan itu Kades yang menguasi 2 wilayah, yakni Desa Parit 1 dan 2 pada 02 Desember 2013 lalu, akhirnya Basri Muhammad memperoleh suara terbanyak dari kandidat lainnya.

Data yang berhasil dihimpun karimuntoday.com hasil pemungutan suara dari 4 kandidat calon Kades Parit periode 2013-2013, untuk Basri Muhammad memperoleh suara 468 (suara terbanyak). Sedangkan diurutan kedua Muhd. Arif dengan suara 302, urutan ketiga Azhar Ain 125 suara dan Ahmad AW diposisi keempat dengan 19 suara.

Bertempat di lapangan sepak bola Desa Parit 1 Bupati Karimun, Nurdin Basirun secara resmi melantik Basri Muhammad sebagai Kepala Desa (Kades) Kecamatan Karimun periode 2013-2019, Senin (30/12/2013) sekitar pukul 11.30 WIB.

Turut hadir pada pelantikan Kades terbilang meriah ini Sekda Karimun, Arif Fadillah, Kapolres Karimun, AKBP Dwi Suryo Cahyono, Camat Karimun, Ramli, S.Sos, Kabag Lingkungan Hidup (LH), Amjon, sejumlah anggota DPRD Karimun dari berbagai fraksi dan masyarakat setempat.

Bupati Karimun dalam sambutannya meminta kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersamaan, dan mendukung Kades yang baru dilantik dalam sama-sama memajukan Desa Parit dan pada umumnya daerah Kabupaten Karimun.

Disampaikannya, jabatan dipegang Kades yang baru ini adalah semua amanah. Tentunya jelas sangat berbeda dengan dulunya yang hanya sebagai masyarakat biasa.

"Segala macam persoalan masyarakat yang didengar, diterima dan dihadapi harus disikapi dengan bijaksana. Selain itu terpenting sekali, apa yang dijanjikan dengan masyarakat pada waktu pemilihan harus ditepati," tegas Nurdin kepada Basri M.

Rom, meminta terpilihnya Basri M sebagai Kades Parit 1 dan 2 Kecamatan Karimun yang baru lebih dapat memajukan serta mengembangkan Desa Parit dari pada sebelumnya," pinta warga itu.

Sedangkan warga lainnya Azhari kepada karimuntoday.com menegaskan terhadap Basri M untuk lebih mementingkan pembangunan insfratrukrut Desa Parit 1 maupun 2.

"Jalan dari Parit 1 hingga  perbatasan Parit 3 (Desa Selat Mendaun) sudah sangat rusak parah. Jadi kepada Kades yang baru dilantik harus memperbaikinya dengan segera dan memperhatikan pembangunan insfratruktur lainnya," harapnya.

Usai kata sambutan dari Bupati Karimun, acara dilanjutkan dengan penyerahan dana Purna Bhakti kepada Azhari Ain (Kades yang lama), seterusnya dilakukan pemberian ucapan selamat kepada Kades Parit periode 2013-2019 Basri M beserta istri.

Sementara itu Basri M sebagai Kades Parit periode 2013-2019 yang terpilih saat ditemui, membenarkan mengenai adanya janji saat pemilihan kepada masyarakat pada saat pesta demokrasi waktu lalu.

"Saya memmang berjanji. Dan janji tersebut ialah percepatan pembangunan infrastruktur (jalan), pembangunan pesantren perbatasan, dan pemutakhiran data warga penerima raskin. Beberapa Dari hal tersebut menjadi program terdekat," kata Basri mengakhiri. (nov.k)

 

 

images/409.jpg

Tampak, Becak yang Hendak di Lelang.

 

Grobogan,(KT) - Nasib tragis dialami Bronto(47) warga desa Kemiri,Gubug,Grobogan,Jawa Tengah, yang kehilangan putra ketiga dari empat bersaudara ini. Putranya Rifki (18) siswa SMA Negeri 1 Godong sejak ditemukan pada hari minggu (8/12) dalam keadaan tewas  di sungai wulan desa Undakan Kidul,Karang Tengah,Demak hingga kini belum diketahui penyebab kematiannya. Sampai dua puluh tujuh  hari kematian anaknya ini,Bronto dan istrinya hanya bisa menangis ketika teringat putranya. "Saya sudah melapor ke pihak kepolisian namun sampai sekarang belum ada kejelasan penyebab kematian Rifki," ucap Bronto,ayah korban.

Dirinya yang hanya bekerja sebagai tukang becak ini akan melelangkan becak satu-satunya yang dia miliki untuk sedekahan empat puluh hari anaknya Dirinya berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas apa penyebab kematian anaknya.

Seperti diberitakan media Tribunjateng.com Rifki ditemukan terapung di sungai wulan desa Undakan Kidul,kecamatan Karang Tengah,kabupaten Demak pada minggu (8/12) dengan kondisi mayat yang cukup mengenaskan dengan beberapa luka bekas penganiayaan.

Saat ditemukan Rifki mengenakan kaos oblong hitam dan celana panjang pramuka da disaku celana terdapat emblem(bet) sekolah SMA Negeri 1 Godong."Setelah dievakuasi korban kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara untuk diautopsi penyebab kematian,ujar Kasat Reskrim polres Demak AKP Zaenul Arifin(9/12)

Dia menambahkan ndari hasil autopsi diketahui paru-paru korban dalam kondisi kering dan dokter menyatakan terdapat beberapa bekas luka penganiayaan.

Keluarga korban berharap pihak kepolisian bisa mengusut tuntas siapa pelaku yang diduga membunuh korban.(noer)


images/289.jpg

Tampak, Rektor UK, Abdul Latif ketika di Wawancara wartawan Media ini.

 

KARIMUN (KT) - Sebanyak 293 orang mahasiswa-mahasiswi Universitas Karimun (UK) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri dari lima fakultas angkatan ke-II di wisuda, Sabtu (28/12/2013) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam wisuda yang digelar bertempat di Gor Indoor Kecamatan Tebing, dihadiri Bupati  Karimun, Nurdin Basirun, Ketua DPRD Karimun, R. Bahtiar serta beberapa anggota DPRD Karimun, Rektor Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Jati Nangor Bandung, Suhajar Diantoro,

Adapun rincian mahasiswa Universitar Karimun (UK) angkatan ke-II yang di wisuda adalah, Fakultas Ilmu Polotik (Fisipol) proram studi Administrasi sebanyak 61 orang dan Ilmu Komunikasi 10.

Sementara itu untuk Fakultas Perikanan (Faperika) program studi Budi Daya Perikanan 1 orang, Fakultas Ekonomi Program studi Akutansi 12, Fakultas Teknik Program studi Imformatika 21 dan Planologi 6. Sedangkan Fakultas Kejuaran Ilmu Pendidikan (FKIP) program studi PGSD 174 orang, kemudian program studi pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi 10 orang.

Rektor UK dalam pidatonya mengatakan, saat ini jumlah mahasiswa yang aktif berkisar 2.500 orang dengan 5 kejuruan dan 14 kejuaran.

Lanjutnya, wisuda yang dilaksanakan ini adalah perjuangan dan pengorbanan untuk menciptakan masyarakat Kabupaten Karimun penuh dengan intelektualitas.

"Kedepannya UK akan mensejajarkan diri dengan Universitas ditingkat daerah maupun nasional dan akan merambah ke internasional," ungkapnya dengan semangat.

Disampaikan Latif, mahasiswa yang di wisuda untuk angkatan pertama sebanyak 86 orang terdiri dari 3 fakultas, dengan kejuruan yakni, fakultas teknik, sosial politik dan ekonomi.

''Dengan semakin banyaknya mahasiswa yang di wisuda, banyak pula masyarakat yang memiliki intelektual dan baramoter, sehingganya adanya kontribusi bagi daerah dan masyarakat,'' harap Latif.

Sementara itu Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam sambutannya, meminta kepada seluruh mahasiswa untuk menjaga nama baik Universitas Karimun.

''Manfaatkan ilmu yang telah dimiliki. Pemkab Karimun akan membantu menempatkan disetiap perusahaan yang ada,'' kata Nurdin singkat

Proses wisudawan mahasiswa universitas karimun (UK) juga dihadiri, Rektor Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Jati Nangor Bandung, Suhajar Diantoro, menurut informasi didapat media ini rencananya Gubernur Kepri ikut menghadiri wisuda para mahasiswa tersebut, namun sampai akhir acara, gubernur kepri tidak menampakan hidungnya. (nov.k)

 

images/264.jpg

Tampak, Kapal Pengangkut Balpres ILeggal yang ditangkap Bea dan Cukai Karimun, Kepri.(photo.ilustrasi).

KARIMUN (KT) - Barang tangkapan Kanwil DJBC Kepri berupa pakaian bekas dalam kemasan karung dan ballpres periode 2011-2013 yang dimusnahkan dengan cara dibakar oleh pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun pada, Senin (23/12/2013) di dalam area PT. Karimun Granite (KG) Kecamatan Meral Barat menuai manjadi buah bibir masyarakat.

Parahnya, barang selundupan yang merupakan barang bukti dari perkara tindak pidana telah berkekuatan hukum tersebut sebanyak  8.523 pakaian bekas dalam kemasan karung dan ballpres tidak semua dimusnahkan, akan tetapi diperjual belikan oleh pengusaha muda berinisial "R" kepada pedagang penjual pakaian bekas.

Adapun pakaian bekas yang dimusnahkan kemarin sesuai keterangan dari pihak Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun, adalah muatan dari KM Syifa sebanyak 680 karung, pakaian bekas sebanyak 643 karung muatan KM Samudra Jaya serta ban dalam mobil bekas.

Selain itu, muatan KLM Cinta Damai berupa 28 karton guci keramin bekas, tiga buah kasur atau spring bed dan beberapa perabotan rumah tangga bekas lainnya. KM Berkat Selayar berupa 6.700 karung pakaian bekas, dan muatan KM Berkat Jaya sebanyak 500 karung pakaian bekas.

Pantauan karimuntoday.com dilapangan setelah acara pemusnahan kemarin,
hingga Jum'at (27/12/2013) masih ada saja pakaian bekas dalam kemasan karung dan ballpres dikeluarkan dari gudang Kanwil DJBC Kepri dibawa ke bekas pabrik limun wilayah Kecamatan Meral mengunakan mobil lori.

Masih pantauan media ini dilapangan, satu persatu lori berwana kuning keluar masuk gudang dengan leluasa tanpa ada hambatan sedikitpun mengangkut barang tersebut. Hal dikarenakan adanya pengawalan sejumlah pemuda dan oknum aparat dari  TNI AD.
Salah seorang sumber penjual pakaian bekas di Pasar Puakang Kecamatan Karimun saat ditemui mengatakan, pakaian bekas yang dijual pengusaha R tersebut mulai dari harga 50 ribu sampai 200 ribu.

"Harga pakaian bekas dalam kemasan karung berpariasi, mulai dari Rp 50 ribu dampai Rp 200 ribu, harga pakaian bekasnya melihat dari kualitasnya," kata sumber.

Dalam hal ini diduga kuat antara Kanwil DJBC Kepri dan Kejaksaan Negeri Tanjung Balai Karimun ikut bekerjasama dengan pengusaha R dalam aksi memperjual belikan barang hasil tangkapan seharusnya dimusnahkan semuanya, namun kenyatanya bertolak belakang hanya  untuk memperkaya diri serta golongan.

Sementara itu, Pengusaha berinisial R Sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya dugaan menjual balpres hasil tangkapan serta bekerjasama dengan oknum kanwil bea dan cukai kepri serta oknum dikejaksaan negeri tanjung balai karimun, belum dapat dimintai konfirmaisnya.(nov.k)

 

images/182.jpg

Tampak, Pegawai Dinas Sosial Pemko Tanjungpinang, sedang melayani masyarakat Penerima Bantuan Program Keluarga Harapan.

Tanjungpinang, (KT)-Ratusan orang warga masyarakat kecamatan Tanjungpinang  Barat, menerima Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) pemerintah pusat dari  Anggaran APBN tahun anggaran 2013, Hal itu, melalui Dinas social Kota Tanjungpinang pada hari Jum’at (27/13) 2013
di gedung kantor Perpustakaan Arsip kota Tanjungpinang dijalan Haji Hagusalim  kota Tanjungpinang Provinsi kepulauan Riau.

Ketika awak Media ini investigasi di Gedung perpustakaan tersebut, terlihat ramai  masyarakat memenuhi dalam ruangan pertemuan Gedung perpustakaan kota  Tanjungpinang, petugas panitia terdiri dari Dinas Sosial dan petugas Pos Giro,  tampak sibuk mendata nama-nama yang telah tercantum di catatan mereka. Saat ditanyakan awak media ini kepada salah se orang petugas panitia Misbah,  terkait acara realisasi pembayaran Bantuan PKH, berapa orang junmlah yang  menadapat bantuan melalui Dinas Sosial tersebut?.

Misbah mengatakan kepada awak Media ini, “disini khusus warga masyarakat  kecamatan Tanjungpinang, sekitar 360 orang, bantuan Program Keluarga  Harapan, dari pemerintah pusat, kita disini hanya mendata saja”,  Sesuai data yang kita berikan yang menjadi acuan dari pemerintah pusat untuk  memberikan bantuan tersebut, kita menyediakan pasilitas, rialisasi bantuan  tersebut petugasnya juga ada memantau disini. Jelas Misbah.

Menurut sumber lain mengatakan kepada wak Media ini, sejumlah warga yang  mendapat bantuan tersebut, “terlihat ada yang tidak sesuai, karena bantuan  Program Keluarga Harapan untuk masyarakat yang kurang mampu,  “akan tetapi disini, Masyarakat yang sudah mampu ada yang menerima bantuan  tersebut”, mungkin yang mendata tak beres, yang tidak patut dapat bantuan, kok  dapat bantuan, diperkirakan ada permainan, sebut sumber itu yang tidak mau  namanya dipublikasikan di Media ini.jelas.

Sebahagian warga calon menerima bantuan tersebut sedikit menggerutu kepada  media ini, yang tidak mau namanya disebutkan disini,“petugas yang menyalurkan  bantuan ini aneh”,sebut sumber itu,  Karena kalau nama istri yang tercatat, suaminya tidak dapat mengambil bantuan  tersebut, pada hal nama suami itu tercantum didalam kartu keluarga (KK), kalau  istri kita tidak dapat hadir karena ada kepentingan, tentu bantuan itu, akhirnya  tidak dapat diterima, kan Aneh”. kata sumber itu lagi. Sepertinya ada perpainan “telah terjadi nipotisme” terkait penyaluran bantuan  PKH di Dinas social kota Tanjungpinang, karena warga yang mampu pun dapat  bantuan, pada hal banyak warga tak mampu yang tidak dapat bantuan tersebut.

Ketika berita ini di unggah media ini belum dapat mengkonfirmasi kepada pihak  terkait, mulai dari pendataan warga yang berhak mendapatkan, hingga Dinas yang  diberi kewenangan untuk menyalurkan bantuan PKH tersebut. (sdr)

 

 

images/157.jpg

Tampak, Tukiri yang sudah sesatu Minggu menghilang dari rumahnya, oarang tua tukiri berharap agar tukiri segera pulang kerumah, dan bagi masyarakat yang  mengetahui keberadaan Tukiri, agar dapat memebritahukan kepada kedua orang tua tukiri.

Grobogan,(KT) - Tukiri, warga desa Berjak,Wonosegoro,Boyolali, jawa tengah,sejak seminggu ini hilang dari rumah. Orang tua dan para tetangga hingga kini pun terus mencari keberadaan tukiri,pria yang mengalami keterbelakangan mental ini hingga ke purwodadi grobogan,jawa tengah.


Menurut tetangga korban sarmonah, tukiri saat itu hendak ikut ibunya ke pasar untuk membeli kebutuhan sehari-hari,namun oleh ibunya Tukiri tidak diperbolehkan. Tanpa sepengetahuan ibunya tukiri mengikuti ibunya ke pasar. Ibunya yang baru pulang dari pasar pun kaget saat melihat tukiri tidak ada di rumah.

Keluarga tukiri dibantu para tetangganya pun terus mencari keberadaan tukiri. "Saat pergi Tukiri memakai kaos warna biru,memakai tasbih,usianya skitar tujuh belas tahun,berambut ikal," ucap Sarmonah

Bagi yang melihat atau menemukan seorang pria berciri-ciri seperti diatas silahkan menghubungi nomor 0813922621618/085728322685 atau diantar ke dukuh bendobobok rt 12 rw 04 desa bercak kecamatan wonosegoro,boyolali,jawa tengah.(Noer)


images/270.jpg

Tampak, Bupati Karimun, Nurdin Basirun melantik pejabat eselon III dan IV dilingkungan Pemkab Karimun, di gedung Serba Guna Setdakab Karimun, Jum'at (27/12/2013) sekitar pukul 14.30 WIB.

KARIMUN (KT) - Sebanyak 131 pejabat dilingkunhan Pemkab Karimun, Provinsi Kepri dengan rincian 21 orang pejabat eselon III dan 110 eselon IV diangkat sumpah jabatan serta dilantik oleh Bupati Karimun, Nurdin Basirun di gedung Serba Guna Setdakab Karimun, Jum'at (27/12/2013) sekitar pukul 14.30 WIB. Turut hadir dalam pelantikan Wakil Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq, Ketua DPRD Karimun, R. Bahtia serta Kepala SKPD Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, Nurdin Basirun dalam sambutannya mengatakan, mutasi adalah hal yang wajar untuk memberikan motivasi, dorongan  dan penyegaran kepada pejabat struktural. Dalam kesempatan ini Nurdin menyampaikan, pejabat yang dilantik adalah pejabat yang menjalankan amanah dengan baik, serta hasil karya kerja keras dalam mengemban tugas menjalan roda pemerintahan.

"Jangan merasa pelantikan seperti ini dianggap sebagai penganiyaan," ungkapnya.

Diakhir sambutannya Nurdin meminta kepada pejabat yang dilantik, dapat menjalankan tugas (kinerja) ditempat baru dengan sebaiknya dan sunguh-sunguh."Jabatan sebuah amanah. Jika kotori maka apa yang dikerjakan tidak akan sempurna," tegasnya mengakhiri.

Adapun pejabat eselon III berganti posisi diantara  Dwiyandi Kurniawan dari Camat Meral menjadi Kabag Tapem Kabupaten Karimun. Sedangkan posisi mantan Kabag Tapem dulunya, Mohd. Isnainie menjadi Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Karimun.

Sementara jabatan Camat Meral saat ini adalah, Eko Riswanto, dan yang mengantikan posisinya sebagai Sekretaris BKP ialah, Wefi Emawati.
Selain itu masih eselon III, Camat Kundur Utara yang dulunya Sukari saat ini dipegang oleh Netty Widaty, sedangkan Sukari sebagai Camat Kundur.
Selesai prosesi pengambilan sumpah jabatan serta pelantikan, acara diteruskan salam-salaman sebagai ucapan selamat, kemudian diteruskan dengan foto bersama Bupati Karimun. (nov.k)

Saturday, 28 December 2013 09:11

Laknat, Bapak Setubuhi Anak Tiri di Karimun

 

images/199.jpg

Tampak, Oknum Bapak Tiri yang mencabuli Anaka tirinya dengan biadab, seharusnya sebagai orang tua, melindungi anaknya, walaupun itu setakad anak tiri, namun, apa yang dilakukan oleh oknum tersebut tidak bisa dima,apkan begitu saja, semoga mendapat hukuman yang maha berat, sehingga ada efek jera bagi oknum-oknum orang tua gila, agar tidak menyetubuhi anak kandung maupun anak tirinya lagi kedepan.(photo.ilustrasi).

KARIMUN (KT) - Kasus persetubuhan atau pemerkosaan yang dilakukan Marihot Marbun (pelaku) kelahiran 14 April 1972 terhadap anak tirinya masih dibawah umur,saat ini menjadi buah bibir dikalangan masyarakat.

Nasib malang menimpa anak baru gede (ABG) tersebut, adalah anak kandung dari Hotmian Situmorang (istri pelaku) kelahiran Pamutaran  13 September 1967, Sumatera Utara, Provinsi Medan, yang kini sebagai guru honor bahasa Inggris di SD Swasta Vidya Sasana.

Kutipan karimuntoday.com dari salah satu media cetak harian lokal, perbuatan pemerkosaan itu terjadi sejak tahun 2009 hingga sekarang dilakukan di rumah korban beralamat di Kali Rawa RT 03 RW 06, depan Kampung Harapan Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun karimun.

Masih dalam kutipan, setelah mempergoki secara langsung saat anak kandungnya digauli, Hotmian Situmorang melaporkan suaminya ke Mapolres Karimun, dengan nomor laporan polisi (LP-B /192 /XII /2013, tanggal 22 Desember 2013).

Dalam kejadian ini seorang warga lainnya, yakni Parulian Sabar Siahaan kelahiran 08 Juli 1968, warga Jl Kpg Kalibaru RT 01 RW 06 Kelurahan Sungai Lakam Kecamatan Karimub, Kabupaten Karimun juga ikut serta menyetubuhi anak dibawah umur tersebut. Atas perbuatan bejad itu, keduanya dikenakan pasal 81 ayat 1 dan 2 UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Salah seorang sumber yang tidak mau namanya disebutkan kepada karimuntoday.com, Jum'at (27/12/2013) mengatakan, kejadian asusila sejak tahun 2009 lalu itu terbongkar setelah korban menceritakan apa yang dialaminya kepada keluarga kandung ayahnya (alm) saat berada kampung halaman, Medan kemarin.

"Keluarga dari ayah kandung korban merasa curiga dan aneh datangnya korban  pulang kekampung halaman dengan tiba-tiba yang seharusnya bersekolah. Timbulnya kecurigaan itu, keluarga dikampung halaman langsung menanyakan dengan korban apa sebenarnya terjadi. Setelah mendengarkan pengakuan dari korban, keluarga dikampung halaman dengan segara menghubungi keluarga di Tg Balai Karimun," kata sumber menceritakan.

Disampaikan sumber lagi, kasus pemerkosaan yang dilakukan ayah kepada anak tiri itu sangat hangat dibicarakan dikalangan masyarakat."Diwarung kopi, rumah makan atau swalayan, dan dijalan-jalan semua membicarakan kejadian tersebut," katanya.

Sementara itu informasi lainnya dihimpun karimuntoday.com, lamanya terkuak kasus pemerkosaan tersebut disebabkan adanya ancaman terhadap korban dari ibu kandungnya sendiri. (nov.k)

Canggai Putri

KALENDER BERITA

« April 2014 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30        
DISPENDA KARIMUN