humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 27 June 2017

 

Ket Photo : Rumah Mewah Mantan Kadispenda Batam.

Batam,(KT) – Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Barisan Reformasi Gemilang (Barelang) Yusril Koto mengatakan, sebagai warga negara yang telah memenuhi kewajiban membayar Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) seperti di amanatkan dalam pasal 23A UUD 1945, ia berpendapat bahwa bagi-bagi dana sebesar Rp4.732 miliar dengan dalih sebagai upah pungut atau insentif merupakan perbuatan tercela. Karena tidak sesuai rasa keadilan dan menciderai norma dalam kehidupan bermasyarakat, apalagi sebagai warga negara yang merasa sudah dibebani dengan kenaikan tarif listrik Batam yang selangit. Sementara oknum pejabat dan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Batam hanya ongkang-ongkang kaki dapat bagi-bagi dana berpotensi merugikan negara.

“Padahal mereka sadar mereka tak memberikan pelayanan listrik, tidak bekinerja dalam melakukan pemungutan PPJU,” kata Yusril Koto kepada Kritisnews.com, di Batam Center, Selasa (27/6/2017).

Ia meminta agar Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam mengusut dan periksa serta kembalikan dana tersebut yang bersumber dari masyarakat Batam atas PPJU saat membayar rekening listrik bright PLN Batam termasuk token listrik.

Ket Photo : Rumah Mewah Mantan Kabid Penetapan Dispenda Batam.

“Bagi-bagi dana PPJU yang bukan hasil kinerjanya, itu jelas terindikasi perbuatan melanggar hukum, dan Kejari harus usut tuntas itu,” terangnya.

Ketua LSM Barelang itu mengistilahkan tindakan tersebut merupakan ‘Perampasan’ uang PPJU dengan dalih upah pungut atau insentif yang tak bisa didiamkan, apalagi dianggap hilang dan tak dikembalikan.

“Ya, karena uang itu seharusnya kan masuk ke kas daerah kemudian dikelola sebagai uang negara, dialokasikan untuk pembangunan daerah dengan tujuan mensejahterakan masyarakat, bukan masuk kantong pribadi untuk memperkaya diri oknum pejabat Pemko dan PNS Dispenda Batam,” ungkapnya.

Seperti diketahui, berdasarkan audit BPK tahun 2016, sekitar Rp4.732 miliar dengan dalih sebagai upah pungut dan insentif dibagi-bagikan kepada PNS Dispenda dan oknum pejabat Pemko lainnya, antara lain, triwulan pertama, mereka dapat insentif Rp668, juga, triwulan kedua, Rp1.143 miliar, triwulan ketiga Rp2.744 milar dan triwulan keempat Rp195 juta.

Bagi-bagi insentif itu tak sesuai ketentuan PP 69/2010 dan Perwako Batam nomor 20/2013 tentang tata cara pemberian dan pemanfataan insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah. Karena yang melakukan pemungutan PPJU adalah bright PLN Batam bukan pejabat maupun PNS Dispenda Batam.

Dalam audit BPK juga disebutkan, bahwa selama tahun 2016 bright PLN Batam hanya menyampaikan surat hasil pemungutan PPJU sebanyak 2 kali. Pada September 2016 dengan nilai Rp 11.492.835.548 dan Oktober 2016 sebesar Rp11.102.621.870.

Menurut ketentuan itu pihak yang menerima insentif antara lain, Kadispenda Batam, PNS Dispenda, Walikota dan Wakil Walikota serta Sekretaris Daerah (Sekda) Batam. (sumber:kritisnews.com.karimuntoday.com)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Jalur Mini Sedang Berpacu.

 

Kuantan Mudik,(karimuntoday.com) - Demi meningkatkan solidaritas kita sebagai masyarakat yang punya budaya dan tradisi, maka Desa Pantai Kecamatan Kuantan Mudik,Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, gelar Pacu Jalur Mini

 

Dalam sambutanya, Kepala Desa Pantai. MARWIN menyampaikan Pacu jalur merupakan budaya yang sudah dikenal disetiap daerah, wilayah maupun ke mancanegara, karena budaya yang kita miliki sudah merupakan objek wisata di seluruh daerah yang ada di indonesia Dibuktikan dari beberapa tahun belakangan ini, pacu jalur di tepian narosa teluk kuantan yang pernah dibuka langsung oleh mentri pariwisata Indonesia.

 

 Namun, dalam hal ini marwin juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari pemikiran pemuda pemuda yang giat, dan seluruh lapisan masyarakat seperti kepala desa beserta perangkat, Ketua BPD beserta anggota, alim ulama maupun tokoh masyarakat yang turut aktif, acara pacu jalur mini ini kita adakan setiap tahunya, dengan melibatkan seluruh desa desa yang ada di kecamatan kuantan mudik, tanpa terkecuali.

 

 Tetapi. tentu ada aturan aturan yang harus kita ikuti, karena acara ini akan diadakan selama tiga hari tambahnya", Karena tujuan kita mengadakan kegiatan ini untuk mempererat tali silaturrahmi antara masyarakat desa dan pemimpinya, karena dengan wadah ini kita juga dapat memupuk kebersamaan kita dengan masyarakat desa lainya yang ada diwilayah kec. Kuantan mudik ini. ujar marwin menandaskan

 

Ket Photo : Kepala Desa Pantai, Marwin Membuka secara resmi kegiatan pacu jalur mini, tampak penyerahan pendayung sebagai simbolis kepada Ketua Pelaksana, Saripudin.

 

Ketua Panitia Pelaksana, Saripudin juga sempat menyampaikan kepada awak media karimuntoday.com bahwa acara ini bertujuan membentuk kerja sama pemuda dan meningkatkan persatuan serta membangun sikap bergotong royong di masyarakat Kemudian terakhir Ketua Pemuda Desa Pantai, Risman juga berharap kepada peserta yang ikut bertanding pada putaran kedua nanti. Agar dapat menjaga sportifitas, menjaga kekompakan dan saling harga menghargai sesama anak pacuan, baik masyarakat yang ada di desa pantai ini, maupun peserta yang hadir dari desa luar dari masyarakat desa Pantai,

 

 Karena kita lihat bersama, masyarakat sangat antusias mengikuti acara pacu jalur mini ini, yang kita adakan pada hari kedua hari raya aidil fitri ini Selanjutnya Risman menhimbau, “kepada seluruh perwakilan jalur agar dapat bekerja sama dalam menjaga keamanan, karena acara ini merupakan acara silaturrahmi kita bersama,”  ujarnya menandaskan

 

Dari pantauan wartawan karimuntoday.com dilapangan, acara berjalan lancar dan kondusif, dan tampak masyarakat sangat Antusias untuk menontot Pacu Jalur Mini Tersebut.(Eki Maidedi)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« June 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30