humas karimun
humas karimun

Peringati Hari Kesaktian Pancasila di Karimun, Ini Tanggapan Sejumlah Stakeholders

Published in KARIMUN
Written by  02 October 2017
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Gubernur Kepri, Nurdin Basirun ketika di Wawancara Wartawan.

 

Karimun, (KT) - Peringatan hari kesaktian pancasila di Kabupaten Karimun dilakukan dengan menggelar upacara bersama di halaman kantor Bupati Karimun, Minggu, (01/10/17).

 

Upacara dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karimun, FKPD, SKPD serta OPD di Kabupaten Karimun. Bertindak selaku pimpinan upacara Dandim 0317/TBK, dalam amanat upacaranya, Dandim mengatakan, Hari kesaktian pancasila yang diperingati setiap tanggal 01 Oktober adalah momentum mengenang para pahlawan yang berkorban dalam menghadapi perlawanan dari pihak -pihak yang ingin menggantikan pancasila sebagai ideologi negara. Pemberontakan G30S/PKI adalah perlawanan terhadap ideologi pancasila oleh Komunisme, sehingga komunisme dilarang di Indonesia.

 

Sementara itu Bupati Karimun yang ditemui sejumlah awak media usai upacara mengatakan, peringatan hari kesaktian pancasila yang diakumulasi dari sejarah pemberontakan G30S adalah untuk mengenang, turut merasakan apa yang dirasakan pahlawan agar pemuda maupun masyarakat tumbuh semangat nasionalisme yang terpatri dihatinya masing-masing, ujarnya.

 

Ditempat yang berbeda, Gubernur Kepulauan Riau yang berkunjung selama 2 hari ke pulau Karimun besar, dalam acara HUT ke -1 Jurnalis Karimun (JK) juga memberikan tanggapan terkait hari kesaktian pancasila, gubernur mengatakan, Pancasila yang merupakan kesepakatan leluhur para founding father untuk menyatukan kemajemukan bangsa Indonesia yang terdiri dari beragam suku, etnis dan agama adalah Ideologi pemersatu bangsa yang mengikat seluruh komponen bangsa, " Pancasila adalah keputusan final yang tidak bisa diganggu gugat, pembelaan terhadap pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara adalah wajib dilakukan setiap warga negara," ucapnya.

 

Gubernur menambahkan, Pancasila hari ini masih diganggu oleh pihak-pihak yang ingin menggantikan pancasila dengan ideologi lain sebagai ideologi negara, tumbuhnya paham-paham radikal yang ingin memecah belah bangsa kita, harus ditangkal dengan melakukan pemberian pemahaman dikalangan anak dan remaja oleh pendidik di sekolah, oleh media dan oleh semua pihak, tutur Gubernur.

 

Pada kesempatan itu, gubernur memberikan hadiah sepeda kepada anak didik dari sejumlah sekolah yang hadir pada acara itu, bagi anak yang bisa menjawab pertanyaan gubernur seputar pancasila.(DS)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« July 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31