humas karimun
humas karimun

Putin lontarkan kritik pedas pada band punk Pussy Riot

Published in DUNIA
Written by  merdeka 08 September 2012
Rate this item
(0 votes)

Harapan band Punk Pussy Riot asal Rusia untuk terbebas dari vonis penjara harus tertunda lantaran Presiden Vladimir Putin memberikan pernyataan pedas pada anggota kelompok musik itu.



Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Jumat (7/9), mereka sedikit takut sebab kecaman Putin dinilai dapat mencampuri keputusan hakim. Pussy Riot tengah meminta keringanan hukuman pada pengadilan Rusia. Mereka divonis dua tahun penjara atas aksi menentang pemerintah di Katedral Yelokhovsky, Ibu Kota Moskow.

Putin menilai aksi itu melukai perasaan umat Katolik. "Negara berkewajiban melindungi perasaan orang beriman," katanya. Kelompok musik digawangi seluruhnya oleh perempuan ini dituding menyebarkan kebencian pada agama.

Presiden ini juga mengkritik kepolisian yang tidak mengambil tindakan saat salah satu vokalis Pussy Riot, Nadezhda Tolokonnikova, terlibat pesta seks di sebuah museum empat tahun lalu. Padahal kejadian itu diungga di Internet dan pihak berwajib sudah melihatnya. "Dari nama band saja sudah tidak senonoh dan Anda jangan pura-pura tidak tahu," Putin menegaskan.

Pimpinan Negeri Beruang Merah itu menyerukan agar semua warga negara menghormati simbol agama. Putin juga membantah dirinya menyuruh pengadilan untuk memenjarakan Pussy Riot. Meski sadar dengan hal terjadi pada band punk perempuan itu, Putin menegaskan dirinya tidak ikut campur atas keputusan hakim.

[fas]

KALENDER BERITA

« August 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31      
DISPENDA KARIMUN
DISPENDA KARIMUN