humas karimun
humas karimun

Rakerkesda Resmi Dibuka, Bupati Karimun Harapkan Program Yang Diajukan Dinas Kesehatan Dengan Kebutuhan Dilapangan Bisa "Mecing"

Published in KARIMUN
Written by  10 October 2017
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo :  Bupati Karimun H.Aunur Rafiq memukul gong pertanda dibukanya Rakerkesda Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun disaksikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Cecep Yudiana di Ball room meeting hotel 21 Karimun, Selasa, (10/10/2017).

 

 

Karimun,(KT) - Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda),yang baru pertama kali diadakan yang melibatkan Puskesmas dari seluruh kecamatan di Kabupaten Karimun, resmi dibuka yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Karimun di Ball room meeting hotel 21 Karimun, Selasa,(10/10/17).

 

Bupati Karimun H. Aunur Rafiq berharap dengan diselenggarakannya Rakerkesda ini, bisa menampung apa yang menjadi persoalan di lapangan, sehingga antara yang diajukan oleh Dinas Kesehatan dengan kebutuhan dilapangan yang dirasakan Puskesmas bisa "mecing", antara botton up dan top down itu bisa nyambung, ujarnya.

 

"Sehingga program kegiatan yang dianggarkan pada APBD 2018 bisa direncanakan, jika tidak bisa secara keseluruhan, paling tidak sebagian besar yang dibutuhkan oleh puskesmas, Dokter, Bidan, perawat yang tersebar di Kecamatan yang ada bisa diakomodir", ungkapnya.

 

Aunur Rafiq melanjutkan, tadi telah disampaikan keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai, kemudian kendala-kendala apa saja yang dihadapi saat ini, salah satunya belum terlengkapinya sarana dan prasarana penunjang di setiap puskesmas, contohnya masih ada kecamatan yang belum memiliki puskesmas seperti di Ungar dan Meral Barat yang sedang dalam tahap pembangunan, hal ini akan dibahas saat raker ini.

 

Berkaitan dengan tenaga medis khususnya dokter PTT, juga masih kekurangan, mungkin karena rendahnya insentif yang diberikan karena daerah kita daerah kepulauan, oleh karena itu kita minta 2018, insentif bagi dokter PTT kita tinjau kembali agar disesuaikan dengan kebutuhan serta letak wilayahnya, dan yang kedua untuk insentif tenaga medis yang bertugas di pulau-pulau juga kita tinjau kembali dan nanti kita minta hasil masukan dari raker ini, hal ini agar terjadinya pemerataan dan keadilan, papar Rafiq.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi kepada insan pers yang meliput mengatakan, seperti yang disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau Pak Cecep tadi, bahwa pada 2019 seluruh puskesmas harus terakreditasi, kalau tidak, tidak bisa bekerjasama dengan BPJS, untuk saat ini kita prioritaskan 6 (enam) Puskesmas dikarenakan cukup susah menyiapkannya karena dari sisi administrasi dan kelengkapan dinilai, sekarang memasuki penilaian tahap akhir dari 5 (lima) kriteria penilaian yang dinilai oleh badan independent, kita harapkan terakreditasi semuanya, untuk puskesmas yang lainnya kita harapkan tuntas terakreditasi pada tahun 2019, dan kita optimis, tutupnya. (DS)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« October 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31          
DISPENDA KARIMUN
DISPENDA KARIMUN