humas karimun
humas karimun

Warga Pulau Panjang Hulu Inuman Kuansing Pertanyakan Proyek Seminisasi Tanpa Papan Plang

Published in KARIMUN
Written by  19 October 2017
Rate this item
(0 votes)

 

 

Ket Photo : Proyek Seminisasi Tanpa Papan Plang di Desa Pulau Panjang Hulu,Kecamatan Inuman, Kabupaten Kuansing, Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT) - Perbaikan infrastruktur jalan di Desa Pulau Panjang Hulu Kecamatan Inuman Kabupaten Kuansing,Provinsi Riau, bagaikan proyek siluman. Pasalnya proyek tersebut tidak dilengkapi dengan papan plang sehingga masyarakat tidak mengetahui proyek tersebut berasal dari mana, dan pagu anggaranya berapa serta luas dan panjangnya berapa,sehingga masyarakat tentunya tidak bisa mengawasi proyek tersebut.

 

Masyarakat Desa Pulau Panjang Hulu ingin proyek tersebut transparan agar benar-benar dikerjakan maksimal.

 

"  Aneh bisa tak berplang dan seperti siluman begitu," sebut warga sekitar yang enggan disebut namanya pada Rabu kemarin (18/10/17).

 

Dalam Undang-Undang No.2 tahun 2017 tentang jasa konstruksi menjelaskan bahwa masyarakat berhak mengawasi bangunan atau jalan yang dibangun dengan anggaran yang bersumber dari dana desa maupun dari dana Kabupaten/Propinsi.

 

"Namun bagaimana masyarakat bisa mengawasi bila berapa besar anggaran saja masyarakat tidak mengetahuinya. Siapa rekanan tidak diketahui, berapa panjang jalan yang dibangun tidak diketahui akibat tidak adanya papan informasi proyek tersebut, apakah ini proyek siluman atau nggak,masyarakat tidak tahu,“ ulasnya sedikit menyesali.

 

Bukan tentang pembangunan seminisasi saja yang dipertanyakan masyarakat Desa Pulau Panjang /hulu tersebut. Pam Bimas air yang dibangun sudah sekian lama juga demikian. Sebab sampai saat ini, sumur bor tersebut tidak ada berfungsi dari mulai dibangun dan meterannya pun tak ada.

 

Ketika karimuntoday.com menghubungi Kades Pulau Panjang Hulu membenarkan mengenai PAM BIMAS AIR tersebut tak bagus.

 

Namun narasumber KT mengatakan kalau sumur bor yang dibangun di dusun 3 Pulau Panjang Hulu tersebut, dulunya  air sumur tersebut airnya sangat jernih karena  pernah dikonsumsi masyarakat untuk air minum,”  Tuturnya

 

Secara terpisah, Arif Budiman salah seorang Praktisi Hukum di Kuansing kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia berharap agar pihak yang berkompoten salah satunya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, untuk melakukan pengawasan terhadap  penggunaan dana desa agar lebih ekstra ketat lagi untuk melakukan pemantauan dilapangan, sehingga bisa meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi, dan pihak penegak hukum diminta juga untuk melakukan penyelidikan,” Pintanya (Ridho/roder)

 

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30