humas karimun
humas karimun

Disenyalir Limbah Pengolahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. KMS Mencemari Sungai Aiek Pidong Ribuan Ikan Mati

Published in KARIMUN
Written by  15 November 2017
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Bantaran Sungai Aek Pidong di Desa Terang Bulan,Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura (Sumut).

 

Labuhan Batu Utara,(KT) - Limbah Pengolahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. KMS yang berlokasi di Desa Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura sudah beberapa kali mencemari Sungai Aek Pidong yang menimbulkan ribuan ikan mati.

 

 Pada Tanggal 4 September 2017 yang lalu masyarakat disekitar Sungai Aek Pidong ini dihebohkan dengan matinya ribuan ikan dan mengapung yang kemudian mereka laporkan kepada salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara, dan kejadian tersebut terulang kembali pada tanggal 22 Oktober lalu. Masyarakat kembali menemukan ribuan ikan yang mengapung dan mengabilnya untuk dijadikan barang bukti dan diserahkan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara yang akan mereka jadikan bukti laporan kepada penegak hukum.

 

 S. Pasaribu salah seorang warga setempat mengatakan, bahwa mereka cukup kesal kepada pihak menejemen PKS PT.KMS yang sembarangan membuang limbah ke Sungai Aek Pidong tanpa proses pengolahan limbah yang benar dan mengharapkan PKS tersebut segera ditutup dan ditindak sesuai peraturan yang berlaku.

 

 Sementara itu Erbin Dasopang, Kordinator NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara dalam keterangannya kepada Media ini mengatakan, bahwa pada tanggal 8-9 November yang lalu Team mereka melakukan investigasi lapangan untuk menelusuri asal muasal limbah yang menimbulkan matinya ribuan ikan di Sungai Aek Pidong tersebut.

 

 Dari hasil penelusuran ditemukan bahwa asal muasal limbah tersebut diindikasikan dari PKS PT.KMS yang mengalirkan limbahnya ke sungai tersebut.Berdasarkan hasil investigasi tersebut, NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara membuat laporan pengaduan kepada KAPOLDA SUMUT untuk ditindak lanjuti secara hukum, dan dalam pernyataannya Erwin Dasopang menegaskan akan mengawal terus proses laporan yang mereka lakukan ke POLDASU dan berharap agar perusahaan tersebut dapat ditindak sesuai hukum dan dia akan tetap memantau PKS PT.KMS untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi, Tegas Erwin Dasopang pada (14/11).

 

 Perlu diketahui Hingga saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhan Batu Utara sampai saat ini belum melakukan Tindakan terkait Pencemaran Lingkungan ini.

 

Diharapkan Kepada Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia agar segera Melakukan Tindakan tegas terhadap Perusahaan dinilai Perusak Lingkungan Hidup.

 

Secara Terpisah, Menejer PKS PY KMS Sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya dugaan PKS yang dipimpinya membuang limbah ke Sungai Aek Pidong, belum dapat di konfirmasi.(KH)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31