humas karimun
humas karimun

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Cabe di Pasar Tradisonal Karimun Merangkak Naik

Published in KARIMUN
Written by  23 November 2017
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Kondisi di Pasar Tradisional Puan Maimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) - Karakteristik kuliner masyarakat indonesia yang menjadikan cabe sebagai bumbu dasar masakan, menjadi urgensi ketersediaan dapur rumah tangga bahwa stock cabe harus ada, sehingga kebutuhan, kontrol dan ketersediaan akan cabe diperlukan perhatian khusus oleh pemerintah, terutama terkait permainan harga oleh tengkulak, meskipun Kemendag dalam rilisnya mengatakan ketersedian bahan pokok termasuk cabe aman, bukan berarti harga cabe didaerah bisa dipastikan tidak membuat kocek bolong, apalagi menjelang hari -hari besar, sepeti natal dan tahun baru yang sudah didepan mata.

 

Dari pantauan karimuntoday.com disejumlah pasar tradisional di Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, Kamis,(23/11/17) harga cabe mengalami kenaikan, Ijum, salah seorang pedagang di pasar bukit tembak, Meral ditengah kesibukannya melayani pembeli mengatakan, hingga hari ini, cabe terus merangkak naik, bulan september lalu, harga cebe merah dari luar daerah seperti cabe merah jawa Rp.30-35 ribu per kilo gram, bulan Oktober naik menjadi Rp. 35 -45 ribu per kilo gram, kemudian bulan ini, bulan November semakin naik menjadi 55 ribu per kilo gram, belum tau nanti bulan Desember, tuturnya.

 

Sementara itu, Uda, dipasar puan maimun juga mengakui bahwa cabe khususnya cabe merah merangkak naik jelang natal dan tahun baru, Iya, harga cabe cabe jawa dan cabe padang lebih tinggi dari cabe lokal yang ditanam oleh petani dari berbagai daerah di Karimun, untuk cabe merah dari luar daerah saat ini harganya Rp. 54-56 ribu, sedangkan cabe lokal Rp. 45 ribu, diantara cabe ini, cabe Jawa dan Padang lebih diminati oleh pembeli, ujarnya.

 

 Menurut Uda, untuk ketersediaan, tidak terlalu susah mencarinya, permintaan terhadap cabe saat ini saya rasa berkurang, bisanya hanya pembeli secara umum, para ibu rumah tangga, karena sekarang disejumlah perusahaan di Karimun mengurangi tenaga kerjanya, jadi permintaan cabe dari sejumlah usaha catering sedikit permintaan, paparnya.

 

Salah seorang pembeli, Mira, dipasar tradisional bukit tembak Meral mengeluhkan harga cabe, kemaren sekitar bulan januari lebih melambung dari harga sekarang, bulan Juli dan Agustus normal, namun untuk sekarang mulai naik lagi, apakah tidak bisa pengontrolan dan antisipasi harga tidak bisa ditingkatkan lagi, harganya fluktuatif, tapi kenapa setiap hari-hari besar selalu mengalami kenaikan, padahal ketersediannya tidak langka, tanyanya. (DS)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31