humas karimun
humas karimun

Diresmikan Nurdin dan Rafiq, PT. KPP Mulai Pasok Listrik Untuk Sektor Industri di Zona II FTZ Karimun

Published in KARIMUN
Written by  18 January 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Gubernur Kepri Nurdin Basirun didampingi Bupati Karimun Aunur Rafiq, FKPD, serta pimpinan PT.KPP dan PT.Wildar menekan tombol serinai pertanda diresmikannya operasional PT.KPP untuk memasok listrik di Zona II FTZ Karimun, Kamis, (18/01/18).

 

Karimun,(KT) - Berdiam diri sekitar 8 tahun sejak dikeluarkannya izin pada tahun 2010 lalu, akhirnya, PT. Karimun Power Plant (KPP) menunjukkan keseriusannya untuk menyalurkan energi listrik di zona II Free Trade Zone (FTZ) Kabupaten Karimun, hal itu ditandai dengan digelarnya first firing PLTMG PT.KPP (uji coba pengoperasian mesin) yang diresmikan oleh Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Bupati Karimun H. Aunur Rafiq Kamis, (18/01/18) di wilayah kerja PT. KPP, Parit Rempak,Meral.

 

Pimpinan Perusahaan PT. KPP Michael mengatakan, saat ini, kita baru memasok kebutuhan listrik untuk sektor industri di zona II FTZ Karimun dengan kapasitas 5 MW, kedepan bisa ditambah tergantung dengan kebutuhan, pencapaian ini adalah hasil dari kerjasama kita dengan PT. Widar Mandripa Nusantara (Wildar), yang merupakan anak perusahaan dari Perusahaan Gas Negara (PGN), dan tentunya juga karena didukung oleh pemprov Kepri dan pemkab Karimun, ucapnya.

 

Dalam kesempatan itu jua, Dirut PT. Widar, Rizal Wibisono, mengatakan "Pencapaian ini adalah perwujudan dari komitmen kami untuk terus menyebarkan energi, kehadiran tambahan daya listrik dari Widar ini, menurut Rizal juga memberi manfaat bagi industri di Karimun, sebab, selama ini kebutuhan listrik untuk industri sebagian besar masih dipasok menggunakan genset diesel milik industri masing-masing, katanya.

 

Dikatakan Rizal lagi, pasokan listrik ini untuk membantu industri setempat dalam melakukan efisiensi energi dengan menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar gas alam yang disiapkan Wildar didukung oleh PT Energi Powerindo Jaya (EPJ), PT EPJ ini bekerja sama dengan PT VPower Operation Services (VPOS), sedangkan untuk pasokan gasnya, berasal dari PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) yang juga anak usaha PT PGN dan PT Environment Technology International (ETI), Bentuknya berupa Compressed Natural Gas (CNG), paparnya.

 

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq menyebutkan bahwa, Alhamdulillah, setelah sekian tahun ditunggu, akhirnya PT.KPP jadi juga memasok kebutuhan listrik untuk sektor industri di bumi berazam, KPP sudah mendatangkan lima unit Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas 5 MW, sebenarnya, secara keseluruhan, zona II FTZ ini kebutuhan listriknya mencapai 40 MW, meskipun demikian, kita mengapresiasi langkah ini, mudah-mudahan PT KPP membangun lagi, sebut Rafiq.

 

Ditempat yang sama, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, kita menyambut baik langkah ini, kita tidak akan membiarkan investor berjalan sendiri, kita akan bantu untuk memasarkannya, karena, kebutuhan listrik ini juga semacam garansi terhadap investor di daerah kita, mereka investasi, sedangkan kita pemerintah di sisi lain menyiapkan faktor pendukung untuk kelancaran investasi itu, seperti Bandara, jalan, dan tentunya juga listrik, mereka juga akan menyambut baik ini, ujarnya. (DS)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« February 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28