humas karimun
humas karimun

SILATURAHMI KETUA DPD PWRI RIAU DENGAN BURUH PERKEBUNAN SAWIT

Published in KARIMUN
Written by  19 January 2018
Rate this item
(0 votes)

Ket Photo : Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPD PWRI) Propinsi Riau Hj.Raja Susi Dewi Yanti, bersama dengan Para Buruh PT/ICOMAS TUNGGAL.

SIAK,(KT) - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPD PWRI) Propinsi Riau Hj.Raja Susi Dewi Yanti.SS.MM (18/1/18) melakukan kunjungan dalam rangka Silaturahmi dan berdialog dengan buruh,kujungan Ketua DPD PWRI RIAU Hj Raja Susi Dewi Yanti,SS.MM di dampingi Ketua OKK Budi Gunawan dan Rombongan kesalah satu Perusahaan Perkebunan kelapa Sawit di Siak Kecamatan Kandis PT IVOMAS TUNGGAL disambut oleh Ketua Umum DPP FSPPI Propinsi Riau Indra Gunawan Sinulingga berserta jajaran dan PUK SPPI dari berbagai unit kerja yang berada di Kabupaten Siak.

 Hj Raja Susi Dewi Yanti.SS.MM yang juga sebagai pembina DPP FSPPI Propinsi Riau pada acara silaturahmi dan dialog bersama Buruh menyampaikan "Bahwa antara buruh dan Perusahaan seperti 2 sisi mata uang yang tidak terpisahkan,maka dibutuhkan suatu hubungan kerja yang didasari niat baik,saling menguntungkan satu sama lain dan profesional dalam koridor peraturan perundang-undang yang berlaku, hubungan industrial itu didalamnya tentang hak dan Kewajiban.

 Maka dibutuhkan komunikasi yang baik dan terbuka,saling menghargai, menghormati dan tentunya saling menguntungkan,"kata Ketua DPD PWRI Propinsi Riau dalam sepatah kata memberi semangat kepada buruh-buruh PT IVOMAS TUNGGAL Anggota SPPI yang hadir pada pertemuan ini.

Kehadiran kita PWRI Propinsi Riau ketengah-tengah buruh adalah untuk mendengar,melihat dan menyampaikan segala persoalan yang di Alami yang mungkin saja selama ini terlanggar dan tidak di ketahui oleh pihak-pihak yang berwenang baik dari pemerintah maupun pihak pengusaha pemilik dari perusahaan,sudah menjadi tugas seluruh elemen bangsa ini mengambil peran masing-masing berkontribusi dalam percepatan pembangunan daerah khusus di Propinsi Riau Kabupaten Siak,apa lagi saat ini sektor bisnis kelapa sawit menjadi primadona dan memiliki kontribusi besar bagi APBN nasional INDONESIA, dimana menurut data hampir 250 T/tahun saat ini pringkat pertama di duduki oleh sektor perkebunan sawit maka jangan sampai ada persoalan-persolan antara buruh dengan Perusahaan tidak tersampaikan efeknya dapat mengganggu produksi dan iklim investasi dan jelas ini akan merugikan kita semua,untuk itu jika ada permasalah antara buruh dengan pihak perusahaan,kedepan kan dulu agar dapat permasalah diselesaikan melalui dialog,nah jika nanti melalui dialog tidak menemukan kata sepakat masing-masing pihak berhak melanjutkan permasalah sebagai mana mekanisme aturan yang berlaku" jelas Ketua DPD PWRI Propinsi Riau kepada Awak Media.

Pada kesempatan yang sama Ketua DPP FSPPI Propinsi Riau Indra Gunawan Sinulingga menyampaikan,"terima kasih kepada Ketua DPD PWRI RIAU bersama team karena telah jauh-jauh datang ke tengah-tengah Perkebunan sawit di PT IVOMAS TUNGGAL. Kalo masalah tentu masalah dalam hubungan industrial tidak bisa tidak ada,tetapi saat ini yang di butuhkan adalah bagaimana para pihak memposisikan diri masing-masing dalam sebuah komitmen membangun kebersamaan sebagai team work dan saling melengkapi satu sama lainnya. Keseimbangan antara hak juga Kewajiban adanya kepastian hukum sebagai rel hubungan kerja,semangat kekeluargaan hal-hal perlu kembali di bangkitkan guna mencapai hasil kerja yang maximal bagi ke penting kelangsungan Perusahaan dan tentunya juga kesejahteraan buruh yang layak pula bagi kelangsungan hidup sebagai Manusia, "kata Indra Gunawan Sinulingga yang juga Ketua DPC PWRI SIAK menutup cerita.

Pertemuan yang dilaksanakan dengan sederhana namun penuh hikmat di isi juga tanya jawab seputar persoalan yang di alami oleh buruh-buruh di PT IVOMAS TUNGGAL.(roger/rls)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31