humas karimun
humas karimun

MAPAN-RI Minta Menkumham Copot Jabatan Ka Rutan Mandailing Natal

Published in KARIMUN
Written by  21 January 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo :  M Syawaluddin Ketua MAPAN-RI Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

 

 

Madina,(KT) - Maraknya peredaran narkoba di kalangan masyarakat indonesia membuat pemerintah pusat melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan perang terhadap Narkoba. Seperti kejadian yang Belum lama ini terjadi Kabupaten Mandailing Natal.Provinsi Sumatera Utara, seorang Napi yang diduga Bandar Narkoba ditangkap disalah satu hotel mengkonsumsi Narkotika Jenis sabu, Maka dari itu Eleman Masyarakat Penggiat Anti Narkoba Republik Indonesia ( MAPAN-RI) Kabupaten Mandailing Natal yang dengan nyata mendeklarasikan Perang Terhadap Penyalah gunaan dan Peredaran gelap Narkoba.

 

MAPAN- RI Kabupaten Mandailing Natal Meminta Kepada Kanwil KEMENKUMHAM Sumut khususnya Bidang Pemasyarakatan untuk segera mengusut tuntas ada apa di sebalik Pemindahan Tahanan Narkoba dari Lembaga Pemasyarakatan yang kelasnya Lebih Tinggi ke Rumah Tahanan Cabang Natal, seperti yang disampaikan oleh M Syawaluddin Ketua MAPAN-RI Kabupaten Mandailing Natal pada Jurnalis Karimuntoday.com pada Minggu (21/01).

 

Selain itu, DPC MAPAN-RI Madina juga meminta agar seluruh Petugas Rutan Cabang Natal segera di periksa kenapa dengan mudah Narapidana lolos dari Penjagaan dan yang lebih parahnya tertangkap di salah satu Hotel yang tidak jauh dari Rutan Cabang Natal. Jika terbukti ini kelalaian maka di harapkan segera di beri tindakan administrasi agar tidak terulang lagi.

 

Jika hal tertangkapnya salah satu Narapidana yang sedang menjalani masa Binaan di Rutan cabang Natal akibat dari perlakuan khusus dari petugas Rutan Cabang Natal maka kita Harapkan agar Petugas yang memberi fasilitas segera di Copot dan apa bila perlu di pecat dari Tugas sebagai Pegawai Pemasyarakatan di bawah kemenkumham.

 

MAPAN-RI­ Madina juga sangat menyayangkan kejadian ini dimana seharusnya Warga Binaan Berada di dalam Rutan Cabang Natal, ini malahan tertangkap di salah satu Hotel dan yang lebih memprihatinkan saat di grebek Warga Binaan itu memiliki Narkoba Jenis Happy Five dan Extasi, dan Sabu-sabu.

 

 Jika hal ini di biarkan berlarutan maka tak guna kita berharap Mata rantai peredaran gelap Narkoba akan terputus, sia-sia Saja Pihak Kepolisian Republik Indonesia bersama Badan Narkotik Nasional Bertungkus lumus memberantas Peredaran Narkoba.

 

Untuk ini dengan Tegas di harapkan agar Kakanwil Kemenkumham dalam hal ini Bidang Pemasyarakatan diminta segera turun tangan dan mengusut tuntas Terkait Pemindahan warga Binaan ke Rutan Cabang Natal yang mana di sinyalir banyak kejanggalan dan menyalahi aturan pemasyarakatan serta di harapkan membongkar kebenaran yang terjadi di Rutan Cabang Natal, jelas M Syawaluddin.

 

 Diharapkan kepada Kementerian Hukum dan Ham Republik Indonesia melalui Dirjen Lapas melakukan tindakan tegas terhadap Oknum Lapas yang diduga Lalai dalam melaksanakan Tugas nya sehingga Napi bebas berkeliaran diluar Lapas.” Pintanya(KH)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31