humas karimun
humas karimun

Komisi I DPRD Karimun Temukan TKA Asal Tiongkok Non Skill di PT. Grace Rich Marine

Published in KARIMUN
Written by  13 February 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Lokasi Reklamasi Pantai di Lakukan PT. Grace Rich Marine (PT.GRM di Perairan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) - Komisi I DPRD Karimun melakukan inspeksi mendadak di PT. Grace Rich Marine (PT.GRM) sekira pukul 10:00 Wib, Senin,(12/02/18) kemaren, ketika sidak dilakukan, Komisi I DPRD Karimun menemukan 11 orang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja sebagai tenaga kerja non skill (pekerjaan kasar) di perusahaan tersebut.

 

Hal tersebut dikatakan Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar kepada karimuntoday.com saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Selasa, (13/02/18), iya, kita menemukan ada TKA yang bekerja di PT. Grace Rich Marine saat kami dari Komisi I DPRD Karimun mengunjungi perusahaan tersebut kemaren, ujarnya.

 

Dijelaskannya, TKA yang berada dilokasi saat itu kita temukan 11 orang, setelah ditanyakan kepada pihak perusahaan, mereka mengatakan bahwa ada sebanyak 32 orang TKA yang bekerja di perusahaanya, menurut pihak perusahaan, para TKA tersebut memiliki Izin Menggunakan Tenaga Asing (IMTA) dari Disnaker Karimun, terangnya.

 

Namun, lanjut Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, TKA asal Tiongkok itu mengerjakan pekerjaan kasar, hal ini yang kita pertanyakan, mengapa pekerjaan kasar, mereka (PT.GRM-red) mempekerjakan orang asing, sementara anak tempatan di Kabupaten Karimun saat ini kesulitan mendapatkan pekerjaan, dan dia menilai pegawai pengawas ketenagakerjaan dari provinsi kepri sangat lemah melakukan pengawasan, tukasnya.

 

"Terkait hal ini, kita minta kepada PT.GRM untuk melaporkan seluruh dokumen yang berkaitan dengan TKA tersebut ke Komisi I, selain dokumen TKA tersebut, kita juga minta seluruh dokumen perizinan yang dimiliki perusahaan, kita berikan tenggang waktu kepada PT. GRM untuk menyerahkannya paling lambat hari jum'at tanggal 16 Februari mendatang, jelasnya.

 

Ditambahkannya, kita harapkan PT. GRM kooperatif, bila pihak perusahaan tidak bisa menunjukkan dokumen TKA serta seluruh perizinan perusahaan, kami katakan bahwa, Komisi I DPRD Kabupaten Karimun akan menghentikan seluruh aktivitas perusahaan, tegasnya.

 

Sementara itu, sampai berita ini diunggah, pihak perusahaan PT. Grace Rich Marin belum bisa dimintai keterangannya, terkait perusahaannya mempekerjakan TKA serta keterangan terkait permintaan Komisi I DPRD Karimun yang meminta seluruh dokumen perizinan perusahaan belum dapat konfirmasinya. (DS)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« July 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31