humas karimun
humas karimun

Ketua Komisi I DPRD Karimun! TKA Asal Tiongkok di PT GRM Tidak Bisa Berbahasa Indonesia

Published in KARIMUN
Written by  16 February 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Drs. Anwar Abu Bakar, Ketua Komisi I DPRD Karimun dan Sulfanow Putra, Sekretaris Komisi I dan Staf DPRD Karimun ketika Melakukan Sidak ke PT Grace Rich Marine.

 

Karimun,(KT) – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sangat menyesalkan Tenaga Kerja Asing asal dari Negeri Tirai Bambu Tiongkok yang bekerja di PT Grace Rich Marine tidak bisa berbahasa Inggris apalagi berbahasa Indonesia, temuan tersebut ketika Komisi I DPRD Karimun melakukan sidak beberapa hari lalu.

 

Hal tersebut dikatakan, Drs. Anwar Abu Bakar Ketua Komisi I DPRD Karimun kepada karimuntoday.com beberapa hari lalu, Ya’ ketika dilakukan sidak keperusahaan tersebut kita menemukan belasan orang tenaga kerja asing berasal dari Negara tiongkok dilapangan, dan kita melakukan komunikasi dengan yang bersangkutan dengan bahasa inggris namun mereka tidak mengerti dan ketika di coba berbahasa Indonesia lebih parah lagi, tidak tau sama sekali, sehingga kita tidak dapat berkomunikasi dengan tenaga kerja asing tersebut.

 

“ Ketika dilakukan sidak ke PT GRM kita menemukan belasan dari puluhan tenaga kerja asing asal tiongkok diperusahaan tersebut, ketika dilakukan komunikasi dengan berbahasa inggris mereka tidak bisa sama sekali, dan ketika di coba berbahasa Indonesia lebih parah lagi, mereka tidak mengerti sama sekali,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Anwar memberikan contoh selama ini rakyat indonesia ketika hendak bekerja keluar negeri harus belajar bahasa mereka terlebih dahulu dan mengikuti ujian, jika mereka gagal ujian bahasa Negara tersebut, tenaga kerja Indonesia tidak bisa bekerja diluar negeri yang mereka inginkan, minsalnya ketika kita mau mengirim tenaga kerja ke Taiwan dipersyarkan bisa berbahasa Thaiwan dan seterusnya, dan juga seperti diketahuinya Kementerian Tenaga Kerja Melalui Menterinya juga melarang pekerja asing yang hendak bekerja di Indonesia diisyaratkan bisa berbahasa Indonesia.

 

Tetapi, apa yang kita lihat kemarin ketika sidak sungguh mencengangkan tidak satu orangpun pekerja asal tiongkok tersebut bisa berbahasa Indonesia, anehnya, kenapa bisa bekerja di Negara kita,” Ungkapnya kebingungan

 

Secara terpisah , Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kepri Wilayah Karimun, Ria Iswety, SH, Rabu, (14/02/18), ia mengatakan, benar memang ada TKA di PT. GRM yang beralamat di Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral, namun bukan bekerja kepada PT. GRM, mereka (TKA-red) dipekerjakan oleh PT. China Communications Engeenering Indonesia (PT. CCC EI), ungkapnya.(lh/dodi)

 

 

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30