humas karimun
humas karimun

H.Firdaus' Diminta Imigrasi Karimun Sidak Warga Negara Asing di PT GRM

Published in KARIMUN
Written by  18 February 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo H. Firdaus Golkarino Ketua Lembaga Alainsi Indonesia Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

Karimun,(KT) – DPD Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri meminta kepada Pihak Imigrasi Karimun melakukan Inspeksi Mendadak,(Sidak), ke PT Grace Rich Marine,untuk memeriksa kelengkapan dokumenya seperti Penggunaan izin Tinggal Terbatas,(KITAS), pasalnya dari sidak dilakukan Komisi I DPRD Karimun, ditemukan puluhan Warga Negara Asing yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Non Skill di perusahaan tersebut.

Hal itu dikatakan, H. Firdaus Golkarino Ketua Lembaga Alainsi Indonesia Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, kepada karimuntoday.com Minggu,(18/2/2018), diseputaran Complek Padi Mas, Ya” Dia berharap pihak Imigrasi karimun agar melakukan sidak ke perusahaan grace rich marine, pasca ditemukan puluhan pekerja asing dari tiongkok oleh komisi 1 dprd karimun yang nota bene tidak bisa berbahasa Indonesia, untuk memeriksa kelengkapan dokumen puluhan tenaga kerja asing tersebut, seperti memeriksa, Status PASPOR,KITAS,VISA.

“ Itu’ Pihak imigrasi karimun diminta untuk melakukan sidak ke PT Grace Rich Marine,(GRM), yang memperkerjakan puluhan warga Negara asing sebagai  tenaga kerja berasal dari tiongkok,untuk memeriksa secara insentif kelengkapan dokumenya,karena tidak menutup kemungkinan adanya pelanggaran,seperti izin tinggal di Indonesia atau “ oberstay” berada di Indonesia melebihi batas waktu atau KITAS,menyalahi aturan domisili,” Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Penggunaan KITAS sangat rawan di salah gunakan, minsalnya, warga Negara asing tersebut berdomisili di kecamatan meral, tetapi kenyataanya tinggal di wilayah kecamatan tebing, tentu sudah merupakan suatu pelanggaran dan menyalahi aturan dan wajib untuk ditindak.

“ Apabila dalam sidak nantinya TKA tersebut melebihi izin tinggal lebih dari 60 hari, pihak imigrasi memiliki hak untuk melakukan deportasi ke Negara asalnya, sedangkan apabila WNA tersebut melanggar izin tinggal kurang dari kurun waktu tersebut atau melanggar aturan lainya, pihak imigrasi bisa menjatuhkan denda berdasarkan undang-undang yang berlaku,” Tukas H. Firdaus

Secara terpisah, Kepala Imigarsi Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait permintaan dari lembaga aliansi Indonesia karimun, agar melakukan sidak ke pt grace rich marine, belum dapat dimintai konfirmasinya.(lh)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30