humas karimun
humas karimun

Menanggapi Keluhan Masyarakat'DPRD Karimun Sidak Pabrik Air Minum Atarin Milik PT. Tritirta Argajaya

Published in KARIMUN
Written by  13 March 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Anwar Abubakar Ketua Komisi I DPRD Karimun, Janto, Penanggung Jawab atarin,Sulfanow Putra, Abdul Hafiz, Nyimas Novi dan Kadis kesehatan, Rahmadi.

 

Karimun,(KT) - Legislator DPRD Kabupaten Karimun dari Komisi I dan II melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merek Atarin milik PT. Tritirta Argajaya yang terletak di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing, Selasa, (13/03/2018).

 

 Wakil rakyat di parlemen Karimun itu tiba di pabrik Atarin sekira pukul 11:30 Wib yakni Anwar Abu Bakar, Sulfanow Putra, Zaizulfikar, Nyimas Novi Ujiani, Rosmeri dan Abdul Hafiz, tidak hanya DPRD, turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Rachmadi serta Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi UKM dan ESDM, M. Yosli, kedatangan mereka disambut Janto, Penanggung Jawab Pabrik Atarin.

 

Kedatangan DPRD Karimun ke pabrik Atarin dikarenakan banyaknya laporan masyarakat terkait temuan kotoran menyerupai lendir didalam kemasan gelas Atarin, "hari ini kita melihat secara langsung kondisi pabrik, kita berkeliling, melihat proses cetak botol plastik, cek bak penampungan, melihat proses pengemasan serta juga melihat produk Atarin bermasalah yang sudah mereka tarik, kata Ketua Komisi I DPRD Karimun Anwar Abu Bakar.

 

Ditegaskan Anwar, ada beberapa catatan yang kita minta agar pihak perusahaan berbenah, pertama, DPRD Karimun meminta perusahaan untuk menarik sisa produk Atarin yang bermasalah secepatnya, Kedua, kita meminta pihak perusahaan membenahi proses produksi dan peralatannya sesuai aturan ataupun standar yang berlaku, Ketiga, Kita meminta pihak perusahaan untuk lebih aktif menjaga kualitas air seperti melaporkan kegiatan produksi ke Dinas Kesehatan Karimun.

 

Dilanjutkannya, Keempat, kita meminta pihak perusahaan untuk mencantumkan label kedaluwarsa pada kemasan produk Atarin, tidak hanya pada kardusnya saja, namun juga pada gelas, botol ataupun kemasan lainnya, Kelima, kita meminta pihak perusahan untuk membenahi ruang penyimpanan, untuk dilakukan kontrol suhu ruangan, Keenam, Kita meminta pihak perusahaan untuk intens melakukan pengecekan terhadap distributor, ketujuh, kita minta pihak perusahaan agar melengkapai tenaga kerjanya dengan perlengkapan safety sesuai standar, seperti memakai sarung tangan saat bekerja, terang Anwar saat diwawancara awak media.

 

Ditempat yang sama, dari pihak perusahaan, Janto mengatakan akan menindak lanjuti apa-apa yang diminta oleh DPRD Karimun, kita juga sudah menarik sebagian produk-produk yang bermasalah, sampai saat ini kita sudah menarik sebanyak 90 kardus kemasan Cup (gelas-red), dari 800 Kardus yang bermasalah, sisanya masih kita sisir keberadaanya, kata Janto memberikan keterangan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Rahmadi mengungkapkan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri yang sudah turun ke Karimun lalu membawa dua gelas sebagai sampel untuk uji laboratorium sampai saat ini, hasil uji laboratorium BPOM belum keluar, hari ini kita konfirmasi, BPOM katakan masih dalam proses, tuturnya. (DS)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« July 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31