humas karimun
humas karimun

Menteri Arief : Jakarta Akan Tiru Program Hot Deals Kepri yang Dinilai Sukses

Published in BATAM
Written by  22 April 2018
Rate this item
(0 votes)

 

 

 Ket Photo : Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya saat peluncuran Kepri Hot Deals 2018 di Hotel Planet Holiday Batam, Kamis (19/4) lalu.

 

BATAM, (KT) - Pelaksanaan program Hot Deals Kementerian Pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau tahun lalu dinilai sukses. Terjual 105.000 paket Hot Deals dari target 100.000 paket.

 

"Hot Deals Kepri dinilai sukses. Maka Jakarta akan meniru Kepri. Tanggal 3 Mei nanti kita luncurkan Jakarta Hot Deals. Lalu di Bali pada bulan Juni," kata Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya saat peluncuran Kepri Hot Deals 2018 di Hotel Planet Holiday Batam, Kamis (19/4) lalu.

 

Menurutnya, tahun ini ditargetkan 500.000 paket Hot Deals terjual di Kepri. Sedangkan Jakarta dan Bali masing-masing ditargetkan penjualan 1 juta paket. Sehingga total 2,5 juta wisatawan mancanegara ditargetkan masuk melalui tiga besar pintu pariwisata Indonesia ini.

 

Arief mengatakan untuk mencapai target tersebut, jumlah paket yang ditawarkan pun semakin banyak. Tahun lalu disiapkan 282 paket Hot Deals Crossborder di Kepri. Sedangkan tahun ini semakin beragam karena ada 295 pilihan paket. Selain itu, pelaku usaha pariwisata yang berpartisipasi juga bertambah. Ada yang tahun lalu belum masuk dalam paket, kini ikut berkontribusi di program ini.

 

"Harinya juga kita perpanjang, sampai Jumat,"ujarnya.

 

Dijelaskan, bentuk promosinya yaitu wisatawan mancanegara bisa mendapatkan tiket kapal ferry dengan diskon sampai 60 persen, tapi dengan catatan harus membeli paket yang ditawarkan. Untuk penawaran paketnya ada yang berupa diskon kamar hotel, paket bermain golf, spa, voucher belanja, dan sebagainya.

 

"Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kunjungan di hari biasa atau bukan akhir pekan. Sehingga barang atau jasa yang tidak laku atau excess capacity bisa terjual. Kapasitas lebih dari cukup. Akses kapal weekdays itu baru terisi 30-40 persen. Dengan kata lain ada kapasitas 60-70 persen yang kosong. Sehingga kalau diisi 500.000 itu tidak ada masalah. Demikian juga dengan hotel dan atraksi," tuturnya.

 

Staf Ahli Menteri Pariwisata, Anang Sutono mengatakan pemerintah harus optimis program Hot Deals ini akan laku. Karena Kepri masih menjadi 15 destinasi utama pariwisata di Indonesia.

 

"Amenity (fasilitas) Kepri semakin baik. Aksesibilitas sudah mulai bagus. Atraksi, semua tahu Kepri kaya budaya. Culture (budaya) dan nature (alam) bagus, kombinasi yang sangat bagus," jelasnya.

 

Apalagi ada 140 agenda pariwisata yang akan digelar Kepri tahun ini. Agenda pariwisata ini akan mengundang banyak orang datang ke Kepri. Semua perpaduan ini akan membuat orang senang berada di Kepri khususnya Batam, Bintan, dan sekitarnya.

 

"Dan kita punya pasar yang kuat dari Singapura dan Malaysia," pungkasnya. (r/helmy ridar)

 

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30