humas karimun
humas karimun

Palsukan Stempel dan Tanda Tangan Pemilik Bengkel Putri Motor Oknum Bagian Perlengkapan Bakal di Polisikan

Published in KARIMUN
Written by  23 April 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Reza Pemilik Bengkel Putri Motor Sungai Jering, Teluk Kuantan, Riau bersama Dengan, Roder Wartawan Karimuntoday.com, Senin,(23/4/2018).

 

Kuansing,(KT) – Pemilik Bengkel Putri Motor di Sungai Jering, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau berencana akan melaporkan oknum di bagian perlengkapan pemkab kuansing ke pihak penegak hukum, pasalnya,ketika Auditor BPK RI melakukan Cros Chek ke bengkelnya terkait audit dilakukan ternyata dalam SPJ yang dilihatkan BPK kepada dirinya sebesar 80 jutaan lebih, padahal sesungguhnya hanya berkisar 6 jutaan rupiah, dan di sangat terkejut sekali di SPJ tersebut terlihat tanda tangan dan stempel bengkel miliknya, artinya,SPJ yang 80 jutaan lebih adalah fiktip, karena dia merasa tidak pernah menanda tangani serta menstempel.

 

Hal tersebut dikatakan, Reza Pemilik Bengkel Putri Motor kepada karimuntoday.com. Senin,(23/4/2018), di bengkelnya mengatakan, Ya dia beberapa waktu lalu di datangi  Auditor BPK RI untuk melakukan cros chek terkait temuanya di bagian perlengkapan pemkab kuansing, dan ketika di cocokan antara temuan BPK dengan yang diterimanya ternyata sangat jauh berbeda, bahkan di SPJ yang dibawa oleh BPK RI tersebut, tanda tangan dan stempelnya di palsukan, dan dia sudah memberi tahukan kepada auditor tersebut yang sebenarnya.

 

“ Memang benar beberapa waktu lalu sekitar bulan Pebruari 2018, dia didatangi oleh Auditor BPK RI untuk melakukan cros chek terkait SPJ di bagian perlengkapan pemkab kuansing dalam SPJ tersebut disebutkan bahwa bengkel saya sudah menerima uang sebanyak 80 jutaan lebih, tetapi sebenarnya hanya berkisar 6 jutaan saja, dan celakanya lagi, tanda tangan  saya dan stempel di SPJ yang dibawa oleh BPK RI, dipalsukan,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia sangat menyesalkan tindakan dilakukan oleh Oknum di Bagian perlengkapan Pemkab Kuansing yang sudah memalsukan tanda tangan dan stempel bengkelnya untuk meraup keuntungan, oleh sebab itu sekali lagi kasus ini akan dibawanya ke ranah hukum, karena dia merasa sudah dirugikan,dan juga dia berharap agar BPK RI,nantinya mau memberikan kesaksian apabila dia melaporkan hal tersebut,” Harapnya

 

Secara terpisah, Kabag Perlengkapan Setda Kuansing ketika hendak dikonfirmasi diruang kerjanya yang bersangkutan tidak berada di kantor, sehingga sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, begitu juga dengan Auditor BPK RI, belum dapat dimintai konfirmasinya. (roder/lidia)

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« May 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31