humas karimun
humas karimun

1775 Perangkat Desa se Riau Kepri Ikuti Rembug Desa Nasional di Pekanbaru

Published in KARIMUN
Written by  25 April 2018
Rate this item
(0 votes)

Ket Photo : Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kepri Sardison di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, 24 April 2018. (foto helmy ridar).

> Menteri Eko Ajak Kepala Desa Dapat Mamfaatkan Dana Desa dengan Baik PEKANBARU, (KT) - Ribuan Kepala Desa, tenaga ahli provinsi dan kabupaten yang berasal dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) saat ini, sedang mengikuti kegiatan "Rembug Desa Regional Pembangunan dan Perberdayaan masyarakat desa Tahun 2018. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru yang diselenggarakan selama 3 hari, 24 -26 April itu dibuka langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo yang didampingi sejumlah pejabat di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi. Menteri Eko mengatakan,penyaluran kebijakan dana desa setiap tahun anggaran selalu meningkat selama tiga tahun terakhir ini. Misalnya, tahun 2015 kemendes PDDT menganggarkan dana Rp20,67 Triliun, perdesa Rp280,3 juta, tahun 2016 dianggarkan naik menjadi sebesar Rp46,98 T dengan perolehan perdesanya Rp643,6 jutam dan tahun 2017 pemerintah pusat mengganggarkan sebesar Rp60 T perdesanya Rp800,4 juta. "Sedangkan untuk penyerapan anggaran desa tersebuh juga terus meningkat. Misalnya, tahun 2015 mencapai 82,72 persen sebanyak 74.093 desa. Tahun 2016 penyerapannya mencapai 97,65 persen di 74.754 desa dan tahun 2017 penyerapan anggaran desanya naik mencapai 98.41 persen terhadap 74.910 desa di Indonesia,"kata Eko dalam paparannya. Dijelaskannya, bahwa pembangunan desa- desa di Indonesia berjalan dengan cepat dan masif, untuk dewasa ini laju penurunan kemiskinan di desa lebih cepat dari di kota. Ratio gini perkotaan dan pedesaan pada Maret 2017 juga menunjukkan penurunan serta tingkat pengangguran terbuka di desa juga menurun. "Kedepannya dana desa diharapkan tidak hanya dapat menjawab kebutuhan dasar masyarakat desa, namun secara berkelanjutan dapat membantu mengurangi pengangguran dan urbanisasi serta menciptakan kesempatan kerja di desa. Saya berharap berharap Kepala desa dan perangkatnya dapat bekerja dengan baik dan berkonstribusi dalam menjaga pemanfaatan dana desa. Seluruh masyarakat desa diharapkan lebih bekerja keras dan terus berupaya mewujudkan kemandirian desa,"kata Eko. Menurutnya, pembangunan desa dan pemberdayaan masyarkat desa menjadi salah satu prioritas penting pembangunan nasional. Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mengalokasikan dana yang sangat besar bagi pembangunan di desa. Banyak program pembangunan yang mengarah ke desa, baik itu Program pemerintah Pusat, program Pemerintah Provinsi maupun program Pemerintah Kabupaten/Kota. "Keberadaan desa dewasa ini tidak hanya menjadi fokus pembangunan, tetapi juga sebagai perancang pembangunan yang berperan aktif sebagai motor penggerak pembangunan. Ketersediaan anggaran yang besar bagi pembangunan desa, hendaknya dikelola dengan tepat sehingga dapat mengakselerasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarkat,"ujarnya. Namun disisi lain, menurutnya, anggaran yang besar juga berpotensi terjadi penyimpangan apabila aparat desa tidak paham ketentuan yang mengaturnya. "Sudah banyak sekali aparat desa yang berurusan dengan penegak hukum. Untuk itu para perbekel saya minta tingkatkan kualitas diri agar layak menjadi perbekel dan bekerjalah sesuai NSPK. Pahami aturan yang ada dan rajinlah berkonsultasi jika menemui permasalahan,manfaatkan Forum Perbekel yang ada untuk berdiskusi dan mencari solusi, "imbuhnya. Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Kepri Sardison yang hadir dan ikut memimpin rombongan peserta Rembuq desa regional dari Kepri mengatakan, tema yang diangkat pada kegiatan tersebut yaitu padat karya tunai menuju desa maju mandiri dan sejahtera. "Kegiatan dilaksanakan mulai dari tanggal 24-26 April di Pekanbaru, rombongan peserta dari Provinsi Kepulauan Riau berjumlah 275 orang terdiri dari seluruh Kepala Desa, tenaga ahli provinsi dan kabupaten se Provinsi Kepulauan Riau. Sedangkan peserta dari Provinsi Riau berjumlah 1.500 orang,"kata Sardison yang juga Plt. Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri ketika dihubungi KARIMUNTODAY.COM, Rabu (25/4/2018) pagi. Dikatakannya, berbagai permasalahan yang ada yang tentunya tidak sama di setiap desa agar dibahas dan dicari solusinya. Ia bersama peserta dari Kepri menyambut baik dan mendukung kegiatan Rembug Desa, sebagai salah satu upaya menyatukan pemikiran dan langkah dalam membangun desa. (*/helmy ridar)
Editor : helmy ridar
karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« July 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31