humas karimun
humas karimun

LBM : Pemerintah Kabupaten Lingga Harus Segera Membuat Perda LAM

Published in LINGGA
Written by  16 May 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Hairul Anwar Ketua Umum LBM Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri.

Lingga,(KT) -  Sudah hampir 16 tahun Pembentukan Kabupaten Lingga namun Pelestarian Budaya Melayu Kabupaten Lingga belum tampak pada beberapa sektor-sektor seperti Hukum, Sosial dan Politik di Kabupaten Lingga Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Bunda Melayu (LSM-LBM) Lingga angkat bicara terhadap permasalahan ini mengingat LBM yang notabene merupakan LSM Melayu dikabupaten Lingga.

 Hairul Anwar Ketua Umum LBM Lingga memaparkan ada beberapa catatan LBM untuk menjadi Pertimbangan Pemerintahan Alias Wello mengenai Lembaga Adat Melayu, diantaranya masih kurangnya kajian tentang otensitas yang dimiliki LAM Lingga, LAM Lingga harus mencirikan adat istiadat yang ada dan perlu ada penegasan AD/ART LAM Pekanbaru, apakah sama dengan LAM Tanjungpinang, Batam, Riau, Aceh maupun tempat lainnya yang mayoritas masyarakatnya suku Melayu.

"Perda ini sangat penting untuk melestarikan budaya melayu yang ada di Kota Lingga. Tentu perlu ada payung hukum untuk memaksimalkan kinerja Lembaga Adat Melayu Lingga kedepannya." ungkap Hairul, Rabu (16/5/2018).

 Perda LAM Lingga diharapkan menjadi payung hukum untuk lembaga tersebut mengingat akhir-akhir ini masyarakat di suguhkan dengan ber-bagai macam isu seperti politik, sosial dan LAM dapat menjadi alternatif penyelesaian secara adat "Budaya melayu itukan budaya terbuka namun belum sepenuhnya dikabupaten Lingga menyelesaikan permasalahan-permasalahan berdasarkan Lembaga Adat. Juga ada sosialisasi tentunya kepada masyarakat Kabupaten Lingga mengenai LAM ini," pungkasnya.

Laskar Bunda Melayu mengharapkan Lembaga Adat Melayu kedepennya memiliki peran Aktif dalam kebijakan-kebijakan Pemerintah dalam mengambil Keputusan seperti sektor seperti hukum, politik dan sosial agar Melayu Kabupaten Lingga berjaya kembali seperti sejarah Melayu Lingga terdahulu.

"Kami sangat-sangat mengharapkan ini seperti calon dewan atau Bupati sebaiknya Melayu rekomendasi oleh LAM seperti LAM Riau biar nampak kita orang Melayu selektif dalam memilih Pemimpin dan tidak asal duduk. Kita ketahui contohnya dewan sekarang ini seperti tidak pro ke rakyat Melayu. Udah mau pemilihan dewan baru mengubah janji, setelahnya ingkar. Nah LAM harus berperan disini" tutupnya.(*)

Sumber   : lbm

Editor    : Helmy Ridar

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« July 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31