humas karimun
humas karimun

Kades Muara Pertemuan Madina Pasca Matinya Ikan Akibat Limbah PT Sago Nauli Masyarakat Belum Mendapatkan Bantuan

Published in KARIMUN
Written by  16 May 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Terlihat Limbah dari PT Sago Nauli di Aliran Sungai di Kabupaten Madina, Sumatera Utara.

Madina,(KT) -  Terkait Dugaan Pembuangan Limbah yang diduga dilakukan oleh PT.Sago Nauli ke sungai batang Lobung Kecamatan Sinunukan. Informasi terbaru yang diterima media pada Rabu (16/05/2018), bahwa Pembuangan limbah tersebut bukan yang pertama kalinya tetapi sudah sering terjadi namun anehnya hingga kini Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mandailing Natal dan Provinsi Sumatera Utara diduga masih belum memberikan tidakan tegas terhadap perusahaan sawit tersebut.

 Dan parahnya lagi PT Sago Nauli tersebut tidak memberikan ganti rugi terhadap masyarakat yang terdampak langsung Yakni Desa Muara Pertemuan Kecamatan Batahan. Seperti yang disampaikan oleh Abdi Lubis Kepala Desa Muara Pertemuan pada Media ini, Dirinya menuturkan bahwa pasca matinya ikan yang diduga akibat limbah PT Sago Nauli hingga kini belum ada kontribusinya kepada masyarakat.

"Sampai saat ini PT Sago Nauli belum pernah memberikan bantuan ke Desa kami dimana yang kami harapkan Air Bersih layak minum dan alternatif mata pencarian masyarakat yang mayoritas nelayan dan Akibat Matinya ikan akibat pembuangan Limbah ke Sungai Batang Lobung yang lansung ke Desa Muara pertemuan,tutur Abdi.

Dilain tempat saat media ini menghubungi Kurniawan Hasibuan Ketua DPD LSM PMPR Indonesia Prov.Sumatera Utara Via Telpon, Dirinya sudah mendapat informasi dari Kepala Desa terkait belum adanya kontribusi PT Sago Nauli yang seenaknya saja buang limbah kesungai. "Saat ini saya lagi di bandung dan saat ini Team kami sedang Rapat pasca Laporan Ke Bareskrim Mabes Polri pada Minggu lalu, saya sudah dapat informasi bahwa dampak akibat pembuangan limbah ke sungai Batang Lobung yang diduga dilakukan oleh PT.Sago Nauli sampai saat ini perusahaan tersebut belum memberikan kontribusi terhadap masyarakat yang terkena imbas dari limbah tersebut di Desa Muara Pertemuan.

Kemudian ditambahkan-nya Juga bahwa Masyarakat sangat mengharapkan Air bersih yang layak minum dan pekerjaan alternatif untuk masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan, terkait Laporan ke Mabes Polri kita yakin polri akan bekerja Profesional dalam melakukan tindakan tegas terhadap Perusak Lingkungan Hidup tutupnya. (*)

Penulis : Kurniawan

Editor   : Helmy Ridar

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« July 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31