humas karimun
humas karimun

Pasca Kebakaran Hari Ini Tim Kemenhub Tinjau KMP Paray, Roro Jagoh Singkep - Penarik Lingga

Published in LINGGA
Written by  31 May 2018
Rate this item
(0 votes)
 
 Ket Photo : Pasca Kebakaran KMP PARAY rute Pelabuhan Jagoh Singkep - Penarik Lingga, kemarin petang. Hari ini, tim kemenhub akan tinjau kondisi kapal tersebut. foto dok roro jagoh
  
LINGGA, (KT) - Musibah kebakaran menimpa sebuah kapal roro KMP Paray yang selama ini melayani rute Pelabuhan Jagoh, di Pulau Singkep - Pelabuhan Penarik, di Pulau Lingga, kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, hangus terbakar, Rabu (30/5/2018) senja atau bertepatan 14 Ramadhan 1439 H. Api diduga berasal dari salah satu bagian kursi penumpang sehingga merambat dengan cepat ke semua bagian kursi penumpang.

Pihak ASDP diminta mengambil langkap cepat dan tepat mendatangkan penggantinya agar tak terlalu lama terganggu penyeberangan angkutan kenderaan, barang dan orang di kabupaten Lingga, apalagi salam suasana menjelang lebaran. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut, namun kondisi kapal penyeberangan itu dalam kondisi rusak parah akibat kebakaran hebat tersebut.

Begitu api mulai membesar, tim SAR yang stand bye di Pulau Penuba, tepatnya berseberangan dengan lokasi kebakaran, langsung bergerak cepat ke tempat kejadian, untuk membantu petugas pemadam kebakaran yang datang dari Dabo Singkep, berjarak sekitar 27 KM. Upaya pemadaman juga dibantu warga setempat, petugas kepolisian dan ABK kapal KMP Sembilang yang kebetulan sedang sandar di pelabuhan yang sama, Jagoh, Singkep. 

Sementara itu, Harun Abdul Gani, mengomentari kebakaran kapal roro KPM Paray yang melayani rute Jagoh - Penarik meminta kepada pemerintah pusat dan daerah untuk intopeksi diri untuk melakukan antisipasi-antisipasi kedepannya sebelum terjadi. Selain itu, ia meminta pemerintah untuk segera mengganti kapal roro yang sudah tergolong dimakan usia tersebut.

"Pemerintah daerah dan pusat harus intropeksi diri (atas kebakaran) ini, untung kejadian kemarin petang itu terjadi saat merapat di pelabuhan (Jagoh). Coba kalau di tengah laut, macam kapal KM Tampo Mas yang terbakar dulu, mungkin bisa buat penumpang panik dan tentunya tidak kemungkinan akan ada korban jiwa. Ganti baru, tak layar berlayar lagi,"kata kader Partai Gerindra Lingga yang berencana maju sebagai Caleg dari Dapil Singkep tahun 2019.

Kebakaran tersebut membuat kapal yang setiap harinya melayani rute Jagoh (Dabo) - Penarik (Daik) tersebut tidak dapat beroperasi untuk sementara waktu. Meskipun terbakar dibagian atas, kondisi mesin kapal masih dalam kondisi baik karena api tidak sampai menjalar kebagian mesin. Dan saat kapal terbakar beberapa Anak Buah Kapal (ABK) juga sedang tidak berada di dalam kapal, sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Menurut Kapten KMP Paray Surono, kobaran api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh beberapa petugas di pelabuhan roro dan dibantu dengan kapal KMP Sembilang yang kebetulan sedang sandar ditempat yang sama. Kapal penyeberangan penumpang ini memiliki mesin 162 GT (Gross Tonnage) dengan panjang keseluruhan 31 (Loa), dugaan sementara api menjalar dan membesar dengan cepat karena sebagian besar bahan kursi adalah benda-benda yang mudah terbakar seperti plastik dan karet. 

"Api berhasil dipadamkan dengan cepat dengan bantuan mesin pemadam dari KMP Sembilang, dan masyarakat sekitar, penyebab pastinya nanti akan ada tim yang mengecek.Api berasal dari salah satu bagian kursi penumpang dan merambat dengan cepat kesemua bagian kursi penumpang,"ujarnya, dilansir Karimun Today dari Antara.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga Yusrizal melalui Kepala Bidang Perhubungan Darat Novrizal mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan instansi terkait khususnya Kementerian Perhubungan untuk menangani masalah kapal tersebut. Dan pada hari ini tim dari Kementerian Perhubungan akan turun langsung, untuk mengecek penyebab kebakaran bagian lantai dua kapal tersebut.

Selain itu, dia mengaku juga telah berkoordinasi dengan pihak PT. ASDP Ferry Indonesia untuk mengganti kapal yang baru, hal ini bertujuan untuk mengantisipasi tingginya arus mudik dan arus balik saat libur panjang anak sekolah yang bertepatan dengan libur Idulfitri. Pihak PT. ASDP Ferry Indonesia mengatakan akan mempertimbangkan hal tersebut.

"Kami ingin permasalahan ini segera dicarikan solusinya, karena saat ini arus penumpang mulai padat, padahal roro Tanjungpinang - Dabo Singkep juga baru selesai docking, malah ada masalah baru ini (kebakaran),"pungkasnya. (*/helmy ridar)

editor : helmy ridar

 

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30