humas karimun
humas karimun

Usai Libur Cuti Bersama Idul Fitri, Pelayanan SIM Polresta Barelang Dibuka Kembali Tanggal 18 Juni 2018

Published in BATAM
Written by  05 June 2018
Rate this item
(0 votes)
 
Ket Photo :  Kasat Lantas Polresta Barelang KoMPOL I Putu Bayu Pati didampingi Kanit Regident Satlantas Polresta Barelang IPDA Satri Putra kepada Karimun Today. Com di Mapolresta Barelang, Selasa (5/6/2018).(f.kt).

BATAM, (KT)
- Walau secara nasional Kakorlantas Mabes Polri mengumumkan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) akan tutup selama libur bersama, dari 11 hingga 20 Juni 2018, namun demi kepentingan masyarakat Kota Batam, Satuan lalu lintas (Satlantas) Polresta Barelang, membuka pelayanan pengurusan SIM lebih awal dari masa libur bersama, akan dibuka kembali pada tanggal 18 Juni 2018. "Sehubungan dengan libur/cuti bersama Idul Fitri, maka kita informasikan ke masyarakat, bahwa pelayanan SIM di Polresta Barelang ditutup selama beberapa hari, yakni tanggal 15,16 dan 17 Juni dan kita akan buka pelayanan SIM kembali pada Senin tanggal 18 Juni,"kata Kasat Lantas Polresta Barelang KoMPOL I Putu Bayu Pati didampingi Kanit Regident Satlantas Polresta Barelang IPDA Satri Putra kepada Karimun Today. Com di Mapolresta Barelang, Selasa (5/6/2018). Putu mengatakan kepada masyarakat pemegang SIM yang masa berlakukanya berakhir pada tanggal tersebut, dihimbau untuk segera melakukan perpanjangan sebelum pelayanan SIM tutup libur cuti bersama. Namun bagi yang tidak sempat akan diberikan masa tenggang akan diberikan tenggang perpanjangan seminggu kedepan, hingga 27 Juni setelah pelayanan SIM kembali dibuka. "Apabila lewat tanggal 27 Juni, maka bagi masyarakat yang akan mendapatkan layanan dari kami harus mengikuti prosedur penerbitan SIM baru,"ujarnya. Dijelaskannya, untuk pelayanan penerbitan SIM baru hari datang langsung ke kantor pelayanan SIM Satlantas Polresta Barelang. Tetapi bagi yang akan melakukan perpanjangan SIM dapat mendatangi 4 empat lokasi yang ada di kota Batam, yaitu Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Sim Corne Mega Mall di Batam Center, Kecamatan Batam Kota, Batam. Selain itu, jelasnya, kepada masyarakat yang akan melakukan perpanjang SIM juga dapat dilayani langsung di Kantor Satlantas Polresta Barelang di Baloi dan Sim Corne BCS (Batam City Square) di Penuin, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.
Sebagai diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenaga Kerjaan dan Men PAN Reformasi Birokrasi Nomor 223, Nomor 46 dan Nomor 13 Tahun 2018, tanggal 18 April tentang libur/cuti bersama Idul Fitri 2018 mulai tanggal 11 - 20 Juni 2018. "Pelayanan SIM di Polresta Barelang tutup tanggal 15,16 dan 17 Juni. Dan akan dibuka kembali pada hari Senin, tanggal 18 Juni mendatang,"ungkapnya. Informasi yang dihimpun media ini, di Indonesia ada dua jenis Surat Izin Mengemudi (SIM), yakni: Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor Perseorangan dan Surat Izin Mengemudi (SIM) Kendaraan Bermotor Umum. Kedua jenis SIM ini dibagi lagi menjadi beberapa golongan. Golongan SIM adalah sebagai berikut, SIM A, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg. SIM B1, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang perseorangan dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg. SIM B2, untuk mengemudikan kendaraan alat berat, kendaraan penarik, atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan perseorangan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg. sedangkan SIM C untuk mengemudikan kendaraan bermotor roda dua yang dirancang dengan kecepatan lebih dari 40 km/jam. SIM C1, untuk pengendara motor dengan kapasitas mesin 250-500 cc.SIM C2, untuk pengendara motor berkapasitas mesin di atas 500 cc. SIM D, untuk mengemudikan kendaraan khusus bagi penyandang disabilitas atau berkebutuhan khusus. Selanjutnya, Golongan SIM Umum ada kemudahan yang diberikan untuk pemegang SIM agar tidak perlu memiliki banyak jenis SIM jika hendak berganti-ganti jenis kendaraan bermotor yang akan dikemudikannya. SIM untuk kendaraan bermotor dapat digunakan sebagai SIM kendaraan bermotor yang jumlah beratnya sama atau lebih rendah. Misalnya, SIM A Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A. SIM B1 dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A. SIM B1 Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A, SIM A Umum, dan SIM B1. Sedangkan SIM B2 dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A dan SIM B1. SIM B2 Umum dapat berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor yang seharusnya menggunakan SIM A, SIM A Umum, SIM B1, SIM B1 Umum, dan SIM B2. Persyaratan Pembuatan SIM Perseorangan persyaratan yang dipenuhi, Batas Usia Minimal SIM A 17 tahun, SIM B1 20 tahun, SIM B2 21 tahun, SIM C 17 tahun, SIM D 17 tahun. Sedangkan Syarat administratif memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Mengisi formulir permohonan, Sehat jasmani dan rohani, berpenampilan rapi, dan bersepatu (tidak diperkenankan memakai sandal). Lulus ujian teori, ujian praktik, dan/atau ujian keterampilan melalui simulator. Sementara itu bagi pemohon SIM B1 dan B2, ada syarat tambahan, yaitu: Untuk membuat SIM B1 harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan. Untuk membuat SIM B2 harus memiliki SIM B1 sekurang-kurangnya 12 bulan. Membayar biaya pembuatan SIM baru. Persyaratan Pembuatan SIM Umum khusus untuk golongan SIM Umum, persyaratannya sedikit berbeda dengan golongan SIM Perseorangan. SIm golongan Umum, batas Usia Minimal Pemohon SIM A Umum: 20 tahun, SIM B1 Umum: 22 tahun, SIM B2 Umum: 23 tahun Syarat Administratif, Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Mengisi formulir permohonan, Sehat jasmani dan rohani, berpenampilan rapi, dan bersepatu (tidak diperkenankan memakai sandal), Lulus Ujian dan Ujian teori. Dan diwajibkan mengikuti klinik mengemudi untuk mendapatkan Surat Keterangan Uji Klinik Pengemudi (SKUKP), Persyaratan tambahan Untuk membuat SIM A Umum harus memiliki SIM A sekurang-kurangnya 12 bulan, Untuk membuat SIM B1 Umum harus memiliki SIM B1 atau SIM A Umum sekurang-kurangnya 12 bulan. Untuk membuat SIM B2 Umum harus memiliki SIM B2 atau SIM B1 Umum sekurang-kurangnya 12 bulan. SIM A Umum, untuk mengemudikan mobil umum dan barang dengan jumlah berat yang diperbolehkan tidak melebihi 3.500 kg. SIM B1 Umum, untuk mengemudikan mobil penumpang dan barang umum dengan jumlah berat yang diperbolehkan lebih dari 3.500 kg. SIM B2 Umum, untuk mengemudikan kendaraan penarik atau kendaraan bermotor dengan menarik kereta tempelan atau gandengan dengan berat yang diperbolehkan untuk kereta tempelan atau gandengan lebih dari 1.000 kg.(helmy ridar) editor : helmy Ridar

 

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30