humas karimun
humas karimun

Massa Pelingkar Geruduk Kantor Syahbandar Karimun Minta Dirjen Copot Jabatan KSOP Terlalu Mudah Keluarkan Izin Olah Gerak Kapal

Published in KARIMUN
Written by  06 June 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Iwan Gondrong Koordinator Pelingkar Memberikan Keterangan Pers Usai Bertemu dengan Pihak Syahbandar Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – Puluhan massa mengatas namakan Peduli Lingkungan Karimun,(PELINGKAR), menggeruduk Kantor Syahbandar di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, puluhan massa tersebut meminta kepada pihak KSOP untuk menghentikan pemberian olah gerak kapal kepada kapal-kapal yang melakukan pendalaman alur serta untuk kepentingan reklamasi PT Grace Rich Marine dan juga sekaligus meminta kepada Dirjen Hubla untuk mencopot jabatan ka, Syahbandar

Karimun karena dinilai sangat mudah mengeluarkan izin oleh gerak kapal.

 

Hal tersebut dikatakan, Iwan Gondrong Koordinator Aksi Pelingkar dan juga sebagai orator dalam aksi dilakukan di depan kantor syahbandar karimun, Rabu,(6/6/2018), dalam Orasinya, Iwan Gondrong mengatakan, Pihak KOSP Karimun diminta agar tidak lagi memberikan izin oleh gerak kapal kepada kapal-kapal yang melakukan kegiatan pendalaman alur yang nota bene matrial pasirnya dimanfaatkan untuk kepentingan reklamasi pantai PT Grace Rich Marine, pasalnya, perusahaan tersebut belum memiliki Izin Usaha Pertambangan dan berbagai izin yang belum mereka,(perusahaan-red),miliki, dan juga meminta kepada Dirjen Hubla untuk mencopot jabatan Ka. Syahbandar Karimun, karena dinilai kebablasan mengeluarkan izin oleh gerak kapal untuk kepentingan PT Grace Ric Marine.

 

“ Itu’ Kapal-kapal yang melakukan pendalaman alur yang matrialnya diperuntukan reklamasi pantai PT Grace Rich Marine diminta kepada pihak syahbandar agar tidak memberikan izin oleh gerak kapal lagi, sebelum mereka memiliki izin yang lengkap dari pihak berwenang, dan juga saat ini pelingkar juga sudah melaporkan kasus dugaan adanya tindak pidana atas kegiatan tersebut ke polres karimun,” Tukasnya

 

Ditambahkanya lagi, Setelah digelarnya pertemuan dengan Pihak Syahbandar Karimun di Ruanganya dan dihadiri beberapa pejabat tinggi dilingkungan KSOP Karimun serta Massa Pelengkar, maka kami tetap mengambil keputusan, Bahwa Pelingkar tetap mengawasi aktivitas perusahaan tersebut, pasalnya, indikasi yang kita lihat izin damping tidak dibenarkan karena mereka menggunakan kapal sampan yang lansung mengangkat matrial, dan indikasi lainya,kedua lahan yang ditimbun bukan atas nama PT Grace Rich Marine, tetapi atas nama Perusahaan lain, dan indikasi terakhir, Izin dimiliki hanya 100 meter dari bibir pantai, tapi dari investigasi dilapangan terlihat kurang lebih 200 meter dari bibir pantai.

 

“ Pihak Syahbadar dalam Rapat tadi akan meninjau kembali soal periizinan PT Grace Rich Marine dan bekerja sama dengan Pihak Pemerintah yang ikut serta memberikan izin,” tutup Iwan 

 

Dari pantauan Wartawan karimuntoday.com dilapangan, terlihat puluhan anggota polres dan polsek tanjungbalai, serta di bantu oleh TNI AL dan Satuan Polisi Lalu Lintas menjaga ketat aksi dilakukan oleh Massa pelingkar, (*)

 

Penulis   : Johanes Tambunan

 

Ediotr      : Helmy Ridar

 

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« June 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30