LSM LBM Minta Bupati Lingga, Hentikan Pembukaan Lahan Baru di Desa Langkap

Published in LINGGA
Written by  26 June 2018
Rate this item
(0 votes)

 

Ket Photo : Tumpukan Kayu Ilog Dari Hasil Pembukaan Lahan di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

 

Lingga,(KT) - Beberapa hari ini nitizen disocial media Facebook disibukkan dengan perbincangan soal Kayu yang tersusun dari Pembukaan Lahan baru di Desa bukit Langkap Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

 

Lembaga Masyarakat Laskar Bunda Melayu (LSM-LBM) angkat bicara terkait polemik yang beredar disocial media dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lingga menghentikan sementara izin pembukaan lahan baru untuk cetak sawah di Bukit Langkap Kecamatan Lingga timur.

 

Hairul Anwar Ketua Umum LSM-LBM kepada karimuntoday.com, Selasa,(26/6/2018), menyampaikan pemerintah harus mempertimbangkan secara cermat baik itu siklus ekologi maupun pemanfaatan hutan lindung. "Kami LBM Lingga sangat setuju program pemerintah dari percetakan sawah tetapi pemkab harus mengkajilah dengan cermat baiknya produksi padi ini sebab sebelumnya distributor padi sama dengan harga import nasional dan upaya inikan dilihat hasil seperti sekarang inikan yang terlihat kayu yang beserak belum faktor ekologi dan lainnya", ungkap Hairul   

 

Dirinya mencontohkan perkebunan Sawit di Desa Linau awalnya dikelola oleh pihak Perusahaan untuk dijadikan lahan namun kenyataannya hutan rusak sawit jalan ditempat. "Padi tidaklah menjadi soal namun hutan yang rusak Ini tidak bisa kembali seperti semula dan belum tentu pemerintah selanjutnya memiliki program yang sama seperti sekarang" ujarnya.

 

Sebaiknya terkait pembukaan lahan baru untuk cetak sawah pemerintah daerah lebih baik memanfaatkan perkebunan yang ada selama ini. Jika ingin melakukan penambahan lahan baru sebaiknya melakukan pertimbangan secara baik. "Dulu pak Bupati pada bulan Januari pernah memberikan tantangan dari program kementerian pertanian 1.500 hektar dari seluruh elemen organisasi kepemudaan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ormas, serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kabupaten Lingga jika tidak berjalan bisa dialihkan ke sawah", tutupnya.

 

Secara terpisah, Bupati Lingga, H.Alias Wello sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait permintaan LSM-LBM agar menghentikan pembukaan lahan baru di Desa Langkap Kecamatan Lingga Timur, karena dinilai berpotensi hanya memanfaatkan hasil kayunya saja, belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

 

Penulis   : Lukman Hakim 

Editor      : Helmy Ridar

karimuntoday.com

Cahaya.Asia

 

KALENDER BERITA

« July 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31