humas karimun
humas karimun
Rate this item
(0 votes)
Tampak, Agussahiman Sekdako Batam, Kepri.(photo.net) Batam,(karimuntoday.com) - Aksi unjuk rasa yang seharusnya digelar hari ini, Kamis(3/10/2013) oleh LSM Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan dan Pembangunan Daerah (BPKPPD) Kepri bersama Gerakan Masyarakat Berantas Kebal Hukum didepan kantor Pemko, Kejari dan BP Batam ditunda hingga hari rabu tanggal 9 Oktober mendatang. Ketua LSM BPKPPD Kepri, Edy Susilo kepada swarakepri mengatakan alasan penundaan aksi unjuk rasa yang ke-5 kali ini adalah karena banyaknya elemen masyarakat yang ingin bergabung untuk mendukung aksi, sehingga diperlukan waktu untuk melakukan koordinasi. “Aksi unjuk rasa sengaja kita tunda hari ini(kamis,red) untuk melakukan koordinasi. Aksi unjuk rasa akan digelar rabu…
Rate this item
(0 votes)
Tampak, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, I Made Astiti. Batam,(karimuntoday.com) - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, I Made Astiti, enggan berkomentar banyak menanggapi kekecewaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap penanganan kasus Dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemko Batam tahun 2007 - 2009 yang tidak menyentuh Wali Kota Batam dan Sekdako Batam. "Untuk Bansos, Kejari kan sudah menangani, dan perkaranya sudah putus," kata Made kepada BATAMTODAY.COM, hari ini. Berdasarkan fakta, lanjut Made, belum mengarah kepada sekda maupun wali kota. "Hasil laporan Bansos juga sudah dikirim ke KPK," kilah Made. Ketika ditanya tanggapannya atas desakan KPK agar Kejari Batam segera mengembangkan perkara tersebut…
Rate this item
(0 votes)
Tampak, Kantor Kejaksaan Negeri Batam, Kepuluan Riau,(Kepri). “Tangkap dan Penjarakan Walikota dan Sekda Batam,” tegas Edy dalam orasinya. Batam.(karimuntoday.com) - Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Berantas Kebal Hukum dan LSM Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan dan Pembangunan Daerah (BPKPPD) Kepri melempar telur busuk kepada pejabat Kejaksaan Negeri Batam karena dianggap mandul dan tidak mampu menyeret aktor intelektual pada kasus korupsi Bansos Batam sebagai tersangka, hari ini, Senin(9/9/2013). Ketua LSM Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan dan Pembangunan Daerah (BPKPPD) Kepri, Edy Susilo dalam orasinya mendesak agar Kejari Batam segera menyeret Walikota dan Sekda Batam sebagai tersangka pada kasus korupsi Bansos Gate. “Tangkap dan…
Rate this item
(0 votes)
Tampak, Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi,(KPK), di Jakarta. Jakarta,(karimuntoday.com) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan segera menyurati Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam terkait tindaklanjut penanganan kasus korupsi dana bantuan sosial (bansos) Pemerintah Kota Batam 2007-2009 senilai Rp 23 miliar. "Sampai saat ini, KPK masih belum menyikapi dokumen surat penanganan kasus Bansos Batam. Belum ada surat baru dari KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Jakarta, Jumat (6/9/2013). Johan mengatakan, dokumen kasus dana Bansos Batam yang dikirim Kejari Batam, secara spesifik hanya menyinggung soal proses hukum terhadap dua terdakwa pegawai Pemko Batam, Erwinta Marius (Kabag Keuangan) dan Raja Abdul Haris (Bendahara).…
Rate this item
(0 votes)
Tampak, Ahmad Dahlan, Walikota Batam,Kepri. Batam,(karimuntoday.com) - Bergulirnya kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) Batam ke KPK, dan bahkan segera akan dilakukan terhadap kasus yang diduga melibatkan Wali Kota Batam itu, ternyata tidak membuat gentar seorang Ahmad Dahlan. Ahmad Dahlan yang dikonfirmasi BATAMTODAY.COM usai mengikuti Rapat Koordinasi Kepala Daerah tingkat II dengan Gubernur Kepri mengatakan, jika sampai saat ini dirinya tidak pernah dipanggil KPK terkait kasus dugaan korupsi dana Bansos tersebut. "Tak tahu saya itu, dan sampai sekarang nggak ada pemanggilan, dan saya juga tidak pernah dipanggil KPK dengan masalah itu," kata Dahlan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis(22/8/2013). Disinggung mengenai…

KALENDER BERITA

« January 2018 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31