humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: August 2016

 

Ket Photo : Fathul Mujib SH.MH, Ketua Pengadilan Tanjungbalai Karimun,Provinsi Kepri ketika memimpin sidang Penipuan Penyelenggaraan Pendidikan Tanpa Izin di Universitas Karimun pada Tahun 2008 silam.(KT).

 

Karimun,(KT) – Perkara Penipuan Penyelenggaraan Pendidikan Tanpa Izin di Universitas Karimun pada Tahun 2008 silam saat ini tengah bergulir di persidangan Pengadilan Negeri tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri dengan dua orang terdakwa,MS.Sudarmadi Mantan Rektor Universitas Karimun serta HM.Taufik Mantan Ketua Yayasan Tujuh Juli menjadi sorotan Lembaga Bantuan Hukum,(LBH),Badang Perkasa Karimun,pasalnya, Jaksa Penunut Umum,(JPU),menghadirkan banyak saksi dalam perkara tersebut, padahal beberapa orang saksi yang sudah dimintai kesaksianya dipersidangan sudah jelas subtansinya, bahwa pada tahun 2008 silam ketika pihak rektorat melakukan perekrutan mahasiswa/wi baru belum mengantongi izin prodi PGSD dan izin prodi lainya, akibat banyaknya saksi dihadirkan tentu perkara ini sangat lamban dituntaskan, padahal tentunya masyarakat karimun, tidak sabar lagi menunggu akhir drama tersebut.

 

Hal itu dikatakan, Darwin Rambe SH, Ketua LBH Badang Perkasa kepada karimuntoday.com beberapa waktu lalu via hp selularnya, ya dia melihat JPU sengaja mengulur waktu dengan memperbanyak saksi dihadirkan ke persidangan, seharusnya dua atau tiga saksi sudah cukup untuk pembuktian, sebab, ketika pemyidik polres karimun menetapkan kedua tersangka dalam kasus ini, tentunya sudah memiliki dua alat bukti, artinya, untuk apa JPU mengahdirkan begitu banyak saksi, sedangkan subtansinya sudah jelas, ada penipuan disitu.

 

“  Seharusnya perkara ini sudah masuk keranah tuntutan bahkan vonis dari majels hakim, andaikata JPU, tidak menghadirkan banyak saksi dipersidangan, sedangkan dari pantauan dilapangan ketika persidangan digelar, semua saksi dihadirkan memiliki jawaban tidak jauh berbeda dengan saksi yang telah dihadirkan, artinya, untuk apa lagi memaksakan untuk menghadirkan saksi baru lagi,” Imbuhnya

 

Ditambahkanya lagi, dari agenda sidang di ikutinya dipengadilan negeri tanjungbalai karimun, dari keterangan saksi, mulai dari pihak pelapor maupun dari para mantan mahasiswa serta para mantan dosen universitas karimun, sudah jelas mereka mengatakan bahwa proses perkulihan dari tahun 2008 sampai tahun 2010 di fakultas FKIP dan beberapa Fakultas lainya, tidak memiliki izin, sehingga para mahasiswa tidak bisa diwisuda, pertanyaanya, apakah keterangan para saksi tersebut tidak cukup untuk dijadikan pembuktian bagi JPU, untuk dijadikan acuan dalam penuntutan, dan juga, selayaknya majelis hakim ikut andil, agar JPU membatasi saksi yang dihadirkan, bukan sebaliknya,” Imbuh Rambe (redaksi)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Achmad Zaky Founder dan CEO Bukalapak didampingi Dra.Gweny Rahayu selaku Kasie Penguatan Sumber Daya PPNS Bidang UGB Kementerian Sosial RI menyerahkan hadiah Kejutan Bedug Berkah secara simbolik kepada perwakilan pemenang paket umroh.

 

Jakarta, (KT)  – Bukalapak mengumumkan pemenang kejutan Bedug Berkah yang merupakan promo Bukalapak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan lalu. Pemenang yang beruntung yaitu Farliando Roeslan berhasil mendapatkan Honda HR-V, sedangkan 10 pemenang yang berhasil mendapatkan paket Umroh yaitu Achmad Hadiansyah, Hariyanto, R.Panji. Asmoro. Bangun, Achmad Fadillah J, Faiz Noval Jiddie, Widyawardana Adiprawita, Adam Nur Hakim, Ilhamrizqi33, Labibul Muammar, Amin Ananda. Para pemenang paket Umroh rencananya akan diberangkatkan pada tahun 2017. Semua pajak pemenang telah ditanggung oleh Bukalapak.

 

Penyerahan dilakukan kemarin, 29 Agustus 2016, bertempat di Kantor Bukalapak di Kemang yang diserahkan langsung oleh Achmad Zaky selaku Founder dan CEO Bukalapak kepada para pemenang serta disaksikan oleh Dra. Gweny Rahayu selaku Kasie Penguatan Sumber Daya PPNS Bidang UGB Kementerian Sosial RI.

 

Achmad Zaky mengatakan, “Dengan pertumbuhan pelapak yang telah mencapai lebih satu juta pelapak, dan jumlah pengguna yang mencapai lebih dari enam juta pengguna, Bukalapak akan berkomitmen untuk terus meningkatkan berbagai kemudahan dan fasilitas kepada pengguna, serta perbaikan sistem-sistem kami.”

 

Achmad Zaky menambahkan bahwa Bukalapak juga akan secara konsisten mendorong para pelapak di Bukalapak agar menjadi pelapak yang memiliki reputasi yang baik dan memiliki daya saing. Sehingga masyarakat dapat tetap aman dan nyaman berbelanja di Bukalapak dan secara bersama-sama menjadi pahlawan pelapak untuk membantu para pelaku UKM untuk terus berkembang.(*)

Published in KARIMUN
Wednesday, 31 August 2016 20:37

Bupati Grobogan Jawa Tengah Sri Sumarni

Purwodadi,(KT) - Bupati Grobogan Sri Sumarni Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia, " INDONESIA KERJA NYATA " 

Published in KARIMUN

 

 

PURWODADI (KT),- Walau Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke- 71 sudah terlewati, namun, suasana kemeriahan masih nampak terlihat.  Seperti yang dilaksanakan oleh Kodim 0717/ Purwodadi bekerjasama dengan Perusahaan Sirup Kartika mengadakan kegiatan sepeda santai dan jalan sehat kemaren.

 

Saking antusiasnya memperingati HUT RI ke-71,peserta sepeda santai mencapai 10.000 orang lebih dan peserta jalan sehat 6000 Peserta. Bukan cuma dari lokal Kabupaten Grobogan saja,tetapi peserta juga berasal dari luar Kabupaten seperti Boyolali dan Sragen. 

 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0717 / Pwd Letkol Arh Jan Piter Gurning, Kapolres Grobogan AKBP Agusman Gurning S.ik, Sekda Kab. Grobogan Drs. Sugiyanto, SH,MM, Ketua DPRD Kab. Grobogan Agus Siswanto SH.

 

Sepeda Santai ini dimulai dengan pengibasan bendera Start oleh Sekda Grobogan yang di dampingi oleh Dandim 0717 / Pwd

 

Dalam kesempatan tersebut Dandim yang di wakili oleh Kasdim 0717 Mayor Inf Drs. Arif Isnawan mengatakan " Kegiatan sepeda santai dan jalan sehat di adakan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 71 tahun, dengan tema AKU CINTA INDONESIA dan Peserta yang hadir mencapai 15 ribu peserta " kata Kasdim.

 

" Hadiah utama adalah sepeda Motor lima unit, sepeda gunung lima unit dan masih banyak hadiah DoorPrize lainnya" tambahnya.

 

Salah satu peserta jalan sehat Titik Wardiyanti  mengaku senang bisa`mengikuti jalan sehat ini. " Sangat senang sekali dengan kegiatan jalan sehat karena dapat berolahraga bersama keluarga dan hadiah yang di sediakan cukup banyak" kata Titik.

 

Route Sepeda santai menempuh jarak lebih kurang 10 Km. Dimulai dari Start Simpang empat Alun - alun Purwodadi ke arah utara masuk ke jalan Ring Road ke Jalan A. Yani - Jl S.Parman,dan  Finish di Perempatan Alun - Alun Purwodadi.

 

Selain Sepeda santai dan jalan sehat, juga diadakan kegiatan Bhakti Sosial berupa Donor Darah.(nur)

Published in KARIMUN

 

LINGGA ,(KT) - Bupati Lingga H. Alias Wello melakukan pertemuan dengan Agen Penyalur Minyak Subsidi (APMS) dan puluhan orang pemilik rekom pangkalan BBM di wilayah Kecamatan Senayang dan Lingga Utara. Pertemuan hari ini guna membahas kelangkaan BBM di Lingga yang diduga karena penyaluran bahan bakar inimenyalahi aturan pemerintah.

Kegiatan yang diadakan di Aula Junjungan Negeri Bunda Tanah Melayu, Kantor Bupati Lingga, Daik tersebut turut dihadiri, Bupati Lingga, Wakil Bupati Lingga, Kabag Ekonomi Pemkab Lingga, serta Asisten II Pemkab Lingga berjalan lancar hingga akhir kegiatan.

Pemerintah harus cepat bertindak. Ini menyangkut kepentingan orang banyak, jadi kami harus tegas. Menurut informasi katanya ada oknum aparat yang bekingi. Saya tidak peduli. Saya mau tahu siapa itu aparatnya, saya akan laporkan jika itu benar,” ungkap Wello dalam pertemuannya bersama pengusaha BBM di aula KantorBupati Lingg Senin (22/08).

Dikatakannya, tak hanya kelangkaan, dirinya juga mendapatkan laporan soal isu adanya sejumlah kegiatan ilegal dalam pendistribusian minyak subsidi di KabupatenLingga.

“Ada informasi di lapangan tentang distiribusi minyak yang tidak merata, ada pembatasan kuota untuk pemilik rekom, ada pula yang mendapat jumlah lebih dari yang direkomendasi Pemkab, ada yang dapat izin tapi tidak dapat alokasi. Ada juga minyak yang beredar tapi tidak diketahui legalitasnya,” paparnya.

Menurutnya, permasalahan regulasi pada BBM ini menimbulkan dampak negatif terhadap kebutuhan masyarakat. Permainan mafia BBM tersebut menyebabka Kabupaten Lingga sering mengalami kelangkaan bahan bakar.

Selain itu, dirinya menduga, banyak pemilik rekom yang diamanahkan pemerintah setempat untuk melayani kebutuhan BBM masyarakat, telah ikut dalam jaringan mafia tersebut.

Jika nanti terbukti adanya peenyellwengan, kita akan beri sansi atau pencabutan izin ujarnya.(Rusli)

Published in LINGGA

 

 

GROBOGAN(KT),- Sebuah tradisi unik dilakukan ratusan warga Desa Mlilir Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Ratusan warga menggelar arak-arakan dengan membawa gunungan dan tumpeng yang berisi hasil bumi keliling desa dipimpin kepala desa setempat.

 

Ratusan warga Desa Mlilir Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah(28/8) tumpah ruah dibalai desa setempat. Dengan membawa gunungan yang berisi hasil-hasil bumi, para warga berbondong-bondong memadati balai desa untuk melakukan tradisi perti bumi atau apitan yang dilakukan setiap bulan apit atau dzulqo’dah ini.  Setelah berkumpul, gunungan sebanyak 6 buah serta nasi tumpeng ini kemudian diarak keliling desa. Dengan menaiki kuda laksana sang raja,Kepala Desa memimpin arak-arakan gunungan ini mengelilingi desa beserta perangkat desa ,serta lembaga desa setempat.

 

Menurut Sugeng Riyadi,SH,Kepala Desa Mlilir, kegiatan ini dilakukan dalam rangka tradisi apitan atau sedekah bumi sebagai bentuk nguri-uri budaya adat jawa.

”Acara ini merupakan acara apitan,atau sedekah bumi yang rutin kita lakukan setiap bulan apit untuk nguri-uri budaya jawa yang hamper luntur ,” ucapnya

 

Selain itu, lanjut Sugeng, kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk syukur kepada Tuhan, karena hasil panen warga yang melimpah,” lanjut Sugeng

 

Ditambahkannya, arak-arakan keliling desa atau putar desa dengan membawa gunungan ini sebagai simbul supaya desa yang dipimpinnya diberi keselamatan dan dijauhkan dari balak.

 

“ Arakan putar desa ini dimaksud agar rakyat ang saya pimpin diberi kesehatan,keselamatan dan dijaukan dari balak,” imbuhnya.

 

Sugeng berharap, dengan kegiatan tersebut terwujud hubungan yang baik antara pemerintahan desa dengan masyarakat serta terciptanya jiwa gotong-royong dan kebersamaan dalam mayarakat.

 

Sementara itu,Pardi(50) warga desa setempat merasa senang megikuti tradisi rutin tahunan ini.” Wah,pokoke seneng mas,ora koyo taun wingi,rame banget,lan perlu dibaleni meneh taun sesok,” ucapnya puas (red: pokoknya senang mas,tidak seperti tahun lalu,ramai sekali,dan perlu diulangi lagi tahun berikutnya)

 

Setelah diarak keliling desa,gunungan yang dibawa warga ini kemudian dibawa ke rumah kepala desa  untuk didoakan. Selepas itu,tradisi diakhiri dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk di rumah kepala desa.(NUR)

Published in KARIMUN

 

Grobogan(KT)- Puluhan nara pidana rumah tahanan Purwodadi, membentuk sebuah formasi berbagai tulisan disela-sela pembacaan ikrar napi dalam upacara hari kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia. Dalam remisi hari kemerdekaan ini, sebanyak 95 napi mendapatkan remisi.

Formasi yang diperagakan beberapa kali ini smepat membuat para tamu undangan kaget karena selama ini belum pernah ada adegan seperti ini selama upacara pemberian remisi di tiap tanggal 17 Agustus. Seluruh peserta upacara kemudian saling ambil posisi untuk membentuk sebuah tulisan diantaranya rutan Purwodadi, remisi satu dua dan beberapa formasi lainnya, ditengah upacara berlangsung.

Dalam upacara peringatan hari kemerdekaan yang ke-71 Republik Indonesia ini, sebanyak 95 warga binaan rumah tahanan purwodadi mendapatkan remisi. Menurut kasubsi pelayanan tahanan rutan Purwodadi, Grobogan, Jawa Tengah, Deri Kuswanto, untuk 85 warga binaan yang mendapatkan remisi satu, tidak bisa bebas tahun ini, namun akan menjalani masa hukuman dikurangi remisi yang diperoleh di hari kemerdekaan 2016 ini, sementara 5 warga binaan yang mendapatkan remisi 2, bisa menghirup udara bebas hari ini seusai upacara.

“Untuk tahun ini diusulkan sebanyak sembilan puluh lima nara pidana, 85 mendapatkan remisi 1, yang berarti masih menjalani masa hukuman dikurangi remisi, dan yang kedua  ada 5 napi mendapatkan remisi 2 dan bebas hari ini usai upacara,”  jawab Deri Kuswanto.

Nurhadi, nara pidana yang sudah menghuni rutan Purwodadi selama d2 tahun ini mengaku senang bisa mendapatkan remisi 2 bulan.

Sehingga ia tinggal menjalani masa hukuman lima tahun lagi. Nurhadi terjerat masalah undang undang perlindungan anak dengan masa hukuman tujuh tahun penjara.

“ saya senang sekali mendapatkan remisi, yang penting bisa berbuat baik disini akan mendapatkan remisi, saya terjerat kasus asusila terhadap anak dibawah umur, dan saya sangat menyesal,” ujar Nurhadi.

Deri Kuswanto lebih lanjut mengungkapkan bahwa untuk saat ini kapasitas tempat tahanan di rutan purwodadi sangat tidak mencukupi, sat ini jumlah tempat yang disediakan untuk warga binaan, napi dan tahanan hanya sejumlah 195 tempat, sementara jumlah warga binaan ditambah dengan napi dan tahanan mencapai 155.[NUR]

Published in KARIMUN

Keterangan Fhoto: Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono (insert: Oknum Debt Collector yang melakukan pengancaman).

KARIMUN,(KT)  - Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau melalui Polisi Resort Karimun mulai mekakukan penelusuran terkait pengeroyokan dan pengancaman berbau SARA oleh Puluhan Oknum Debt Collector PT BFI Finance Tbk, Cabang Tanjungbalai Karimun.

Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartono mengatakan segera menelusuri permasalahan pengeroyokan dan pengancaman berbau SARA yang dilakukan Puluhan Oknum Debt Collector PT BFI Finance Karimun terhadap Nasabahnya sendiri, yakni Purba.

"Terimakasih, Saya teruskan masalah tersebut ke Satuan Wilayah (Satwil) dan Fungsi terkait untuk menindaklanjuti," ucapnya.

Tidak lama setelah dikonfirmasi, Polisi Resort Karimun melalui Reskrim langsung menindaklanjuti dengan mengirimkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan termasud menemui korban pengeroyokan.

"Saya telah ditanyai tentang pengeroyokan itu dan saya telah jelaskan dan sebut siapa-siapa saya oknum Debt collector yang terlibat," ujar Purba.

Ia mengucapakan terimakasih kepada Kepolisian yang telah memberikan atensi atas masalahnya tersebut.

"Tentu sangat berterimakasih atas sigapnya Kepolisian mengayomi masyarakatnya, saya berharap agar semua pelaku dapat ditangkap dan diproses," jelasnya.

Ia yakin masyarakat tidak akan terpengaruh dengan ucapan Oknum Debt Collector yang mengancam dengan sebutan Tempatan dan pendatang.

"Masyarakat Karimun itu berpikiran luas, saya yakin tidak akan terjadi apapun karena selama ini kita hidup berdampingan, ini hanya ulah oknum saja," tegasnya.

Pekerjakan Preman, Patron Karimun Minta PT BFI FInance Karimun di Tindak
Cegah SARA, Ketua IPMKK Minta Polisi Tangkap Debt Colector BFI Yang Coreng Nama Melayu

Terpisah, Jhon Asron Purba SH, Advokat di Batam mengatakan meminta paksa kendaraan bermotor yang masih dalam proses kredit seperti biasa dilakukan oleh debt collector, tidak diperbolehkan. Sebab hal tersebut telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/ 2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan.


“Dengan adanya peraturan Fidusia tersebut, pihak leasing atau kreditur tidak boleh meminta paksa melaui debt collector. Penyitaan hanya boleh dilakukan oleh pihak pengadilan, apalagi jika Debt Collector melakukan pengeroyokan atau pengancaman, apalagi berbau SARA, bahaya itu” ucapnya.


Ia menambahkan, setelah dilakukan penyitaan oleh pihak pengadilan, selanjutnya pihak pengadilan memberikan denda kekurangan pembiayaan kredit motor tersebut.


“Meminta paksa kendaraan bermotor di jalan merupakan tindak kekerasan atau perampasan, mereka bisa diancam pasal 365 KUHP tentang perampasan dengan hukuman 12 tahun penjara,” tambahnya.


Seperti diberitakan sebelumnya, Purba Nasabah PT BFI Finance Cabang Tanjungbalai Karimun dikeroyok puluhan Oknum Debt Collector perusahaan itu, kejadian bermula ketika Purba meminta kelonggaran pembayaran kemarin (11/8/2016), saat Purba Ingin membayar angsurannya, tiga Oknum Debt Collector menyeruduk masuk ke Perusahaan istrinya bekerja.


Saat itu Purba meminta agar Debt Collector tidak mengulangi cara tersebut, Edi yang mengaku bos debt Collector dengan gaya premanismenya memulai pembicaraan yang saling memancing emosi kedua belah pihak, wartawan yang berada ditempat yang melerai menjadi amukan puluhan Debt Collector.


Mereka juga menyeruduk mobil wartawan dan ingin melakukan pemukulan, untungnya pihak keamanan bank BPR melerai dan mengusir.


Tidak disangka, salah satu Oknum Debt Collector yang fhotonya di Insert dalam berita ini melakukan pengancaman berbau SARA.


Ulah Oknum Debt Collector itu mendapat kecaman dari Ketua Laskar Melayu Bersatu (LMB) Kepri, Datuk Azman Zainal dan Ketua Patron Karimun, Andi Acok. Semua pihak berharap kasus tersebut dapat diselesaikan oleh Pihak Kepolisian. (redaksi)

Published in KARIMUN

  

LINGGA,(KT) - Momentum hari kemerdekaan (Dirgahayu) RI ke-71, Bupati Lingga H Alias Wello berharap Lingga lebih matang kedepannya. Hal itu  disampaikan bupati setelah upacara pengibaran bendera HUT RI ke-71 di lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah, Rabu (17/8).

Prosesi upacara bendera peringatan hari kemerdekaan RI ke-71 dipimpin langsung oleh Bupati Lingga H Alias Wello. Bupati saat itu memakai pakaian kedinasan. Nampak hadir juga Kapolres Lingga, AKBP Muji Supriyadi, Kajari Daik Lingga Puji Triasmoro.

Danlanal Dabo serta sejumlah tamu undangan serta Plt Sekda Lingga, dan Asistent II Pemkab Lingga sekaligus Plt Kadis PU H Kasiman.

Nampak hadir sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemkab Lingga, maupun FKPD (Forum Koordinasi Pemerintah Daerah). Ketua DPRD Lingga Drs Riono, dan sejumlah tamu undangan, baik tokoh masyarakat, serta sejumlah veteran Lingga.

Bertindak selaku komandan upacara Danramil Daik Lingga Kapten Inf Herwan Syahputra, dengan sejumlah peserta upacara dari sejumlah PNS, Kepolisian, Angkatan Laut, pemuda Panca Marga, siswa SD, SMP, SMA, serta sejumlah mahasiswa KKN di Lingga.

Namun ada yang menarik pada pelaksanaan upacara setelah bendera merah putih berkibar dilapangan Sultan Mahmud Riayat Syah, serta pembacaan Teks Proklamasioleh Ketua DPRD Lingga Drs Riono, pemimpin upacara memberikan salam komando kepada komandan upacara Kapten Herwan Syahputra.

Menurut Awe, dengan momentum kemerdekaan Republik Indonesia yang sudah ke-71 tentu NKRI sudah matang. Begitu juga dengan Kabupaten Lingga yang hampir berusia 13 tahun, diharapkan lebih matang lagi. "Bagi Kabupaten Lingga yang berusia 13 tahun tentu semakin matang . Mari kerja keras, saking bahu membahu untuk kerja nyata,(rs)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : PT Indonesia Bisa Sukses, Menurut Anggota Komisi III DPR Karimun, Kepri, termasuk 9 Perusahaan di Kepri, Perusak Lingkungan, namun, hingga kini masih beroperasi melakukan Penambangan Pasir Darat di Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun.

Karimun, (KT) – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pemuda Melayu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri meminta kepada Pemerintah Dearah Kabupaten Karimun serta Provinsi Kepri agar menutup aktivitas PT Indonesia Bisa Sukses yang melakukan penambangan pasir darat di kundur,karimun, sebab dari stetmen anggota komisi III H.Zainuddin Ahmad bahwa perusahaan tersebut termasuk 9 perusahaan perusak lingkungan terparah di kepri.

Hal tersebut dikatakan, Azhar MN, Ketua DPP Ikatan Pemuda Melayu Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri kepada karimuntoday.com rabu (17/8), Dia berharap agar Pemerintah Provinsi Kepri Dinas Pertambangan dan Badan Lingkungan Hidup untuk melakukan tindakan tegas terhadap PT IBS, karena dari stetmen anggota DPRD Karimun dari Komisi III, H.Zainuddin Ahmad mengatakan,bahwa perusahaan tersebut salah satu dari 9 perusahaan di kepri perusak lingkungan, artinya, sebelum lingkungan bertambah rusak parah selayaknya dilakukan penyetopan aktivitas tambang pasir darat tersebut, sebelum bertambah parah.

“  Badan Lingkungan Hidup Provinsi Kepri dan Dinas Pertambangan Provinsi diminta jangan tutup mata, segera lakukan sidak ke PT IBS,apabila memang ditemukan adanya kerusakan lingkungan dilakukan oleh perusahaan tersebut lakukan tindakan tegas, dengan melakukan penutupan,artinya, jangan ada dusta diantara kita, rakyat sekitar sengsara,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Dia juga berharap agar Komisi III DPRD karimun, Kepri untuk melakukan sidak ke perusahaan tersebut, untuk melihat secara pasti apakah benar perusahaan Indonesia Bisa Sukses malakukan perusakan lingkungan sebegitu parah, andaikata memang ditemukan, selayaknya komisi III mengeluarkan recomendasi kepada pemerintah provinsi kepri, agar perusahaan tersebut dihentikan aktivitasnya menjelang dilakukan perbaikan lingkungan yang dirusaknya,” Ujar Azhar

Secara Terpisah, Direktur Indonesia Bisa Sukses,(IBS), Sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait adanya stetmen dari, Anggota Komisi III DPRD Karimun mengatakan, bahwa perusahaan miliknya termasuk 9 besar perusak lingkungan di kepri serta adanya permintaan dari IPMKK agar aktivitas perusahaanya ditutup, belum dapat dimintai konfirmasinya.(redaksi)

 

 

Published in KARIMUN
Page 1 of 4

KALENDER BERITA

« August 2016 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31