humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 13 October 2017

 

 Ket Photo : Model memperagakan motif batik Karimun (kiri atas) Hj. Raja Azmah Rafiq diwawancara insan pers (kanan) Foto bersama pengurus Dekranasda Karimun dengan Bupati Karimun Aunur Rafiq serta Ketua Dekranasda Provinsi Kepri Hj. Noorlizah Nurdin.

 

 

Karimun,(KT) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karimun.Provinsi Kepri bertempat di ball room meeting Aston Hotel melaunching batik Karimun, adapun motif batik karimun yang dilaunching tersebut adalah, Tampuk manggis bunga melur, Wajik tersamar, daun sukun, udang galah berbiring, jong sri gelam, ikan kurau, pokok sagu berayun dan tampuk manggis sirih raja.

 

 Hal tersebut dikatakan Hj. Raja Azmah Rafiq, usai dikukuhkan sebagai Ketua Dekranasda Karimun periode 2017-2021 kepada awak media, di Aston Karimun Hotel, Jum'at, (13/10/17).

 

Azmah menambahkan, ya, ada 8 motif yang kita launching, tujuannya adalah untuk mengenalkan kepada masyarakat lalu masyarakat mempunyai keinginan untuk memakainya, sehingga, para pelaku usaha maupun pengrajin batik semakin giat mengelola peluang bisnis ini, jadi hal ini juga upaya untuk mendorong pelaku usaha UKM di Karimun, ujarnya.

 

 Terus terang, kata Azmah, saya belum mengenal pengrajin batik yang ada di Kabupaten Karimun, saya hanya mendapatkan informasi ada dua orang pengrajin batik disini, kedepan dengan berjalannya waktu, Dekranasda akan bersinergi dengan mereka, dan kami siap untuk bekerjasama, tutur Azmah.

 

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pemerintah daerah Kabupaten Karimun mendukung upaya Dekranasda dalam menginovasi dan upaya untuk mengangkat kerajinan daerah, tidak hanya batik, namun juga kerajinan lain yang belum tersentuh para pengrajinnya oleh kita.

 

Bupati melanjutkan, ini adalah upaya untuk mendorong ekonomi kerakyatan, ini yang saya harapkan, kita semua membuat terobosan dan lompatan pemikiran yang kreatif untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, kata Rafiq dalam sambutannya dalam acara launching batik Karimun serta pengukuhan pengurus Dekranasda Kabupaten Karimun periode 2017-2021. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo Gubernur Kepri Nurdin, Basirun  Memotong Tumpeng didampingi  Bupati Karimun Aunur Rafiq serta Dirut RSUD H.M.Sani, Zulhadi  peresmian ruang rawat inap TB. Resistant Obat RSUD H.M.Sani ,Kamis sore, (12/10/17).

 

 

Karimun,(KT) - Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan HUT Karimun yang ke 18 tahun, gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Bupati Aunur Rafiq meresmikan ruang rawat inap TB resistant obat di RSUD.H.M.Sani di jalan poros, Karimun, Kamis sore,(12/10/17).

 

 Direktur Utama RSUD H.M.Sani Zulhadi mengatakan, Angka kejadian Tubercolosis di Provinsi Kepulauan Riau semakin meningkat, dari data tahun 2016 sebanyak 475 penderita TB baru di Kabupaten Karimun, dan untuk bulan Januari sampai Agustus 2017 sebanyak 216 Kasus penyakit paru-paru baru yang ditemukan, diantara kasus tersebut ditemukan kasus resistant obat, jika kasus TB biasa pengobatan 6-19 bulan, namun kasus TB Resistant obat membutuhkan waktu pengobatan lebih dari 22 bulan dan resikonya adalah kematian, ungkapnya.

 

 Dilanjutkan Zulhadi, untuk mengantisipasi hal itu, RSUD H.M.Sani mendapatkan bantuan dari kementerian kesehatan berupa alat, dan dari dinas kesehatan provinsi Kepri mendapatkan bantuan berupa regensia untuk kasus resistant obat, untuk menyambut hal itu, kita menyiapkan ruang rawat inap khusus untuk TB resistant obat, yang sebelumnya untuk kasus ini kita selalu merujuk ke Batam, namun hari ini fasilitas untuk menanggulagi kasus tersebut diresmikan semoga kasus resistant obat bisa kita tanggulangi di Kabupaten kita sendiri, tambahnya.

 

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau yang dianggukkan Bupati Karimun Aunur Rafiq, peresmian ruang rawat inap TB Resistant obat ini adalah kado untuk masyarakat Kabupaten Karimun agar RSUD.H.M.Sani selalu berupaya dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, gubernur menambahkan, seluruh jajaran RSUD agar bersabar dalam menghadapi pasien maupun keluarga pasien yang bila ada komplain yang kurang menyenangkan, jadikan semua itu sebagai motivasi merubah pelayanan semakin maksimal, pesan Nurdin.

 

Pantauan karimuntoday.com dilapangan, selain peresmian ruang rawat inap, gubernur kepri, Bupati Karimun mengunjungi bakti sosial donor darah yang diadakan RSUD H.M.Sani dalam rangka HUT yang ke-14 tahun RSUD H.M.Sani sejak didirikan. (DS)

Published in KARIMUN

   

Ket Photo : Gubernur Kepri , Nurdin Basirun dan Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq, Cipika Cipiki. 

 

Karimun,(KT) - Memperingati hari jadi Kabupaten Karimun yang ke-18 tahun, Pemerintah Kabupaten Karimun mengadakan acara syukuran yang bertempat di rumah dinas Bupati Karimun, Kamis,(12/10/17).

 

Pantauan karimuntoday.com acara syukuran dihadiri gubernur kepulauan riau, sejumlah Bupati dan Walikota di Provinsi Riau dan Kepri, anggota DPR RI, anggota DPRD Provinsi serta FKPD, OPD dan SKPD Kabupaten Karimun.

 

HM.Firmansyah, Sekda Kabupaten Karimun yang bertindak sebagai ketua penyelenggara mengatakan, perayaan HUT Karimun yang ke-18 dilaksanakan dengan sederhana namun tidak mengurangi nilai dari maksud dan tujuannya, yakni bersyukur atas apa yang kita raih sesuai cita-cita pembangunan, perayaan HUT-Karimun yang ke-18 akan dilangsungkan selama 5 hari kedepan, yang diisi dengan kegiatan diantaranya, pawai budaya nusantara, pawai pembangunan, jajanan nusantara, Dangkong dance Festival serta tabligh akbar dan do'a bersama, tuturnya.

 

Sementara itu, Bupati Karimun dalam sambutannya mengatakan, kepemimpinan kami akan selalu berupaya membenahi kekurangan dan menghadapi tantangan Kabupaten Karimun yang berstatus sebagai kawasan perdagangan bebas, pelabuhan bebas, oleh sebab itu, sesuai dengan RPJPD, pembangunan kepemimpinan kami adalah melanjutkan pembangunan yang berjalan selama ini, seperti tergambar dalam visi terwujudnya Kabupaten Karimun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi berbasis maritim yang dilandasi iman dan taqwa, ucapnya.

 

"Berbagai program untuk mencapai visi itu telah dilakukan sejumlah pembangunan infrastruktur, seperti jalan dikawasan industri sepanjang 18 KM, meningkatnya fungsi pelabuhan bebas parit rempak setelah dilakukan relokasi pelabuhan taman bunga, hingga perpanjangan rainway bandara Raja Haji Fisabilillah di Sungai Bati, hasilnya meningkatnya jumlah investasi yakni sebesar 21,5 Trilyun dan jumlah perusahaan yang berinvestasi sebanyak 164 perusahaan, ungkapnya.

 

Untuk saat ini, lanjutnya, dalam percepatan pertumbuhan ekonomi, Karimun memiliki sejumlah proyek konektivitas antar pulau, berupa jembatan antara lain jembatan penghubung antara Pulau Kundur Utara- Pulau Belat-Gunung Papan kita membutuhkan dana sekitar 240 Milyar, kita masyarakat Karimun meminta bantuan gubernur untuk bersedia membantu proyek konektivitas antar pulau ini sekitar 40 Milyar, jika direalisasikan, ini adalah kado terindak HUT Karimun yang ke-18, pinta Rafiq.

 

Tantangan kedepan Kabupaten Karimun adalah pertama, bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan daya saing dalam kancah ekonomi global, kedua, peningkatan sinergi antara Karimun dengan Provinsi, Karimun dengan Pusat serta Pemerintahan Kabupaten Karimun dengan masyarakat luas, keberhasilan serta prestasi yang telah diraih adalah juga karena sinergi dengan provinsi, dengan FKPD serta dengan masyarakat Kabupaten Karimun, oleh sebab itu, kedepan kami akan tetap melakukan sinergi yang telah dibangun ini, semoga semakin banyak yang bisa kita capai nantinya, harapnya.(DS)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« October 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31