humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Saturday, 14 October 2017

 

Ket Photo : Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq berbaur dengan Masyarakat sambil Memakan Laksa salah satu Kuliner Unggulan Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) - Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Karimun yang ke-18 tahun semakin dirasakan masyarakat Karimun perayaannya, Sabtu Sore,(14/10/17) masyarakat kabupaten karimun bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq serta Wabup Karimun Anwar Hasyim menyantap laksa yang merupakan kuliner khas Karimun secara bersama-sama.

 

Makan bersama laksa secara serentak tersebut adalah upaya memperkenalkan kuliner khas karimun serta upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang menyantap laksa terbanyak secara serentak, sebanyak 1.800 mangkok laksa disajikan diatas meja berukuran besar lalu yang ditata berbentuk angka 18 sebagai simbol dalam perayaan hari jadi Kabupaten Karimun yang ke-18 tahun, lalu laksa dibagikan kepada masyarakat yang hadir untuk disantap secara bersamaan.

 

 Festival Jajanan nusantara menyantap laksa secara serentak ini berlangsung meriah dan sukses serta masuk menjadi rekor MURI sebagai menyantap laksa terbanyak secara bersamaan, namun, untuk piagam penghargaannya baru diserahkan pada penutupan perayaan hari ulang tahun Karimun yang ke-18 pada hari selasa 17 Oktober 2017 mendatang.

 

Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam kesempatan itu diatas panggung acara mengatakan, terima kasih kepada masyarakat yang telah datang untuk menyantap makanan khas kita pada hari ini, dan saya harapkan dan diatas panggung ini saya mengundang seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk hadir di acara penutupan ulang tahun Kabupaten kita pada selasa malam mendatang, insya allah, laksa yang kita santap sore ini secara bersama-sama meraih piagam penghargaan dari MURI, ucap Rafiq yang disambut masyarakat dengan teriakan Karimun oke ! (DS)

Published in KARIMUN
 

Ket Photo : Pengurus DPD PSI Kabupaten Karimun, Sudianto sebagai Ketua DPD Karimun, Suwardi sebagai Sekretaris DPD Karimun dan Trevilandry sebagai Bendahara DPD Karimundan diterima oleh Ketua KPU Kabupaten Karimun Bapak Ahmad Sulton, SP. Sabtu (14/10/2017).

 

Karimun,(KT)  -  Tahapan penerimaan salinan bukti keanggotaan Partai Politik yang sudah dibuka sejak tanggal 3 oktober 2017 kemarin. Hari ini Jumat pukul 14.51 WIB, PartaiSolidaritas Indonesia (PSI) datang ke Kantor KPUD Kab. Karimun menyerahkan salinan bukti keanggotaan Partai Politik yang nantinya akan diverifikasi oleh KPU untuk menjadi Peserta Pemilu 2019.

 

 Penyerahan salinan bukti tanda keanggotaan (KTA) dan Salinan KTP Elektronik diserahkan langsung oleh Pengurus DPD PSI Kabupaten Karimun, Sabtu (14/10/2017), yang hadir yaitu Sudianto sebagai Ketua DPDKarimun, Suwardi sebagai Sekretaris DPD Karimun dan Trevilandry sebagai Bendahara DPD Karimundan diterima oleh Ketua KPU Kabupaten Karimun Bapak Ahmad Sulton, SP.

 

“ Kami DPD PSI Kabupaten Karimun optimis berkas pendaftaran kami langsung diterima oleh KPU Karimun, karena kami sudah mempersiapkan ini sejak lama, kami punya tim yang solid untuk menghadapi tahapan verifikasi faktual ini. Alhamdulillah semua berjalan lancar tanpa hambatan dan Alhamdulillah berkas kami langsung diterima tanpa ada perbaikan. Kata M. Suwardi Sekretaris PSI Karimun,” Tuturnya

 

Sudianto kepada karimuntoday.com mengucapkan terima kasihnya kepada semua pihak yang sudah membantu PSI Karimun menghadapi tahapan pemilu ini. Terima kasih untuk orang tua, keluarga, teman-teman pengurus DPC se Kabupaten Karimun, teman-teman tim data verifikasi dan seluruh pihak yang sudahmembantu PSI sehingga bisa mendaftar ke KPU hari ini.

 

Dengan demikian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi Partai ke empat yang menyerahkan salinan bukti keanggotaan (KTA) dan salinan KTP Elektronik. Ditambahkan oleh Trevilandry yang merupakan Bendahara PSI, kami optimis lolos verifikasi KPU dan siap menjadi kendaraan politik anakmuda di Pemilu 2019.(*)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq Menandatangani Kesepakatan dengan BPJS Karimun, di Saksikan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

 

Karimun,(KT) - Guna menunjukkan perhatiannya kepada pegawai kontrak yang bekerja dilingkungan Pemkab Karimun, Bupati Aunur Rafiq memasukkan seluruh pegawai kontraknya untuk mengikuti program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan,hal tersebut disampaikan Aunur Rafiq dalam acara syukuran HUT Kabupaten Karimun yang ke-18 tahun di pendopo rumah dinas Bupati Karimun, Kamis,(12/10/17).

 

Aunur Rafiq menambahkan, "Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan adalah bagian dari upaya agar aparatur di Pemkab Karimun meningkatkan profesionalisme kerjanya, selain itu, juga dalam rangka agar mereka (tenaga kontrak-red) mendapatkan haknya yang telah diatur Undang-undang, alhamdulillah, untuk tahun 2018, seluruh tenaga kontrak sudah dimasukkan mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan yang hari ini Memorandum of Understansing (MoU) kita tanda tangani. ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala Cabang Perintis Mandiri (KCPM) BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun Rudiyanto Panjaitan mengatakan, perlindungan yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan merupakan hak semua pekerja, baik pekerja penerima upah maupun pekerja bukan penerima upah di semua wilayah indonesia, termasuk didalamnya tenaga kerja kontrak, ujarnya.

 

Kerjasama ini merupakan sinergi antara Pemkab Karimun dengan BPJS sebagai badan penyelenggara negara untuk jaminan sosial, sebelumnya, kita juga telah bekerjasama dalam memberikan perlindungan jaminan ketenagakerjaan terhada ratusan orang tenaga kebersihan di lingkungan Pemkab Karimun, tutupnya. (DS)

Published in KARIMUN

   

Ket Photo : Masyarakat Mendatangi Makopolsek Daik Lingga.

Lingga, (KT) - Razia kendaraan bermotor oleh pihak Polres Lingga di Daik Lingga memakan korban. Aksi kejar-kejaran yang dilakukan anggota satlanas dengan pelanggar lalu lintas mengakibatkan pelanggar terperosok ke dalam parit di jalan dipertigaan Tanda Hilir hingga menyebabkan salah satu mengalami patah kaki sebelah kiri dan satunya luka lecet dibagian pinggang, Jum’at (13/10) sore.

Aan salah pemilik warung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan dia secara pasti tidak mengetahui. Saat begegas ingin menutup kedai dia mendengar bunyi motor jatuh pas di depan rumahnya.

“Kurang tau. Pas tau budak-budak itu dah didalam parit. Kami bantu ramai-ramai naik. Ade anggota lantas, katanya mereka dikejar razia. Korban sudah di Rumah Sakit,” terang dia.

Menindaklanjuti pengakuan tersebut, wartawan mencoba memantau ke Rumah Sakit Encik Mariyam, Daik.

Dikonfirmasi dari salah satu narasumber yang enggan menyebutkan korban bernama Juanda Puspa dan Ayu Endah Pratiwi merupakan siswa dari SMKN 2 Lingga yang duduk di bangku kelas XI. Benar saat itu kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Encik Mariyam, Daik Lingga untuk menjalani perawatan intensif.

Saat itu wartawan mencoba menghubungi dari salah satu guru SMKN 2 Lingga. Dia menyebutkan kedua anak murid berkeperluan membeli obat asma karena diketahui Ayu mengalami gangguan dipernapasannya. Sementara Juanda yang membawa motor Revo bernomor plat BH 3543 BT memboncengi Ayu untuk menemani ke Apotik terdekat. Sayang kedua-duanya tidak memakai helm saat berpergian.

Namun belum sampai di apotik mereka merasa dikejar anggota satuan lalulintas Polres Lingga saat ini tengah gencar melakukan razia penertiban di Daik. Karena merasa melanggar peraturan lalulintas, mereka menghindar. Aksi kejar-kejaranpun terjadi. Nasib naas, saat dikejar Juanda tidak bisa mengontrol kendaraan dan mengakibatkan mereka terperosok ke dalam parit tidak jauh dari pertigaan Dealer Honda, Tanda Hilir.

“Iya keduanya ini murid kami, tadi mau beli obat pulang,” terang salah satu gurunya.

Saat ini korban, Juanda dirawat di RS Encek Mariyam sementara Ayu sudah diperbolehkan pulang.

Pantauan lapangan, puluhan massa mendatangi RS Encek Mariyam. Mereka melihat dan meminta pihak polisi agar bertanggung jawab atas kejadian ini.

Secara terpisah Ibrahim warga lingga kepada karimuntoday.com mengatakan, Dia sangat prihatin atas kejadian tersebut, dan dia juga menyesalkan oknum guru yang mengetahui bahwa anak-anak tersebut pergi mengunakan sepeda motor, padahal yang bersangkutan tidak memiliki sim dan tidak memakai helm, seharusnya, lebih bijak lagi, oknum guru tersebut melarang anak didiknya, bukan sebaliknya, dan semoga kedepanya tidak terulang kembali kejadian seperti ini,” Tuturnya (Rs)

 

Published in LINGGA

KALENDER BERITA

« October 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31