humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 03 October 2017

 

 

Ket Photo : Sumali Anggota Komisi III DPRD Kota Batam.

 

 BATAM, (KT) - Penutupan kantor perusahaan angkutan beraplikasi online yang belum memiliki izin oleh pemerintahan kota batam,mendapatkan reaksi dan tanggapan beragam dari warga batam.

 

Berbagai macam pandangan dan anggapan muncul,kalau tindakan tersebut akan memicu terjadinya gelombang pengangguran disaat perekonomian masyarakat yang berada dalam keadaan sulit.

 

Tidak berlebihan juga kiranya,hal itu akan berdampak pada kehidupan masyarakat luas,serta akan menimbulkan penyakit - penyakit sosial lainnya.

 

Menanggapi persoalan itu, Sumali Anggota Komisi III DPRD Kota Batam kepada karimuntoday.com, Selasa,(3/10/2017), mendukung langkah - langkah yang telah diambil oleh pemerintahan kota batam,dengan menyegel kantor perusahaan angkutan online yang tidak memiliki izin tersebut, sehingga dala polemik tentang angkutan online yang tidak pernah habis – habisnya itu dapat di atasi.

 

 Ditambahkan juga oleh politisi partai demokrat yang berpenampilan sederhana ini, bahwa memang banyak hal - hal positif yang dihadirkan oleh angkutan online ini,seperti kemajuan teknologi dan perkembangan zaman yang tidak bisa dipungkiri,kemudahan dalam pelayanan dan keamanan kepada para konsumen,serta juga menjadi lahan pekerjaan baru bagi masyarakat yang membutuhkan pekerjaan,” Ujar Sumali.

 

 Akan tetapi pemerintah jangan mau kalah dan harus menegakkan wibawanya secara hukum,dengan tidak membiarkan ada perusahaan yang melakukan kegiatan usahanya dalam mencari keuntungan,namun tidak memiliki izin.

 

"Semuanya sudah aturannya,tinggal bagaimana niat dari perusahaan untuk melengkapi segala persyaratan yang sudah ditentukan,sehingga keberadaannya mempunyai kekuatan secara hukum,dan nanti juga ada pemasukan untuk kas daerah didalam membangun insfrastruktur yang diperlukan,”terangnya. (Ardi oyong)

 

Published in BATAM

 

Ket Photo : Proyek Pembangunan Dana Desa di Kabupaten Mandailing  Sinunukan untuk Pembangunan Saluran Air (Drainase) ,

 

Madina,(KT) - Pembangunan Dana Desa di Kabupaten Mandailing  Sinunukan untuk Pembangunan Saluran Air (Drainase) 1400 M. Adapun anggaran yang digunakan sebesar Rp.423.067.100. Namun anehnya pelaksanaan dilapangan Diduga Menyimpang dan Lari RAB.

 

 Dari Pantauan Kru Media ini pada Selasa (03/10) dilapangan terlihat Pekerjaan sedang berlangsung namun bahan yang digunakan diduga Asal-asalan. Pasal nya sistem yang dilakukan secara Cor (Sirtu dan Semen) tanpa memakai Batu Kali hal ini diduga dilakukan Pelaksana Dana Desa Suka Damai untuk Meraup Keuntungan yang Besar.

 

Saat ditanyakan Kepada pengawas dilapangan,apakah Bangunan Saluran Air ini tidak Menggunakan Batu Kali ya ? pengawas tersebut Berkilah dengan mengatakan ini Batu’ dengan menunjuk Sirtu.

 

Dilokasi Bersamaan Media ini Meminta Tanggapan Kurniawan Hasibuan Ketua LSM PMPR Indonesia Dia menemukan Kejanggalan dalam Pelaksanaan Pembangunan Saluran Air di Suka Damai. " Pekerjaan Pembangunan Saluran Air di Suka

Damai ini Diduga tidak sesuai Spesifikasi Masa hanya Menggunakan Sirtu dan Semen, tidak mengunakan Batu Kali.

 

Ditambahkan-nya Juga Bahwa Pengawas dari Kecamatan Sinunukan Diduga ikut mendukung Kegiatan ini sehingga hal ini Dibiarkan, sebutnya.

 

Diharapkan Kepada Insfektorat Kabupaten Mandailing Natal Maupun Kejaksaan Negeri Mandailing Natal Untuk segera Melakukan Pemanggilan dan Pemeriksaan terhadap Pelaksana Dana Desa Suka Damai Kecamatan Sinunukan yang dinilai Menyimpang. (kh)

Published in KARIMUN

Ket Photo : Kantor Aplikasi Gojek yang ada dikawasan pelita dan Grab di segel dan ditutup.

 

BATAM, (KT) - Menindak lanjuti komitmen dan janji Pemerintahan Kota Batam,(Pemko),yang akan menutup kantor dan operasional angkutan beraplikasi online ilegal,hari ini selasa (03/10/2017) dilaksanakan dan ditepati.

 

Tindakan penutupan ini merupakan hasil kesepakatan dari pemko batam dengan forum taksi konvensional,dalam sebuah pertemuan pada hari minggu (01/10/2017) disebuah rumah makan dikawasan batam center,yang langsung dihadiri oleh walikota batam H Muhammad Rudi SE MM,wakil walikota Amsakar Achmad,kapolresta barelang Kombes Pol Hengki,kadishub batam dan pengurus inti forum taksi batam,yang akan melakukan aksi demo besar - besaran menolak angkutan online yang tidak punya izin tersebut.

 

Operasi penutupan dan penyegelan itu ,dilakukan oleh dinas perhubungan kota batam,dengan melibatkan aparat dari kepolisian,satpol pp dan juga pihak terkait lainnya.

 

 Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Drs Yusfa Hendri belum dapat dihubungi wartawan karimuntoday.com untuk mendapatkan konfirmasi,namun menurut informasi yang didapat dari petugas dishub batam yang tidak mau disebutkan namanya kepada karimuntoday.com,menjelaskan, bahwa penutupan dan penyegelan hanya dilakukan terhadap kantor aplikasi Gojek yang ada dikawasan pelita dan Grab yang terdapat dihotel sahid batam center,sementara untuk aplikasi Uber,mereka tidak memiliki kantor,jelasnya.

 

Salah seorang pengemudi Gojek online sebut saja muhammad, sangat menyayangkan sekali dengan ditutupnnya angkutan online ini. Dia beralasan,angkutan online ini sangat membantu mengatasi pengangguran dan dapat menyerap tenaga kerja disaat kondisi ekonomi yang lagi sulit.

 

Selanjutnya mahasiswa semester akhir hukum putra batam ini juga berharap,agar pihak pemerintah dapat bersikap lebih bijak dan adil dalam menyikapi persoalan ini,karena kita semuanya adalah sama - sama warga batam yang harus diperhatikan dan dilindungi,” ujarnya.(Ardi oyong)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Bupati Karimun Aunur Rafiq ditemui insan pers usai menghadiri konferensi kerja ke II PGRI Kabupaten Karimun, Senin,( 02/10/17).

Karimun,(KT) - Dalam acara konferensi kerja ke II Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI) Kabupaten Karimun yang diselenggarakan di gedung nasional, Jl. Yos Sudarso, Karimun, Senin,(02/10/17), Bupati Karimun menyampaikan banyak harapannya kepada para guru.

 Dalam sambutannya, Bupati Aunur Rafiq mengatakan, guru jangan hanya menuntut kesejahteraan, guru juga harus memperhatikan kewajibannya sebagai seorang guru, sesuai dengan tema konferensi kerja ini, yakni "membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter".

 Jadi, sambung Bupati, guru-guru harus memiliki semangat, etos adalah sesuatu yang lahir dari batin dengan tingkat kesadaran kita sendiri untuk melakukan sesuatu yang berarti, saya sudah mendapatkan hak-hak saya, apa yang harus saya lakukan sebagai seorang guru, begitulah seharusnya kesadaran berfikir, jadi harus kedepankan kewajiban dan menunjukkan profesionalismenya sebagai seorang guru, pesan Rafiq.

Bupati melanjutkan, selain itu, saya berharap banyak kepada guru terkait memberantas permasalahan narkoba, dalam konferensi kerja PGRI ke II ini, masalah narkoba harus menjadi catatan tersendiri, pertama, tidak ada lagi anak-anak kita terlibat narkoba, razia sudah kita lakukan, sosialisasi juga sudah kita lakukan, kita semua harus berupaya mencari solusi terkait masalah narkoba ini, bagaimana programnya, tolong rumuskan, sehingga kami mendapatkan masukan, bentuknya seperti apa kita sepakati, tutur Rafiq.

Yang kedua, lanjut rafiq, tidak ada guru yang terlibat dengan narkoba, program PGRI untuk 2018 adalah melakukan test urine terhadap seluruh guru-guru di Kabupaten Karimun, apabila guru-guru juga terlibat dengan narkoba, bagaimana dengan anak-anak kita, tanyanya, jadi saya harapkan tidak ada guru-guru yang terlibat narkoba baik sebagai pengedar maupun sebagai pemakai, insya allah, amin, harapnya. (DS)

 

 

 

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« October 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31