humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 01 November 2017

 

Ket PhotoHotman Panjaitan dan Ong Eng Hock General Manager PT. Pacific Granitama menandatangani persetujuan bersama penyelesaian perselisihan hubungan kerja disaksikan oleh Mujarab Mustafa, Koordinator Penyelenggara Pengawasan Tenaga Kerja Wilayah Karimun, Rabu, (01/11/17).

 

Karimun,(KT) - Hotman Panjaitan, mantan HR & GA Manager PT. Pacific Granitama (PT. PG) yang diberhentikan secara sepihak oleh perusahaan tempatnya bekerja beberapa waktu lalu kini bernafas lega, pasalnya, perselisihan antara dirinya dan PT. Pacific Granitama menyepakati jalan damai setelah kedua belah pihak bermusyawarah dan bermufakat yang di mediasi oleh kantor penyelenggara pengawasan tenaga kerja wilayah Karimun.

Hal tersebut disampaikan Riaswaty, Pengawas tenaga kerja wilayah Karimun kepada karimuntoday.com diruang kerjanya ketika menunggu kedatangan Hotman Panjaitan dan Ong Eng Hock General Manager PT. PG untuk menandatangani persetujuan bersama penyelesaian perselisihan hubungan kerja antara Hotman dan PT. PG di kantor penyelenggara pengawasan tenaga kerja wilayah Karimun, Rabu,(01/11/17).

Mujarab Mustafa, Koordinator penyelenggara pengawasan tenaga kerja wilayah Karimun mengatakan, Hotman melaporkan kepada kami terkait perselihan dirinya dengan PT. Pacifik Granitama beberapa waktu lalu, menindaklanjuti laporannya, kami memanggil kedua belah pihak lalu disepakati kesepakatan yang pada hari ini mereka tandatangani, ujar Mujarab.

Dilanjutkan Mujarab, adapun kesepakatan dari persetujuan bersama itu pihak PT. PG menyetujui untuk membayarkan uang pesangon dari pemutusan hubungan kerja, uang transportasi, uang kompensasi hak cuti, dan uang perumahan dan perobatan, selain itu perusahan PT PG juga memberikan uang kebijaksanaan kepada Hotman, jumlah total dari uang hak normatif dan uang kebijaksanaan perusahaan yang dibayarkan adalah sebesar Rp. 192.509.600, ucapnya.

Perjanjian bersama ini, sambung Mujarab, adalah akta mengikat bagi kedua belah pihak yang dibuat berdasarkan ketentuan Undang-undang nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan serta Undang-undang nomor 02 tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial untuk dilaksanakan secara baik oleh kedua pihak, lalu dengan kesepakatan ini kedua pihak dikemudian hari tidak menuntut lagi baik secara perdata maupun pidana, ungkapnya.

Sementara itu, Hotman kepada karimuntoday.com mengatakan, mungkin ini jalan yang terbaik, daripada berlarut, memang lebih baik bermusyawarah, saya berharap, peristiwa yang saya alami semoga dijadikan pelajaran, baik bagi tenaga kerja maupun bagi perusahaan, tuturnya. (DS)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo Samsul Haidi Kepala Desa, Seberang Teratak Air Hitam, Kecamat­an Sentajo Raya Kabu­paten Kuansing,Provinsi Riau.

 

Kuansing,(KT).- Dalam ra­ngka mengatasi perma­salahan kesulitan air bersih yang sering melanda di wilayah Desa Seberang Teratak Air Hitam, Kecamat­an Sentajo Raya Kabu­paten Kuansing,Provinsi Riau, ketika di musim kemara­u, Pemerintah Desa dibawah kepemimpinan Kepala Desa, Samsul Haidi menggunakan Da­na Desa 2017 membang­un embung, Diatas tanah seluas kurang lebih setengah hectare.

 

Pembangunan tersebut  berdasarkan mu­srenbangdes dan hasil mufakat dengan mas­yarakat mengalihfung­sikan lahan tersebut menjadi embung desa (irigasi penampungan air). Selain sebagai sarana penampungan air be­rsih untuk kebutuhan masyarakat, menurut Samsul rencananya embung tersebut juga akan dijadikan wahana wisata air baru.

 

 "Masyarakat desa ini sering kekurangan air bersih, apalagi pada musim kemarau. Alhamdulillah tahun ini kami bangun dan pengerjaan pengerukan­nya sudah selesai, tahap selanjutnya akan kita anggarkan unt­uk pembangunan pagar pengaman dan penghi­jauannya, disekelili­ng embung itu," jela­snya  

 

Ditambahkanya lagi, Lokasi embung ini rencananya akan menja­di objek wisata seper­ti taman rekreasi, penghijauan dan lainn­ya, tahun depan kami targetkan masyarakat sudah bisa menikma­ti dari sisi wisatan­ya. Saat ini Intinya yang penting tujuan awal fungsi pembuat­an embung untuk mena­mpung air dalam rang­ka mengatasi kebutuh­an air bersih masyar­akat desa," katanya.

 

Kepada karimuntoday.com, Kades menyebutkan, dengan dibangu­nnya embung tersebut setidaknya dapat mengurangi permasalah­an kekeringan yang terjadi selama ini,"s­aya berharap embung ini benar benar berm­anfaat bagi masyarak­at," tutupnya

 

Dari pantauan dilapangan warga masyarakat menyambut baik pembangunan embung tersebut. Menurut salah satu warga yang tinggal di sekitar embung, selain mampu mengatasi kekurangan air, adanya embung bisa menunjang untuk membuka usaha peri­kanan, seperti kolam dan keramba. tentu nantinya dapat mengg­erakkan perekonomian warga di sekitar em­bung,” Tukasnya (roder)

Published in KARIMUN

 

 

 Ket Photo : Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH,Pimpin Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Seligi Tahun 2017 Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Seligi Tahun 2017 di Lapangan Apel Polda Kepri.

 

BATAM, (KT) - Kasubbid PID Bid Humas Polda Kepri  AKBP Rr. Arikawati. K, SE menerangkan Tentang Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Seligi Tahun 2017 Apel Gelar Pasukan Ops Zebra Seligi Tahun 2017 di laksanakan pada hari Rabu tanggal 1 November 2017 sekira pukul 07.00 wib bertempat di Lapangan Apel Polda Kepri di pimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Para pejabat Utama Polda Kepri, Para Pamen, Pama, Bintara dan Tamtama Polda Kepri.

 

Dalam sambutan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Royke Lumowa, MM yang dibacakan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, menyampaikan Apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan.

 

Perlu diketahui bersama data jumlah kecelakaan lalu lintas pada pelaksanaan Operasi Zebra Tahun 2016 sejumlah 2.623 kejadian, mengalami penurunan 518 kejadian. Dibandingkan periode yang sebelumnya tahun 2015 sejumlah 3.141 kejadian, jumlah korban meninggal dunia Operasi Zebra Tahun 2016 sejumlah 649 orang, mengalami penurunan sejumlah 129 orang atau 17% dibandingkan periode yang sebelumnya di tahun 2015 sejumlah 778 orang. Jumlah pelanggaran lalu lintas tahun 2016 sejumlah 356.101 pelanggaran dengan jumlah tilang sebanyak 228.989 lembar dan teguran sejumlah 127.112 lembar.

 

Kita menyadari, bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalu lintas tersebut tidak bisa berdiam diri, melainkan wajib bertindak dan melakukan berbagai upaya, dalam hal ini menciptakan pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas. Guna mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut, perlu dilakukan berbagai upaya untuk menciptakan situasi kamseltibcar lantas dengan memberdayakan seluruh stakeholder supaya dapat diambil langkah yang komprehensif dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dengan tuntas, oleh sebab itu diperlukan koordinasi bersama antara instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam membina dan memelihara kamseltibcar lantas, sehingga tercipta keterpaduan langkah yang dapat menunjang pelaksanaan tugas.

 

Amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan adalah bagaimana untuk :

1. Mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

2. Meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

3. Membangun budaya tertib berlalu lintas.

4. Meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Ke empat point di atas merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah, dan solusinya yang diterima dijalankan oleh semua pihak.

 

Dalam melaksanakan amanat undang-undang, polisi lalu lintas memiliki fungsi yaitu :

1. Edukasi

2. Engineering (rekayasa)

3. Enforcement (penegakan hukum)

4. Indentifikasi dan registrasi pengemudi dan kendaraan bermotor

5. Pusat k3i (komunikasi, koordinasi dan kendali serta informasi)

6. Koordinator pemangku kepentingan lainnya

7. Memberikan rekomendasi dampak lalu lintas

8. Korwas PPNS.

 

Mencermati hal tersebut di atas, diharapkan kepada seluruh stakeholder mampu mempersiapkan langkah-langkah antisipasi baik secara taktis, teknis maupun strategis agar potensi pelanggaran, kemacetan serta kecelakaan lalu lintas yang terjadi bisa diminimalisir sehingga tercipta kamseltibcar lantas yang mantap, untuk menindak lanjuti kebijakan Nawa Cita Presiden Republik Indonesia yang dijabarkan dengan Program Prioritas Kapolri yang disebut program (PROMOTER), Profesional, Moderen Dan Terpercaya.

 

Pada pelaksanaan Operasi Zebra 2017 kali ini pelanggaran yang menjadi sasaran difokuskan pada 1 (satu) target yaitu kendaraan bermotor yang melawan arus, kecuali di jalan tol disesuaikan dengan pelanggaran di jalan tol, seperti naik-turun penumpang, melintas di bahu jalan, menggunakan rotator / lampu blizt / strobo serta plat nomor tidak sesuai spektek. Dengan dilakukan penegakan hukum terhadap sasaran prioritas tersebut, maka pelaksanaan Operasi Zebra tahun 2017 ini diharapkan akan dapat mendorong tercapainya tujuan operasi yaitu :

 

1. Meingkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.

2. Meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

3. Menurunya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas.

4. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap polri, dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas.

5. Terwujudnya situasi kamseltibcar lantas menjelang perayaan natal tahun 2017 dan tahun baru 1 januari 2018.

 

Penekanan Dan Arahan Untuk Pedoman Dalam Pelaksanaan Tugas Yaitu :

1. Selalu Bertaqwa Terhadap Allah Swt / Tuhan Yang Maha Esa;

2. Jaga Keselamatan Anda Dalam Pelaksanaan Tugas;

3. Peningkatan Disiplin Anggota Polantas Dan Terwujudnya Pelayanan Polantas Yang Bersih Dari Korupsi Dan Nepotisme.

4. Bertindaklah Secara Tegas Namun Humanis Terhadap Setiap Pelanggaran Hukum Yang Berpotensi Menimbulkan Gangguan Kamseltibcar Lantas.(REGA/HMSPOLDA)

 

Published in BATAM

 

Ket Photo : Kondisi Gedung KECC di Kawasan Costal Area Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun, (KT) – lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), Kiprah meminta kepada Kacabjari Kecamatan Moro untuk melakukan pengusutan terkait mangraknya Pembangunan Gedung KECC di Kawasan Costal Area Karimun, pasalnya sudah sekian tahun proyek tersebut tidak kunjung selesai, mirisnya saat ini kondisi bangunan tersebut sangat memprihantinkan.

 

Hal tersebut dikatakan, Jhon Syahputra Ketua LSM Kiprah kepada karimuntoday.com Selasa,(31/10.2017), Ya dia berharap agar kacabjari moro untuk melakukan penyelidikan terkait belum rampungnya pembangunan gedung kecc padahal dana yang sudah di kucurkan kurang lebih belasan milyar, dan terkesan terjadi pemubajiran dana anggaran pendapatan daerah,(APBD), dan dinilai ada kerugian Negara atas pembangunan gedung tersebut.

 

“ Dibiarkan terbengkalai proyek pembangunan gedung kecc dengan menghabiskan anggaran kurang lebih belasan milyar rupiah, sudah bisa di katogorikan adanya kerugian Negara, pasalnya dana dikucurkan untuk membangun gedung tersebut dari APBD, yang nota bene uang umat dari hasil pajak, selayaknya, kacabjari moro melakukan penyelidikan, dengan memanggil pihak-pihak yang mengetahui tentang proyek tersebut untuk dimintai keterangan,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Saat ini masyarakat karimun, dipertontonkan  melihat gedung  kecc menghabiskan anggaran milyaran, tetapi tidak bisa di manfaatkan, bahkan kondisinya saat ini sangat miris, selayaknya kacabjari moro secepatnya melakukan penyelidikan,” harap Jhon

 

Secara terpisah, Kacabjari Moro, sampai berita ini diunggah belum dapay dimintai tanggapanya, terkait permintaan salah satu lsm di karimun, agar melakukan pengusutan terhadap proyek pembangunan gedung kecc yang sudah sekian tahun mangrak, belum dapat dimintai konfirmasinya.(lh)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30