humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 10 November 2017

 

Ket Photo : Inspektur Upacara Wakil Bupati Kab.Mandailing Natal, H M Jakfar Sukhairi. di Hari Pahlawan.

 

Madina,(KT) -  Dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan Yang Jatuh pada 10 November hari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Menggelar Upacara bertempat di Lapangan Upacara Tapian Siri-siri Syariah Komplek Perkantoran Payaloting Panyabungan. Upacara Peringatan ini sendiri dihadiri Seluruh SKPD,Ormas,OKP dan Ormawa.

 

Diharapkan dalam Peringatan Hari Pahlawan ini Menjadi Momentum Penting untuk Meneladani Perjuangan Para Pahlawan Yang telah Gugur Memperjuangkan Negara Indonesia sehingga saat ini Kita sudah Merdeka.

 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Kab.Mandailing Natal, H M Jakfar Sukhairi. Perwira Upacara dipimpin oleh Kapten CPM Zuhaili, SH. Selain itu bertindak sebagai Komandan Upacara Letda Inf Edi S Ritonga dan Pembaca UD 1945 oleh Desi Novita Sari.

 

Acara Memperingati Hari Pahlawan di Kabupaten Mandailing Natal berlangsung dengan Hikmat dengan Dukungan Paskibra dan Korps Musik.

 

Pantauan Kru Media Karimuntoday.com dilapangan pada Jumat 10/11 Peserta upacara terdiri dari Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia, POLRI, Ormasy/OKP serta pelajar di Kabupaten Mandailing Natal.

 

Salah seorang Aktivis PMPR Indonesia Kepada Media Mendukung Penuh Pelaksanaan Upacara Pemkab Madina di Tapian Siri-siri. " Kita Sangat apresiasi Kegiatan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Pemkab Madina sebagai Monentum Yang baik Untuk Kedepan nya bisa berbenah dan terus berbenah Guna Kemajuan Daerah Mandailing Natal ini,sebut Ardian. (KH)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Wakil Bupati Lingga, M.Nizar Bertindak Sebagai Inspektur Upacara Hari Pahlawan.

Lingga (KT) - Pemerintah Kabupaten Lingga menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Lingga, Jum'at (10/11/2017) pagi.

Hadir pada upacara itu, Jajaran Kepala OPD Pemkab Lingga, Asisten Administrasi Bupati Lingga, Kapolres Lingga, Danlanal, Danramil, GOW Lingga dan diikuti barisan TNI AD, TNI AL, Kepolisian, ASN, Linmas,OKP, Pelajar SMK/SMA/MA/MTs/SMP serta SD di wilayah ibukota Kabupaten Lingga.

Meski cuaca terlihat mendung dan hujan, pelaksanaan upacara itu berlangsung lancar dan hikmat.

"Saya mewakili Bupati dan Pemkab Lingga, mengucapkan selamat, atas dianugerahkan Sultan Mahmud Riayat Syah sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden RI Joko Widodo. Semoga semangat kepahlawanannya dapat kita ikuti bersama," kata Wakil Bupati Lingga, M Nizar yang pada kesempatan ini mewakili Bupati Lingga menjadi inspektur upacara saat memberikan amanat pada pelaksanaan upacara tersebut.

Selain itu, ia juga turut menyampaikan bahwa dengan semangat Kepahlawanan Sultan Mahmud Riayat Syah, mampu meningkatkan semangat juang masyarakat Lingga untuk mewujudkan Lingga Terbilang 2020.

"Semoga dengan hal ini dapat memberika  pengaruh besar terhadap Kabupaten Lingga," katanya.

Usai memberikan sambutan pembuka itu, Nizar langsung menyampaikan pidato Hari Pahlawan dari Kementerian Sosial RI.

Pantauan di lapangan, diakhiri sesi pelaksanaan upacara itu, pemerintah Kabupaten Lingga juga melaksanan upacara tabur bunga di maka Sultan Mahmud Riayat Syah III di Masjid Sultan Jami' Lingga. (RS)

Published in LINGGA

 

Ket PhotoKepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi meninjau aksi donor darah dinas kesehatan Karimun dalam rangka hari pahlawan dan hari kesehatan nasional (HKN), gedung nilam sari, Jum'at,(10/11/17).

 

 

Karimun,(KT) - Bertepatan dengan hari pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November serta memperingati hari kesehatan nasional (HKN) yang diperingati pada tanggal 12 November, Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Karimun menggelar aksi donor darah di gedung nilam sari, kompleks kantor Bupati Karimun, Jum'at,(10/11/17).

 

Haswin, Ketua Penyelenggara Kegiatan Aksi Donor Darah tersebut kepada karimuntoday.com mengatakan, selain dalam rangka hari kesehatan nasional (HKN) serta memperingati hari pahlawan, aksi donor darah ini adalah kegiatan rutin dinas kesehatan, kegiatan yang sama juga kita lakukan tahun sebelumnya, kali ini kita menargetkan 50 kantong darah terkumpul dari aksi ini, aksi donor darah ini untuk umum, kepada siapa saja yang ingin mendonorkan darahnya kita persilahkan, ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun Rachmadi yang turut mendonor darah pada kesempatan itu kepada karimuntoday.com mengatakan, diadakan di gedung nilam sari dikarenakan kita mengharapkan ataupun kita menargetkan secara khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) serta tenaga honorer untuk mendonorkan darahnya, karena kita telah mengirimkan undangan untuk organisasi vertikal maupun terhadap rumah sakit serta klinik untuk mengikuti, ujarnya.

 

Dilanjutkan Rachmadi, tadi juga kita umumkan saat upacara peringatan hari pahlawan kegiatan donor darah ini, mungkin FKPD tidak kesini, karena kemarin Kodim pun baru mengadakan, mungkin sebagian besar sudah mendonorkan darahnya saat kegiatan itu, RSUD M Sani juga mengadakan donor darah baru-baru ini, oleh karenanya kita berharap kepada ASN dan honorer yang datang, tuturnya.

 

Aksi donor darah sangat perlu karena stock darah di PMI itu minim, semua golongan darah stocknya terbatas, dari data kita, kebutuhan darah di Karimun setiap bulannya adalah sebanyak 400 kantong darah, jadi kita juga menghimbau kepada masyarakat luas yang berkenan mendonorkan darahnya walaupun tidak dalam kegiatan ini, disilahkan datang ke PMI, himbaunya. (DS)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad berada ditengah massa demo buruh didepan Kantor Walikota Batam Center.

 

 

 BATAM, (KT) - Demo buruh dari Federasi serikat pekerja metal Indonesia (FSPMI) kota batam, yang berlangsung sejak sekitar pukul 13.00 WIB didepan kantor walikota batam,pada jumat (10/11/2017) akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 15.30 WIB,setelah Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad menemui mereka dalam suasana hujan gerimis.

 

 Wakil Walikota Batam langsung ikut berbaur bersama para pendemo,dengan ikut naik keatas mobil yang dijadikan panggung sebagai tempat berorasi.

 

 Dihadapan para buruh yang melakukan unjuk rasa,Amsakar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas aksi demo buruh yang berjalan dengan tertib dan kodusif,meskipun diguyur oleh hujan.

 

 Menyangkut tuntutan yang disampaikan oleh para buruh ,agar PP nomor 78 tahun 2015 dicabut dan dibatalkan,serta tuntutan untuk kenaikan UMK,wakil walikota menyampaikan hasil pertemuan antara pemko batam dengan perwakilan para pendemo yang sudah diterima sebelumnya, kepada peserta aksi demo yang tetap bertahan dijalan depan kantor walikota tersebut.

 

Peraturan pemerintah nomor 78 tahun 2015 merupakan kewenangan dan domainnya pemerintah pusat,oleh karena itu diminta kepada para perwakilan buruh batam,untuk membuat surat permohonan kepada pemerintah pusat,dan pemerintah kota batam siap memfasilitasinya,ujar Amsakar.

 

 Mengenai permintaan untuk kenaikan Umk,ditegaskannya lagi bahwa pemerintahan kota batam sudah menyurati pemerintahan provinsi kepri,agar mempertimbangkan permintaan dari para buruh,dengan tetap memperhatikan kebutuhan hidup layak (KHL) yang ada dibatam.

 

 Disamping itu pemerintahan kota batam juga berjanji,akan selalu melakukan penjualan sembako murah pada setiap kelurahan, agar dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya sehari - hari.

 

 Selanjutnya seusai wakil walikota batam Amsakar  Achmad menemui peserta aksi demo,para buruhpun langsung membubarkan diri dengan tertib, kembali ketempat kerja dan rumah mereka masing - masing.(Ardi oyong)   

Published in BATAM

 

Ket Photo : Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun, H.Anwar Hasyim dan Sekdakab Karimun, HM.Firmansyah serta para OPD.

 

Karimun,(KT) - Memperingati hari pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November, pemerintah kabupaten (pemkab) Karimun menggelar upacara bersama di halaman kantor bupati Karimun yang di hadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Karimun,Sekda, FKPD, OPD serta pejuang veteran, Jum'at pagi, (10/11/17), bertindak sebagai pembina upacara Danlanal/TBK Letkol Laut (P) Totok Irianto.

 

Totok Irianto dalam amanat upacaranya menyampaikan teks pidato menteri sosial (Mensos) Republik Indonesia Khofifah Indara Parawansa, dalam amanat mensos itu disampaikan bahwa dalam setiap rangkaian perjuangan kepahlawanan yang membentuk keindonesiaan kita, kita dapat mengambil pelajaran dari apinya perjuangan para pendahulu kita, api yang menjadi suasana kebatinan dan pelajaran moral bagi kita semua yakni, api yang membentuk terbangunnya Persatuan Indonesia yang terdiri atas dua hal yakni adanya harapan dan pengorbanan, ujar Danlanal membacakan.

 

Dilanjutkan Danlanal, Harapan dan pengorbanan itulah yang membentuk persatuan dan melahirkan Indonesia, merawat eksistensinya dalam panggung sejarah bangsa-bangsa, dan harus terus dinyalakan agar Republik Indonesia tetap berdiri tegak , menjadi besar dan terus memberi sumbangan penting sebagai bagian dari persaudaraan umat manusia di dunia. Saat ini, sambung Danlanal, harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut telah ditambatkan oleh Pemerintahan Joko Widodo dan H.M. Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia yakni, terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong-royong.

 

Dalam kerangka mewujudkan visi tersebut telah dirumuskan sembilan agenda prioritas pemerintahan kedepan yang disebut NAWA CITA. Kesembilan agenda prioritas itu bisa dikategorisasikan ke dalam tiga ranah, ranah mental- kultural, ranah material (ekonomi) dan ranah politik.

 

Pada ketiga ranah tersebut, Pemerintah saat ini berusaha melakukan berbagai perubahan secara akseleratit berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara ReDublik Indonesia Tahun 1945 . Ketiga ranah pembangunan tersebut bisa dibedakn tapi tak dapat dipisahkan. Satu sama lain saling memerlukan pertautan secara sinergis.

 

Perubahan mental kultural memerlukan dukungan politik dan material berupa politik kebudayaan dan ekonomi budaya. Sebaliknya perubahan politik memerlukan dukungan budaya dan material berupa budaya demokrasi dan ekonomi politik, ujar Danlanal membacakan pidato Mensos.

 

Sementara itu, Bupati Karimun H. Aunur Rafiq kepada awak media menyampaikan bahwa, momentum memperingati hari pahlawan itu adalah untuk menanamkan nilai-nilai kepahlawanan serta menghargai nilai-nilai sejarah perjuangan pahlawan untuk NKRI ini, dengan nilai-nilai kepahlawanan itu kita harapkan tertanam kedalam diri kita rasa nasionalisme yang kokoh serta mencintai tanah airnya, kemudian kita mengaplikasikannya sehari-hari sesuai dengan peran kita masing-masing, harap Rafiq.(DS)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Walaupun di Guyur Hujan,Para Buruh Melakukan Aksi Demo di Depan Kantor Walikota Batam, Kepri.

 

BATAM, (KT) - Ditengah guyuran hujan dan genangan air,ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam,melakukan demo menuntut hak - haknya pada jumat (10/11/2017), kekantor walikota batam dibatam center.Kepri.

 

Para pendemo yang berasal dari perwakilan pekerja yang ada dibatam,seperti dari Batamindo muka kuning,tanjung uncang,kabil,batu ampar,sekupang dan kawasan industri lainnya,terlihat sudah berada dipusat pemerintahan batam center sejak sekitar pukul 12.00 WIB.

 

 Mereka bergerak dari tempat mereka bekerja masing - masing dengan kenderaan roda dua,bahkan ada yang berjalan kaki,dengan dikawal oleh pihak kepolisian.

 

Dari pantauan karimuntoday.com jumat (10/11/2017) langsung dari depan kantor walikota batam,nampak pasukan keamanan dari kepolisian dan satpol pp berjaga - jaga dalam mengawal unjuk rasa tersebut.

 

Sekitar pukul 13.00 WIB ditengah - tengah hujan turun,para pendemo mulai melakukan orasi secara bergantian dalam menyampaikan tuntutannya dengan penuh semangat,bahkan air hujan yang turun tidak jadi penghalang dan mereka hiraukan.

 

 Dalam tuntutannya para pendemo meminta agar PP nomor 78 tahun 2015 yang menjadi momok bagi kaum buruh agar segera dicabut.

 

 Disamping itu mereka juga menuntut kenaikan UMK karena sudah tidak sesuai dan sebanding lagi dengan harga kebutuhan bahan pokok,akibat ekonomi yang sedang memburuk.

 

 Salah seorang orator dalam kesempatan orasinya dihadapan peserta demo,sempat menyinggung walikota batam H Muhammad Rudi yang dianggap ingkar janji,karena tidak menepati janji - janjinya saat masa kampanye pada waktu pilkada lalu.

 

" Pemimpin yang seperti ini jangan dipilih lagi",katanya dengan lantang.

 

Sampai dengan pukul 14.30 WIB,demo para pekerja yang menuntut hak - haknya tersebut masih berlangsung dibawah guyuran hujan,serta belum ada satupun pejabat pemerintahan yang datang untuk menjumpai mereka. (Ardi oyong)

Published in BATAM

 

 

Ket Photo : Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH Memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November tahun 2017 Dilapangan Upacara Polda Kepri.

 

 

BATAM, (KT) - Pada hari Jumat tanggal 10 November 2017 sekira pukul 09.00 Wib, Kabid Humas Polda Kepri Drs. S. Erlangga,menyampaikan press release yang diterima karimuntoday.com tentang Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 .

 

 Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2017 dilaksanakan di Lapangan Upacara Polda Kepri pada hari Jumat tanggal 10 November 2017 sekira pukul 07.00 wib, di pimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, dihadiri oleh Para pejabat Utama Polda Kepri, Para Pamen, Pama, Bintara dan Tamtama Polda Kepri.

 

 Dalam Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa yang dibacakan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, menyampaikan Setiap tanggal 10 November, kita seluruh Bangsa Indonesia Memperingati Hari Pahlawan, mengenang para pendahulu kita, pahlawan dan perintis kemerdekaan, para pendiri Republik Indonesia, mereka dengan segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolekif yang mereka lakukan, sehingga saat ini kita semua bisa menikmati hidup di Bumi Indonesia sebagai Bangsa yang merdeka, bangsa yang sederajat dengan bangsa lain, bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. 

 

Peringatan hari Pahlawan 10 November Tahun 2017 ini kita mengambil tema “Perkokoh Persatuan Membangun Negeri”. Hari pahlawan yang kita peringati saat ini didasarkan pada peristiwa pertempuran terhebat dalam riwayat sejarah dekolonisasi dunia, yakni peristiwa “Pertempuran 10 November 1945” di Surabaya. 

 

Sebuah peristiwa yang memperlihatkan kepada dunia internasional, betapa segenap rakyat indonesia dari berbagai ras, suku, agama, budaya dan berbagai bentuk partikularisme golongan bersama-sama melebur menjadi satu untuk berikrar, bergerak dan menyerahkan hidupnya, jiwa raganya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

 

Berbagai sejarah kepahlawanan, mengisahkan tentang menyala-nyalanya api "harapan" yang menjadi pemantik dari berbagai tindakan-tindakan heroik yang mengagumkan. 

 

Begitu pula Republik Indonesia tercinta ini ketika diproklamirkan, dengan keberanian, tekad, pemikiran orisinil tentang kehidupan bernegara yang tetuang dalam pancasila dan uud 1945 dan pengorbanan yang besar, maka berkat Rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat indonesia menyatakan kemerdekaaannya.

 

Apakah yang menjadi pemantik sehingga pendahulu kita berani memproklamirkan kemerdekaan saat itu?, keberanian itu dapat digerakkan oleh sebuah modal tak ternilai dan tidak kasat mata, modal itu adalah adanya sebuah harapan.   Sebuah harapan yang menimbulkan optimisme dalam hidup, sebuah harapan yang membuka segenap potensi, kita punya vitalitas dan daya hidup kemanusiaan untuk membuka terang kehidupan di masa depan, sebuah harapan bahwa dengan mengantarkan rakyat indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan indonesia, maka kita dapat membangun sebuah kehidupan bernegara, sebuah rumah tangga politik kebangsaan dan kenegaraan yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. 

 

 Saat ini harapan akan masa depan yang lebih baik tersebut telah ditambatkan oleh Pemerintahan Presiden Bapak Joko Widodo Dan Wakil Presiden Bapak H.M. Jusuf Kalla melalui sebuah visi transformatif yang mengarahkan dan menghimpun gerak seluruh elemen Republik Indonesia yakni : “Terwujudnya Indonesia Yang Berdaulat, Mandiri Dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong”.

 

 Republik Indonesia yang berdiri atas Berkat Rakhmat Allah yang maha kuasa ini dapat kita terus nikmati kemerdekaannya karena para pahlawan pendahulu kita mengajarkan kepada kita keteladanan,akan rela berkorban. 

 

Bung karno mengingatkan berkali-kali dalam berbagai pidatonya, bahwa kehidupan bernegara Republik Indonesia ini hanya bisa terwujud dan menjadi lebih baik dan maju kalau kita semua mau berkorban, mau memberi dan mau mengabdikan hidup untuk merawatnya!. 

 

 Kalangan ulama sufi mengajarkan mutiara kebijaksanaan; bahwa jalan membangun ketaqwaan dan hidup berkah dibawah lindungan Allah Swt adalah dengan meluruhkan ego personal dan kepentingan kelompok untuk meleburkan kita dalam tarian pengabdian kepada sang khalik bersama dengan semesta alam,kita dapat pelajari dalam momen peristiwa 10 November 1945. 

 

 Inilah yang menjadi penjelasan ketika bung tomo meneriakkan pekik yang membakar semangat juang yaitu; allahu akbar. 

 

Demikian pulalah yang membuat kh hasyim asy’ari mengeluarkan fatwa resolusi jihad untuk mempertahankan kemerdekaan indonesia setelah ditanya oleh bung karno, bagaimana hukum dan posisi ummat islam dalam mempertahankan kemerdekaan indonesia. 

 

Demikianlah soliditas dan solidaritas kebangsaan dari seluruh rakyat indonesia untuk mempertahankan kemerdekaannya. 

 

 Dalam semangat cinta tanah air, menjaga pusparagamnya dan kebhinekaan kita, para pendiri republik dan pahlawan pendahulu menuangkan sumbangan terbaiknya kepada kita semua. 

 

 Pada 28 Oktober 1928, seluruh pemuda indonesia meluluhkan ego-ego kedaerahan, kelompok, ras dan golongan untuk menyatakan dan berikrar sebagai satu tanah air indonesia, Bangsa indonesia dan bahasa indonesia.

 

Ikrar kebangsaan inilah yang memberi spirit pengorbanan persatuan wanita indonesia melalui kongres wanita indonesia tahun 1928 selaras dengan perjuangan ra.kartini untuk memberi pendidikan modern dan kebangsaan bagi rakyat nusantara sebelum sumpah pemuda dicetuskan. 

 

Ikrar kebangsaan indonesia inilah yang memberi semangat pada pemuda wage rudolf supratman untuk memperdengarkan pertama kalinya sebuah lagu yang selanjutnya menjadi lagu kebangsaan indonesia raya dalam pertemuan sumpah pemuda 1928. Kesadaran keindonesiaan ini pula yang menggerakkan seorang keturunan tionghoa bernama kwee kek beng yang menjadi pemimpin redaksi koran sin po. 

 

 Pada saat kepemimpinan beliaulah koran sin po menjadi koran pertama yang berani memuat teks lagu Indonesia Raya meskipun harus berhadapan dengan ancaman Kolonial Belanda. 

 

Keteladanan untuk membangun kebersamaan dan persatuan yang melampaui partikularitas ini pula yang menggerakkan pemuda kristen asal ambon bernama johannes leimena untuk mengkonsolidasikan para pemuda kristen lainnya, meninggalkan partikularitas menjadi satu, menjadi bagian dari bangsa indonesia.   

 

Semangat rela berkorban ini pula yang menggerakkan KH.Wahab Hasbullah pada tahun 1934 melahirkan syair menggetarkan Yaa Ahlal Wathan (Wahai Patriot Bangsa) yang dengan karya seni ini beliau mengisyaratkan sebuah fatwa penting bahwa kecintaan terhadap Tanah Air Indonesia adalah bagian dari iman!.

 

 Dan selanjutnya pada peristiwa pertempuran 10 November, inspirasi dari Ra.Kartini, Ikrar Sumpah Pemuda, Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Keberanian Dari Kwee Kek Beng, Komitmen Dari Johannes Leimena, Syair Yaa Ahlal Wathan Dan Berbagai Karya Cipta Yang Menggerakkan Ruh pendahulu kita, berperan besar sebagai penanda estetik-Heroik, sebagai energi penggerak Arek-Arek Suroboyo yang dibantu dengan semangat solidaritas dan bela rasa oleh seluruh rakyat Indonesia ,untuk mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.(Ardi oyong/ Humas Polda Kepri)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Ketua PMI Provinsi Sumut Menyerahkan Bendera Petaka PMI ke Ketua PMI Kabupaten Mandailing Natal.

 

Madina,(KT) -  Jajaran Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mandailing Natal Periode 2016-2021 Secara Resmi dilantik oleh Ketua PMI Sumatera Utara,pada Kamis (09/11) Kemarin.Pelantikan tersebut berlangsung di Taman Raja Batu, Komplek Perkantoran Payaloting Kota Panyabungan berlangsung dengan antusis dan meriah.

 

Acara Yang dihadiri Oleh Ketua Umum PMI Provinsi Sumatera Utara, DR. H Rahmat Shah,Juga Bupati Mandailing Natal Drs.H Dahlan Hasan Nasution, Wakil Bupati H.M Jakfar Sukhairi Nasution, serta unsur FKPD, pimpinan OPD, anggota DPRD, KONI,IDI, Ormasy/OKP, pelajar dan pramuka serta undangan lainnya.

 

Ketua PMI Provinsi Sumatera Utara, DR. H Rahmat Shah dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terimakasih nya kepada PMI Kabupaten Mandailing Natal atas telah terbentuknya kepengurusan yang baru.

 

 “Saya sangat berterimakasih atas telah terbentuknya kepengurusan ini, semoga nanti setelah dilantik PMI Madina kedepan menjadi lebih maju dan lebih banyak berbuat bagi kemanusiaan“, katanya.

 

Ia menambahkan, mengingat peranan PMI ditengah-tengah masyarakat sangat banyak untuk itu kepada para pengurus yang dilantik tersebut diharapkan dapat senantiasa mengemban amanah tugas sosial itu tanpa ada pandang bulu ditengah-tengah masyarakat.“Selain kegiatan donor darah kegiatan PMI juga aktif didalam kegiatan-kegiatan bencana alam, untuk itu saya harapkan agar nantinya lembaga kemanusian ini dapat eksis dan dapat membantu masyarakat,” harapnya.

 

Selain DR. H Rahmat Shah juga mengatakan bahwa pelantikan di Madina ini adalah yang termeriah, terlengkap dan terbesar dari seluruh pelantikan selama ini di Sumatera Utara. Untuk itu, ini harus menjadi momentum bagi kemajuan kegiatan-kegiatan PMI di Kabupaten Mandailing Natal. Kepada pengurus PMI dipesankan untuk selalu melakukan rapat-rapat minimal disetiap bulannya, hal ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan dan kesuksesan setiap kegiatan yang diadakan.

 

“Melihat semangat PMI di Mandailing Natal sangat tinggi bila nanti ada bantuan bus donor darah saya akan arahkan ke Madina dan untuk pembangunan markas PMI Madina saya bantu seratus juta” sebut Rahmat.

 

Pada kesempatan tersebut selain dilakukan pelantikan pengurus PMI Kabupaten, juga dilaksanakan pelantikan pengurus Unit Transfusi Darah (UTD) serta dilakukan penandatanganan MoU dengan beberapa lembaga/instansi seperti dengan Pemkab Mandailing Natal, Pramuka, STAIM dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

“MoU yang dilaksanakan oleh PMI Madina ini nantinya akan saya bawa ke kabupaten/kota lain di Sumut sehingga nanti bisa menjadi contoh karena ini merupakan inovasi baru,” kata Rahmad Sah yang juga merupakan konsul di negara Turki tersebut.

 

Sementara itu dilain Tempat Kurniawan Hasibuan Ketua LSM PMPR Indonesia pada Jumat 10/11 Kepada Karimuntoday.com Mengucapkan Selamat Kepada Ketua PMI Kabupaten Mandailing Natal Ibu Ika Desika Dahlan Yang Juga Ketua PKK Kabupaten Madina Yang Memimpin PMI Madina Periode 2017-2022. "Kami Keluarga LSM PMPR Indonesia Mengucapkan selamat kepada Ibu Ika Desika Dahlan Ketua PMI Madina terpilih Periode 2017-2022, Semoga nantinya PMI bermamfaat bagi Masyarakat Madina, harap Kurnia. (Ardian)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Drs Jamhur Ismail MM.

 

BATAM, (KT) - Untuk menghindari terjadi kesalah pahaman dalam penentuan kuota taksi dibatam,sesuai dengan kebutuhannya,Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan rapat dengan pihak - pihak terkait pada kamis siang (09/11/2017),bertempat dikantor dishub provinsi di tanjung pinang provinsi kepri.

 

 Rapat yang digelar tersebut turut hadir dan diundang pihak Organda,KPPU,YLKI,Aplikator dan Perwakilandari Taksi Konvensional,Taksi Online,Akademisi dan pihak - pihak yang terkait lainnya.

 

 Langkah yang diambil oleh dishub provinsi kepri ini,terkait keluarnya permenhub nomor 108 tahun 2017 yang mengatur tentang angkutan umum orang tidak dalam trayek dan angkutan sewa khusus pada 1 november yang lalu, dimana didalamnya juga diatur dengan jelas dan tegas tentang angkutan beraplikasi online.

 

 Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Drs Jamhur Ismail MM,yang dihubungi karimuntoday.com Kamis (09/11/2017), menjelaskan tentang rapat yang dihadiri oleh berbagai pihak dan memiliki hubungan dengan keberadaan angkutan online.

 

 Ditegaskan Jamhur,pada intinya rapat yang dilaksanakan membahas dan memberi pemahaman tentang kuota taksi dan juga mengenai tarif taksi batas atas atau bawah,sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam menerbitkan izin,apalagi saat ini sudah ada tiga badan usaha yang mengajukan permohonan untuk diproses dan dikeluarkan izinnya,tegas Jamhur.

 

 " Kita harus tetapkan dulu tentang kuota melalui kajian yang tepat,baru nanti izin untuk angkutan online bisa diterbitkan",jelasnya. (Ardi oyong)

 

Published in BATAM

 

Ket Photo : Kondisi Bangunan Gedung Sekolah Ratusan Siswa SMAN 19 Batam, Menumpang.

 

BATAM,(KT) -  Kadang saat dibutuhkan,bangunan tersebut tak selesai juga. Kendati hal vital sekalipun, terpaksa harus menumpang. Begitu pula dengan kondisi SMAN 19 Batam yang pembangunannya belum juga rampung hingga hari ini.

 

Lambatnya pembangunan gedung sekolah memaksa para pelajar di SMAN 19 Batam Propinsi Kepri harus menumpang untuk belajar. Salah seorang Guru SMAN 19 Batam mengatakan bahwa saat ini ratusan siswanya menumpang belajar di SDN 21 Sagulung karena belum selesainya proyek pembangunan sekolah. Proses belajar mengajar dengan sistem menumpang ini sudah dialami selama tiga tahun terakhir.

 

 Sebelumnya, dua tahun yang lalu para siswa SMAN 19 menumpang belajar di gedung SMPN 38. “Lahan untuk gedung sekolah sudah ada, tapi pembangunannya belum selesai . Yang jelas saat ini kami belum tahu sampai kapan menumpang belajar di sekolah lain,” ujar sumber karimun today dari kalangan guru pada Kamis (09/11/17).

 

Saat ini Gedung SMAN 19 Batam dibangun tepat di samping SMPN 50 Batam. Namun sejak berdiri pada tahun 2014, para siswa terpaksa menumpang di dua sekolah dengan waktu belajar yang berlangsung dari pukul 13.00 sampai 17.30. Ia berharap gedung sekolah segera berdiri, agar para siswa dapat belajar lebih efektif.

 

Sementara itu, SDN 21 Sagulung saat ini memiliki 12 ruang belajar, satu ruang guru SD dan satu kantor. Namun karena kebutuhan ruang guru untuk SMAN 19 Batam, sebuah ruang belajar di SDN 21 Sagulung terpaksa beralih fungsi jadi ruang guru.

 

Secara terpisah, Kadisdik Provinsi Kepri, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait belum rampungnya pembangunan gedung sekolag SMAN  19 Kota Batam, belum dapat dimintai konfirmasinya. (rega)

Published in BATAM
Page 1 of 2

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30