humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 14 November 2017

 

Ket Photo : Bantaran Sungai Aek Pidong di Desa Terang Bulan,Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura (Sumut).

 

Labuhan Batu Utara,(KT) - Limbah Pengolahan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. KMS yang berlokasi di Desa Terang Bulan Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura sudah beberapa kali mencemari Sungai Aek Pidong yang menimbulkan ribuan ikan mati.

 

 Pada Tanggal 4 September 2017 yang lalu masyarakat disekitar Sungai Aek Pidong ini dihebohkan dengan matinya ribuan ikan dan mengapung yang kemudian mereka laporkan kepada salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara, dan kejadian tersebut terulang kembali pada tanggal 22 Oktober lalu. Masyarakat kembali menemukan ribuan ikan yang mengapung dan mengabilnya untuk dijadikan barang bukti dan diserahkan kepada Lembaga Swadaya Masyarakat NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara yang akan mereka jadikan bukti laporan kepada penegak hukum.

 

 S. Pasaribu salah seorang warga setempat mengatakan, bahwa mereka cukup kesal kepada pihak menejemen PKS PT.KMS yang sembarangan membuang limbah ke Sungai Aek Pidong tanpa proses pengolahan limbah yang benar dan mengharapkan PKS tersebut segera ditutup dan ditindak sesuai peraturan yang berlaku.

 

 Sementara itu Erbin Dasopang, Kordinator NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara dalam keterangannya kepada Media ini mengatakan, bahwa pada tanggal 8-9 November yang lalu Team mereka melakukan investigasi lapangan untuk menelusuri asal muasal limbah yang menimbulkan matinya ribuan ikan di Sungai Aek Pidong tersebut.

 

 Dari hasil penelusuran ditemukan bahwa asal muasal limbah tersebut diindikasikan dari PKS PT.KMS yang mengalirkan limbahnya ke sungai tersebut.Berdasarkan hasil investigasi tersebut, NGO.TOPAN-AD Wil.II Sumatera Utara membuat laporan pengaduan kepada KAPOLDA SUMUT untuk ditindak lanjuti secara hukum, dan dalam pernyataannya Erwin Dasopang menegaskan akan mengawal terus proses laporan yang mereka lakukan ke POLDASU dan berharap agar perusahaan tersebut dapat ditindak sesuai hukum dan dia akan tetap memantau PKS PT.KMS untuk menghindari kejadian serupa terulang lagi, Tegas Erwin Dasopang pada (14/11).

 

 Perlu diketahui Hingga saat ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Labuhan Batu Utara sampai saat ini belum melakukan Tindakan terkait Pencemaran Lingkungan ini.

 

Diharapkan Kepada Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia agar segera Melakukan Tindakan tegas terhadap Perusahaan dinilai Perusak Lingkungan Hidup.

 

Secara Terpisah, Menejer PKS PY KMS Sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait adanya dugaan PKS yang dipimpinya membuang limbah ke Sungai Aek Pidong, belum dapat di konfirmasi.(KH)

Published in KARIMUN

  

 Ket Photo : Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH, Memimpin Upacara Peringatan HUT Korps Brimob yang Ke 72 Tahun 2017.

 

BATAM, (KT) - Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH Selasa 14 November 2017 sekitar pukul 08.00 WIB,Memimpin Upacara Peringatan HUT Korps Brimob yang ke 72 tahun 2017.

 

 Demikian disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga yang diterima karimuntoday.com Selasa (14/11/2017) sekitar pukul 13.00 WIB.

 

 Upacara Peringatan HUT Korps Brimob Polri ke-72 Tahun 2017 dilaksanakan di Lapangan Upacara Mako Brimob Polda Kepri, di pimpin oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepri yang mewakili, Wakapolda Kepri, Unsur Forkopinda Provinsi Kepri, Para Pejabat Utama Polda Kepri, Para Kapolres/Ta, Para Sesepuh, Purnawirawan, dan Warakawuri Korps Brimob Polri, Para Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan PNS Korps Brimob Polri dan para peserta upacara.

 

 Dalam Amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D. yang dibacakan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, menyampaikan Korps Brimob Polri adalah Satuan Elite Kepolisian yang telah berkontribusi aktif bagi bangsa dan negara Indonesia semenjak masa perjuangan kemerdekaan. 

 

 Karena itu, keberadaannya tidak akan pernah bisa dilepaskan dari sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

 

 Berawal dari masa penjajahan Jepang yang membentuk satuan pasukan berkemampuan militer yang terlatih, berdisiplin tinggi, dan terorganisir dengan sangat baik dan dikenal dengan sebutan Tokubetsu Keisatsu Kai. 

 

 Pasukan inilah yang menjadi cikal bakal Brimob Polri, dimana pasca kekalahan Jepang kepada sekutu yang ditandai dengan Kemerdekaan RI, pasukan ini berganti nama menjadi Mobile Brigade atas Inisiatif Wakapolri saat itu Komisaris Polisi Tingkat I Soemarto.

 

 Pada masa perang mempertahankan kemerdekaan, Satuan Mobile Brigade ikut serta dalam berbagai operasi penumpasan pemberontak dengan berbagai ukiran prestasi yang membanggakan. 

 

 Sehingga pada 14 Nopember 1961, Presiden RI Ir. Soekarno menganugerahkan penghargaan berupa Nugraha Cakanti Yana Utama, sebagai penghargaan tertinggi pemerintah atas pengabdian Mobile Brigade.   Penghargaan tersebut sekaligus menjadi sebuah simbol dan komitmen kuat dari Brimob Polri yang di dalamnya terkandung nilai semangat juang, kesetiaan, dan patriotisme kepada masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. 

 

 Citra baik Polri ini dapat terus ditingkatkan oleh seluruh personel kepolisian, khususnya Brimob Polri melalui berbagai perannya dalam mengatasi kejahatan berintensitas tinggi, serta dalam berbagai pelayanan kepolisian di banyak medan penugasan.   Hal ini juga sejalan dengan tema peringatan HUT ke-72 Korps Brimob Polri tahun 2017, yakni Dengan Semangat Sinergitas, Korps Brimob Polri Mewujudkan Promoter, Untuk Meraih Kepercayaan Masyarakat. 

 

 Tema ini mengindikasikan peran penting Brimob melalui berbagai kegiatan dan upayanya dalam mewujudkan Polri yang semakin Profesional, Modern, dan terpercaya.

 

 Dalam era demokratisasi saat ini, penting bagi Polri untuk meraih kepercayaan masyarakat, terlebih di tengah dinamika tantangan tugas yang semakin berat dalam menangani kejahatan berintensitas tinggi.   Tantangan tersebut akan menjadi bagian dari tugas Brimob Polri seperti penanganan Kelompok Terorisme maupun Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada beberapa wilayah di tanah air, penanganan konflik sosial, maupun gangguan Kamtibmas lain yang memerlukan kehadiran pasukan Brimob Polri.

 

 Oleh sebab itu, Brimob Polri perlu untuk selalu menjaga kualitas danbkemampuannya disertai dengan pemenuhan kebutuhan sarana prasarana termasuk persenjataan.   Ancaman dari kelompok teroris dan kelompok kriminal bersenjata yang terjadi di Indonesia adalah ancaman nyata yang perlu ditanggulangi secara profesional oleh Polri. 

 

 Tanpa adanya persiapan dari segi kemampuan personel,perencanaan, sarana dan prasarana, serta sinergi dengan seluruh stakeholders terkait, maka ancaman tersebut akan sulit untuk diatasi. 

 

Selain itu, saya juga mengharapkan agar Brimob Polri dapat berperan aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam penanganan bencana alam seperti dalam penanganan bencana alam gunung sinabung dan gunung agung.   Brimob polri dapat memberikan bantuan evakuasi dalam bentuk kegiatan sar, maupun untuk hadir memberikan pelayanan keamanan di daerah rawan bencana.

 

 Kedepan ada beberapa agenda Nasional maupun Internasional yang akan segera kita hadapi, seperti pelaksanaan pengamanan Pilkada Serentak 2018, Imf-World Bank Annual Meeting 2018, maupun Asian Games 2018. 

 

 Agenda tersebut juga memerlukan pelibatan Brimob Polri dalam pengamanannya. Untuk itu, saya tekankan kepada Satuan Brimob di seluruh Indonesia untuk saling bahu membahu melakukan pengamanan dan saling memback-up antara satu dengan lainnya, sehingga pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan dapat berjalan dengan aman dan lancar. 

 

 Tunjukkan bahwa Brimob Polri adalah satuan yang solid, berintegritas, loyal, dan dapat diandalkan oleh Bangsa dan Negara. Pada kesempatan yang berbahagia ini, selaku Pimpinan Polri saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh personel brimob, atas segala dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini. 

 

Brimob polri telah aktif berperan dalam menjaga kamtibmas sebagaimana telah ditunjukkan dalam pelaksanaan operasi tinombala, berbagai pengamanan aksi unjuk rasa di tanah air, maupun dalam kegiatan Tour De Java, yang diselenggarakan sebagai bagian dari penelusuran kembali jejak-jejak historis yang bernilai penting dalam sejarah Brimob dan Polri pada umumnya.

 

 Momentum keberhasilan ini, hendaknya dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, sehingga keberadaan Brimob Polri akan semakin meningkatkan Citra Polri di mata masyarakat. 

 

 Untuk itu, ada beberapa hal yang ingin saya tekankan kepada seluruh personel Brimob di mana pun berada, yaitu : Pertama, sebagai hamba yang beriman, tingkatkan selalu ketaqwaan kita kepada tuhan yang maha esa sebagai landasan moral, sehingga rahmat dan hidayah-nya dapat selalu menyertai setiap langkah pengabdian.

 

Kedua, pelihara terus semangat soliditas dan pengabdian yang telah dibangun selama ini serta jangan sekali-kali menodai perjuangan Brimob Polri dengan perbuatan-perbuatan yang dapat menciderai kehormatan Korps Brimob Polri.

 

 Ketiga, Profesionalisme tidak dapat diraih begitu saja tetapi harus diwujudkan dengan pelatihan yang keras, berat, dan ikhlas. Tingkatkan kemampuan, wawasan, dan pengetahuan, sehingga dapat bermanfaat dalam setiap penugasan.

 

 Keempat, jalin hubungan kerja sama dan sinergi dengan satuan tni, satuan kewilayahan, unsur pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya, serta seluruh komponen masyarakat melalui berbagai kegiatan bersama yang bermanfaat.

 

Kelima, sebagaimana motto jiwa ragaku demi kemanusiaan, laksanakan setiap tugas dengan penuh kesungguhan, keikhlasan, dan rasa tanggung jawab. Brimob Polri merupakan satuan elite yang menjadi kebanggaan yang bukan semata dimiliki oleh institusi Polri saja, melainkan menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. (Ardi oyong/Humas Polda Kepri)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Proyek Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Yang Baru Saja rampung dikerjakan.

 

Maidina,(KT) - Sungguh Miris Melihat Proyek di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara ini, Pasal nya Proyek Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Yang Baru Saja dikerjakan sudah Memperihatinkan. Proyek Yang dianggarkan dalam APBD Tahun 2017 ini Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) Kabupaten Mandailing Natal Diduga Kuat Menjadi Ajang KKN oleh Pejabat dan Rekanan Pelaksana.

 

Pantauan Team Jurnalis Karimuntoday.com dilapangan Pada Selasa (14/11). Kondisi Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Sudah Tampak Rusak dibeberapa Titik Pengerjaan.

 

 S.Lubis salah satu Warga setempat Kepada Media ini Mengaku Senang Adanya Pembangunan Pasar Banjar Aur Namun Dirinya Menyayangkan Pekerjaan dilapangan,terkesan asal jadi.

 

" Kita sangat Senang adanya Perhatian Pemerintah Untuk Membangun Pasar disini Namun Pelaksana nya inilah Yang sangat Kita Sayangkan,” sebutnya.

 

 Informasi Yang Berhasil dihimpun Jurnalis Karimuntoday.com dilapangan Bahwa Pembangunan Pasar tersebut senilai Rp.197.300.000,00 Yang dikerjakan Mulai 12 September - 12 November 2017 Oleh CV.Rahmat Jaya Namora. Sayang nya Hingga Berita ini Sampai Ke Redaksi Kepala BPMD Kabupaten Mandailing Natal Belum dapat Ditemui Guna Konfirmasi

Mengenai Bobrok Nya Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Oleh CV.Rahmat Jaya Namora.

 

Ditempat Yang Sama Pebri Ardian Sekretaris DPD LSM PMPR Indonesia Prov.Sumut Mengecam Keras Pelaksanaan Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Oleh CV.Rahmat Jaya Namora Yang Disenyalir tidak sesuai dengan bistek.

 

 " Kita sangat Menyayangkan Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Yang dikerjakan Asal Jadi, Masa Baru beberapa Waktu dikerjakan Sudah Rusak Dimana Kah Fungsi Pengawasan Yang dilakukan BPMD Madina,Jelas Pebri.

 

Selain itu ditambahkan nya Juga Dirinya Bersama LSM PMPR Indonesia Akan Menindaklanjuti Hal ini sesuai dengan Temuan dilapangan Ke Penegak Hukum di Bumi Gordang Sambilan ini. (KH)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Memprihantinkan  Rumah Warga Kuansing,Riau.

 

Kuansing,(KT) - Tinggal di rumah yang nyaman adalah impian setiap orang. Apalagi bagi Ardi, seorang warga Desa Tanjung Putus yang membutuhkan tempat nyaman untuk beristirahat. Namun apa daya, Ardi hanya bisa memiliki sebuah gubuk miring yang nyaris ambruk.

 

Berbeda dengan wakil rakyat yang selama ini mengaku pro rakyat. Mereka hidup nyaman dan aman di tengah kenikmatan anggaran rakyat. Selain punya rumah yang dibuatkan negara, mereka masih juga mendapat tunjangan perumahan, begitu juga dengan oknum pejabat bergelimang dengan menerima tunjangan setiap bulanya dengan nominal puluhan juta rupiah

 

Mereka berani jual nama rakyat tapi toh, tak mengetahui bagaimana kehidupan rakyat yang sebenarnya. Politik mereka gunakan hanya untuk kepentingan pribadi, golongan dan Partai tanpa melihat realita yang terjadi saat ini.

 

Kembali ke laptop, eh Ardi yang hidup di gubuk reot. Berada di Desa Tanjung Putus Kecamatan Kuantan Seberang Kabupaten Kuantan Singingi, gubuk miring itu adalah hasil keringat mertuanya yang sudah mulai rentan/usia lanjut.

 

Bentuknya sangat kecil dan sempit berukuran 5×3 meter dengan bilik kayu dan lantai alakadarnya. Gubuk itu juga hanya punya sebuah dapur, dua kamar tidur dan ruang tamu.

 

Jika ingin masuk ke dalam gubuk Ardi ini, kepala harus menunduk kalau tidak ingin keceduk pintu. Sudahlah pintunya kecil pas-pasan, agak miring pula.

 

Apalagi jika hujan turun, ember-ember pun harus disiapkan untuk menampung tetesan air dari atap yang bocor.

 

Jauh beda dengan kehidupan oknum pejabat di kabupaten kuantan singingi, contohnya saja di dua OPD Bappeda dan BPKAD, setiap bulanya menerima tunjangan yang sangat mencengangkan,untuk ukuran kepala badan aja setiap bulanya menerima Rp .26.800.000,00.- sedangkan Sekretarisnya menerima, Rp.17,800.000.00.-  begitu juga dengan kepala badan serta para staf menerima tunjangan bervariasi.pertanyaanya, apakah pemangku kebijakan tidak memiliki hati nurani, karena, di suatu sisi rakyat menderita dan di suatu sisi oknum pejabatnya bergelimang dengan kemewahan dari anggaran APBD. Sungguh mengecewakan.” (*)

 

Published in KARIMUN

  

 Ket Photo : Ali Akbar,Ketua RW 10 Villa Pesona Asri Batam Center Ali, Terlihat  Melunasi Pinjaman Para Pedagang Kepada Pihak Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Keliling.

 

BATAM, (KT) - Untuk mengantisipasi agar para pedagang yang berjualan pada malam hari, disepanjang jalan depan perumahan villa pesona asri dan botania kelurahan belian kecamatan batam kota,terjerat dari meminjam uang dari rentenir alias KSP Keliling ,warga Rw 10 pesona asri akan segera mendirikan wadah koperasi yang akan dilaksanakan pada awal tahun depan.

 

 Pasalnya, Para pedagang yang menjual makanan, seperti ayam penyet,martabak,sate,bakso dan aneka makanan lainnya, disepanjang jalan depan perumahan villa pesona asri dan botania pada awalnya merasa senang dengan pinjaman yang diberikan oleh KSP Keliling tersebut,namun setelah itu mereka jadi terlilit dan terjerat dengan bunga yang tinggi sampai sebesar dua puluh persen per bulan,bahkan ada pedagang yang sampai gulung tikar serta tidak bisa berjualan lagi.

 

Seperti yang disampaikan Betty salah seorang pedagang,yang setiap malamnya berjualan ayam penyet didepan perumahan villa pesona asri kepada karimuntoday.com Senin (13/11/2017), awalnya dia merasa kalau pinjaman tersebut bisa membantu saat membtuhkan modal,namun lama kelamaan tanpa disadari  jadi terjerat dengan bunga tinggi yang harus di bayar setiap hari,padahal kadang - kadang ada saatnya pembeli lagi sepi,keluhnya.

 

 Akibat banyaknya warga yang terjerat hutang dengan KSP Keliling tersebut membuat Ketua RW 10 Villa pesona Asri batam center Ali Akbar turun tangan, kepada karimuntoday.com Senin (13/11/2017) sekitar pukul 19.00 WIB,menyampaikan keprihatinannya atas nasib para pedagang yang menunggak hutang dan terjerat bunga tinggi, Untuk itu kita bantu mereka dengan cara melunasi tunggakan para pedagang kepada pemodal KSP Keliling tersebut,sehingga mereka bisa terbebas dari lilitan bunga yang terus berjalan setiap hari, ketika mereka tidak bisa membayarnya.

 

 "Ada sekitar sembilan pedagang yang sudah kita lunasi tunggakannya kepada KSP Keliling,semoga mereka lebih fokus untuk menjalankan usahanya dan nantinya mereka akan kita ajak untuk bergabung dan menjadi anggota dari wadah koperasi,yang Insha Allah akan kita dirikan", ujar Ali dengan optimis.

 

Secara terpisah, Salah seorang warga Villa Pesona Asri Batam Center yang dilunasi hutangnya oleh Ketua RW mengatakan, Dia sangat berterimakasih sekali dengan bantuan yang diberikan oleh Pak RW, sehingga bisa terlepas dari jeratan hutang, dan dia berjanji kedepanya tidak akan mau lagi meminjam uang dengan bunga tinggi, dan dia sangat mendukung langkah Pak RW untuk mendirikan koperasi, sehingga nantinya dapat membantu para pedagang maupun masyarakat apabila hendak membuka usaha,” Tukasnya (Ardi oyong)

Published in BATAM

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30