humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Thursday, 02 November 2017

 

Ket Photo : Terlihat Anggota Satpol PP Menertibkan PKL.

 

Batam, (KT) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Batam kembali menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL)yang berjualan di pinggir jalan simpang lampu merah Kampung Becek, Kelurahan Sei Binti Kecamatan Sagulung ,Kamis (02-11-2017).

 

 Kasi Trantib Satpol PP Kota Batam, Imam Tohari menjelaskan penertiban ini dilakukan demi terciptanya kawasan bebas dari pkl. Mereka (pkl-red) selalu tidak mengindahkan peringatan yang diberikan agar tidak berjualan di Ruas Jalan. Bahkan surat peringatan sudah diberikan sebanyak tiga kali namun para pedagang tidak mengindahkan sama sekali. Lanjutnya lagi

 

"kita tidak akan berhenti sampai di sini, penertiban kita akan lakukan secara bertahap. Untuk yang diterbitkan sekarang ini kita akan tetap lakukan patroli rutin untuk menghindari pedagang berjualan kembali," ujar Imam.

 

Selain itu kita sering mendapatkan informasi kalau lokasi itu dijadikan arena perjudian seperti main kartu. Makanya kita langsung ambil tindakan tegas seperti ini. Imam mengatakan, bagi pedagang yang ingin mendapatkan kembali gerobak dan barang daganganya yang sudah disita bisa diambil di Markas Satpol PP Sagulung dengan membuat berita acara dan berjanji tidak akan berjualan kembali dan membawa persyaratan fotokopi KTP dan materai enam ribu dan menanda tangani surat tersebut, pungkas Imam Tohari.

 

 Dari pantauan dilokasi Penertiban tersebut sempat mendapat perlawanan dan protes dari para pedagang. Mereka tak terima sebab penertiban tersebut tanpa melalui pemberitahuan terlebih dahulu. Namun demikian pihak satpol pp berhasil mengamankan dan membawa aset PKL ke Mako Satpol PP kota Batam.( Rga)

Published in BATAM

 

 

 Ket Photo : Muhktar alias Man Landak (baju putih ditengah),bersama Afrijon dan Omo serta Pengurus Forum Taksi lainnya,Usai Menyampaikan Permohonan Maaf.

 

 

BATAM, (KT) -  Mukhtar alias Man Landak salah seorang Anggota Forum Taksi Kota Batam, ketika aksi demo pengemudi taksi konvensional Selasa (31/10/2017) lalu dibatam center, dalam orasinya sempat menyinggung nama baik Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH,akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka  atas segala kekhilafannya.

 

Walaupun sempat diperiksa oleh penyidik Disubdit III Reskrimum Polda Kepri Kamis (02/11/2017),namun pengemudi taksi telaga punnggur ini,mengaku tidak punya maksud untuk merusak nama baik,apalagi melakukan ujaran kebencian terhadap orang nomor satu dijajaran kepolisian provinsi kepulauan riau tersebut.

 

Oleh karena itu,pria yang biasa disapa man landak tersebut dihadapan penyidik polda kepri,dari lubuk hati yang paling dalam memohon kepada kapolda kepri,agar dibukakan pintu maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan,karena apa yang disampaikannya saat orasi demo dibatam center kemaren,semata - mata hanya salah penyampaian saja,akibat terbawa oleh suasana banyaknya massa yang ikut demo.

 

Sementara itu ditempat terpisah, disebuah rumah makan dikawasan batam center,kepada karimuntoday.com Kamis malam (02/11/2017) sekitar pukul 21.00 WIB,Man landak yang didampingi oleh Afrijon,Omo Matretralita,Afdial dan beberapa pengurus forum taksi lainnya,kembali menegaskan permohonan maafnya kepada kapolda kepri dan seluruh jajarannya,atas segala ucapan yang disampaikan waktu demo dibatam center dua hari lalu,yang telah menimbulkan kesalah pahaman.

 

 Dalam kesempatan tersebut,Afrijon Ketua Forum Taksi Kota Batam menghimbau kepada seluruh anggotanya,agar berhati - hati dalam menyampaikan orasi didepan umum,apalagi kalau kita belum tahu dan paham kebenarannya.

 

" Semoga kejadian ini ada hikmahnya,dan menjadi pembelajaran bagi kita kedepannya agar lebih ekstra hati-hati ketika menyampaikan pendapat di depan umum, jangan sampai menyinggung pribadi, dan terus jaga persatuan dan kebersamaan dengan saling mengingatkan,sehingga forum taksi kota batam semakin kuat dan maju ",ujar Jon

 

Secara terpisah, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Sam Budigusdian MH, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terakit permintaan maap dari salah seorang anggota forum taksi  kota batam, atas ucapanya ketika melakukan orasi dalam aksi demo beberapa hari lalu, belum dapat dimintai tanggapanya.(Ardi oyong)

Published in BATAM

   

Karimun,(KT) - Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat desa gemuruh, yang merupakan ring 1 area dalam proses penambangan PT. Timah Persero Tbk Wil Kepri dan Riau,

Karang Taruna Tunas Karya Desa Gemuruh terus melakukan terobosan2 dalam membantu pemerintah Desa,menanggulangi permasalahn sosial di Desa, salah satunya adalah upaya pngentasan kemiskinan dengan berusaha menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat,

Pada tanggal 23 Februari 2016 Karang Taruna Tunas Karya bersilatuhrahmi dengan Pihak Management PT.  Timah untuk membahas hal tersebut, Alhamdulillah bak gayung bersambut, PT.  Timah Persero Tbk Wil Kepri dan Riau dalam hal ini,  A.  Dani Virsal selaku GM PT. Timah, Rahmat Taufik menyambut dengan hangat maksud dan tujuan dari Karang Taruna,

PT.  Timah selalu membantu masyarakat kami,ujar Ketua Karang Taruna waktu itu,  Mohd Tris Madi Kurniawan, pihak perusahaan telah memberikan solusi,yaitu Salah satunya adalah kerja sama antara Pemuda Karang Taruna dengan PT. Timah,

Mengelola sampah menjadi Pupuk Kompos, segala proses pembangunan rumah kompos dll dilakukan oleh PT.  Timah, yang nantinya akan dikelola secara kemitraan,selain dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru, kegiatan tersebut juga nantinya akan sangat membantu PT. Timah dalam menanggulangi sampah di Area Perusahaan dan sekitarnya.

Dan Alhamdulillah proses pembangunan rumah kompos telah rampung di tahun 2017 ini,

Kami berharap kerja sama dapat segera terealisasi,Ucap Ketua Karang Taruna Tunas Karya Desa Gemuruh priode 2017-2020, Azmi  

Ditemui di tempat berbeda,  Pak Hilman yang merupakan kabid K3LH kundur, sangat antusias,beliau merupakan orang yang sangat peduli terhadap masyarakat.  dan salah satu Usaha Ekonomi Produktif yang dilakukan Karang Taruna, yaitu Budidaya Ikan lele, beliau juga akan membantu mencari solusi dalam hal penambahan kapasitas usaha tersebut, agar usaha masyarakat dapat berkembang dan terus berproduksi.Demikian,” tutur Hilman.(*)

Published in KARIMUN

 

 Karimun,(KT) - Kesepakatan antara PT. Multi Ocean Shipyard (PT.MOS) dengan tim terpadu dari BPJS ketenagakerjaan dan kantor penyelenggara pengawasan ketenagakerjan wilayah Kabupaten Karimun yang menyepakati bahwa PT. MOS menyanggupi mendaftarkan karyawanya ke BPJS Ketenagakerjaan secara bertahap dengan batas waktu tanggal 31 Oktober 2017 belum dipenuhi oleh PT. MOS.

 

Hal tersebut dikatakan Andi Saputra, Wakil Kepala Kantor Perintis Cabang Mandiri (KPCM) BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Karimun kepada karimuntoday.com, Kamis,(02/11/17).

 

 Ditambahkan Andi, kita segera akan melakukan koordinasi dengan pengawas ketenagakerjaan (Wasrik) BPJS cabang Batam-Sekupang, yang merupakan cabang induk dari KPCM BPJS Karimun, kemudian kita juga segera akan koordinasi ke kantor penyelenggara pengawasan ketenagakerjan Kabupaten Karimun, serta ke kejaksaan negeri kabupaten Karimun, ujarnya.

 

Lanjutnya lagi, mereka (PT.MOS-red) telah sepakat mendaftarkan karyawanya ke BPJS Ketenagakerjaan tanggal 31 Oktober kemaren, sementara sekarang sudah tanggal 02 November, mereka membandel, kita segera tindaklanjuti bersama tim terpadu, kemungkinan kita akan berkunjung lagi kesana, tuturnya.

 

Sampai saat ini, kata Andi, dari data kita karyawan yang telah didaftarkan lebih kurang 700 orang, sementara dari keterangan kantor penyelenggara pengawasan ketenagakerjaan PT.MOS melaporkan jumlah tenaga kerjanya 1200 orang, jadi belum didaftarkan semua mengikuti BPJS Ketenagakerjaan, ungkap andi.

 

Ditempat yang berbeda, Riaswaty, SH, pengawas ketenagakerjaan wilayah Karimun ketika ditanyakan terkait kesepakatan batas waktu PT. MOS mendaftarkan seluruh karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan yang berakhir tanggal 31 Oktober 2017 lalu mengatakan, kita menunggu informasi dari BPJS dulu, kita akan tindak lanjuti, nanti akan kami kabari, ucapnya singkat ketika karimuntoday.com menanyakannya, Selasa,(01/11/17).

 

Sementara itu, Kepala Seksi perdata dan tata usaha (Kasi Datun) kejaksaan negeri (Kejari) kabupaten Karimun Haris Fadillah Harahap yang bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui surat kuasa khusus (SKK) yang bertindak sebagai pengacara negara belum dapat dimintai keterangannya, saat karimuntoday.com ingin menjumpainya, pihak keamanan Kejari Karimun mengatakan Haris Fadilah Harahap tidak ditempat, demikian juga dengan management PT. MOS saat media ingin meliput launching kapal pada 20 Oktober 2017 lalu, pihak keamanan perusahaan juga melarang awak media memasuki perusahaan, sampai saat ini belum bisa dimintai keterangannya terkait belum didaftarkan seluruh karyawannya ke BPJS Ketenagakerjaan.(DS)

Published in KARIMUN

 

 

Ket PhotoAKBP Edy Sumardi Priadinata SIK, Wakapolresta Pekanbaru, Provinsi Riau.

 

 

Pekanbaru,(KT) - Sosok Polisi bersahaja yang dikenal akrab dengan semua kalangan, jauh dari sifat sombong apalagi sangar, dia adalah AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK yang kini menjabat sebagai Wakapolresta Pekanbaru.

 

Di sela-sela kesibukannya, beberapa rekan pers menyampari Edy di ruangan kerjanya Rabu Sore (01/11/2017) sekira Pukul 17.00 WIB. Beberapa wartawan coba melakukan wawancara khusus tentang sosok polisi yang dikenal ramah dengan masyarakat ini.

 

Edy Sumardi yang merupakan lulusan Akpol tahun 1996 ini menjelaskan bagaimana cara beliau melakukan pendekatan, baik itu bersama masyarakat maupun Insan Pers.

 

Dijelaskan Edy, dirinya hanya berkomitmen untuk melaksanakan hal-hal yang mendasar sesuai falsafah hidup sebagai anggota Polri yang tertuang dalam Tri Brata dan Catur Prasetya, Polri sebagai sosok pelindung, pengayom, pelayan masyarakat, penegak hukum dan Sebagai pemelihara kamtibmas.

 

Lebih lanjut Edy menjelaskan, untuk pendekatan terhadap masyarakat, juga dilakukan dengan cara mengimplementasikan Program Promoter Kapolri, menjadi Polisi-polisi yang Profesional dalam bidang tugasnya, modern dengan peningkatan layanan berbasis IT serta terpercaya, serta melakukan perubahan Mindset, Jujur, transparan dalam melakukan penegakan hukum.

 

"Saya sadar siapa saya sebenarnya, Saya hanya sebagai pelayan dan Pengayom Masyarakat. Sehingga saya wajib untuk melayani dan mampu berinteraksi dengan semua kalangan dengan cara membuka ruang komunikasi,"tutur Edy sambil tersenyum.

 

Edy yang sudah menjabat 7 bulan sebagai Wakapolresta Pekanbaru ini, menutup wawancaranya dengan menambahkan resep rahasia yang ia pakai selama ini dalam kehidupannya sehari-hari. Yaitu, dengan melakukan 3 S (Senyum, Sapa dan Salam), tidak membedakan status sosial dalam melayani dan bersilaturahmi dengan masyarakat serta tidak bermental pejabat, tapi memiliki mental dan jiwa sebagai pelayan masyarakat,” Tutupnya(.roder)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30