humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Monday, 20 November 2017

 

Ket Photo : Puluhan Nelayan Kuda Laut, Baran, Meral bersama Edward Kelvin Rambe, SH, selaku Kuasa Hukum Nelayan berkumpul di lahan pantai yang dilakukan sita eksekusi PN Karimun, Senin, (20/11/17).

 

 

Karimun,(KT) - Kedatangan Petugas Juru Sita pengadilan Negeri (PN) Kabupaten  Karimun,Provinsi Kepri, ke lahan yang ditempati puluhan nelayan tradisional di Kuda Laut, Baran, Meral pada hari Jum'at, (17/11/17) lalu mengundang tanda tanya dibenak nelayan setempat,puluhan nelayan tradisional kuda laut yang telah menempati lokasi tersebut selama puluhan tahun merasa heran dan berencana menyampaikan protes dan penolakan terkait klaim seseorang terhadap tanah, pantai serta laut tempat mereka tinggal dan mengais rezeki.

 

Rencana protes tersebut disampaikan Aziz, Ketua Koperasi Usaha Bersama (KUB) Baran Sejahtera bersama puluhan nelayan kuda laut serta didampingi Edward Kelvin Rambe SH, yang dipercaya sebagai kuasa hukum mereka (nelayan -red), Aziz, dengan tetesan air mata pada kesempatan itu mengatakan, kami, nelayan kuda laut akan mengajukan protes ke pemkab Karimun terkait eksekusi lahan yang dilakukan PN Karimun, jika tidak diindahkan, kami akan berunjuk rasa ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang mengeluarkan sertifikat kepemilikan, ujarnya.

 

Dilanjutkan Aziz, beberapa waktu lalu, saya sudah menanyakan bukti-bukti kepemilikan kepada seseorang berinisial (A) yang mengklaim kepemilikan atas tempat ini, namun beliau tidak mau untuk menunjukkanya, bahkan ia mengatakan kepada saya, tanya saja ke BPN, katanya, ucap Aziz menirukan, yang kami tau, bibir pantai ini milik negara, ada aturannya, selama kami menempati ini sekitar 35 tahun tidak ada masalah, ketika pihak pengadilan datang kami terkejut, tuturnya.

 

Sementara itu, Edward Kelvin Rambe, SH selaku Kuasa Hukum Nelayan mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Mahkamah Agung (MA) No 2 tahun 1962 tentang cara peletakan sita, sita eksekusi harus dilakukan pencocokan terhadap bidang tanah ataupun batas-batas, namun aneh bahwa pada saat eksekusi penyitaan petugas pengadilan hanyak duduk-duduk saja dipantai, karena apa, karena itu laut, laut itu milik negara, karena berdasarkan Perpres No. 51/2016 menyebutkan 100 meter dari bibir pantai,ke darat tidak bisa dijadikan hak milik, kenapa masyarakat bisa, karena disebutkan boleh digunakan apabila sudah secara turun temurun demi kepentingan umum jelasnya.

 

Saat ditanyakan terkait langkah hukum yang akan dilakukan terhadap sita eksekusi, Kelvin mengatakan, kita mungkin akan mengajukan perlawanan, kita daftarkan pengaduan masyarakat ke pengadilan, namun diluar konteks itu, kita akan meminta pertanggung jawaban dari Badan Pertahanan Nasional, kita sudah sepakat untuk melaporkan ke Kanwil Kementerian Agraria, karena hal ini sepihak, tidak melibatkan masyarakat, mereka seperti memiliki kompetensi absolut tanpa mengikuti aturan perundang-undangan, tukasnya.

 

Secara terpisah, Ketua Pengadilan Tanjungbalai Karimun dan Kepala BPN Karimun, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya.(DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto SH CN MH.

 

BATAM,(KT) -  Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam terus berupaya mengoptimalkan pelayanan Untuk pelayanan pemohon paspor dengan pendaftaran dirasa masih kurang.untuk masyarakat batam setiap harinya, banyak masyarakat mengeluhkan tak pernah mendapatkan nomor antrian.

 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Lucky Agung Binarto SH CN MH mengatakan kami terus berupaya untuk pelayanan paspor Dalam satu hari biasanya hanya menerima 250 pendaftar lewat WA Kedepannya pihak imgrasi akan buka unit pelayanan pembuatan paspor di harburbay dalam bulan ini sudah mulai di kerjakan,loncingnya desember proses tetap 250 orang sehari.

 

Pendaftarnya saja dibanyakin, pendaftar yang masuk antrian 250 Dialah yang nantinya pemohon pertama dihari selanjutnya, Jadi 750 pendaftar itu, untuk selang waktu tiga hari,ujar LUCky kepada Karimun today melalui telpon seluler Senin (20/11/2017) siang.

 

Lanjut lucyk, hal ini karena banyaknya masyarakat memprotes tak pernah dapat nomor antrian Karena keterbatasan disistem, jadi hanya terima 250 pendaftar kata lucyk

 

Selanjutnya, pihak imgrasi terus melakukan sistim jemput bola dengan di undang instansi, kantoran, perusahaan ataupun lembaga pendidikan dan lain sebagainya. Seperti yang pernah berjalan Sekolah internasional prestasi Sekolah Al-Azhar dan Novotel batam Ini hari mau di batam poskata,pelayanan ini memang bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus paspor, namun demikian persyaratan pengurusan paspor tetap sama.

 

Permudah disini dalam arti pelayanan pengurusan paspornya. Kalau persyaratan tetap sama harus lengkap, Tidak ada yang istimewa pihak imgrasi menghimbau pada masyarakat untuk bersabar Di tahun depan pihak imgrasi tiga unit pelayanan untuk pembuatan paspor yakni pelayanan khusus batam center,unit harburbay gedung sumatra Jadi total dalam satu hari masyarakat bisa mendaftar 400,” katanya (REGA)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Ruas Jalan di Daerah Marina City Kecamatan Sekupang Kota Batam.

 

BATAM,(KT) -  Berapa hari ini kota batam cuacanya tidak menentu hujan yang terus mengguyur wilayah Kota Batam dan buruknya drainase menyebabkan sejumlah titik ruas jalan daerah Marina City Kecamatan Sekupang mulai rusak Kamis

(16/11/2017).

 

Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Pekerjaan Umum dengan anggaran cukup besar Perbaikan menggunakan sistem beton lantaran seringnya digenangi air hujan, jalan menuju sekupang Marina itu mulai kembali berlobang.

 

Pantauan karimuntoday.com di lokasi di depan perumahan Jupiter kembali lagi berlubang.

 

Jalannya selalu digenangi air jadi hancur lagi Sementa rina pengendara mengatakan ini jalan Baru diperbaiki tetapi kini rusak kembali Nggak bisa disemenisasi lagi, harusnya parit yang dibenahi supaya jalan ngak digenangi air, ungkap rina

 

Secara terpisah sampai berita ini di unggah pihak Dinas Pekerjaan Umum kepri belum dapat di mintai tanggapanya (rega)

Published in BATAM

 

 

 Ket Photo: Suasana di dalam Bus Trans Batam.Kepri.

 

BATAM, (KT) - Kemacetan yang sekarang sudah mulai melanda batam,tidak terlepas dari banyak dan padatnya jumlah kenderaan yang berlalu lalang dijalan raya,sementara ruas jalan baru tidak ada penambahan kecuali hanya pelebaran pada kiri kanan jalan saja.

 

 Apalagi dengan kebiasaan masyarakat yang berpergian dalam beraktifitas,lebih cenderung menggunakan angkutan pribadi baik roda dua maupun roda empat.

 

Untuk bisa terlepas dari kemacetan yang semakin parah,perlu perhatian dan kesadaran semua pihak termasuk dari warga batam sendiri,untuk mulai membiasakan diri tidak lagi selalu menggunakan angkutan pribadi,dan beralih untuk menaiki bus trans batam yang sudah lama beroperasi melayani masyarakat.

 

 Angkutan bus trans batam milik pemko batam yang dikelola oleh dinas perhubungan kota batam,saat ini sudah melayani reute dijalan - jalan utama yang ada dibatam,seperti sekupang - nagoya,sekupang - batam center,batu aji - jodoh,batu aji - batam center serta beberapa reute yang lainnya.

 

Wartawan karimuntoday.com yang coba menggunakan jasa bus trans batam pada senin siang (20/11/2017) dari batam center menuju sekupang,sangat merasakan sekali kenyamanan saat menaiki angkutan umum massal tersebut.

 

Tidak hanya sekedar bersih,akan tetapi bus trans batam juga dilengkap dengan AC,ditambah lagi dengan ongkosnya yang relatif murah hanya Rp 4000 untuk penumpang biasa,dan Rp 2000 bagi para pelajar dalam jarak jauh ataupun dekat.

 

 Salah seorang penumpang Amin bertempat tinggal di sei harapan,yang kebetulan berbarengan dengan wartawan karimuntoday.com dari batam center menuju sekupang,merasakan sekali kenyamanan dengan menggunakan bus trans batam yang bersih ,pakai AC dan murah lagi,katanya.

 

Sementara awak bus trans batam Veni menjelaskan juga kalau mereka mulai beroperasi dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB setiap harinya.

 

 " Kami dari pihak trans batam berharap agar masyarakat beralih menggunakan bus trans batam,supaya dapat mengurangi kemacetan,sampai kami punya jargon yang ditempel dikaca belakang dan kaca kiri kanan bus,"Ayo naik bus,biar nggak bikin macet,"tutur wanita berjilbab tersebut.(Ardi oyong)

 

Published in BATAM

 

Ket Photo : Sungai Tande di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

 

Lingga,(KT) - Sungai Tande, salah satu sumber air di Lingga.Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri, yang termasuk kawasan baru pembangunan dan pengelolaan irigasi, mendapat bimbingan teknis dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) IV. Tujuannya agar Bunda Tanah Melayu ini dapat mengetahui terkait teknis mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, bahkan sampai pelaksanaan atau pembangunan jaringan irigasi.

“Diharapkan hasil dari bimbingan ini dapat dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan dan berfungsi secara maksimal,” kata petugas BWSS IV Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR), Eris Hendrabuana di Dabo Singkep, belum lama ini.

Pada tahun ini, Pemerintah Pusat melalui BWSS IV telah menggelontorkan sejumlah anggaran untuk pembangunan FS irigasi di 17 lokasi yang pada saat ini sudah selesai dilaksanakan dan 2 DED yang telah selesai. Pembangunan irigasi tersebut pada anggaran 2018, BWSS IV akan membangun jaringan irigasi.

Eris Hendrabuana Dalam kesempatan itu juga menyarankan kepada seluruh OPD terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pertanian, Transmigrasi dan BAPPEDA Lingga untuk segera melakukan rapat.

“Nanti dari rapat itu dibuat berita acara sinergitas yang berisi tupoksi dari masing-masing OPD dan jadwal target pelaksananan atau penyelesaian dari kegiatan masing-masing OPD. Sehingga dapat tujuan akhir kenerhasilan,” ujar Eris.

Pada kegiatan itu turut hadir Ramadona Simatupang dari BWSS IV Kemen-PUPR, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kepri Andreas Yuli yang didampingi oleh Kepala bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) DPUPR-PKP Lingga, Sumarno.

Kegiatan tersebut ditujukan kepada peningkatan atau mendukung keberhasilan program pertanian terutama sawah di Kabupaten Lingga. Sehingga kedepan, tidak adalagi tersandung dengan kondisi irigasi yang belum memadai.(AM) 

Published in LINGGA

  

 Ket Photo : Wapres, Jusuf Kalla, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun, Bupati Lingga, Alias Wello.

Lingga,(KT) – Bupati LIngga Alias Wello, Wapres Jusuf Kalla dan Gubernur Kepri, Nurdin Basirunmenghadiri Perhelatan Tamadun Melayu, Minggu,(19/11/2017).

 Kedatangan gubernur dan wapres disambut Bupati Lingga Alias Wello. Ketiganya tampak kompak mengenakan pakaian adat kebesaran melayu.

Dalam kunjungannya ke Lingga ini, wapres juga dinobatkan gelar adat melayu Sri Perdana Mahkota Negara.

Dalam sambutannya, wapres memberikan selamat atas dinobatkannya Sultan Mahmud Riayat Syah III yang merupakan Sultan Kerajaan Riau-Lingga sebagai Pahlawan Nasional RI Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (9/11/2017) lalu.

Selain itu, pria yang akrab disapa JK ini juga turut mengucapkan selamat kepada Kabupaten Lingga di HUT ke-14 tahun 2017.

"Semoga di Hari Ulang Tahun Lingga ke-14 ini, semuanya dirahmati Allah SWT. Kita harapkan kemajuan yang baik," kata dia.

"Bagaimana budaya melayu yang tinggi itu sudah memberikan andil yang besar kepada negara kita. Bagaimana bahasa melayu menjadi bahasa nasional," katanya.

Dalam kesempatan tersebut JK mengaku bahwa budaya melayu merupakan salah satu mempersatukan bangsa. 

Sementara itu, Alias Wello mengaku banyak orang yang tidak menyangka Wapres RI akan hadir di daerah berjulukan Bunda Tanah Melayu ini.

Ia meyakini hadirnya wapres menjadi sebuah pertanda baik untuk kemajuan Kabupaten Lingga kedepannya.

"Pulau di Lingga ini ada 604 pulau dan hanya dihuni sekitar 98 pulau saja. Sisanya masih kosong. Banyak potensi yang luar biasa yang masih belum tergarap," ujar Alias Wello.

Ia menegaskan, Lingga sebagai daerah kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) di Kepri, namun belum tergarap optimal.

"Di Lingga ini, semuanya ada, tambang timah, bauksit, bijih besi, granit semuanya ada di Lingga. Hanya keterbatasan dan aturan yang membuat ini semua belum dapat maksimal memberikan kesejahteraan kepada masyarakat kami," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Menpan-RB, Gubernur Kepri, Gubernur Jambi, Bupati Tanjung Jabung Timur, Anggota DRPD Kepri, Pangdam I Bukit Barisan serta tamu undangan. (AM)

 

Published in LINGGA

 

 

Ket Photo : Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) kota Tanjungpinang (Ridwan Lingga.

 

Tanjungpinang,(KT) - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) kota Tanjungpinang (Ridwan Lingga) meminta Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kepri menjelaskan kepada public terkait program umroh yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Menurut Ridwan, Biro Kesra sudah selayaknya membeberkan kepada public nama-nama Imam Mesjid yang diberangkatkan Umroh dengan APBD Kepri yang nilainya hingga milyaran rupiah tersebut.

“Biro Kesra Kepri harus menjelaskan nama-nama Imam Mesjid yang diberangkatkan Umroh tersebut, karena keberangkatan mereka menggunakan uang Negara sehingga hal ini harus dijelaskan kepada masyarakat sesuai Undang-undang Keterbukaan Informasi Publik,” sebut Ridwan kepada Suarabirokrasi.com Sabtu 18/11.

Lebih lanjut Ridwan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut terkesan janggal dari mekanisme perekrutan calon jemaah Umrohnya, sebab mereka tidak melibatkan Kesra yang ada di daerah maupun Kemenag didaerah, bebernya.

“Kepada saya, Kabiro Kesra Kepri mengatakan bahwa mekanisme perekrutan yaitu dari Kesra Kepri langsung menyurati mesjid-mesjid yang ada di daerah, kemudian pengurus mesjid didaerah akan mengirimkan nama-nama calon Jemaah yang layak diberangkatkan,” sebut Ridwan meniru ucapan Tarmidi.

“Sudah saya surati tapi belum ada jawaban, sudah selayaknya Aparat penegak hukum yang ada di Tanjungpinang harus proaktif dalam menanggapi pemberitaan ini, demi terwujudnya pencegahan dan pemberantasan dugaan tindak pidana korupsi,” harap Ridwan.

Sebagaimana diketahui, Pada tahun 2017, Pemerintah provinsi Kepulauan riau melalui Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setda provinsi Kepulauan riau melaksanakan kegiatan Belanja jasa event organizer – Belanja Umroh dengan kode lelang 6480022 dengan nilai pagu Rp.3.442.500.000 (Tiga milyar empat ratus empat puluh dua juta lima ratus ribu rupiah) yang bersumber dari APBD Kepri tahun anggaran 2017.

Dari 4 perusahaan yang memasukkan harga penawaran, PT.Net Tour Batam ditetapkan sebagai perusahaan pemenang lelang dengan nilai penawaran Rp.2.987.000.000 (Dua milyar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta rupiah) yang beralamat di Nagoya business centre blok 5 no. 39 Lubuk Baja Batam Provinsi Kepulauan riau.(SB/KT)

Published in TANJUNGPINANG

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30