humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Tuesday, 21 November 2017

 

Ket Photo : Terlihat Rongsokan Kapal Milik Oknum Pengusaha MI.

 

BATAM,(KT) -  Pelabuhan yang sudah tidak ada aktifitas,terlihat ada tumpukan rongsokan kapal di dapur 12 kelurahan Sungai Pelunggut Kecamatan Sangulung  dari informasi didapat kondisi seperti itu Sudah bertahun rongsokan kapal  dibiarkan begitu saja oleh pemiliknya.

 

 Rongsokan  kapal tersebut adalah milik salah satu pengusaha minyak berinisial (MI) dulunya Lokasi kapal rongdokan adalah tempat aktifitas pengusaha minyak solar yang berinisial Min melakukan loading minyak solar dari kapal miliknya ujar dedi salah satu masyarakat dapur 12 kepada karimuntoday.com, Selasa (21/11/2017).

 

Dedi mengatakan, sudah hampir satu tahun tidak ada aktivitas  lagi di sini Dulu pelabuhan ini pemiliknya pegusaha yang bersinal (MI), namun sangat disayangkan rongsokan kapal tersebut dibiarkan begitu saja,dan tidak dibersihkan, sehingga sisa-sisa minyak solar didalamnya, apabila kondisi air pasang, maka tumpahan minyak tersebut merembet ke dalam laut, sehingga terlihat minyak menggenangi air.

 

Masyarakat  di sini cukup resah akibat tumpahan minyak dari kapal rongsokan tersebut Masyarakat berharap kepada pemilik kapal agar kapal miliknya dapat dibersihkan atau dipindahkan kelokasi lain. Pasalnya apabila dibiarkan terus  sudah termasuk pencemaran lingkungan,” kata Dedi

 

Pantauan karimuntoday.com dilapangan terlihat  sejumlah rongsokan kapal yang sudah tidak terawat lagi dan terbiar terlantar serta kondisinya sangat parah. (rega)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Karimun, H.Muhammad Isnaini saat ditemui diruang kerjanya, Selasa, (21/11/17).

 

Karimun,(KT) - Urgensi dari keberadaan perpustakaan yang bukan hanya sebatas tempat untuk membaca buku, tapi juga menjadi tempat wisata edukasi bagi masyarakat dengan tempat yang layak serta nyaman sedang kita upayakan, terkait hal ini, secara internal, Bupati sangat peduli serta mendukung rencana ini, beliau sangat setuju bilamana Pustaka nantinya menjadi tempat favorit dikunjungi, khususnya pelajar agar nongkrong mengisi waktu luangnya ditempat positif, begitu juga dengan DPRD, dalam hal ini Komisi I juga sangat mendukung rencana ini.

 

 Hal tersebut disampaikan Muhammad Isnaini, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Karimun kepada Karimuntoday.com diruang kerjanya, Selasa,(21/11/17), dilanjutkannya, saat ini, untuk Provinsi Kepri, pustaka yang dimiliki Karimun sudah cukup bagus bila sekedar berkunjung untuk membaca saja, namun, kita ingin lebih dari itu, kita ingin pustaka karimun ini ada daya tarik tersendiri, membuat orang betah dan ingin berkunjung kembali, ucapnya.

 

Menurutnya, perpustakaan yang layak dikunjungi itu syaratnya adalah kenyamanan, untuk menciptakan kenyamanan itu, selain otomasi dan revitalisasi perpustakaan, diperlukan fasilitas, fasilitas yang mendukung, apalagi untuk menjadikannya sebagai tempat wisata edukasi, rencana wisata edukasi yang didukung penuh oleh Bupati ini, kita telah berupaya menyamakan persepsi dengan DPRD, pada tanggal 25 Oktober 2017 yang lalu, kita sama-sama berkunjung dengan komisi I (satu) DPRD Karimun ke perpustakaan nasional RI di Jakarta, ungkapnya.

 

Teori wisata itu, sambungnya, satu kali berkunjung, kemudian ingin datang kembali, itu yang ingin kita buat, rencananya, pustaka kita ini nanti ada ruangan studio mini untuk menayangkan audio-video edukasi, misal film edukasi, kemudian ruang baca dan bermain khusus anak, sekarang ada, namun sangat sempit, ruangan yang sekarang sangat terbatas untuk konsep belajar sambil bermain, lalu, ruangan baca khusus bagi instansi, yang berisi buku-buku maupun file dokumen instansinya, misal, kepolisian, kita sediakan ruangan khusus berisi file tentang kepolisian, kemudian ruang baca digital, selain itu kita juga ingin ada cafe, (library cafe) karena bisa kita lihat perpustakaan modern saat ini ada cafe sebagai fasilitas pendukung," harapnya.

 

Mengenai hal ini, sekarang sedang dikerjakan Detail Engineering Design (DED) nya oleh Dinas Pekerjaan Umum, karena anggarannya di OPD PU, kemudian saya belum tau apakah nantinya gedung ini yang akan direnovasi atau gedung baru, saya rasa tergantung anggaran, kemudian, bila DED telah selesai belum bisa dipastikan juga apakah pembangunannya tahun 2018, 2019, atau 2020, kalau saya inginnya, lebih cepat lebih baik,” harapnya

 

Pantauan karimuntoday.com selasa sore itu, kondisi gedung pustaka daerah Karimun terlihat banyak bagian plafon gedung rusak disebabkan bocor, ditambah dengan guyuran hujan deras pagi harinya air menggenang disejumlah lantai gedung, mengantisipasinya, terlihat sejumlah penampung air dari aluminium disiagakan menampung tetesan air  jatuh ke lantai. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Kuansing, Mursini, Wakil Bupati Kuansing, Sekda Kuansing, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta OPD dan Kabag Humas Pemkab Kuansing dengan Para Jurnalis.

 

Kuansing,(KT)  - Pemerintah  Kabupaten Kuantan Singingi,Provinsi Riau, melakukan acara coffe morning sekaligus silaturahmi bersama insan pers yang melakukan peliputan di Kabupaten Kuansing, Selasa (21/11/2017).

 

Coffe Morning tersebut dilakukan di Ruangan Multimedia Perkantoran Bupati  di hadiri beberapa media cetak dan media online , pertemuan tersebut lansung di hadiri Bupati Kuantan Singingi Drs.H.Mursini, M.Si, Wakil Bupati H Halim, Sekretaris Daerah Muharlius, SE.MM, Kepala Bagian Humas  Muradi, M.Si, Seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Kuansing serta puluhan Insan Pers.

 

Samsir Alam, MM Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), sebagai pihak menggagas kegiatan  tersebut tampak Hadir sebelum acara dimulai dan terlihat bertatap muka dengan beberapa wartawan yang sudah berdatangan.

 

Samsir Alam, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,sangat berterimakasih atas kedatangan seluruh awak media yang hadir dalam rangka bertatap muka sekaligus untuk menjalin silaturahmi antar insane pers dengan pemerintah daerah,

 

Adapun Tujuan pertemuan ini adalah untuk Meningkatkan sinergitas mengenai pemberitan dalam  mempublikasikan  keberhasilan pembangunan di Kabupaten Kuantan Singingi," Sebut Samsir.

 

Diwaktu yang sama, Drs.H.Mursini, M.Si,Bupati Kuantan Singingi, Provinsi Riau, dalam sambutannya sangat memberikan apresiasi kepada rekan-rekan pers atas terjalinnya silaturahmi dan kerjasama yang baik selama ini.

 

 “ Pemerintah dan Pers merupakan satu kesatuan pasalnya saling membutuhkan, jadi dengan adanya pertemuan ditaja oleh kominfo ini, semoga hubungan yang baik ini tetap terjaga," tukasnya.

 

Dikatakanya lagi, Selaku Bupati, dirinya mendukung penuh upaya yang telah dilakukan Dinas Kominfo dalam membangun sinergi antara pemerintah dan wartawan oleh sebab itu,  mohon maaf bila ada kendala dalam komunikasi selama ini dari seluruh jajaran, untuk itu kedepanya mari terus kita jaga hubungan baik ini." Harap Bupati (roder)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Mastur.SE Sekwan DPRD Kuansing bersama dengan Wartawan karimuntoday.com.

Kuansing,(KT) – Perlahan-lahan mulai terkuak kenapa Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kuansing sampai saat ini belum juga menempati Rumah Dinasnya sejak selesai di bangun pada tahun 2010 silam, ternyata rumdis tersebut belum diserah terimakan antara kontraktor dengan pemerintah kabupaten kuantan singing, provinsi riau.

Hal tersebut dikatakan, Mastur Sekretaris Dewan DPRD Kuansing kepada karimuntoday.com diruang kerjanya mengatakan, Ya’ Rumdis Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kuansing belum ditempati karena belum ada serah terima dari kontraktor ke Pemkab Kuansing, makanya dari tahun 2010 sampai sekarang, Ketua dan Wakil Ketua DPRD masih menerima tunjangan perumahan, karena mereka belum bisa menghuni rumah dinas tersebut.

“ Rumdis tersebut belum ada serah terima dari kontraktor dengan pemkab kuansing, oleh sebab itu, Ketua dan Wakil Ketua DPRD belum bisa menempati rumah tersebut, oleh sebab itu, masih diberikan tunjangan, kecuali apabila unsure pimpinan tersebut sudah pindah kerumah dinas, maka dana tunjangan perumahan tidak akan diberikan lagi,” Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Untuk mengetahui kenapa rumdis tersebut belum diserah terimakan dari kontraktor ke pemkab kuansing coba anda (wartawan-red), konfirmasi kepada Dinas Pekerjaan Umum, karena mereka ketika itu sebagai Dinas yang mengelola proyek tersebut, lebih jelas lagi tanyakan kepada Kadis PU kala itu,” Tukasnya

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Kuansing ketika Proyek Pembangunan Rumdis di bangun pada tahun 2010 silam, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya.(roder)

 

 

 

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian,didampingi Kabid Humas Kombes Pol Drs S Erlangga,bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad sedang memberikan Keterangan Pers,terkait Pemusnahan barang bukti bahan obat terlarang hasil Tangkapan  Direktorat Narkoba Polda Kepri.. 

 

 

BATAM, (KT) - Kepala Bidang Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs S Erlangga pada hari Jumat tanggal 17 November 2017 sekira pukul 13.00 Wib, menyampaikan press release tentang Pemusnahan Barang Bukti Ditresnarkoba kepada karimuntoday.com.

 

Kegiatan Pemusnahan Barang bukti dilaksanakan di PT. Desa Air Carga, Kawasan Pengelolahan Limbah Industri (KPLI) Kabil, Batam sekira pukul 11.00 wib di hadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Sam Budigusdian, MH, Kepala Badan POM RI diwakili Oleh Kepala Balai 

 

POM Kepri, Kajati Kepri diwakili oleh Asipidum Zulbahri B. SH, MH, Kajari Tanjung Pinang diwakili Oleh Kasipidum Safari. Sh, Wali Kota Batam diwakili oleh Wakil Wali Kota Batam, Dir Narkoba Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, Kepala BNNP Kepri, Kapolres Bintan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Ketua GRANAT Batam, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Kepala Bea Dan Cukai diwakili oleh Kasi Intelijen, Pimpinan PT. Desa Air Cargo.

 

1. LP nomor : LP – A / 21 / 2017 / SPKT-Kepri tanggal 02 September 2017.2. Waktu kejadian : sabtu tanggal 02 september 2017 sekira jam 08.30 wib.3. Tkp : jln sribayintan – tepatnya didepan gudang PT. Murti Transindo Kijang kel. Kijang Kota Kec. Bintan Timur- Kab Bintan.4. Tersangka BN DKK.5. Pasal yang dilanggar : pasal 61 dan pasal 62 dan pasal 63 undang-undang republik indonesia nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika dan pasai 197 undang-undang republik indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan.

 

A. Barang bukti yang disita keseluruhannya sebesar 12.000.000 (dua beias juta) gram = 12 (dua belas) ton dengan perincian sbb :480 (empat ratus delapan puluh) drum berwarna biru dengan jumiah keseluruhan 12.000.000 (dua belas juta) gram serbuk warna putih yang diduga bahan baku pembuatan obat keras / barang bukti bersifat terlarang yang masing-masing drum berisikan 25.000 (dua puluh lima ribu) gram;

 

B. Pelaksanaan pemusnahan dilakukan dengan menggunakan incenerator yang merupakan alat pembakaran yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran dengan suhu tertentu, sehingga hasil pembakaran berupa debu sangat minim dan hasii pembakaran berupa gas, ramah terhadap lingkungan.

 

C. Rencana kerja pamusnahan barang bukti diperkirakan selama 12 (dua belas) hari kerja dengan perincian pemusnahan per hari sebanyak 993.624 (sembilan ratus sembiian puluh tiga ribu enam ratus dua puluh empat) kg.

 

 Pada Bulan Agustus 2017 didapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman obat-obatan dari batam ke Jakarta melalui peiabuhan Sri Bayintan - Kijang. Kemudian pada hari sabtu tanggai 02 September 2017 sekira pukul 09.00 wib, anggota Unit Reskrim Polsek Bintan Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bintan Timur Akp Abdul Rahman, Sh, Sik melakukan penangkapan terhadap 2 (dua) unit lori di depan gudang pt murti trasindo cabang kijang, dan setelah diperiksa di 

dapati di daiam 2 (dua) unit mobii tersebut terdapat drum yang berisikan serbuk berwarna putih. 

 

Kemudian dilakukan interogasi terhadap sdr BN selaku pembawa barang, dan, diakui bahwa serbuk tersebut adaiah bahan baku obat, dan masih ada 1 (satu) unit lori iagi yang berada di pelabuhan tikus tanjung uban, dari keterangan saudara BN bahwa pemilik barang tersebut berada di kota batam yang berinisial LS. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap saudara LS di kota batam. 

 

 Dari keterangan sdr LS mengakui ia disuruh oleh saudara ES ialu dilakukan penangkapan terhadap sdr ES di kota batam, saudara LS juga mengakui yang mengantar barang ke gudang adalah saudara BA seianjutnya dilakukan penangkapan terhadap saudara BA, keterangan dari saudara ES dan BA bahwa mereka disuruh oleh seseorang yang berinisial RS alias FR yang berada di jakarta. 

 

 Kemudian pada hari minggu tanggal 10 september 2017 angota unit reskrim polsek bintan timur dan anggota satres narkoba poires bintan melakukan penangkapan terhadap saudara RS alias FR di jakarta, dan saudara RS alias FR mengatakan bahwa pemiiik barang adalah saudara MA. 

 

Selanjutnya dilakukan penangkapan Terhadap 480 (empat ratus delapan puluh) drum yang berisi serbuk berwarna putih yang diduga bahan baku obat dengan total berat keseluruhan ± 12 ton dengan rincian 1 drum dengan berat ± ·terhadap saudara MA.

 

Salah satu jenis bahan baku yang diamankan yakni carisoprodol, merupakan bahan baku obat ·25 kg, dan setelah dilakukan Uji Laboratorium Di Labkrim Mabes Polri Cabang Medan didapati 2 (dua) drum mengandung psikotnopika golongan iv jenis diazepam dengan berat ± 50 kg. PCC (Paracetamoi, Cafein, Carisoprodol) yang saat ini tengah viral yang sudah memakan korban jiwa di daerah Kendari-Sulawesi Tenggara. 

 

Keterangan : Jumlah keseluruhan : 12.000.000 (dua belas juta) gram = 12 (dua belas) ton.1) Jumlah di musnahkan : 11.923.499 (sebelas juta sembilan ratus dua puluh tiga ribu empat ratus sembilan puluh sembilan) gram.2) Untuk penelitian ke BPOM Kepri : 500 (lima ratus) gram.3) Untuk penelitian di BNNP Kepri : 113 (seratus tiga belas) gram.

4) Untuk dikirim ke Puslabfor Polri Cabang Medan : 158.1 (seratus lima puluh delapan koma satu) gram.5) Untuk pembuktian dipengadilan : 150 (seratus lima puluh) gram. (Ardi oyong / Humas Polda Kepri)

Published in BATAM

 

 

Ket Photo : Penari dari Kabupaten Lingga Menarikan Tari Persembahan.

 

Lingga,(KT) - Festival Musik, Tari Melayu dan Lagu Melayu Tingkat Remaja se-provinsi Kepri ke-2 yang digelar di Kabupaten Lingga, Minggu (19/11) malam cukup meriah.

Kegiatan Sempena Perheletanan Memuliakan Tamadun Melayu Antar Bangsa, di Daik dilaksanakan oleh Lembaga Adat Melayu Kepulauan Riau.

Ketua Lembaga Adat Melayu Kabupaten Lingga, Ishak ketika dikonfirmasi menyampaikan selamat para pemenan Festival Tari Musik Melayu dari Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017.

“Untuk Lingga dapat juara 3, Alhamdulillah,” ujar dia tadi malam, kepada media 

Adapun juara pada kegiatan ini yakni juara tari persembahan diraih kota Tanjung Pinang, menyusul Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga dan  Anambas.

Untuk tari tradisi diraih Kabupaten Bintan, Kota Tanjung Pinang, Kabupaten Lingga dan Anambas.

Sementara festival lagu Melayu, untuk kategori putra diraih Kota Tanjung Pinang, kemudian Kabupaten Lingga, menyusul Bintan dan Anambas. Untuk kategori putri juga diraih Kota Tanjung, Kabupaten Bintan, Lingga dan Anambas.

Pada Musik Melayu, untuk juara pertama diraih Kabupaten Bintan, kota Tanjung Pinang, Kabupaten Lingga dan Anambas

“Juara Umum diraih Kota Tanjung Pinang,” ucap dia.

Dia katakan pada festival ini ada 4 Kabupaten/Kota yang ikut yakni Kota Tanjungpinang sanggar tari SBW, Kabupaten diwakili sanggar Tualang Tige, Kabupaten diwakili sanggar Stupa dan Kabupaten Anambas diwakili sanggar Belau Selak.(AM)

Published in LINGGA

 

 Ket Photo : Bupati Lingga, H.Alias Wello dan Kapolres Lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Menandatangani Kerjasama Pembinaan dan Pelatihan Calon Anggota Polri Putra Daerah dalam rangka persiapan rekruitmen Polri tahun 2018

Lingga,(KT) - Polres Lingga bersama dengan pemerintah Kabupaten Lingga menandatangani kerjasama pembinaan dan pelatihan calon anggota Polri putra daerah dalam rangka persiapan rekruitmen Polri tahun 2018.

"Jadi di dalam kerjasama yang kita tandatangani itu ada dua. Pertama untuk membina putra dan putri Kabupaten Lingga dalam proses rekrutmen sebagai anggota polri. Kemudian yang kedua pemberian materi muatan lokal penanggulangan narkoba," kata Kapolres Lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi usai upacara Hari Jadi Lingga ke-14 di Lapangan Bola SMSR III, Senin (20/11/2017).

Kerjasama ini, dikatakan Ucok juga sebagai bentuk upaya dari pihaknya untuk mendukung pemerintah daerah agar bisa bersaing terutama didalam perekrutan anggota Polri.

"Dengan kerjasama, proses pembinaan dan pelatihan untuk pemuda di Lingga ini akan terbuka, jadi anggota masyarakat yang berpendidikan SMA maupun yang lulus SMA bisa mengikuti program ini. Nanti mereka akan diberikan pembinaan dan pelatihan diajarkan mata pelajaran yang akan diujikan termasuk juga kompetisi akademik, psikoligi dan olahraga," terang ucok.

Ia berharap semoga dengan adanya kerja sama itu, bisa menjadi bekal bagi putra dan putri di Kabupaten Lingga sebelum mengikuti ujian rekrutmen anggot Polri. Yang di papar kan nya.(AM)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Proyek Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal,Provinsi Sumatera Utara.

 

Madina,(KT) -  Mengenai Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Yang Beberapa waktu Lalu di Ekpos Media ini Sudah selayak nya Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal Bersama Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) Sumatera Utara Melakukan Audit terkait Pengerjaan nya Yang Diduga Kuat Menyimpang.

 

Pantauan Team Jurnalis Karimuntoday.com dilapangan Pada Selasa (14/11). Lalu Kondisi Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Sudah Tampak Rusak dibeberapa Titik Pengerjaan.

 

 S.Lubis salah satu Warga setempat Kepada Media ini Mengaku Senang Adanya Pembangunan Pasar Banjar Aur Namun Dirinya Menyayangkan Pekerjaan dilapangan.

 

" Kita sangat Senang adanya Perhatian Pemerintah Untuk Membangun Pasar disini Namun Pelaksana nya inilah Yang sangat Kita Sayangkan,” sebutnya.

 

Biaya Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Yang Menggunakan Dana APBD Madina tersebut senilai Rp.197.300.000,00 Yang dikerjakan Mulai 12 September - 12 November 2017 Oleh CV.Rahmat Jaya Namora Sebagai Rekanan Pelaksana dilapangan. Namun Hingga Saat Ini Selasa (21/11) Sampai Berita ini Ke Redaksi, Kepala BPMD Kabupaten Mandailing Natal Masih enggan Untuk Memberikan Klarifikasi dan Komfirmasi Mengenai Bobrok Nya Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Oleh CV.Rahmat Jaya Namora Diduga Kuat Sang Kadis Ikut Membenarkan Pelaksanaan Kegiatan Tersebut.

 

Ditempat Lain, Pebri Ardian Sekretaris DPD LSM PMPR Indonesia Prov.Sumut Kepada Karimuntoday.com Selasa (21/11), Dirinya Mendesak Agar Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal Beserta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk segera Melakukan Audit terhadap Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur.

 

" Mengenai Pembangunan Pasar Desa Banjar Aur Kecamatan Batahan Yang dikerjakan oleh CV.Rahmat Jaya Namora untuk Segera dilakukan Audit Oleh Inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agar Kita Mengetahui Berapa Kerugian atas Pelaksanaan Yang Diduga Sarat KKN,papar Pebri.

 

Kemudian ditambahkan nya Bupati Mandailing Natal Yang dipimpin oleh Bapak Drs.Dahlan Hasan Nasution Untuk segera Mengevaluasi Kinerja Kadis BPMD Kab.Madina Yang dinilai Gagal dan Lalai Dalam Pengawasan dilapangan Yang Mengakibatkan Kualitas Pengerjaan Buruk Hasil nya. (KH)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30