humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 24 November 2017

 

Ket Photo : Rumdis Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kuansing,Provinsi Riau, terlihat sangat Memprihatinkan.

 

Kuansing,(KT) – Rumah Jabatan Atau Rumah Dinas Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kuansing, Provinsi Riau sejak tahun 2010 silam sudah selesai di bangun, namun, rumah tersebut sampai saat ini belum juga dihuni, akibatnya,setiap bulan Pemerintah Kabupaten Kuansing mengucurkan anggaran untuk tunjangan perumahan unsure pimpinan dewan tersebut setiap bulanya, selidik punya selidik ternyata rumdis tersebut belum serah terima antara pihak kontraktor dengan pemerintah kabupaten kuansing, oleh sebab itu, diminta kepada penegak hukum untuk melakukan penyelidikan, terkait belum diserah terimakan rumdis tersebut.

 

Hal tersebut dikatakan, Padri salah seorang Mahasiswa di Riau asli putra kuansing kepada karimuntoday.com,Jum’at (24/11/2017), Dia sangat terkejut ketika membaca artikel di karimuntoday.com beberapa hari lalu, ketika Sekwan DPRD Kuansing saudara Mastur mengatakan, Alasan Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kuansing belum menempati rumdis tersebut karena belum ada serah terima dari pihak kontraktor ke pemkab kuansing, stetmen tersebut membuat dia terkejut, pasalnya rumdis tersebut sudah selesai di bangun sejak tahun 2010 silam, akibat rumdis tidak dihuni, maka pemkab kuansing dalam APBD setiap tahun menganggarkan tunjangan perumahan kepada unsure pimpinan DPRD tersebut dengan nominal yang sangat fantasis mereka terima setiap bulanya.

 

“ Pihak kejaksaan kuansing diminta untuk melakukan penyelidikan terhadap belum di serah terimakan rumdis tersebut dari pihak kontraktor kepada pemkab kuansing, pasalnya, akibat belum diserah terimakan anggaran APBD Kuansing milyaran rupiah terbuang sia-sia untuk membayar tunjangan perumahan unsure pimpinan dewan, dan terjadi pemborosan anggaran,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Andaikata, rumdis tersebut, belum diserah terimakan dari pihak kontraktor ke pemkab kuansing, kenapa setiap tahunya anggaran perawatan rumdis tersebut dianggarkan setiap tahunnya, satu lagi Pekerjaan Rumah,(PR), Kejaksaan Kuansing, untuk mengungkapnya, walapun sebelumnya ada bantahan dari Plt. Sekda, bahwasanya anggaran perawatan tersebut tidak terpakai dan dijadikan silpa, namun, tentunya harus butuh pembuktian apakah benar dana perawatan tersebut tidak digunakan, pihak kejaksaanlah yang bisa membuktikanya,” Tukasnya

 

Secara terpisah, Plt. Sekda Kab, Kuansing, Muharlius ketika dikonfirmasi karimuntoday.com Via WA, terkait belum diserah terimakan rumdis dari pihak kontraktor ke pemkab kuansing, sampai berita ini diunggah belum mendapatkan jawaban, begitu juga dengan pihak kontraktor pelaksana proyek pembangunan rumdis ketua dan wakil ketua dprd kuansing, belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait hal tersebut.

 

Begitu juga dengan Kajari Kuansing, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait adanya permintaan dari salah seorang mahasiswa asal kuansing, agar pihak kejaksaan melakukan penyelidikan terkait belum diserah terimakan rumdis ketua dan wakil ketua dprd, belum dapat diintai tanggapanya.(red/roder)

Published in KARIMUN

 

  

Ket Photo : Niko Ardian Ketua Terpilih,(baju biru), bersama Mantan Ketua FOKKERMAPI. Priode- 2017-2019.

 

Yogyakarta,(KT) – Tanggal, 19 s/d 25 November 2017, Forum Komunikasi dan Kerjasama Mahasiswa Ilmu Pemerintahan se-Indonesia (FOKKERMAPI) melaksanakan Kongres Nasional memilih Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FOKKERMAPI.

 

Kongres Nasional yang di laksanakan oleh kampus Muhamadiyah Yogyakarta ini (UMY) yang diikuti lebih kurang dari 40 kampus dari sabang sampai merauke menghasilkan pemimpin baru, Niko Ardian dari Universitas Riau (UR).

 

Niko Ardian diusung oleh sekitar 40 Universitas yang ada diseluruh Indonesia. Melalui proses lobbying maka dihasilkan keputusan untuk Mendukung Niko Ardian sebagai pucuk pimpinan forum mahasiswa ilmu pemerintahan se-Indonesia ini.

 

"Proses lobbying ini cukup alot, sangat banyak pertimbangan-pertimbangan dari masing-masing Universitas untuk kriteria untuk Ketua DPP FOKKERMAPI ini, namun Niko Ardian bisa memenuhi kriteria tersebut". Ujar Muhammad Diar, Ketua Tim Pemenangan Niko Ardian.

 

Terakhir, Niko Ardian dalam paparan sambutan pertamanya sebagai Ketua Umum DPP FOKKERMAPI "kita akan jadikan FOKKERMAPI sebagai wadah pembentuk rasa kekeluargaan. Karna kita satu darah, yakni darah ilmu pemerintahan". FOKKERMAPI juga harus bisa mengontrol dan mengawasi kebijakan pemerintah serta memberikan solusi yang konkrit untuk pemerintahan khususnya di Indonesia.

 

Dan yang paling terpenting adalah FOKKERMAPI harus bisa berkontribusi untuk mahasiswa ilmu pemerintahan sendiri. Tutupnya Ujar Putra Riau dari Kabupaten Kampar ini.(*)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30