humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Saturday, 25 November 2017

 

Ket Photo : Pacu Jalur salah satu Iven Pariwisata unggulan di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi, Riau.

 

Jakarta,(KT)  – Pacu Jalur Tradisional Kuantan Singingi,Provinsi Riau, dinobatkan sebagai pariwisata terpopuler di Indonesia di ajang Anugrah Pesona Indonesi (API).

 

Penyerahan piala API dari Kementrian Pariwisata ini akan diterima langsung oleh Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini, M.Si Sabtu malam (25/11) di Jakarta.

 

Penyerahan piala API ini, menurut keterangan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuantan Singingi Marwan, S.Pd, MM, informasi yang diterima pihaknya dari penyelenggara kegiatan, penyerahan piala API tersebut semula memang akan disiarkan langsung oleh saluran televisi Metro TV,  akan tetapi dari informasi terakhir yang diperolehnya dari pihak panitia penyelenggara hanya siaran tunda di Metro TV yang akan ditayangkan pada tanggal 4 Desember 2017.

 

Namun untuk siaran langsungnya dapat ditonton melalui beberapa akun instagram penyelenggara di @apiaward. “Semula kita mendapat informasi dari panitia memang penyerahan piala API ini akan disiarkan langsung oleh Metro TV akan tetapi informasi terakhir yang kami peroleh dari panitia hanya disiarkan melalui siaran tunda yang acaranya juga langsung dilaksanakan di Metro TV,” ujar Marwan didampingi Kadis Kominfos Ir H Samsir Alam, MM menjelaskan sekaligus meluruskan informasi terkait penyerahan piala API yang akan diterima Bupati Kuansing Mursini dimana semula diinformasikan akan ditayangkan secara langsung melalui Metro TV.

 

Keberhasilan Pacu Jalur Tradisional Kuansing meraih penghargaan ini di sambut dengan antusias tidak hanya oleh Bupati Kuantan Singingi Mursini dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kuansing saja melainkan juga seluruh masyarakat Kuansing bahkan Provinsi Riau. Karena atas keberhasilan ini telah mengharumkan nama Kuansing dan Riau umumnya di Indonesia.

 

 “Apa lagi slogan kita sekarang adalah pacu jalur menyapa dunia,” kata Bupati Kuansing Mursini sebelum menerima penghargaan tersebut Sabtu pagi (25/11) di Jakarta.  Bupati mengatakan banyak pihak yang telah berjasa atas raihan pacu jalur tradisional Kuansing meraih piala API ini. Selain Pemkab Kuansing yang terus menyosialisasikannya kepada masyarakat di setiap kali kesempatan, IPJKS juga turut andil mendukung memberikan dukungan dengan cara mengajak masyarakat untuk mengirim sms dengan cara ketik API (spasi) 8F kirim ke 99386.

 

“Saya atas nama Pemkab Kuansing mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang sudah memberikan dukungan sehingga pacu jalur tradisional Kuansing berhasil meraih prosentase polling tertinggi dengan raihan angka mencapai 48, 7 %  sehingga meraih nilai tertinggi dan mengalahkan pesaing-pesaing lainnya dan berhasil mendapatkan penghargaan sebagai festival pariwisata terpopuler di Indonesia.

 

Sementara itu Sekda Kuansing Sekda Muharlius, MM didampingi Kabag Humas dan Protokoler Kuansing Drs Muradi, M, Si menambahkan, piala API yang didiraih ini yang dibawa bupati dan rombongan sesampainya di Kuansing akan disambut oleh berbagai elemen masyarakat dan pemangku adat dari perwakilan setiap kecamatan.

 

 Acara penyambutan dimulai dari pintu gerbang Jake kemudian diarak keliling kota Teluk Kuantan dan berakhir di Taman Jalur Teluk Kuantan. Untuk lebih semaraknya acara ini di lokasi taman jalur telah dikondisikan acara hiburan rakyat dan makanan khas Kuansing seperti Konji Barayak,” Tutupnya (hms/kt)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Wakil Bupati Kab.Mandailing Natal, H M Jakfar Sukhairi ketika Membacakan amanat dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

 

Madina,(KT) -  Guru adalah Pahlawan Tanpa Tanda Jasa dan Berkat Gurulah Lahir Para Intelektual Muda, Para pejabat dan lainnya. Untuk mengenang Jasa Para Guru Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Mengadakan Upacara Dalam Rangka Memperingati Hari Guru Yang Jatuh pada 25 November 2017 hari ini bertempat di Lapangan Upacara Tapian Siri-siri Syariah Komplek Perkantoran Payaloting Panyabungan.

 

 Upacara Peringatan ini sendiri dihadiri Seluruh SKPD,Ormas,OKP dan Ormawa. Diharapkan dalam Peringatan Hari Guru ini Menjadi Momentum Penting untuk Meneladani Perjuangan Para Guru Yang telah berjasa pada Negara ini dengan Memperjuangkan dan Membagikan Ilmu-ilmu nya Buat anak didik di Indonesia ini sehingga saat ini Kita sudah Bisa Memahami dan Mengerti tentang Ilmu Pengetahuan.

 

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Bupati Kab.Mandailing Natal, H M Jakfar Sukhairi. Dalam sambutan nya Wakil Bupati Madina Membacakan amanat dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Buat Para Guru Khususnya di Kabupaten Mandailing Natal. Selamat Hari Guru Yang Jatuh pada Tanggal 25 November Tahun semoga Kedepan nya terus Memberikan Ilmu nya Kepada Seluruh Peserta Didik Khusus nya di Kabupaten Mandailing Natal ini,sebutnya.

 

 Acara Memperingati Hari Guru di Kabupaten Mandailing Natal berlangsung dengan Hikmat dengan Dukungan Paskibra dan Korps Musik. Pantauan Kru Media Karimuntoday.com dilapangan pada Sabtu (25/11) Peserta upacara terdiri dari Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Indonesia, POLRI, Ormasy/OKP serta pelajar di Kabupaten Mandailing Natal.

 

Pebri Ardian Salah seorang Aktivis PMPR Indonesia Kepada Media Mendukung Penuh Pelaksanaan Upacara dalam Rangka Peringatan Hari Guru yang dilaksanakan Pemkab Madina di Tapian Siri-siri.

 

" Kita Sangat apresiasi Kegiatan Upacara Peringatan Hari Guru oleh Pemkab Madina sebagai Monentum Yang baik Untuk Kedepan nya bisa berbenah dan terus berbenah Guna Kemajuan Daerah Mandailing Natal ini,” Sebut Ardian. (KH)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Walikota Batam, M. Rudi Sedang Memberikan Kata Sambutan di HUT PGRI.

 

BATAM,(KT) – Dalam Rangka Memperingati HUT Persatuan Guru Republik Indoensiam(PGRI) Kota Batam, menggelar jalan santai yang bertempat di Kepri Mall Batam, Kegiatan tersebut, dimulai pada pukul 06.00 WIB, dan dihadiri oleh ribuan guru diseluruh Kota Batam, Provinsi Kepri Sabtu (25/11/2017).

 

 Dalam Pidato Wali Kota batam M.Rudi,SE, menghimbau para seluru guru sekota batam agar ikut serta mendukung penbangunan yang di laksanakan oleh pemerintahaan di kota batam.di sela2 terakhir pidato wali kota juga menyampaikan bahwa insentif guru di kota batam 1 persen pun tidak akan di kurangi di potong.dan juga akan menperjuangkan insentif tahun depan agar bisa naik,” ujar Rudi

 

 Sementara ditempat yang sama Ketua PGRI Kota Batam, Rustam Efendi mengapresiasi kepada semua guru yang telah berpartisipasi untuk terselenggaranya acara dari awal hingga selesai, dan semoga tahun depan kegiatan HUT PGRI dan guru lebih meriah lagi.

 

Saya melilhat hari ini para guru sangat luar biasa semangatnya melalui serangkaian acara jalan sehat yang di hadiri ribuan guru seluruh Kota Batam , untuk tahun ini, PGRI Kota Batam memberikan hadiah utamanya berupa 1 unit mobil Toyota Agya, 2 paket wisata religi, sepeda motor, sepeda, kulkas, tv, laptop, kipas angin dan banyak lagi hadiah lainnya.

 

Kegiatan ini kita gelar untuk menjalin persatuan serta mempererat tali silaturahmi antara sesama guru, baik itu disekolah maupun diluar sekolah, Dia juga mengatakan bahwa kegiatan jalan sehat ini, merupakan momentum hari guru yang ke 72,Tentunya yang paling utama diucapkan dalam kegiatan ini adalah ucapan selamat hari guru.

 

“ Marilah menghargai guru, dan semoga kelak nanti ilmu yang diajari oleh guru kepada siswanya dapat bermanfaat bagi diri sendiri. Sebab, kesuksesan tersebut tidaklah terlepas dari didikan sang guru, ungkap rustam

 

Pantauan karimuntoday.com di lokasi Hadir Wali Kota M.Rudi.SE,Wakil Wali Kota Amsakar Ahmad,Ketua DPRD,Kepala Dinas Pendidikan,KetuaPGRI Kota Batam,serta para tamu undangan lainya. (rega/zulfahmi)

Published in BATAM

 

Ket Photo : Barang Bukti Jenis Shabu-Shabu.

 

BATAM,(KT) - Customs Narcotic Team Bea Cukai Batam berhasil menegah dua orang pembawa Shabu, berdasarkan profiling penumpang pesawat udara Malindo Air flight no OD 304 yang tiba dari Malaysia ke Batam atas nama (KSW) (laki2 WNI 22 th dari Tuban Jatim). Modus operandi falsecompartment pada dasar koper ditemukan Shabu seberat 1401 gr bruto. hasil pemeriksaan mendalam terhadap koper didapati bagian koper yang sudah dimodifikasi dan setelah dibongkar terdapat barang yang di duga shabu.

 

Kemudian di lakukan tes narkotika dan didapat diagnosa awal hasil nyamethametamine (shabu). ungkap Kabid Bea dan Cukai Tipe B Batam, Raden Evy Suhartanty Rabu(22/11/2017).

 

Menurut Evy, berdasarkan pengembangan penangkapan tersangka pertama atas nama KSW dilakukan analisis manifes penumpang pesawat Malindo Air flight no. OD 304 dan Lion Air JT 972 (BTH-SUB) kedapatan nama penumpang yang sama dalam manifest tersebut a.n SGT dan hasil pemeriksaan lanjutan setelah melakukan pencarianterhadap penumpang a.n SGT dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap penumpang tersebut dan kedapatan barang di bagian koper yang sudah di modifikasi.

 

 Setelah dilakukan pembongkaran terdapat barang yang diduga methamethamine dengan modus kemasan sama dengan tersangka pertama a.n KSW," bebernya 

 

 

Selanjutnya kedua tersangka beserta barang bukti telah diserah terimakan kepada Polda Kepri pada siang hari tadi (rega)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Zubirman SH Praktisi Hukum di Kuansing, Riau.

Kuansing,(KT) – Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia dari hasil auditnya menemukan adanya tunjangan dana tambahan pegawai berdaarkan beban kerja, mulai dari eselon II sampai IV diluar ke patutan sehingga memerintahkan agar tunjangan tersebut di kembalikan ke kas daerah, dan temuan tersebut lansung di respon/ditindak lanjuti oleh inspektorat kabupaten kuansing dengan memberikan tenggat waktu 60 hari, bagi pegawai yang telah menerima dana tunjangan tambahan, untuk mengembalikan ke kas daerah.

Zubirman SH, Praktisi Hukum di Kabupaten Kuansing kepada karimuntoday.com Sabtu,(25/11/2017), Dia sangat mendukung langkah BPK RI dan Inspektorat kuansing yang meminta agar tunjangan dana tambahan pegawai yang nominalnya sangat fantasis di kembalikan ke kas daerah, pasalnya dia menilai tunjangan diberikan tidak sesuai dengan asas kepatutan, dan dia juga berharap, agar pihak inspektorat agar selalu mengawasi proses pengembalian uang tunjangan tersebut.

“ Dia sangat menyesalkan Perbup yang diterbitkan bupati terdahulu yang memberikan tunjangan dana tambahan yang sangat luar biasa kepada OPD dilingkungan pemkab kuansing,adapun OPD menerima dan tunjangan tambahan penghasilan menjadi sorotan adalah, Bappeda dan BPKAD, dan akibatnya menjadi temuan BPK RI, dan BPK RI memerintahkan agar tunjangan yang sudah diterima tersebut dikembalikan atau di setor ke kas daerah,” Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Dari Informasi di dapatnya, kebanyakan para pegawai yang mengembalikan tunjangan dana tambahan tersebut berada di secretariat daerah,dan dia selaku praktisi hukum di kuansing akan selalu memantau proses pengembalian tunjangan dana tambahan penghasilan tersebut, pasalnya, tenggang waktu diberikan selama 60 hari untuk pengembalian tersebut, harus benar-benar di pantau dengan seksama.

Dikatakanya lagi, Dia berharap kepada pihak inspektorat kuansing, agar benar-benar mengawasi dan mengontrol proses pengembalian uang umat atau masyarakat tersebut, karena tunjangan dana tambahan diberikan kepada oknum pegawai berasal dari APBD yang nota bene uang rakyat, dan apabila, oknum tersebut tidak mampu untuk mengembalikan uang tersebut, agar merecomendasikan ke penegak hukum, untuk ditindak lanjuti,” Pintanya

Secara terpisah, Bupati Kuansing, H.Mursini sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terkait adanya temuan BPK RI tentang tunjangan dana tambahan di OPD yang harus di kembalikan, belum dapat dimintai tanggapanya.

Adapun dari penelusuran karimuntoday.com, Pejabat yang menerima tunjangan dana tambahan yang sangat mencengangkan berada di Bappeda, bayangkan saja setiap bulanya Kaban Bappeda menerima sebesar Rp. 26.800.000.00.- sedangkan Sekretarisnya sebesar Rp. 17.800.000.00.- perbulanya, angka yang sangat fantasis di saat ekonomi masyarakat sedang lumpuh dan tingkat kemiskinan di kuansing masih rendah, dan tingkat kesejahteraan masyarakat belum membaik.(red)

 

Published in KARIMUN

 

 

 

Ket Photo: Muhammad Khudri, Ketua PGRI Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, saat ditemui awak media usai Upacara di Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Sabtu, (25/11/17).

Karimun,(KT) - Peringatan Hari Ulang Tahun(HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) serta peringatan hari guru nasional di Kabupaten Karimun menggelar upacara bersama di Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area, Sabtu pagi,(25/11/17), upacara bersama pagi itu dipimpin Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim.

 

Ketua PGRI Kabupaten Karimun Muhammad Khudri ketika ditemui usai upacara kepada awak media mengatakan, Upacara pagi ini dalam rangka HUT PGRI yang ke 72 tahun adalah acara puncak, namun masih ada rangkaian kegiatan lain lagi setelah ini untuk merayakan hari jadi PGRI, beberapa waktu lalu kita mengadakan lomba seni dan olahraga bagi para guru, kemudian hari ini kita melaksanakan upacara bersama, ujarnya.

 

Besok, sambung Khudri, Minggu (26/11/17) sekitar Pukul 6 pagi kita menyelenggarakan lomba gerak jalan santai bertempat didepan panggung putri kemuning coastal area, kemudian kita juga adakan acara resepsi yang akan diadakan di Kecamatan Belat, karena tahun ini giliran kecamatan Belat menjadi tuan rumah resepsi, tuturnya.

 

Ketika ditanyakan terkait rumusan program yang diminta dirumuskan Bupati Karimun Aunur Rafiq beberapa waktu lalu kepada PGRI, Khudri mengungkapkan bahwa, sudah kami susun, dan program itu kita jalankan tahun 2018, yakni berupa penyuluhan terhadap pelajar dan juga tes urine bagi seluruh guru, untuk teknisnya, kita lihat nanti, jika ada guru yang positif narkoba, selain pembinaan dari kita, kita akan serahkan kepada instansi terkait yang berwenang ntuk dilakukan pembinaan, misalnya BNN, ungkapnya.

 

 Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Bakri Hasyim yang turut hadir dalam upacara itu kepada insan pers mengatakan harapannya terhadap para guru di Kabupaten Karimun, harapan saya kepada para guru agar lebih profesional, sebagai pendidik diharapkan mampu untuk memberikan pendidikan karakter terhadap pelajar agar berguna bagi bangsa dan negara, harapnya. (DS)

Published in KARIMUN

 

 

Ket photo : KPPBC Karimun menyampaikan press realis terkait penegahan terhadap WNA Malaysia di pelabuhan ferry Internasional Karimun didampingi, Polres Karimun dan BNN Karimun, Kodim,Jum'at  (24/11/17),sore.

 

Karimun,(KT) - Petugas Bea dan Cukai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya B Karimun (KPPBC TMP B Karimun) kembali berhasil mendapatkan warga negara asing yang membawa narkotika ke bumi berazam, penegahan terhadap warga negara asing tersebut yang terakhir diketahui berkewarganegaan Malaysia, yang mengunjungi Karimun untuk berlibur terjadi pada, Jum'at pagi,(24/11/17) di Pelabuhan Ferry Internasional Karimun ujar Donni Rahmadi perwakilan KPPBC menyampaikan press releasenya Jum'at sore, (24/11/17).

 

Dilanjutkannya, tersangka berinisial (LTJ) datang di pelabuhan dengan menumpangi kapal ferry MV. Tuah 1, awalnya petugas BC melakukan profiling dan kemudian mencurigai tingkah laku LTJ yang terlihat gugup dan gelisah ketika akan melewati pemeriksaan X-ray, lalu petugas BC melakukan pemeriksaan mendalam terhadap LTJ dan ditemukan bungkusan plastik berisi narkotika golongan 1 jenis sabu yang disembunyikan didalam celana  jelasnya.

 

Sementara itu, Fahri, Perwakilan dari Polres Karimun mengatakan, setelah pemeriksaan lebih lanjut di KPPBC, tersangka mengaku bahwa sabu yang dimilikinya dengan berat 0,42 gram untuk pemakaian pribadi yang dibeli di Malaysia, dan tersangka mengaku baru pertama kali datang ke Karimun, kasus tersangka LTJ ini akan dilakukan dilakukan proses penyudikan lebih lanjut, ujarnya.

 

 Atas perbuatannya, LTJ melanggar pasal 102 huruf e Undang-undang nomor 17 tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan yaitu menyembunyikan barang impor berupa sabu secara melawan hukum (penyelundupan) dan atau mengimpor sebagaimana dimaksud pasal 113 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika," Tutupnya. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Terlihat, Camat Meral Barat, Monalisa sedang Berdialog dengan Narasumber.

 

Karimun,(KT) - Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2017 tentang Tata Ruang Wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2017-2037 yang digelar Dinas Pekerjaan Umum Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepri di Gedung Nasional jalan Yos Sudarso, Karimun, Jum'at,(24/11/17). Kegiatan sosialisasi dilakukan kurang lebih tiga jam.

Acara ini menjadi momentum bagi peserta yang hadir dari berbagai stakeholders pagi itu untuk menanyakan terkait begitu banyaknya persoalan ataupun problematika tentang tata ruang dan pertanahan di Kabupaten Karimun.

 

 Kepala Bidang Tata Ruang dan Pertanahan Dinas PU Kepri, Abdul Rifani, bersama Kepala Seksinya, Evi Suryani selaku narasumber turut ditanyai terkait problematika hutan lindung versus pemukiman di wilayah Guntung punak dan Pasir Panjang Kecamatan Meral Barat, salah seorang tokoh masyarakat Meral Barat Mustofa mengatakan, mengapa sempadan hutan saat ini tidak sama dengan sebelumnya

 

Camat Meral Barat, Monalisa juga mempertanyakan mengapa tidak adanya pembekalan bagi pejabat di Kecamatan terkait regulasi tentang problematika warganya yang memiliki sertifikat, sementara lahan masyarakat tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung, karena kami di kecamatan lah yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, saya kesulitan untuk memberikan penjelasan kepada mereka terkait hal ini, ujarnya bertanya.

 

Menjawab pertanyaan seputar persoalan hutan lindung menjadi pemukiman ataupun menjadi lahan garapan, Abdul Rifani mengatakan, permasalahan terkait hal ini, juga menjadi permasalahan bagi sebagian besar wilayah di Indonesia, jadi untuk persoalan tersebut penyelesaiannya berdasarkan kepada Peraturan Presiden (Perpres) nomor 88 tahun 2017, katanya.

Perpres ini baru, ditetapkan baru pada tanggal 11 September 2017 yang lalu, perpres ini dipertimbangkan dalam rangka menyelesaikan dan memberikan perlindungan hukum atas hak-hak masyarakat dalam kawasan hutan yang menguasai tanah di kawasan hutan, karena perlu dilakukan kebijakan penyelesaian penguasaan tanah dalam kawasan hutan,jelasnya.

 

Terkait Perda nomor satu tahun 2017 tentang tata ruang dan pertanahan tahun 2017-2037 yang disosialisasikan pagi itu, dibutuhkan waktu 5 (lima) tahun bila diperlukan revisi, tidak mungkin rumah yang sudah dan baru kita bangun, rumah tersebut dibongkar lagi, namun, dinas pekerjaan umum saat ini melakukan peninjauan kembali (PK), dari sosialisasi inilah kita menerima masukan-masukan, bisa juga disampaikan secara tertulis, tuturnya.

 

Dari pantauan karimuntoday.com dilapangan terlihat, antusias masyarakat kurang berminat terkait adanya kegiatan sosialisasi tersebut, pasalnya banyak kursi yang masih kosong. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Camat Singkep Barat, Menerima Sikapur Sirih dari Para Penari, Tari Persembahan.

 

Dabo Singkep,(KT) - Pembukaan Acara Peringatan HUT PGRI Ke 72 ,Camat Singkep Barat Riky Sarman Timur membuka acara peringatan HUT PGRI yang ke 72 tahun di lapangan samping SMA Negeri 1 Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Rabu (22/11/2017).

Kegiatan itu juga turut dihadiri oleh ratusan pelajar mulai dari PAUD hingga SLTA Se – Kecamatan Singkep Barat. Selain itu, juga turut hadir Kepala UPTD, Pengawas Sekolah, Ketua PGRI Kecamatan Singkep Barat, seluruh kepala sekolah SD, SMP, dan SLTA serta guru – guru pengajar dari masing – masing sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Singkep Barat.

Peringatan HUT PGRI ini merupakan agenda tahunan yang diperingati di seluruh Indonesia, baik yang ada di perkotaan maupun di pelosok desa dan digelar setiap akhir tahun.

Dalam sambutannya, Camat Singkep Barat, Riky Sarman Timur mengucapkan terima kasih karena telah mengundang pihak pemerintah Kecamatan Singkep Barat. Meski peringatan HUT PGRI ini digelar selama dua hari, namun sangat besar manfaatnya dan peranan guru sangat besar untuk mendidik dan mencerdaskan anak bangsa.

“Tanpa guru, tentu saja kita ini tak jadi apa – apanya. Saya juga berharap pada panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini kalau seandainya ada kekurangan, diharapkan dapat menghubungi Kepala UPTD. Kami Pemerintah Kecamatan Singkep Barat, siap membantu,” papar Riky.

Dikesempatan itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Singkep Barat, Lexminander mengatakan peringatan HUT PGRI ini untuk menjaga hubungan yang baik antara sesama guru yang ada. Pelaksanaan peringatan HUT PGRI ini, merupakan yang perdana digelar di SMA Negeri 1 Singkep Barat dan kedepan akan dirolling di sekolah yang berada di desa masing – masing dan tidak menutup kemungkinan akan diadakan di Desa Bakong di paparkan  ke awak media KARIMUN TODAY.COM

“Saya juga sangat berterima kasih kepada panitia pelaksana yang telah mempersiapkan tempat acara, sehingga dapat berjalan dengan baik hingga selesai nanti,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala UPTD, Burhanudin. Dia berharap, semoga peringatan HUT PGRI yang digelar dengan berbagai macam perlombaan ini dapat dijadikan sebagai ajang untuk mencari bakat para anak didik agar bisa bersaing dengan anak sekolah lainnya yang berada dalam wilayah Kabupaten Lingga.

Di tempat terpisah, Ketua Komite Sekolah, Malisi yang juga Kepala Desa Sungai Harapan juga mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah sekaligus Ketua PGRI yang dapat bekerja sama dengan baik, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.

“Kami juga telah melakukan persiapan sebelumnya, seperti gotong – royong di area tempat pertandingan dan merehab lapangan volly serta membuat jalan masuk ke sekolah,” ucapnya.(AM)

Published in LINGGA

Ket Photo : Kontingan Dari Kecamatan Lingga Utara Mengikuti Pawai Budaya Tingkat Umum Masyarakat Kabupaten Lingga, Kepri.

Lingga (KT)  Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar Melepas  langsung pawai Budaya tingkat umum masyarakat Kabupaten Lingga. Ribuan peserta pawai baik dari Kecamatan, OPD, Pelajar dan organisasi ikut andil memeriahkan semarak HUT Kabupaten Lingga ke-14 sekaligus memeriahkan Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarbangsa di IbuKotaBunda Tanah Melayu ini.

M.Nizat mengatakan .tujuan kita mengadakan pawai Budaya ini ialah bagaimana kita mengenalkan kembali kepada anak-anak khususnya yang saat ini mungkin tidak tahu tentang budaya yang dimiliki Lingga ini. Seperti adat istiadat, tradisi dan segala macamnya,” kata M Nizar usai pawai tersebut, Jum’at (24/11).

Pawai yang dibuka dihalaman Kantor Bupati Lingga diikuti sejumlah kecamatan, OPD bahkan pelajar dan pemuda. Meski cuaca mendung bahkan hujan sempat turun, pawai ini tetap berlangsung meriah.

Setiap kontingen menampilkan atraksi budaya, mulai dari prosesi perkawinan, mandi safar, haul jamak, bersalin, basuh lantai, memancing, merawai bahkan pemainan tradisional.

Wakil Bupati berharap terselenggaranya pawai ini dengan tema besar tamadun yang mengangkat akar beragam kebudayaan di Lingg, masyarakat bisa mengenal dan mengenang kembali kekayaan adat dan budaya Kabupaten Lingga yang semakin tergerus kemajuan zaman salah satunya prosesi persalinan yang sudah banyak menggunakan sistem modern.

“Saya berharap ya masyakarat bisa tahu tentang budaya yang kita punya. Seperti di daerah Senayang yang tadi ditampilkan oleh pihak kecamatannya dalam pawai cukup lengkap, mulai dari Kelong apa semua. Ini kan otomatis menjadi edukasi bagi masyarakat. Kemudian ada juga yang menjunjung pahlawan Nasional kita,” kata Nizar.

Dalam acara pawai ini Kecamatan Lingga Utara turut meriahkan dengan penampilan arakan pengantin dan tepuk tampung tawar dan pancak silat . peserta pawai Linga Utara yang di komandoi oleh Camat Lingga Utara Bpk.Kimat Awal

Camat Lingga Utara Kiamat mengatakan saya sangat puas melihat kekompakan kami di Lingga Utara yang mana semua unsur pemerintahan ikut ambil bagian di pawai ini .mulai dari Kepala Desa,Ketua BPD , Ibuk-ibuk PKK dan tokoh masyarakat semua kita libtkan ujarnya.kepada Karimuntoday.com di sela acara pawai ini.(Rusli)

 

Published in LINGGA

KALENDER BERITA

« November 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30