humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: December 2017

 

 

   

Ket Photo : Menkumham Yasonna Laoly saat Menyerahkan Penghargaan Kabupaten Peduli HAM Kepada Bupati Grobogan Sri Sumarni.

Grobogan(KT), – Bupati Grobogan Sri Sumarni baru saja meraih penghargaan dari Kementran Hukum dan Hak Asasi Manusia(Kemenkumham) Republik Indonesia . Penghargaan tersebut kali keempta diserahkan langsung oleh Menteri Hukum Dan Ham  Yasonna Laoly kepada Bupati Grobogan Sri Sumarni sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM).

“Penghargaan ini merupakan penghargaan yang keempat kalinya diberikan kepasa kabupaten grobogan diberikan bertepatan momen HAM Internasional dan dihadiri Presiden RI Joko Widodo yang dilangsungkan di Surakarta, Minggu kemarin,” ucap Kabag Humas Pemkab Grobogan Ayong Muchtarom(13/12).

Ayong menambahkan,penghargaan tersebut menjadi kebanggaan sendiri bagi Kabupaten Grobogan.”Semua itu karena dukungan berbagai pihak,sehingga penghargaan ini kembali diperoleh,”tuturnya.

Pemberian penghargaan tersebut,lanjutnya, karena kabupaten grobogan peduli dan komitmen terhadap HAM.”Ini merupakan kewajiban dan tanggung jawab dari pemerintah daerah dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan HAM (P5HAM). Sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dan Permenkumham Nomor 34 Tahun 2016 tentang kriteria daerah Peduli HAM,” jelasnya

Adapun kriteria penilaian Kabupaten yang Peduli HAM didasarkan pada beberapa aspek. Diantaranya, terpenuhinya  Pendidikan, Perempuan dan Anak, Kependudukan, Pekerjaan, Perumahan yang Layak dan Lingkungan yang Berkelanjutan serta Hak Atas Kesehatan.(nur)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Wakil Bupati,  Anwar Hasyim foto bersama dengan Pengurus LPTQ Kabupaten Karimun usai pembukaan kegiatan workshop dan sosialisasi ketentuan pokok MTQ 2018, Rabu, (13/12/17).

Karimun,(KT) - Sebagai langkah dimulainya persiapan menuju Musabaqh Tilawatil Qur'an (MTQ) Tahun 2018, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri, menggelar workshop dan sosialisasi ketentuan Pokok MTQ tahun 2018 di Hotel Balai View, Rabu,(13/12/17).

 Muhammad Rasyid selaku Ketua Panitia kegiatan mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah awal untuk mempersiapkan diri serta berkoordinasi menuju MTQ 2018.

Sementara itu, Wakil Bupati Karimun yang juga merupakan Ketua LPTQ Kabupaten Karimun mengingatkan agar selalu menjaga kekompakan kepengurusan, "kekompakan kepengurusan akan meningkatkan kinerja, jika ada yang menghambat, kita bicarakan, kita evaluasi program-program kita, kita harus menyempurnakan program kita pada tahun 2017 menjadi lebih baik pada tahun 2018 mendatang, ujarnya.

Pada tahun 2018, sambungnya, kita akan menghadapi MTQ, kita harus saling berkoordinasi dan bersinergi, jika tidak dimulai dari sekarang kita, jangan berharap kita akan meraih prestasi, terkait peserta, dari dini kita persiapkan, kita lakukan pembinaan di tingkat TPQ, dengan segera kita harus lakukan seleksi dan melakukan pembinaan, kita targetkan tahun 2018, Kabupaten Karimun meraih Juara Umum, harapnya.

 "Jangan besok bertanding, hari itu kita sibuk, meskipun kita diperhitungkan ditingkat Provinsi, kita harus lebih meningkatkan kualitas peserta, lebih khusus kepada anak asli Karimun, namun bila cabang-cabang tertentu kita tidak memilikinya baru kita wakilkan yang lain, namun juga harus sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada, saya tekankan kita harus hidupkan TPQ yang ada, TPQ adalah jalur yang tepat untuk mendidik dan membina mereka, menuju generasi Karimun yang Qur'ani, tutupnya.(DS)

Published in PERISTIWA

 

 

Ket Fhoto : Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim didampingi anggota DPRD Karimun Anwar Abu Bakar, BKBN serta FKPD dan OPD memotong pita pertanda diresmikannya Kampung KB Teluk Uma, Rabu, (13/12/17)

Karimun,(KT) - Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Januari 2016 lalu, Kampung Keluarga Berencana (KB) terus tumbuh pesat. semangat membentuk dan mendirikan Kampung KB di seluruh Nusantara telah menghasilkan ratusan Kampung KB, kampung KB merupakan salah satu “senjata pamungkas” baru pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, Kampung KB menjadi ikon program kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).

Kehadiran Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program KKBPK serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas, prinsipnya Program KKBPK mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga. Penerapan fungsi keluarga ini membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan. Bagaimana dengan kabupaten Karimun ? pencanangan kampung KB di Karimun terus digelorakan pemerintah kabupaten bekerjasama dengan BKKBN dan stakeholder lainnya, Rabu, (13/12/17),Wakil Bupati Karimun H. Anwar Hasyim kembali meresmikan satu lagi kampung KB di Kabupaten Karimun, tepatnya di RW 002, Kelurahan Teluk Uma Kecamatan Tebing.

Wakil Bupati Karimun.H. Anwar Hasyim dalam kesempatan itu mengatakan, Kampung KB ini adalah kampung KB kelima setelah sebelumnya telah diresmikan juga kampung KB lainnya di beberapa titik lokasi di Karimun, setelah terbentuk saya menginginkan seluruh pihak bersinergi agar kampung KB ini berjalan semestinya, lurah dan camat koordinasi dan melakukan komunikasi intens dengan OPD yang ada, seperti berkoordinasi dengan dinas kesehatan, dinas pendidikan dan OPD lainnya, pesannya.

Dikatakannya lagi, program kampung KB ini harus dirasakan masyarakat, harus berjalan, kepada dinas pengendalian penduduk keluarga berencana pemberdayaan pprempuan dan perlindungan anak harus melakukan evaluasi, memantau serta memastikan program berjalan dengan baik, dan tentu juga program ini harus didukung masyarakat, program ini tidak akan sukses bila semua pihak tidak bersinergi, tuturnya.

Sementara itu, Lurah Teluk Uma Zulkifli mengatakan, dipilihnya kelurahan Teluk Uma dikarenakan memenuhi syarat kampung KB, lebih khusus terkait jumlah penduduk di kelurahan ini cukup banyak, jumlah penduduk teluk uma adalah 5.609 jiwa, selain untuk pengendalian penduduk, juga menyangkut dengan akomodir untuk kesehatan dan pendidikan, saya sudah melakukan komunikasi dengan OPD terkait seperti Disdik dan dan Dinkes untuk mensukseskan kampung KB Teluk Uma ini, ucapnya bersemangat.(DS)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Kapolda Riau, Irjen,Pol.Nandang dan  Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH.

Pekanbaru,(KT) -Suatu kebanggan bagi Polresta Pekanbaru yang meraih penghargaan predikat Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penghargaan WBK itu sendiri diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Asman Abnur yang diterima langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH pada Selasa (12/12/2017) di Ruang Kunti, Hotel Bidakara, jalan Jenderal Gatot Subroto Kav 71-73, Pancoran, Jakarta Selatan.

Penyerahan penghargaan tersebut dalam rangka Hari Anti Korupsi Internasional. Mendapat penghargaan tersebut, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH mengucapkan terima kasih kepada MenPAN RB dan juga anggota Polresta Pekanbaru yang ikut membantu program Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan Polresta Pekanbaru.

Selain Polresta Pekanbaru, penghargaan Wilayah Bebas dari Korupsi tersebut juga diberikan kepada Dirtipidkor Bareskrim Polri, Polrestabes Surabaya, Polrestabes Semarang, Polrestabes Medan, Polresta Banjarmasin, Polresta Padang, Polres Balikpapan dan Polres Serang.

Sedangkan untuk Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang mendapat penghargaan yakni dari Polres Sidoardjo, Polres Gresik, Polres Jember. Kombes Susanto berharap dan berkomitmen untuk mempertahankan Wilayah Bebas dari Korupsi di Polresta Pekanbaru sehingga Polresta Pekanbaru tetap menjadi yang terbaik.(*)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Terlihat Siswi SMP 4 Lubuk Jambi, Kuansing, Menangis Karna Gagal Untuk tampil Menari, Untuk Menghibur Gubernur Riau, Mirisnya kurun Waktu 2 Bulan mereka Latihan, Sungguh Kasihan Jerih Payahnya di Abaikan.

Kuansing,(KT) - Sebanyak 19 Orang Peserta Tari Persembahan dan Tari menanam Siswi SMPN 4 Kecamatan Kuantan Mudik merasa Kecewa  ketika Dipenghujung Acara HARI MENANAM POHON INDONESIA (HMPI) dan BULAN MENANAM NASIONAL (BMN) Provinsi Riau Tahun 2017 yang dibuka langsung oleh Gubernur Riau Arsyadjuliandi Racham di Desa Pantai kecamatan Kuantan Mudik Selasa (12/12/2017), mereka gagal tampil untuk menari.

Yuti Yusri Tokoh Masyarakat Desa Pantai menyampaikan bahwa mereka sangat merasa kecewa dengan kegiatan yang ditajah Gubernur Riau ini, pasalnya anak2 penari mereka sudah latihan selama lebih kurang Dua Bulan Latihan Tari, Namun tidak ada satupun yang bisa ditampilkan, ini sama saja tidak menghargai jerih payah kami selama ini latihan, "ungkapnya

Kemudian lebih lanjut Yuti Yusri menyampaikan,anak-anak penari Kami latihan Selama dua bulan, terkadang sampai maghrib masih latihan," saya Kecewa yang mendalam "Peserta Tari Dari pukul 06.30 Wib beserta Masyarakat Desa Pantai menunggu kehadiran Gubernur Riau di Lokasi acara, Namun sampai Pukul 13.00 Wib Gubernur Riau Masih belum Hadir di Lokasi Acara, Sebagian sudah ada yang pulang karena sudah Lapar. "ya Pastilah kami kecewa," Tambahnya ,

“Persiapan Ini sudah dipersiapkan selama Dua Bulan, dan memakan biaya yang cukup besar, termasuk juga Pakaian Tari kami disewakan namun sama sekali tidak membuahkan hasil, "tutupnya

 Ditambahkanya lagi, Kegiatan HARI MENANAM POHON INDONESIA (HMPI) dan BULAN MENANAM NASIONAL (BMN) Provinsi Riau Tahun 2017 ini memang mengecewakan, sepertinya Tidak Terkonsep," ujarnya Singkat

Pantauan karimuntoday.com,dilapangan terlihat,Isak Tangis Peserta Tari dan Masyarakat Melambangkan Kekecewaan di penghujung Acara yang digelar Pemerintah Provinsi Riau, Usai penyerahan 25.000 (Dua Puluh Lima Ribu) Bibit dan Dua Unit Kursi Roda untuk masyarakat secara simbolis , Gubernur Langsung beranjak pulang, Padahal Sudah di siapkan jamuan makan bersama masyarakat dan Bupati Kuantan Singingi

Kabag Humas Pemkab Kuansing, Muradi M.Si, ketika dikonfirmasi karimuntoday.com, menyampai Pada saat Acara makan bersama dengan masyarakat di rumah Godang, Bupati Berhasil mendinginkan suasana dan rasa kekecewaan Penari maupun Masyarakat,dan Alhamdulillah, akhirnya masyarakat bisa memakluminya, dan juga pada kegiatan tersebut terlihat hadir,Wabup H. HALIM, Anggota DPRD Provinsi,Supriati. Kadis LHK Prov. Kadis LH Jefrinaldi. Kabag Protokol Humas Muradi, M.Si dan Kabag Umum M. Saleh di Rumah Godang Desa Pantai. (Roder Alvaro /Lidia Ningsih)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Gubernur Riau, Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, Usai Menanam Pohon.

Kuansing,(KT) -  Gubernur Riau, Ir. H. Arsyadjuliandi Rachman, M.B.A. atau yang dikenal Andi Rachma Lakukan Aksi Tanam Serentak di Kuansing tepatnya di Kecamatan Kuantan Mudik, Selasa,(12/12/2017), Kegiatan penanaman tersebut Dilatar belakangi pemanasan global yang sudah menjadi ancaman serius bagi seluruh dunia yang disebabkan oleh aktivitas manusia , terutama akibat penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terkendali dan selanjutnya berkurangnya secara signifikan luasan hutan alam menyebabkan berkurangnya pula penyerap zat CO2 di udara .

Indonesia yang memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia yaitu sekitar 138 juta hektar, keberadaan hutan Indonesia dianggap sebagai paru-paru dunia, sementara setiap tahunnya telah terjadi deforestasi sebesar 1,17 juta hektar setiap tahunnya sehingga dianggap turut andil sebagai penyebab terjadinya peningkatan suhu bumi atau pemanasan global (global warming). Dilatar belakangi hal tersebutlah maka Pemprov Riau menyelenggarakan kegiatan aksi serentak menanam pohon dan penghijauan konservasi alam Riau tahun 2017 dengan tema "kerja bersama makmurkan rakyat lestarikan alam".

Acara diselenggarakan di Desa Pangkalan Kecamatan Kuantan Mudik Kuantan Singingi. Adapun tujuan dari kegiatan yang dibuka oleh Gubri Arsyadjuliandi Rachman ini adalah untuk meningkatkan kepedulian dan keikutsertaan seluruh elemen bangsa untuk mencintai lingkungannya melalui kegiatan penanaman pohon yang berkesinambungan guna untuk mengurangi dampak pemanasan global , meningkatkan penyerapan karbondioksida dan polutan lainnya serta mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor serta meningkatkan pendapatan masyarakat.

. Bupati Kuantan Singingi H Mursini menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Riau dengan dipilihnya Kuansing sebagai tuan rumah tempat penyelenggaraan acara aksi menanam pohon serentak tingkat Provinsi Riau ini.

"Bersama dengan Provinsi Pemkab Kuansing juga komit dalam program seperti ini agar lingkungan alam kita tetap terjaga," ujar bupati.

Sementara itu Gubri menyebutkan aksi serentak menanam pohon kali ini diberikan kepada masyarakat sebanyak 5.500 batang tanaman buah buahan untuk pekarangan. Kemudian juga diberikan tanaman buah buahan sebanyak 27.634 batang untuk elemen masyarakat sejenis multi purpose tree species (MPTS).

"Saya berharap setelah tanaman ini diberikan kepada masyarakat segera ditanam. Sehingga lahan terbuka di daerah kita menjadi berkurang dan bumi kita semakin hijau," tutup gubri.

Selesai acara dilanjutkan dengan penanaman pohon secara simbolis oleh Gubri dan Bupati Kuansing . Acara ini diikuti oleh Wakil Bupati H Halim, Forkompinda Kuansing, Kepala OPD Provinsi Riau dan Kuansing serta pejabat eselon III dan IV di lingkup Pemkab Kuansing.(lidia ningsih)

Published in PERISTIWA

 

  

Ket Fhoto : Soraya Haque foto bersama dengan Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Kadis DPPKBPPPA Faisyal Taufiq, DPRD Karimun serta FKPD, Gedung Nilam Sari, Selasa, (12/12/17).

Karimun,(KT) - Dalam rangka memperingati hari ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember mendatang, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) menggelar seminar wanita inspiratif yang menghadirkan nara motivator dan selebriti tanah air Soraya haque sebagai narasumber, seminar diadakan di gedung nilam sari, Selasa,(12/12/17),

 Dalam sambutannya, Kepala Dinas DPPKBPPPA Faisyal Taufiq mengatakan digelarnya seminar dalam rangka memperingati hari ibu yang ke-89 tahun tersebut bertujuan untuk pemantapan serta meningkatkan peran dari perempuan di kabupaten Karimun dalam pembangunan serta peran perempuan dalam pengambilan kebijakan publik, katanya.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Karimun, H. Anwar Hasyim menyampaikan, kesetaraan perempuan bukan berarti perempuan melupakan kodratnya, memang tergantung dari kepribadian perempuan itu sendiri, disamping peran yang dihargai, perempuan harus bisa menempatkan diri dalam tiga hal, pertama peran dia sebagai seorang ibu, sebagai istri serta sebagai manusia dengan haknya berkarir, sejalan, ucapnya.

Sedangkan narasumber tunggal, Soraya Haque dalam penyampaian materinya mengatakan, Wabub menyampaikan perempuan harus bisa memilah dan menempatkan diri dalam tugasnya, namun katanya Laki-laki juga memiliki tiga fungsi sebagai Ayah, sebagai suami dan juga sebagai manusia yang memiliki hak untuk bekerja, jadi sama, tuturnya.

 Soraya menambahkan, Perbedaannya, lelaki adalah tipe makhluk visual, di mana mata merupakan panca indera yang paling dominan dalam menangkap objek yang terdapat di luar, berbeda dengan lelaki yang dominan visual, perempuan rata-rata dominan di auditori, perempuan biasanya dalam menyikapi sesuatu dominan menggunakan pendengarannya, ujarnya.

Dilanjutkan Soraya, Diskriminasi terhadap perempuan berdasarkan riset World Bank di "women, business and law" mengungkapkan bahwa masih kurangnya perlindungan, ketimpangan gender kewirausahaan dan partisipasi tenaga kerja, serta tentang atura hukum yang mengaturnya, tips bagi perempuan adalah, perempuan harus menghindari menjadi super woman, tekankan pada peran-peran penting untuk kesejahteraan keluarga, sedangkan untuk anak ikuti perkembangannya, mendidik, bermain dan membantu belajar, jelasnya. (DS)

Published in PERISTIWA

 

Ket Photo : Bupati Kuansing, Drs.Mursini Memberikan Kata Sambutan.

Kuansing,(KT) -  Bupati Kuansing,Drs. H Mursini MSI, menghadiri acara Sosialisasi Nilai-Nilai Kejuangan 45 di Selenggarakan oleh, Badan Penerus Pemberdayaan Kejuangan 45 Cabang Kuansing. Selasa,(12/12/2017.

 Dalam kata sambuatanya, Bupati Kuansing, Drs.H.Mursini mengatakan, Bangsa yang baik adalah bangsa yang dapat mengenang jasa pahlawannya jika di lihat dari anggaran dasarnya, bahwa sesungguhnya kemerdekaan Indonesia itu adalah berkat rahmat Tuhan YME, bahwa perjuangan untuk merdeka itu sudah diumumkan 17 agustus 1945 yang diproklamirkan oleh soekarno-hatta bahwa untuk perjuangan selanjutnya yaitu mengisi kemerdekaan para pejuang kemerdekaan itu untuk tetap bersatu dalam satu-satunya wadah yang d bentuk pada tanggal 20 maret 1960 dengan sebutan nama angkatan 45.

 Yang ADRT ditetapkan melalui kepres no. 50/1984 tanggal 1 september 1984. Memasuki abad ke-21 banyak para pejuang kemerdekaan yang secara alami karena faktor usia berpulang dipanggil oleh Tuhan YME. oleh karena itu, maka wadah angkatan 45 akan diisi oleh generasi selanjutnya sebagai penerus generasi dengan mengamankan visi dan misi sesuai dengan amanat generasi angkatan 45 yaitu mewujudkan kehidupan organisasi dengan nama badan penerus pemberdayaan kejuangan 45.

Ditambahkanya lagi, Beberapa hal yang di sampaikan oleh para pelaku pejuang 45 saat ini tidak banyak yang masih hidup, oleh karena itu kita sebagai penerus bagi bapak-bapak dan ibu-ibu tidak menutup kemungkinan untuk memberikan masukan dan saran-saran kepada pengurus demi tercapainya badan penerus pembudayaan kejuangan 45 ini dengan baik dan sempurna.

“ Setiap anggota harus menghayati agar pejuang - pejuang kemerdekaan angkatan 45 yang tetap konsisten terhadap cita-cita perjuangan bangsa Indonesia, dan tidak pernah berkhianat kepada NKRI yang berdasarkan pancasila dan UUD 45,” Tutupnya (lidia ningsih)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bak Penampungan Tinja.

Lingga,Penuba,(KT) - Bantuan Penampungan Bak Tinja Dinas Pekerjaan Umum Propinsi (DPU) Provinsi Kepri yang menghabiskan Dana Ratusan Juta Rupiah jadi pertanyaan Masyarakat dan Kepala Desa Penuba Kota, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga.

“Saya heran melihat bentuk pembuatan bak penampungan Tinja bantuan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Kepri ini.” kata Safri, Kades Penuba, Kota pada media KARIMUN TODAY.COM, Kamis (07/12/17).

Lanjut, Safri Kades Panuba, Menurut pengamatan sekalipun boleh dibilang saya kurang paham masalah bak tinja, namun melihat bentuk bak seperti ini jelas pekerjaan ini hanyalah diduga menghabiskan uang negara saja. Sementara fungsinya untuk masyarakat belum tentu bisa dimanfaatkan sesuai harapan, apa lagi sebelum dana bantuan ini di turunkan tidak ada sosialisasi kepada masyarakat. Katanya.

Safri juga menambahkan, yang bikin saya heran pengecoran dibuat 4×6 meter dengan menghabisakan dana Rp.100 juta lebih, sementara Bak Tinja yang sebenarnya kalau tak salah hanya 1×2 meter. Herannya di dalamnya ada Bak Tinja Fiber, langsung di datangkan pihak Dinas Pekerjaan Umum Pemprov Kepri,konon menurut kabar harganya mencapai Rp.100 juta.

Lebih aneh dan uniknya lagi, ada ruang yang kosong pembuatan Bak Tinja nya. Pertanyaannya, untuk apa ruang yang kosong itu, sementara kita lihat fungsinya tidak ada sama sekali, sementara pipa pembuangan Bak Tinja langsung masuk ke Bak Tinja yang sudut kiri saja, tegas Safri pada pewarta.

Pekerjaan bantuan Bak Tinja ini sifatnya swakelola yang langsung dikerjakan tim pekerja warga masyarakat, namun mereka bekerja berdasarkan SOP dan petunjuk dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi Kepri, jadi dalam hal ini saya juga tidak mau pekerja di salahkan karena mereka hanya mengikuti arahan dan petunjuk, pungkasnya,

Sayangnya, sampai pemberitaan ini di unggah, Ir, Abu Bakar MT Kepala Dinas PUPR Pemprov Kepri terkait dengan pekerjaan bantuan Bak Tinja Desa Penuba Kota, Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga dengan nilai kontrak Rp.400 juta T.A 2017 dana APBN belum bisa dikonfirmasi. (AM)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Net.

Lingga,  Dabo Singkep,(KT) - Lima anak Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, akan berangkat ke negeri jiran, Malaka, Malaysia untuk operasi bibir sumbing. kegiatan anak Kabupaten Lingga yang berbibir sumbing dibawa ke Melaka untuk di operasi hampir setiap tahun dilaksanakan.

Menurut Abdul Gani Atan Leman, yang membawa rombongan anak-anak ini mengatakan, untuk anak bibir sumbing di Kabupaten Lingga yang akan dibawa ke Malaka, Malaysia untuk di operasi telah kita cari, namun yang kita dapat hanya lima orang, setelah beberapa kali anak bibir sumbing ini kita bawa operasi di Melaka, Malaysia, mungkin sudah tidak ada lagi anak bibir sumbing di Kabupaten Lingga.

Anak bibir sumbing yang kita bawa untuk operasi ke Malaka ini, jelas Gani, akan berangkat pada, Rabu (13/11/2017) mendatang, dan kita ambil dari berbagai daerah di Kabupaten Lingga, dan anak-anak ini pun rata-rata mereka masih kecil. anak terbesar yang kita bawa ini berusia 8 tahun dan yang terkecil berusia 8 bulan.

“Kita berharap dengan kegiatan operasi bibir sumbing yang hampir setiap tahun dilakukan, tidak ada lagi anak yang bibir sumbing di Kabupaten Lingga,” ungkapnya, kepada media KARIMUN TODAY.COM , Senin, (11/12/2017).

Dari pantauan maupun informasi yang di dapat di Kabupaten Lingga saat ini tidak ditemui anak bibir sumbing. kegiatan operasi bibir sumbing yang cukup rutin dilaksanakan di Malaka, Malaysia ini, merupakan salah satu lanGkah yang membuat anak bibir sumbing sudah tidak ditemui lagi di Kabupaten Lingga.(AM)

 

Published in LINGGA
Page 1 of 7

KALENDER BERITA

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31