humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Thursday, 07 December 2017

 

Ket Photo : Surat Panggilan Sebagai Saksi kepada Dedi Susanto untuk Tersangka SN.

Kuansing,(KT) – Diam-diam Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Menaikan status SN Mantan Kabag Pelayanan dan Pertanahan Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, dari penyelidikan ke penyidikan dan status SN sudah menjadi tersangka.

Revendra SH, Kasie Intel Kejari Kuansing, ketika dikonfirmasi karimuntoday.com, Kamis,(7/12/2017), terkait penetapan SN sebagai tersangka dugaan korupsi pada kegiatan penataan dan invetarisasi tanah pada tahun 2015 silam mengakibatkan kerugian Negara sebesar Rp. 420.750.000.-  sampai saat ini belum dilakukan penahanan, mengatakan, Ya, saat ini jaksa penyidik tengah melengkapi alat bukti dulu.

“Ya, saat ini jaksa penyidik tengah melengkapi alat bukti dulu,” Tuturnya

Sebelum menetapkan tersangka kepada ybs SN pihak penyidik telah melakukan pemanggilan beberapa saksi untuk dimintai keterangan.(roder)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Didid Widjanardi SH, didampingi oleh Kabid Humas Polda Kepri,dan Kapolres Tanjung Pinang,melakukan ekspose hasil tangkapan narkotika.

 BATAM,(KT) - Pada hari Kamis tanggal 7 Desember 2017 sekira pukul 17.00 Wib, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga menerangkan dalam press releasenya yang diterima oleh karimuntoday.com,tentang Ekspose tangkapan Narkotika oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH, Kapolres TanjungPinang, Kabidhumas Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri sebagai berikut :

1. DASAR LP – A / 145 / K / XI / 2017 / KEPRI / SPK – RES TPI tanggal 30 November 2017.· LP – A / 144 / K / XI / 2017 / KEPRI / SPK-RES TPI tanggal 30 November 2017. · LP – B / 177 / XI / 2017 / KEPRI / SPKT – RES TPI tanggal 30 November 2017. ·

 2. TKP, Kamar 320 Hotel Kaputra Tanjungpinang dengan tersangka 4 (empat) orang laki-laki yaitu:· BANDARA RHF Tanjungpinang, dengan tersangka seorang laki-laki dengan inisial MR, Laki-laki, 27 Tahun, Islam, Pelajar/Mahasiswa,Kecamatan Kendari Barat – Kota Kendari. ·

a. Inisial AR, Laki-laki, 35 Tahun, Islam, Kota Kendari – Prov. Sulawesi Tenggara.

b. Inisial RHA, Laki-laki, 29 Tahun, Islam,Kota Kendari – Prov. Sulawesi Tenggara.

c. Inisial PS, Laki-laki, 27 Tahun, Islam, Kota Kendari – Prov. Sulawesi Tenggara.

 Kamar 2204 Hotel Pelangi Tanjungpinang dengan tersangka seorang laki-laki inisial RRN, Laki-laki, 25 Tahun, Islam,Kendari Barat – Kota Kendari.·d. RPP, Laki-laki, 27 Tahun, Islam, Kota Kendari – Prov. Sulawesi Tenggara.

 Di TKP Bandara berupa : - 1 (satu) Paket besar yang diduga yang diduga berisikan Narkotika Golongan I bukan tanaman ·3. BARANG BUKTI,jenis ekstasi warna pink berlogo Hello Kitty. - 1 (satu) lembar tiket pesawat LION AIR a.n RUDDY CHAMINAI. - 2 (dua) lembar KTP a.n MR. Dan RUDDY CHAMINAI. - 1 (satu) unit Handphone SAMSUNG warna putih beserta kartu didalamnya, 1 (satu) unit.

Di TKP kamar 320 Hotel Kaputra Tanjungpinang berupa : - 1 (satu) bungkusan berisi Pil berlogo Hello Kitty warna Pink diduga Narkotika Golongan I ·Handphone Merk I-PHONE warna silver beserta kartu didalamnya. - 5 (lima) helai celana dalam. bukan tanaman jenis Ekstasi. - 1 (satu) unit Handphone Merk IPHONE 7 Plus warna hitam beserta kartu didalamnya, 1 (satu) unit Handphone Merk IPHONE 6S warna putih beserta kartu didalamnya, 1 (satu) unit Handphone Merk SAMSUNG GALAXY J3 warna hitam beserta kartu didalamnya, 1 (satu) unit Handphone Merk SAMSUNG GALAXY S6 EDGE warna gold beserta kartu didalamnya, 1 (satu) unit Handphone Merk OPPO F5 warna putih beserta kartu didalamnya, 1 (satu) unit Handphone Merk SAMSUNG GALAXY S8 warna hitam beserta kartu didalamnya. - 1 (satu) lembar tiket pesawat Xpress Air a.n AR. - 1 (satu) lembar tiket pesawat LION AIR a.n AR.w.

8 (delapan) lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) a.n PS, a.n CHOIRUL ANWAR, a.n RPP, a.n SUKIRMAN, a.nARMAN SANDA, a.n BAGUS KURNIAWAN, a.n AR, a.n 

 Di TKP kamar 2204 Hotel Pelangi Tanjungpinang berupa : - 5 (lima) bungkusan berisi Pil berlogo Hello Kitty warna pink diduga Narkotika Golongan I ·MOCHAMMAD HANAFI. - 1 (satu) buah tas Merk NIKE warna hitam. bukan tanaman jenis Ekstasi. - 1 (satu) unit Handphone Merk IPHONE 6 Plus warna putih beserta kartu didalamnya. - 1 (satu) buah tas jinjing warna hitam dengan less putih. - 1 (satu) lembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) a.n RRN.

4. BERAT BARANG BUKTI : Jumlah : 17.240 Butir, Berat bersih : 5.032, 64 gram. 

 5. PASAL YANG DILANGGAR, Pasal 114 ayat (2) Juncto Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman Pelaku dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp.10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

 6. KRONOLOGI, Pada hari Kamis tanggal 30 November 2017 sekira pukul 09.10 Wib dilakukan pemeriksaan Body Search oleh Anggota AVSEC Bandara RHF Kota Tanjungpinang terhadap seorang laki-laki dan saat dilakukan pemeriksaan terhadap laki-laki tersebut terlihat mencurigakan sehingga dilakukan pemeriksaan ulang diruang khusus. Saat dilakukan pemeriksaan khusus terhadap laki-laki tersebut mengaku bernama MR telah didapati 1 (satu) bungkus repling plastik bening yang disimpan diselakangan celana dalam berlapis-lapis kurang lebih 5 (lima) lapis celana dalam.

 Setelah itu Anggota AVSEC Bandara RHF Tanjungpinang melaporkan kepada Kepala Dinas AVSEC Bandara RHF Kota Tanjungpinang. Kemudian Kepala Dinas AVSEC berkoordinasi dengan Kapolsek Bandara RHF yang kemudian menyerahkan kepada Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang. Kemudian setelah dilakukan Interogasi oleh Sat Res Narkoba tersangka mengaku berangkat membawa Narkotika jenis Ekstasi tersebut tidak sendiri melainkan bersama dengan 3 (tiga) orang temannya yang lain, sehingga 

Langsung dilakukan pengejaran dan dilakukan penangkapan dikamar 320 Hotel Kaputra sekira pukul 13.00 Wib dan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus berisi Pil berlogo Hello Kitty diduga Narkotika jenis Ekstasi yang disembunyikan diatas Plafon kamar mandi dan diamankan 5 (lima) orang laki-laki dengan Inisial AR, RPP, PS, RHH, RRN.

Kemudian dari pengakuan tersangka dengan Inisial RRN mengaku barang bukti yang lain disembunyikan di kamar 2204 Hotel Pelangi Tanjungpinang, dan dengan dipimpin langsung oleh Waka Polres Tanjungpinang Kompol ANDI RAHAMANSAH, 

SIK dilakukan penggeledahan di kamar 2204 Hotel Pelangi Tanjungpinang sekira pukul 14.00 Wib ditemukan barang bukti berupa 5 (lima) bungkus berisi Pil berlogo Hello Kitty diduga Narkotika jenis Ekstasi yang diakui untuk dibawa oleh temannya inisial AR, RPP, PS, RHH ke Jakarta. Kemudian semua tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Sat Res Narkoba guna dilakukan penyelidikan dan Penyidikan selanjutnya.(Ardi oyong/ Humas Polda Kepri)

 

Published in BATAM

 

 

HONG KONG, China. (KT) - - In a developing nation, an effective education system is a crucial element of sustainable economic growth. The World Bank knows exactly the sort of expertise needed to bolster educational development to this end, and recently appointed The Education University of Hong Kong (EdUHK) to help the Vietnamese Ministry of Education and Training (MOET) provide continuous development opportunities for the country's teachers.

Appointed to the role after a rigorous selection process during which it stood out among top universities and consultancies from North America, Europe, Asia and Australia, EdUHK provides a project team, which comprises renowned education experts at the University and is led by Professor John Lee Chi-kin, Chair Professor of Curriculum and Instruction and Vice President (Academic), to work as part of MOET's Enhancing Teacher Education Programme for 10 months.

EdUHK President, Professor Stephen Cheung Yan-leung, said the appointment of EdUHK consultancy is testimony to the University's education leadership in the region. "We are very pleased to have the opportunity to contribute our expertise to a nation-wide project in Southeast Asia. Building on our track record in the region, I have every confidence that we can have a positive impact on the transformation and enhancement of Vietnam's teacher education through this knowledge-transfer project."

The Enhancing Teacher Education Programme covers eight Lead Teacher Training Universities (LTTUs) spanning the entire nation, including the Hanoi National University of Education, Hanoi Pedagogical University 2, Ho Chi Minh City University of Education, Hue University of Education, National Academy of Education Management, Thai Nguyen University of Education, University of Da Nang -- University of Education and Vinh University. Through a series of face-to-face training workshops designed to enhance the effectiveness of their teacher and principal education, the LTTUs are expected to eventually serve as stewards of a new continuous professional development system in Vietnam.

EdUHK's role in this process will be to help the World Bank task team and MOET elaborate and finalise the Performance Agreements in collaboration with the Vietnamese government and the universities, and to create a mechanism for tracking implementation of the Agreements. The EdUHK team has also been tasked with helping to build the universities' capacities to devise institutional development strategies.

This vital project is the latest in a long line of regional consultancies undertaken by EdUHK and its immediate predecessor, The Hong Kong Institute of Education. Previous commissions from the World Bank, Asia Development Bank, European Union, APEC, UNESCO and UNEVOC have allowed the University to contribute to enhancing education systems throughout Asia. (*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Gas Elpiji 3 Kg.

Kuansing,(KT) - Hampir sepekan Liquified Petrolium Gas (LPG) isi tabung tiga kilogram sulit ditemukan di Kabupaten Kuansing,Riau, minyak tanah dan kayu bakar kembali menjadi bahan utama bagi ibu rumah tangga untuk memasak kebutuhan sehari-hari.dalam minggu2 ini Seperti yang di katakan indah ketika di Konfirmasi karimuntoday.com, Kamis,(6/12/2017) , Ya’ saat mencari elpiji di berbagai tempat di pangkalan elpiji,di Kecamatan Kuantan Hilir dan kecematan kuantan hilir seberang namun tidak ditemukan, bahkan agen pengencer mengatakan sudah sepekan tabung kecil warna hijau itu seperti bak telan bumi, menghilang.

 Mau tidak mau akhirnya pada umumnya ibu rumah tangga harus beralih lagi ke minyak tanah dan kayu api untuk menanak nasi serta memasak lauk-pauk," ungkapnya

 Dia sudah mencari seluruh pangkalan yang ada di 2 kecematan di kab kuansing ,dan berencana akan mencari ke kota Teluk Kuantan ibukota kabupaten,semoga nantinya, dapat ditemukan, tetapi dia mendapatkan informasi nahwa di teluk kuantan saat ini elpiji juga sangat sulit di dapat, sehingga dia urung ke ibukota kabupaten, dan terpaksa memasak dengan menggunakan kayu bakar” tukasnya

  Hal serupa juga dialami oleh ningsih Masyarakat kecamatan kuatan tengah , sudah beberapa hari ini ia mencari LPG tiga kilogram. bahkan pencariannya sampai di kota Teluk kuantan, namun disayangkan lagi - lagi ia tidak menemukan gas elpiji 3 kg.

"Sudah dari hari sabtu kemarin saya mencarinya, sampai sekarang belum ketemu," ungkapnya . Kosongnya elpiji isi tabung tiga kilogram terpaksa membuat ningsih beralih ke kompor minyak. Tentu saja minyak tanah tidak murah di sini, di mana satu liternya bisa dipatok hingga Rp 10 ribu, dan Pemakaiannya hanya beberapa hari saja.

Sedangkan kalau saya tidak sanggup membeli minyak tanah, terpaksa saya mencari kayu di kebun - kebun tetangga untuk menanak ataupun untuk memasak. "Minyak tanah cepat habisnya, beda dengan LPG yang kadang bisa sampai 2 minggu," ungkapnya

 Hal ini pun dibenarkan oleh salah satu Pengecer di Kota Teluk Kuantan menyebutkan, sudah beberapa hari agen tidak mengirimkan LPG. Permintaan yang sudah dilakukan sejak pekan lalu tidak pernah terpenuhi hingga sekarang.

"Sudah lama kosongnya bang, tinggal tumpukan tabung yang tak ada isinya saja lagi. Nunggu dijemput oleh agen, Dia sangat berharap kepada pemerintah Daerah untuk mencarikan solusi, terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilo gram ini. dan juga diharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten kuansing melalui SKPD nya untuk turun kelapangan." ungkapnya .(roder)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo Bupati Karimun H. Aunur Rafiq saat menghadiri Syariful Anam, Salah satu wisata budaya di Karimun (foto hms)

Karimun, (KT) - Jangan remehkan sektor pariwisata, sektor ini terbukti dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari siklus ekonomi yang mengikutinya, mulai dari retribusi perhotelan, restoran, dan distribusi lainnya, selain itu juga mendukung siklus ekonomi kerakyatan seperti pedagang kaki lima atau UKM lainnya, namun, penelitian dari para ahli mengungkapkan bahwa harus ada sistem kelola manajemen yang rapi dan efektif serta sinergitas antara pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat untuk mengembangkannya, dan juga tidak kalah penting adalah pengoptimalan anggaran untuk sektor ini.

Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, untuk sektor ini, (pariwisata- red) daya dan upaya tampak dilakukan, hotel dan restoran tumbuh, destinasi wisata berusaha dipromosikan dan dikembangkan seperti Syariful Anam, yakni salah satu wisata budaya dari tradisi cukur rambut bagi bayi, pemerintah Kabupaten Karimun terlihat berupaya mempromosikan syariful anam serta mengembangkannya, pemkab telah menjadikan syariful anam sebagai event tahunan Kabupaten sejak tahun lalu, tahun ini, (2017) adalah tahun kedua pelaksanaan syariful anam di ibu kota kabupaten yang melibatkan seluruh kecamatan.

Bupati Karimun H. Aunur Rafiq tampak mengerti apa yang harus beliau lakukan untuk pariwisata di daerah yang ia pimpin, hal itu terlihat saat syariful anam digelar Jum'at (01/12/17) lalu di pendopo rumah dinas Bupati Karimun Rafiq mengatakan bahwa diperlukan sinergitas antara Pemerintah daerah, swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pariwisata, sehingga dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap daya tarik wisatawan, yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan asli daerah, pendapatan masyarakat, dan berkontribusi pula terhadap peningkatan devisa negara, ucapnya.

Khusus untuk Syariful anam pemkab Karimun berencana melalui Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karimun Zamri menyampikan bahwa, tahun depan akan meningkatkan jumlah peserta syariful anam untuk mendapatkan rekor dari museum rekor Indonesia (MURI), "untuk tahun ini jumlah pesertanya sekitar 150 bayi dari 12 kecamatan, 10 orang bayi setiap kecamatan, sisanya dari kabupaten, tahun depan pesertanya akan ditingkatkan untuk meraih rekor MURI, tuturnya.

Dari informasi yang dikumpulkan, syariful anam adalah sebuah tradisi budaya cukur rambut yang sebelumnya dilakukan masyarakat Pulau Parit Kecamatan Karimun, ritual syariful anam ini terdiri dari prosesi potong rambut bayi yang berumur dibawah satu tahun dengan diiringi senandung syair puja-puji terhadap Nabi Muhammad SAW, syair tersebut disebut asyarakal dan barzanzi yang isinya tentang kebaikan-kebaikan sifat nabi dan keluarganya yang patut ditiru umat pengikutnya, acara ini bertujuan agar si anak menjadi soleh dan solehah yang bisa membanggakan orang tua, agama, bangsa dan negara.

Namun, apakah hanya wisata budaya saja yang bisa dikembangkan di Kabupaten Karimun ? menurut pantauan media ini, wisata alam merupakan salah satu destinasi wisata yang efektif dikembangkan selain wisata budaya, wisata kuliner maupun destinasi wisata lainnya, Danau Sentani misalnya, sebelumnya, beberapa tahun silam, danau Sentani sempat menjadi lokasi wisata favorit di Karimun, saat ini aktivitasnya mati suri, namun kabarnya, dari informasi yang beredar, bahwa ada rencana Bappeda Karimun untuk mengembangkan danau Sentani menjadi lokasi pariwisata, bila iya, tentu kembali kepada sinergi antara pemda, swasta dan masyarakat harus tersistematis, bukan tidak mungkin danau Sentani kembali menjadi salah satu objek wisata unggulan, selain wisatawan lokal masyarakat Karimun yang haus tempat refreshing, tentu juga menarik wisatawan luar daerah bahkan mancanegara yang melihat danau Sentani dengan areal taman dengan bunga yang semerbak, penyewaan sepeda air, bangunan untuk UKM menjajakan dagangannya, panggung seni serta fasilitas pendukung lainnya. (DS)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31