humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Saturday, 09 December 2017

  

Ket Photo : Sekolah Dasar (SD) Negeri 001 Kepulauan Posek,Kabupaten Lingga,Provinsi Kepri.

LINGGA DABO SINGKEP,(KT) - Masyarakat Meminta Pemerintah Provinsi Kepri  Agar dapat membangun Gedung Sekolah SMP dan SMA.di Dusun II Desa Busung Panjang, Kecamatan Kepulauan Posek, pasalnya dengan adanya Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas jauh di Dusun mereka. karena banyak anak-anak Dusun II tamatan SD yang tidak melanjutkan bersekolah.


Salah satu guru Sekolah Dasar (SD) Negeri 001 Kepulauan Posek, Daheran, mengatakan, banyak anak tamatan SDN 001 Kepulauan Posek, di Dusun II Desa Busung Panjang ini yang tidak melanjutkan ke SMP, karena selain jauh yang di pisahkan laut, permasalahan ekonomi juga menjadi salah satu faktornya.

Setelah tamat, jelas Daheran, anak-anak tamatan SD yang tidak melanjutkan ke SMP tersebut hanya membantu orang tua mereka melaut, karena untuk anak usia mereka belum bisa pergi melaut tanpa didampangi orang tua.

“Kita kasihan melihat anak-anak tersebut tidak dapat melanjutkan sekolah SMP, padahal mereka masih usia sekolah, hanya karena jauh dan masalah ekonomi mereka tidak dapat sekolah. kita harapkan di Dusun II ini ada SMP kelas jauh, sehingga mereka dapat melanjutkan sekolah mereka kejenjang yang lebih tinggi,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Lingga, Abdul Gani Atan Leman, yang menerima laporan dari warga Dusun II Desa Busung Panjang tersebut, menyampaikan, permintaan masyarakat Dusun II ini akan disampaikan kepada ke Dinas terkait.

“Untuk masalah kelas jauh ini, kita akan bicarakan dengan Dinas terkait, dan akan kita usahakan untuk adanya SMP kelas jauh di Dusun II ini,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Gani, di Dusun II ini kita melihat ada 3 lokal yang tidak digunakan yang kondisinya masih layak, jika beberapa waktu lalu masyarakat Kecamatan Kepulauan Posek, mengharapkan adanya SMA di tempat mereka lokal ini masih bisa digunakan.

“Jika masyarakat Kepulauan Posek menginginkan adanya SMA, dan disetujui oleh Dinas Pendidikan Provinsi, bangunan lokal untuk sekolah sementara memang harus ada, sebelum adanya bangunan baru untuk SMA,” pungkasnya.(AM) 

Published in LINGGA

 

 Ket Photo :  Bupati Karimun,H. Aunur Rafiq Serahkan piagam penghargaan kepada Eka Perdana Putra yang meraih Juara III lomba foto pesona alam dan budaya Karimun, Sabtu,(09/12/17).

 

Karimun,(KT) - Lomba dan pameran foto pesona alam dan budaya Kabupaten Karimun yang digelar pewarta foto Indonesia Kepulauan Riau yang berlangsung dari tanggal 6 Desember 2017 lalu mengumumkan pemenang lomba yang turut dihadiri Bupati Karimun H. Aunur Rafiq di depan panggung rakyat putri kemuning Coastal area Sabtu, (09/12/17).

Pengurus pewarta foto Indonesia Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri, Riadi, dalam sambutannya menyampaikan, animo dari lomba fotografi dengan tema pesona alam dan budaya Karimun ini cukup luar biasa, sekitar 200 foto dikirimkan kepada kami, dan foto yang dipajang ini merupakan foto dari peserta lomba, kita bisa lihat bahwa satu foto menyampaikan banyak makna, ujarnya.

 Ditempat yang sama, Ketua Pewarta foto Indonesi Kepri,Tommy Purniawan menyampaikan terima kasihnya kepada pemkab Karimun atas waktu dan kerjasamanya dalam mensukseskan acara tersebut, sungguh diluar dugaan dalam lomba ini pesertanya banyak serta kualitas foiniyang dikirimkan peserta juga mempunyai kualitas yang tajam, saat penjurian, para juri juga saling berdebat untuk menentukan pemenang yang akhirnya memutuskan 6 foto yang layak menjadi juara lomba, tuturnya.

Sementara itu, Bupati Karimun,H. Aunur Rafiq dalam kesempatan itu mengatakan, saya mengapresiasi lomba foto ini yang dimaksudkan untuk memperkenalkan Kabupaten Karimun yang meliputi kondisi umum serta potensi unggulan daerah yang diharapkan dapat memacu kegiatan investasi, wisata serta pembangunan di Kabupaten kita ini, disamping itu juga menarik fotografer untuk memperkenalkan Karimun melalui fotografi keluar daerah dan internasional, harapnya.

 Foto yang dipamerkan ini, sambung Rafiq, akan dikumpulkan Humas Pemkab Karimun untuk kita pilih yang akan diletakkan diberbagai instansi, khusus untuk pemenang juara 1,2 dan 3 akan kita besarkan, untuk foto juara 1 dwngan judul "Burung Merpati Coastal area" akan kita jadikan background baleho ucapan natal dan tahun baru, dan saya juga memilih satu foto dengan judul Masjid Agung Karimun karya Rudi Hartono, meskipun tidak menjadi pemenang lomba karya tersebut kita berikan hadiah uang tunai yang telah memotret Masjid Agung kebanggan Karimun sepertinya dari ketinggian, puji Rafiq.

Adapun pemenang lomba fotografi pesona alam dan budaya Karimun tersebut adalah, Juara I diraih oleh Heppi Wasyeri dengan judul foto " Burung Merpati coastal area" Juara II foto berjudul "Pesona Perpaduan Indahnya Pantai Pongkar dan Gerak Silat" karya Andi Suryanto, kemudian, foto berjudul "Berbagi" karya Eka Perdana Putra meriah juara ketiga, lalu foto dengan judul "Khusuk" dengan background dagangannya seorang wanita tampak khusuk menunaikan sholat meraih juara harapan I karya PoIpy Indah Wardana, juara harapan II diraih Radis Sagita dengan judul melestarikan budaya menikah melayu sedangkan karya Tri Haryono dengan judul nelayan tradisiokar meraih juara harapan III. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Karimun H. Aunur Rafiq saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan serta promosi produk pelaku UKM dan IKM di Pasar Puan Maimun, Sabtu, (09/12/16).

Karimun,(KT) - Dalam upaya mengenalkan serta meningkatkan kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketengakerjaan terhadap pekerja mandiri atau pekerja informal yang merupakan pekerja bukan penerima upah (BPU), BPJS KPCM Karimun menggandeng pelaku UKM dibawah naungan rumah kreatif BUMN di Kabupaten Karimun, dengan menggelar kegiatan sosialisasi bersama di pasar Puan Maimun, Sabtu,(09/12/17).

 Kepala BPJS KPCM Karimun Rudianto Panjaitan saat diwawancarai karimuntoday.com mengatakan, tidak hanya mensosialisasikan program dari BPJS Ketenagakerjaan, namun kita dalam hal inj juga membantu para pelaku usaha UKM di Karimun mempromosikan produk-produk mereka, selain mereka merasakan manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan, para pelaku UKM juga memiliki kesempatan dalam memasarkan produk mereka, tuturnya.

 Berdasarkan informasi dari rumah kreatif BUMN yang didukung BNI sambung Rudianto, bahwa di Kabupaten Karimun ini ada sekitar 1500-2000 pelaku UKM dari berbagai produk, ada produk kerajinan dan juga makanan, pada sosialisasi tahap pertama ini baru diikuti sebanyak 20 pelaku UKM dan mereka telah mendaftar kepesertaan, kedepan, kita akan melakukan sosialisasi lebih instens lagi, ujar Rudianto.

Dikatakan Rudianto, Para pelaku UKM ini juga bekerjasama dan digerakkan pemerintah daerah Karimun melalui dinas perdagangan, koperasi, UKM dan ESDM, dan kita mensupport memasarkan serta memberikan perlindungan sosial kepada mereka, agar mereka lebih mengenal BPJS Ketenagakerjaan, karena selama ini masih banyak yang mengira BPJS Ketenagakerjaan itu adalah BPJS Kesehatan, padahal dua instansi yang berbeda, kita penyelenggara jaminan sosial Ketenagakerjaan sedangkan jaminan sosial kesehatan untuk BPJS Kesehatan, jelasnya.

 Sementara itu, Bupati Karimun H. Aunur Rafiq yang turut hadir serta membuka secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut sangat mendukung upaya yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan disamping mengikuti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan amanat Undang-undang untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan kepada pekerja oleh pemberi kerja, para pelaku UKM juga diberi ruang memasarkan produk mereka yang merupakan penggerak ekonomi kerakyatan.

Pantauan Karimuntoday.com dilokasi, berbagai produk kerajinan dan makanan dipajang para pelaku usaha UKM, tampak makanan dendeng singkong, kerupuk dari ikan tenggiri, otak-otak serta berbagai jenis kue dan jajanan dipromosikan dalam kegiatan itu, kegiatan sosialisasi tersebut turut didukung rumah kreatif BUMN, Dekranasda Karimun, BNI, Perusda, gerai UKM dan tentunya pemkab Karimun dan BPJS Ketenagakerjaan. (DS)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Aswirmanto Direktur Eksekutif LSM Clean Governance Kuansing, Riau.

Kuansing,(KT) – Lembaga Swadaya Masyarakat,(LSM), Clean Governance, Pencegahan Tindak Pidana Korupsi& Percepatan pembangunan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi, Riau, mendesak Kejari Kuansing untuk melakukan penahanan terhadap SN yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi pada kegiatan Penataan dan Invetarisasi Tahun 2015 silam.

Hal tersebut dikatakan, Aswirmanto Direktur Eksekutif LSM Clean Governance Kuansing kepada karimuntoday.com Sabtu,(8/12/2017), Ya’ sebelumnya diberikan apresiasi kepada pihak kejari kuansing khusunya kepada penyidik Pidsus yang telah menetapkan SN sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi merugikan keuangan Negara sebesar Rp. 420.750.000.-, disampng itu juga LSM dipimpinya mendesak kejari kuansing untuk segera melakukan penahanan.

“ Dia sangat memberikan apresiasi yang sangat besar kepada kejari kaunsing dalam menegakan supermasi hukum di bidang pemberantasan tindak pidana korupsi, tetapi dia juga berharap agar tersangka SN untuk secepatnya dilakukan penahanan, pasalnya, tidak menutup kemungkinan akan menghilangkan barang bukti atau melarikan diri,” Tukasnya

Ditambahkanya lagi, Dia menilai Perbuatan dilakukan SN Mantan Kabag Pelayanan dan Pertanahan di Sekretariat Daerah Kuasing yang kini menjabat sebagai Kabid Pertanahan di Dinas Perumahan Kawasan dan Pertanahan Kabupaten Kuansing, sangat melukai hati masyarakat, pasalnya selaku abdi Negara,(ASN), selayaknya memberikan contoh dan tauladan kepada masyarakat, bukan sebaliknya, tindakanya tersebut patut di sesalkan,” Imbuhnya

Secara terpisah, Kejari Kuansing, Jufri SH sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait adanya desakan dari salah satu LSM di Kuansing agar secepatnya melakukan penahanan terhadap tersangka SN belum dapat dimintai konfirmasinya.(red/roder)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo :  Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepri, Rusman Hadi didampingi Dandim 0317/TBK dan Wakapolres Karimun, Jum'at, (08/12/17).

 

Karimun,(KT) - Dalam mengamankan penerimaan negara pada sektor pengawasan laut, Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau dalam konferensi persnya Jum'at, (08/12/17) mengungkapkan bahwa DJBC Khusus Kepri berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 30 karton berisi handphone, smartwatch, remote control alarm, flashdisk serta 1650 balls pakaian bekas dari kapal KM Sidy Karya, KM Sakinah Jaya dan satu kapal tanpa nama.

 Rusman Hadi Kepala Kantor DJBC mengatakan, penegahan dilakukan terhadap ketiga kapal tersebut dikarenakan tidak memiliki dokumen kepabeanan yang sah dan pasal yang disangkakan adalah 102a UU nomor 17 tahun 2006 tentang kepabaenan jo pasal 55 UU nomor 8 tahun 1981 tentang KUHAP ketiga kapal beserta 18 orang ABK dan nahkodanya diamankan di pangkalan kanwil DJBC Kepri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ujarnya.

Dilanjutkannya, ketiga kapal ini adalah hasil penindakan DJBC Khusus Kepri selama bulan Desember 2017 ini, untuk KM Sidy Karya penegahan dilakukan oleh kapal patroli Bea dan Cukai BC 20008 pada tanggal 02 Desember lalu, kemudian untuk KM Sakinah Jaya penegahan dilakukan oleh kapal patroli BC 20009 pada tanggal 04 Desember yang berlayar dari Port Klang Malaysia tujuan Tanjung Balai Asahan, sedangkan kapal yang berisikan barang-barang elektronik berasal dari Singapura tujuan Tanjung Samak, ungkapnya.

Peran DJBC, lanjutnya, sebagai revenue collector, Community protector, trade facilitator serta industrial assistance yang berkontribusi sebesar 27% dari total 82,6% penerimaan perpajakan berupaya secara sinergis melaksanakan patroli laut diseluruh perairan Indonesia yang terbagi kedalam dua wilayah yakni operasi wilayah barat Indonesia diberi sandi operasi patroli Jaring Sriwijaya, operasi patroli Jaring Sriwijaya dilakukan di perairan Selat Melaka karena wilayah perairan ini sangat startegis yang menjadi titik rawan penyelundupan, sementara di wialayah timur diberi sandi operasi patroli Jaring Wallacea, ucapnya.

 Dalam kesempatan itu, Rusman Hadi mengatakan bahwa, hal ini berhasil karena kerjasama dengan semua pihak yang telah kita lakukan selama ini, dan saya juga menghimbau kepada seluruh pelaku usaha untuk dapat menjalankan usaha secara legal, karena legal itu mudah, dengan begitu setiap individu berkontribusi dalam menciptakan perekonomian indonesia yang bersih, adil, dan transparan sehingga dapat mengoptimalkan penerimaan negara, himbaunya. (DS)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : Pemusnahan Barang Bukti dari Pencegahan Kanwil DJBC Kepri.

Karimun,(KT) - Barang bukti tindak pidana kepabeanan eks muatan KM Ilham Jaya dan KM Rudi Jaya II berupa 51 karung pakaian wanita, 70 kardus guci, 380 botol MMEA serta 360 ballpress pakaian bekas dimusnahkan Kanwil DJBC khusus Kepri, Jum'at siang,(08/12/17), pemusnahan turut dihadiri Dandim 0317/TBK, Letkol Inf i Gusti Ketut Artasuyasa, Wakapolres Karimun, Kompol I Gede Ngurah Joni Mahardika, perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Lanal Karimun.

Kepala Kanwil DJBC khusus Kepri Rusman Hadi kepada awak media mengatakan, kita mendeklarasikan penertiban importir beresiko tinggi di seluruh Indonesia, sebenarnya barang ini tujuannya ke Jakarta yang berasal dari Singapura dan Malaysia yang berdekatan dengan kita, oleh karena itu Bea Cukai dengan sinergi dengan pihak lainnya punya kewajiban untuk menjaga jangan sampai bocor masuk ke pulau-pulau kita lalu ke Jakarta maupun daerah lainnya, ucapnya.

 Sinergi atas penindakan, sambungnya, yang dilakukan DJBC tidak hanya bersifat internal, namun juga melibatkan kementerian dan lembaga terkait serta administrasi pabean negara lain, seperti dengan Kastam Diraja Malaysia kita melakukan kerjasama bertajuk operasi PATKOR KASTIMA, untuk tahun ini, berlangsung dari tanggal 7 September-23 November 2017 lalu, tuturnya.

 Pemusnahan ini dilakukan guna melindungi industri pakaian dalam negeri serta untuk kesehatan masyarakat dari resiko penyakit yang mungkin dibawa dari pakaian bekas ataupun MMEA ini, ini adalah bukti nyata pelaksanaan penguatan reformasi Bea dan Cukai dalam menjalankan instruksi presiden dalam Penertiban Impor Berisiko Tinggi (PIBT), ujarnya dalam rilis pers

. Pantauan dilokasi, untuk barang bukti guci dan MMEA dimusnahkan dengan dilempar sampai pecah berserakan, sedangkan untuk barang bukti pakaian wanita dan pakaian bekas dimusnahkan dengan cara dibakar, usai pemusnahan, kepala kanwil DJBC khusus Kepri mengajak awak media melihat speadboat penyelundup barang elektronik yang memiliki mesin Kapal lebih canggih dari pada DJBC khusus Kepri, speedboat tanpa nama tersebut memiliki 5 mesin x 350 PK. (DS)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« December 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31