humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: February 2017

 

Ket Photo : Proyek SPAM di Bangun Pada Tahun 2015 Silam, sampai sekarang Tidak Pernah di Rasakan Manfaatnya oleh Masyarakat terkesan Pengerjaanya tidak Sesuai dengan Bistek.

 

Lingga,(KT) – Proyek Pembangunan SPAM di Desa Tinjol Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, dibangun menggunakan Anggaran APBD Tahun 2015, sejak selesai sampai saat ini belum pernah dinikmati oleh masyarakat desa tinjul, pasalnya, proyek tersebut terkesan asal jadi, dan saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

 

Salah seorang masyarakat Tinjul yang enggan namanya disebutkan kepada karimuntoday.com mengatakan, Proyek tersebut kalau tidak salah anggaranya kurang lebih dua ratus juta rupiah, dikerjakan pada tahun 2015 silam, sejak proyek tersebut diserahkan terimakan ke masyarakat melalui kepala desa, pasokan air dari SPAM tersebut tidak pernah mengalir kerumah warga.

 

“ Itu kalau tidak salah proyek dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, keberadaan proyek tersebut di desa tinjul hanya sekedar pemendangan semu, pasalnya tidak ada memberikan manfaat sama sekali, tuturnya

Ket Photo : Terlihat Sumur untuk mengalirkan air tidak terawat ditumbuhi oleh rerumputan.

 

Secara terpisah, Erwan Bachrani Mantan Ketua KNPI Lingga ketika dimintai tanggapanya mengatakan, Dia sangat terkejut dengan adanya proyek spam pada tahun 2015 silam tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat, dan dia berharap agar keberadaan spam tersebut ditinjau ulang da diinvestigasi oleh pihak yang berkompoten, apa penyebabnya sehingga pasokan airnya tidak bisa mengalir kerumah warga untuk dicarikan solusinya,” Ujarnya Singkat

 

Rustam Kepala Desa Tinjul ketika dikonfirmasi oleh media ini via hp selularnya terdengar nada aktif, namun, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai informasinya, seputar spam di desanya tidak bisa dimanfaatkan.(*)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : HM.Firmansyah Sekdakab, Karimun, Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – Sekretaris  Daerah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri sangat memberikan apresiasi kepada aparatur sipil Negara,(ASN),dan para honorer, pasalnya beberapa bulan terakhir tingkat kehadiran sudah semakin membaik,artinya, beban dan  tanggung jawab  yang diemban serta memberikan pelayanan kepada masyarakat sudah semakin tinggi, bahkan beberapa oknum pegawai yang sebelumnya jarang masuk kantor, sekarang sudah mulai terlihat dan mengikuti apel pagi.

 

Hal tersebut dikatakan, HM.Firmansyah Sekdakab karimun kepada karimuntoday.com via hp selularnya mengatakan, Alhamdulilah kesadaran para aparatur sipil Negara serta para honorer semakin hari semakin membaik tingkat kedisiplinanya, artinya, antara pimpinan dan bawahan sudah terjalin sinergi yang mengembirakan,dan juga bagi ASN yang sampai saat ini belum juga melaksanakan tanggung jawabnya sebagai PNS,diharapkan agar bekerja kembali seperti sedia kala.

 

“  Tingkat kehadiran ASN dan para honorer saat ini sudah sangat mengembirakan, walaupun masih ada beberapa orang oknum pns yang masih belum terlihat masuk kantor, namun, dia sangat yakin lambat laun ASN tersebut akan beraktivitas kembali seperti semula, karena tentu akan mendapatkan beban moral ditengah masyarakat atas ketidak patuhanya tersebut,dan dia sudah mendapatkan laporan dari salah seorang SKPD,bahwa satu orang ASN yang jarang masuk kantor senin kemarin sudah mengikuti apel pagi, patut disyukuri,” Ujar Sekda

 

Ditambahkanya lagi, sebagai Sekdakab dia masih memberikan toleransi bagi pns yang belum memiliki kesadaran untuk masuk kantor bekerja sebagaimana mestinya seorang pegawai negeri sipil, tetapi, andaikata akhir bulan maret 2017 ini, masih ada oknum pns maupun honorer yang tidak menampakan itikad baiknya dalam menjalankan tugasnya, maka dengan terpaksa akan diberikan sanksi tegas, seperti pemecatan sebagai pegawai negeri sipil, semua itu dilakukan demi menjaga nama baik pemerintahan kabupaten karimun ditengah masyarakat luas,” Tegasnya

 

Ketika ditanya, nama-nama oknum pns dan honorer yang saat ini masih bandel atau enggan untuk masuk kantor, sekdakab mengatakan, masyarakat karimun pada umumnya sudah mengetahui siapa saja oknumnya, artinya, tidak perlu saya kasih tau semua orangpun sudah mengetahuinya,jadi ditunggu kesadaranya, sebelum diambil tindakan tegas,” Pungkasnya (*)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Terdakwa Radja Tjelak Nur Djalal (baju pink) usai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (27/2)(snw).

Tanjungpinang,(KT) - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Anambas Radja Tjelak Nur Djalal dituntut dengan hukuman selama empat tahun dan enam bulan penjara.

Terdakwa ini dituntut dalam kasus dugaan korupsi proyek pengadaan mess/asrama mahasiswa Anambas di Tanjungpinang tahun 2010 sebesar Rp 5 miliar.

Tuntutan tersebut diterima terdakwa dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (27/2). Sidang sendiri dipimpin majelis hakim Elyta Ras Ginting.

Tidak hanya dituntut dengan hukuman badan, terdakwa juga dituntut membayar denda senilai Rp 50 juta subsider enam bulan kurungan. Selain itu, terdakwa juga dikenakan hukuman membayar Uang Pengganti (UP) kerugian negara senilai Rp 1,4 miliar.

“Jika Uang Pengganti tidak dibayarkan, maka akan diganti dengan hukuman selama dua tahun dan enam bulan penjara,” papar jaksa Fahmi dan Rusli dari Kejati Kepri membacakan tuntutannya.

Jaksa menilai terdakwa terbukti secara sah menyakinkan bersalah melanggar ketentuan pasal 3 jo pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Atas tuntutan jaksa tersebut, terdakwa menyatakan akan mengajukan pembelaan (pledoi) secara tertulis melalui kuasa hukumnya, Bastari Majid pada sidang yang akan datang.

Tidak hanya Radja, mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Anambas, Zulfahmi yang juga menjadi terdakwa dalam kasus ini dituntut jaksa.

Zulfahmi yang menjalani sidang terpisah dituntut jaksa dengan hukuman selama empat tahun dan enam bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider enam bulan kurungan.

Meski dikenakan hukuman badan dan denda, Zulfahmi tidak dikenakan tuntutan hukuman membayar UP. Sebagaimana Radja, Zulfahmi juga akan mengajukan pembelaan pada sidang mendatang.

Sebagaimana diketahui, dalam dakwaan yang dibacakan jaksa memaparkan jika dalam proyek tersebut Radja Tjelak Nur Djalal bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA).

Sedangkan, Zulfahmi bertindak sebagai Sekretaris Panitia Pembelian Mess dan Sekretaris Tim Verifikasi Mess. Keduanya diangkat menjadi tim pengadaan berdasarkan Surat Keputusan Bupati (SK) Bupati Anambas Nomor 164 tahun 2010.

Berdasarkan SK tersebut, dengan alokasi dana yang ada kemudian Sekda melaksanakan pengadaan tiga mess mahasiswa yang lokasinya berada di Tanjungpinang.

Alokasi dana digunakan untuk membeli tiga rumah sebagai mess yakni rumah pertama senilai Rp 1,6 miliar, kedua Rp 1,8 miliar dan ketiga Rp 1,3 miliar, sehingga total dana yang digunakan senilai Rp 4,2 miliar.

Dalam proyek pengadaan, sebagaimana dalam dakwaan jaksa, menyebutkan dalam kasus ini, negara dirugikan sebesar Rp 1,4 miliar dengan dugaan modus mark up anggaran yang tidak sesuai dengan nilai NJOP bangunan saat dilakukan pembelian dari pemilik rumah.

Terdakwa Zulfahmi, masih dalam dakwaan jaksa, jika dalam lelalng dalam proyek pengadaan disebut dinilai tidak melakukan tugas dan fungsinya sebagai sekretaris untuk melakukan verifikasi terhadap kelayakan bangunan, kelayakan harga sesuai dengan NJOP atau harga pasaran setempat.

Serta tidak melakukan verifikasi terhadap dokumen atau surat-surat tanah dan bangunan untuk memastikan bahwa objek tersebut tidak dalam agunan atau sengketa dalam pihak lain. (snw/kt)

Published in TANJUNGPINANG

 

Ket Photo : Wakil Bupati Karimun, H.Anwar Hasyim menendang Bola ditandai dengan di Mulainya Turnamen Sepak Bola Durai CUP Tahun 2017.( istimewa),

Karimun,(KT) – Wakil Bupati Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola dilapangan Kampung Tengah Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Durai,Iven tersebut akan  berlangsung mulai tanggal, 26 Februari-2 April 2017 ini, ditandai dengan tendangan perdana oleh wakil bupati karimun petanda turnamen sepakbola durai cup telah dibuka, minggu.(26/2.2017).

H.Anwar Hasyim,Wakil Bupati Karimun ketika dikonfirmasi karimuntoday.com via hp selularnya mengatakan, Turnamen ini diadakan untuk mengembangkan sepak bola kepada generasi muda, apalagi karimun sejak dahulunya terkenal dengan sepak bolanya, sehingga menjadi lawan yang sangat berat bagi club lainya ketika bertanding dengan club karimun.

“ Kesebelasan yang ikut andil berlaga di turnamen durai cup, selain dari provinsi kepri(tuan rumah-red),Durai,Moro,kundur barat,buru,kundur serta karimun, juga ikut andil dari provinsi riau dari kabupaten Indragiri hilir serta kabupaten Kampar, dari riau, seperti dari pulau burung, sungai guntung, mandah, sedangkan dari kabupaten Kampar adalah kesebelasan dari kuala Kampar,” Tuturnya

Ditambahkanya lagi, Untuk para kesebelasan bakal berlaga pada turnamen durai cup, ketika melakukan pertandingan seportivitas harus tetap dijaga, sehingga pertandingan nantinya berjalan lancar dan sukses, tanpa adanya hambatan,karena turnamen ini diadakan selain mencari bibit yang berprestasi juga meningkatkan tali silaturahmi antar masyarakat,” Selamat Bertanding jaga sportivitas “ ketika bertanding.” Ujarnya (*)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : H.Anwar Hasyim Wakil Bupati Karimun, terlihat menggunting Pita, disaksikan oleh, H.Aunur Rafiq Bupati Karimun serta Anggota DPRD Karimun,Yusuf Sirat dari Fraksi Partai Golkar.

 

Karimun,(KT) - H.Aunur Rafiq Bupati Karimun,Provinsi Kepri di dampingi, Wakil Bupati Karimun, H.Anwar Hasyim hari ini meresmikan pengoperasian Green Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Karimun, Senin (27/2/2017).

 

Adapun,Green SPAM Tirta Karimun berada di Desa Pongkar, Kecamatan Tebing. Green SPAM tersebut akan melayani pelanggan di dua kecamatan yakni Tebing dan Meral dengan volume air 2 x 10 liter per detik.

 

Bupati karimun kepada waratwan mengatakan, Alhamdulilah akhirnya pengoperasian green SPAM PDAM Tirta Karimun diresmikan juga, dan insya allah setelah diresmikan bisa memasok air bersih ke dua kecamatan Tebing dan karimun,untuk di aliri kerumah masyarakat.

 

“  Dia sangat bersyukur dengan beroperasinya SPAM PDAM Tirta Karimun tentu pasokan airnya bakal mengaliri kerumah masyarakat didua kecamatan,diharap akan meringankan beban masyarakat, sehingga kedepanya tidak kekurangan air bersih lagi di setiap rumah tangga,” Tuturnya

 

Secara terpisah,Indra Santo Direktur PDAM Tirta Karimun mengatakan, Alhamdulilah Pemerintah Pusat melalui Satker Kementerian PU telah menghibahkan semuanya yang ada disini, tidak hanya bangunan tetapi juga alat pengolahan air minum, dan semoga dimulainya pengoperasian ini dapat mencukupi kebutuhan masyarakat atas air bersih,” Tutupnya

 

Dari pantauan dilapangan, turut hadir juga, sekdakab karimun,dari polres karimun, kodim, TNI AL dan anggota DPRD Karimun.(rudy erwandy)

 

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Terlihat Mobdin terparkir tidak Berapa Juah dari Rumah Oknum Kepala Dinas di Lingkungan Pemkab Karimun, Kepri.(kt).

 

Karimun,(KT) – Pemerintah Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri memberikan kendaraan operasional  roda empat kepada para Kepala Dinas, namun, sangat disayangkan ketika dilakukan pengadaan mobil dinas baru, mobil dinas yang lama terbiar terlantar, alias tidak dikembalikan ke bagian perlengkapan secretariat karimun, padahal mobdin tersebut masih bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain,atau di lelang.

 

Jhon Syahputra Ketua LSM Kiprah kepada karimuntoday.com Senin.(27/2), Mengatakan, Dia sangat menyayangkan oknum kepala dinas ketika mendapatkan jatah mobil dinas baru enggan mengembalikan mobdin yang lama, mereka lebih suka terbiar dan tidak terawat terparkir di dekat rumah pribandinya, padahal, Berdasarkan  Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor: 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah,Bahwa yang termasuk barang milik daerah,salah satunya adalah, barang milik daerah yang dibeli atau diperoleh atas beban APBD, Serta, Gubernur, Bupati, Walikota,adalah pemegang kekuasaan pengelolaan barang milik daerah yang menetapkan  pejabat yang mengurus dan menyimpan barang milik daerah tersebut.

 

Oleh sebab itu, Karena Bupati sebagai pemilik kekuasaan diminta agar menarik mobil dinas terparkir disalah satu rumah oknum kepala dinas, inisial “ smh “ yang terletak di perumahan belakang Kantor  UPTD Samsat Provinsi Kepri,karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan tidak terawat.

 

“ Mobdin tersebut kalau dirawat masih bisa dipergunakan untuk kepentingan pemerintah daerah, atau diberikan kepada pejabat yang belum memiliki mobdin dinas, kan sayang ditelantarkan begitu saja, padahal untuk membelinya menggunakan dana APBD nota bene berasal dari uang rakyat,” Imbuhnya

Ket Photo : Terlihat Kondisi Mobdin sangat memprihatinkan.(kt)

 

Ditambahkanya lagi, Dia juga mempertanyakan, apakah selama bertahun mobdin tersebut terparkir dana perawatanya masih dianggarkan dan dikeluarkan serta jatah premiumnya,(bensin-red),karena sebelumnya mobdin tersebut diperuntukan untuk operasional oknum kepala dinas tersebut,da apakah pajak kendaraan tersebut masih dibayar hingga sekarang,dan apakah oknum kepala dinas tersebut melaporkan ke bupati tentang kondisi kendaraan mobdin tersebut melalui sekretaris daerah,” Tuturnya

 

Secara terpisah, Oknum Kepala Dinas smh sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait mobdin terparkir tidak jauh dari rumahnya,belum dapat dimintai konfirmasinya(*)

Published in KARIMUN

  

Ket Photo : M.Nizar Wakil Bupati Lingga, Provinsi Kepri membuka STQ ke-7 di Kecamatan Lingga Utara.

LINGGA.(KT) - Wakil Bupati Lingga Muhamad M Nizar di dampingi Camat Lingg Utrara  H.Jabar serta Sekcam Lingga Utra Kimat Awal, Kapolsek dan Babinsa Pancur Mukul Beduk bersama tanda di bukanya STQ Ke-7 Lingga Utara STQ Ke-- 7 Kecamatan Lingga Utara yang diadakan di desa Sekanah Kampung Lundang .

Ibu Maratu Sholiha Niazar selaku Wakil Ketua PKK Kabupaten Lingga yang turut mengalunkan bacakan ayat suci Alqur’an di acara pembukaan STQ Ke-7 Sabtu (25/2 /2017).

Ketua Panitia STQ Ke-7 Lingga Utra Nazar Iman menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Masyarat Desa Sekanah dan seluru Kepala Desa se Kecamatan Lingga Utara yang telah bekerja sama demi terselenggaranya acara kita pada malam ini, Kecamatan Lingga Utara terdiri dari satu Kelurahan dan 11 Desa, Semua Desa mengirimkan peserta Putra Putri terbaik yang telah di seleksi di tingkat Desa beberapa waktu yang lalu.

Camat Lingga Utara H.Jabar dalam sambutannya mengharapkan dengan kegiatan STQ tersebut,diharapkan Masyarakat Lingga Utara dapat kiranya semakin mengamalkan ajaran Islam dan kandungan dalam Al-Qur’an, Al-Qur,an bukanhaya di bacasaja tetapi dapat di jadikan panutan untuk kita amalkan di dalam kehidupan sehari hari .

Camat Lingga Utara H.Jbar ,menyampaikan Ucapan terimakasih kepadaKepala Desa Sekanah dan panitia serta Masyarakat Lundang yang telah bersusah payah demi terselenggaranya acaraini. Begitu juga kepada selurh Kepala Desa se Kecamatan Lingga Utara yang turut berperan demi kesuksenya acara STQ Ke 7 Pada tahun ini.

Wakil Bupati Lingga M Nizar S.Sos, dalam sambutannya, menyampaikan agar momen STQ ini bisa membangun spirit dan rohaniah masyarakat dalam mengamalkan Alqur,an dalam kehidupan sehari hari.hkusus Masyarakat Kecamatan Lingga Utara dan Lingga pada umumnya, saya juga memberi kan

 

apresiasi kepada Camat Lingga Utara walaupun belum genap dua bulan di lantik  ,sudah bisa mengadakan acara STQ semeriah ini," ujarnya. (Rusli)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Wakil ketua I TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar.

Lingga,(KT) - Wakil ketua I TP PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar pimpin gotong royong (Goro) kebun cabai PKK Kabupaten di lahan Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga.

Kegiatan goro yang dilakukan bersama Wakil Bupati Lingga M.Nizar Kadis Pertanian Kabupaten Lingga Rusli, PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, Kelompok Wanita Tani (KWT) Panggak Darat, Satpol PP, KNPI Kabupaten Lingga serta Pokdarwis desa setempat yang baru saja terbentuk sudah mulai dilaksanakan.

Kepala desa Panggak Darat, Zulmafriza mengatakan, pasca dibentuknya KWT pertama yang ada di Kabupaten Lingga beberapa hari yang lalu di Desa Panggak Darat oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Lingga,

Sabtu (25/02) ibu-ibu KWT bersama Pokdarwis desa Panggak Darat yang tadinya dikukuhkan langsung oleh wakil bupati Lingga, menunjukkan aksi kerja nyata  dengan melakukan gotong royang di lahan perkebunan cikal bakal menjadi lokasi perkebunan cabe.

Secara terpisah, Ibu Aminah salah seorang warga daik lingga ketika dikonfirmasi karimuntoday mengatakan, Dia sangat senang dengan adanya perkebunan cabai yang bakal di tanam oleh Ibu-ibu PKK serta organisasi lainya, dan dia berharap agar proses penanaman cabe tersebut cepat direalisasikan, sehingga cepat  berbuah, sehingga masyarakat bisa membeli cabai local dengan harga murah, artinya, masyarakat kedepanya akan terbantu, terutama, bagi ibu-ibu rumah tangga dengan pendapatan suami yang cukup rendah," Tuturnya(rs)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Gubernur Kepri.Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Parija, Gubernur Kepri ,H.Nurdin Basirun, Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq, Kakanwil DJBC Banten, Hari Budi Wicaksono dan Wakil Bupati Karimun, H.Anwar Hasyim serta Sekdaprov,Kepri, H.TS.Arif Fadillah.

Karimun,(KT) – Ribuan masyarakat Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri mengikuti Lomba lari RUN 2017, 10-5 K, yang ditaja oleh Pemkab Karimun melalui Kadispora bekersama dengan Kanwil DJB Khusus Kepri yang dilaksanakan di Kasawasan Costal Area tepatnya di Panggung Rakyat Kemuning.Minggu (26/2/2017).

Kegiatan lomba lari yang diikuti kurang lebih 2000 orang pelari tersebut mulai dari tingkat SLTA sampai dengan Tingkat Sekolah Dasar (SD).serta tidak ketinggalan para pegawai Bea dan Cukai ikut andil dalam lomba lari tersebut yang dilepas lansung oleh, Kakanwil DJBC Khusus Kepri, Parija, Gubernur Kepri ,H.Nurdin Basirun, Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq, Kakanwil DJBC Banten, Hari Budi Wicaksono dan Wakil Bupati Karimun, H.Anwar Hasyim serta Sekdaprov,Kepri, H.TS.Arif Fadillah.

Dalam lomba lari tersebut berhasil merebut kategori I juara lari 5 K. Roy. M.Wijaya, juara II Maksum H Rofik, juara III Forester Sianipar. Kategori 10 k umum putra, juara I David Kibet dari Kenya, juara II Stephen Munghatia Nkubitu dari Kenya, juara III Daniel Kiprotich Kogo dari Kenya. Kategoti putri, juara I Chintya chelagat Towett dari Kenya, juara II Irene Kemunto Mogaka dari Kenya, juara III Naomi Wanbul Mariuki dari Kenya.

Sedangkan untuk, Kategori 10 k pelajar putra, juara I Darwin dari SMKN 1 Karimun, juara II Andrian Nikola dari SMKN 1 Karimun, juara III Ario Guno dari SMKN 1 Karimun. Kategori putri, juara I Rosener Sela Novita dari SMA 1 Moro, juara II Laila Julaini dari SD 015 Moro, juara III Zuziana dari SD 015 Moro. 

Dari pantauan dilapangan, terlihat juga para SKPD di Lingkungan Pemkab Karimun, dan terlihat Kadispora Karimun, H. Ir. Muhammad Yusrial Mahyudin (Rudi Erwandy)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Miyake Juny a - Chief Designer of MINISO dan Boy William - Selebriti Indonesia.

Jakarta,(KT) – MINISO merupakan sebuah merek fashion dan perlengkapan umum ternama dari Jepang. Didirikan di Tokyo, MINISO, oleh Miyake Junya , Chief Designer Miniso, dan juga Ye Guofu, entrepenur muda dari Tiongkok. Saat ini MINISO telah tersebar lebih dari 2000 toko di seluruh dunia dimana kunjungan ke toko setiap tahunnya adalah seratus ribu orang. Pada 2013,

MINISO sepenuhnya dibeli dan dipegang oleh GuangZhou Consortium. Sejak itu, MINISO mengembangkan pasar di Cina dengan serius dan juga menandatangani perjanjian kerjasama strategis dengan 40 negara termasuk Amerika Serikat, Kanada, Rusia, Singapura, Dubai, Korea, Malaysia, Hong Kong (Tiongkok) dan Macao (Tiongkok). MINISO berkomitmen untuk memenuhi filosofi simple, natural dan high quality life serta menyediakan kosumen dengan produk-produk rumah tangga yang simple, natural, basic, high quality dan dengan harga terjangkau.

“MINISO adalah sebuah jaminan produk yang berkualitas namun dengan harga terjangkau. Kami hadir di Indonesia dengan memegang teguh komitmen kami akan filosofi yang simple, natural dan high quality life, untuk memberikan gaya hidup berkualitas bagi konsumen di Indonesia” ungkap Miyake Junya, Chief Designer of MINISO, (25/2).

Indonesia merupakan pasar yang berkembang dan penting, oleh karena itu saat ini diresmikan pembukaan MINISO di tiga toko sekaligus yaitu di Mal Taman Anggrek, Lippo Mal Puri, dan Lippo Supermal Karawaci. MINISO Indonesia akan menyediakan beragam peralatan teknologi, rumah tangga, fashion dengan kualitas yang tinggi, dan harga yang terjangkau. Ke depannya akan lebih banyak lagi jenis produk yang akan tersedia di MINISO Indonesia demi memenuhi gaya hidup yang berkualitas.

“MINISO tidak hanya sebuah merek, namun juga merupakan gaya hidup. Kami berharap MINISO Indonesia dapat menjadi pilihan yang terbaik dalam memenuhi gaya hidup yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Jakarta.” Tutup Miyake Junya.(*)

Published in KARIMUN
Page 1 of 9

KALENDER BERITA

« February 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28          
DISPENDA KARIMUN
DISPENDA KARIMUN