humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Thursday, 16 March 2017

 

Ket Photo : Bupati Lingga, H.Alias Wello.(tengah), dan investor/

 

Lingga,(KT)_ Bupati Lingga, Alias Wello membuka secara resmi acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan untuk anggarang tahun 2018 di Aula Kantor Bupati Lingga, Provinsi Kepri,Kamis,(15/3/2017).

 

Pada kesempatan tersebut juga hadir Anggota DPD RI Dapil Provinsi Kepri Arifinto, dan juga hadir anggota DPRD Provinsi Kepri yaitu Hanafi Ekra dan Asef Nurdin dari Dapil Lingga Bintan.

 

Dalam sambutannya Awe, sapaan akrab Bupati Lingga memaparkan dengan panjang lebar terhadapa kondisi dab keadaan Kabupaten Lingga saat ini, adapun program proritas diantaranya,sector, pertanian, perikanan dan perkebunan.

"Di masa kepemimpinan saya dan saudara M Nizar yg berjalan setahun lebih ini kami dehgan di dukung oleh seluruh OPD telah berusaha maksimal untuk meningkatkan kondisi Kabupaten Lingga, saat awal kita harus menutup defisit hampir 200 Milyar, dan alhamdulillah dengan kerjasama yang baik semua pihak, perlahan demi perlahan hal tersebyt telah dapat di atasi" ungkap Awe saat itu.

Musrenbang ini  rencananya akan berlangsung selama 2 hari (16 dan 17/3) ini akan di isi dengan berbagai pemaparan dan perencanaan untuk mengoptimalisasi pendapatan daerah Kabupaten Lingga kedepannya(amri)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Edi Setiawan (39) sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO), Kejari Teluk Kuantan, Riau.

 

Kuansing.(KT) - Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menetapkan Kepala Urusan Pembangunan Desa Beringin Jaya Kecamatan Singingi Hilir, Edi Setiawan (39) sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

 

Langkah penetapan DPO dilakukan Kejari Kuansing karena Edi tak pernah memenuhi panggilan penyidik sejak ditetapkan sebagai tersangka pada medio 2016 silam.

 

"Dia tak pernah memenuhi panggilan tim penyidik, bahkan kita tidak mengetahui keberadaannya saat ini," ujar Kepala Kejari Kuansing, Jufri, SH, MH melalui Kasi Pidsus, Jhon Leonardo Hutagalung, SH didampingi Kasi Intel Revendra, SH kepada GoRiau.com, Rabu (15/3/2017) di ruang kerjanya.

 

Dikatakan Leo, Edi ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi dana desa. Ia terlibat dalam penyalahgunaan dana desa untuk kegiatan pembangunan jembatan.

 

Kita berharap, dia menyerahkan diri atau bagi siapa saja yang mengetahui keberadaannya, bisa menghubungi Kejari Kuansing," ujar Leo.

 

Masyarakat bisa melaporkan keberadaan tersangka korupsi tersebut ke nomor telepon 0760-2524 198 atau 0760-2524 193 dan atau melalui nomor Hp 08123310314.

 

Sementara itu, Budi Purnomo, terdakwa kasus penyelewengan aset desa dan korupsi dana Desa Beringin Jaya dituntut 10 tahun penjara.(go.riau.com/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo: Atlit INKAI asal Karimun (kanan) saat bertarung di Kejurnas di Jakarta yang kurang diperhatikan Dispora Karimun.Provinsi Kepri.

Karimun,(KT) - Kontingen atlit INKAI asal Kabupaten Karimun yang ikut bertarung dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) beberapa waktu lalu di Jakarta mewakili Provinsi Kepulauan Riau, patut di acungkan jempol. Meskipun tanpa dukungan Dinas Olah Raga setempat, Putra terbaik Bumi Berazam tersebut tetap optimis dan semangat berjuang.

 
Mahyudin, Kadispora Kabupaten Karimun saat ditanyakan keseriusan Pemda dalam mendorong atlet muda berbakat dicabang olahraga INKAI, mengaku tetap memberikan dorongan. Namun, dikarenakan anggaran terbatas dan baru menjabat, dirinya tidak dapat berbuat banyak.


"Saya baru mengetahui informasi tersebut dari pengurus INKAI nelpon saya pada waktu mau berangkat. Untuk dana pada kurun waktu 2016 belum dianggarkan, kalau sekarang sudah dianggarkan. " jelasnya.

 

Masih kata Mahyudin, dirinya mengaku bangga melihat prestasi anak-anak Karimun. Meskipun dengan keterbatasan anggaran. Dia juga mengatakan jika program kedepan, pihaknya akan meng-kaji ulang teknis pelaksanaan pemberangkatan setiap atlet asal Karimun.


" Saya sedang mempelajari Program-program yang nantinya akan dijalankan, dan Insyah Allah akan dilakukan secepatnya". ujarnya diruangan kerjanya, Rabu (15/3/2017).


Sebelumnya diberitakan, jika Tiga orang atlet asal Karimun berangkat ke Jakarta mewakili Provinsi Kepulauan Riau dalam Kejurnas INKAI. Mirisnya, dari pengakuan para pendaping, pihaknya tidak mendapat dukungan dari pihak pemerintah setempat.


Terpisah, Salah satu aktifis penggiat anti korupsi, Edy Sp mengatakan jika posisi Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga yang kini di tempati Mahyudin, perlu di tinjau Ulang oleh Bupati Karimun. Pasalnya, pria yang berkecimpung dalam pemberantasan Korupsi tersebut menilai Kinerja sang Kadis tidak profesional dalam menjalankan tugas.


" Jangan alasan baru menjabat sebagai Kepala Dinas dijadikan dalil pembelaan diri. Kalau tidak siap jadi seorang pemimpin, ya mundur. Dan, Bupati seharusnya menempatkan posisi seorang Kadis karena telah sanggup mengemban tugas. Kalau begini terus, kapan atlet berbakat Karimun akan berkembang," papar Edy diruang Kerjanya, di Jalan Teuku Umar, TBK, Rabu (15/03/2017)


Edy juga meminta kepada tim TP4D Karimun agar lebih teliti dalam melakukan monitoring terhadap seluruh kegiatan di Dinas Pemuda dan Olah Raga. Dirinya berangappan jika sering terjadi "kebocoran" anggaran di Dinas tersebut.


" Tim TP4D harus lebih proaktif lagi dalam menjalankan tugasnya sebagai pengawasan. Saya mendauga banyak terjadi kebocoran anggaran di Dispora. Banyak kegiatan serimonial yang terlaksana tanpa hasil ternyata lolos,"pungkasnya

Dari sumber layak dipercaya, Mahyudin juga kesal ketika reshuffle kemarin di jadikan kadispora, karena tidak sesuai dengan pendidikanya,selayaknya dia menduduki jabatan sebagai kadis pu karimun, bahkan dia mengatakan akan pindah ke provinsi kepri, sambil melihatkan photo=photo di hpnya  terkait kedekatanya dengan H.Nurdin Basirun Gubernur Kepri.dislah satu bengkel mobil dikarimun. (Dayline.co.id/KT)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« March 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31