humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Friday, 17 March 2017

Ket Photo : Bupati Grobogan : SRI SUMARNI.SH.MM. (berita bergambar).

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq, Wakil Bupati Karimun,H.Anwar Hasyim dan Sekdakab,Karimun,HM.Firmansyah Menyanyikan Lagu Indonesia Raya dalam Acara Pengukuhan dan Pelantikan Ketua dan Pengurus LPTQ.

Karimun,(KT) – Bupati Karimun mengukuhkan Kepengurusan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Karimun masa bhakti 2017-2022 , Jumat (17/3/2017).berlansung di Gedung Darun Nadwah Masjid Agung Poros.

Dalam kata sambutannya Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq mengatakan, Dia berharap kepada Ketua dan para pengurus yang baru dilantik agar amanah dalam menjalankan roda lembaga LPTQ dengan semangat baru dan menjadikan skala proritas 6 program dari tilawah, diantaranya, Tartil,SyarhiL,Tahfidz,Hifzil dan terakhir Fahmil Qur’an yang diperlombakan pada Musabaqah Tilawatil Que,an,(MTQ).

Berdasarkan keputusan Bupati Karimun nomor 109 tahun 2017, Ketua sebagai ketua umum LPTQ Kabupaten Karimun masa bakti 2017-2022 adalah Anwar Hasyim yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Karimun.

“  Diharapkan LPTQ kedepanya jangan hanya merebut prestasi atau mempertahankan apa yang sudah dicapai,di beberapa ajang lomba keagamaan tetapi kedepanya diminta secara rutin melakukan pembinaan terhadap semua qori-qori’ah, tentunya dibutuhkan orang-orang yang professional serta ahli dibidang keagamaan,” Cetusnya

Ditambahkanya lagi, Namun Dia sangat yakin dengan para pengurus yang baru dilantik ini,akan berkerja secara ekstra keras melakukan bimbingan kepada para qori-qori,ah yang dibawah naungan LPTQ, agar dapat kembali merebut juara umum pada MTQ Tingkat Provinsi Kepri yang akan datang, dan Pemerintah Daerah akan senantiasa memberikan dorongan serta motivasi,” tuturnya(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bupati Grobogan, Sri Sumarni,SH,MM. ketika berziarah ke Makam Leluhur.

GROBOGAN,(KT),- Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Grobogan Ke-291, Bupati Grobogan Sri Sumarni bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD dan pejabat di lingkungan pemkab setempat baru-baru ini, melakukan ziarah ke makam para leluhur. Bupati melakukan ziarah ke beberapa makam yakni Ki Ageng Getas Pendowo di Kecamatan Purwodadi, Pangeran Adipati Puger di Kecamatan Grobogan, , Ki Ageng Selo dan makam Ki Ageng Tarub di Kecamatan Tawangharjo.

Menurut Sri Sumarni,SH,MM, Bupati Grobogan mengatakan kegiatan ziarah ini rutin dilakukan dalam setiap peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan. “Ziarah ini merupakan cara untuk mengenang jasa perjuangan para leluhur dalam sejarah perkembangan awal mula Kabupaten Grobogan,” ujar Sri Sumarni.

Dalam kegiatan ziarah ini dibagi dalam dua rombongan. Rombongan pertama Bupati bersama dengan Ketua DPRD Agus Siswanto, Kapolres AKBP Agusan Gurning dan Kajari Edy Handojo dan sebagian Kepala SKPD ziarah ke Makam Ki Ageng Selo dan Ki Ageng Tarub di Kecamatan Tawangharjo. Sedangkan rombongan kedua yakni Plt Sekda Mokh Nursahid, Dandim 0717 Purwodadi, Kepala Pengadilan Negeri Purwodadi dan Ketua PA Purwodadi, serta sebagian Kepala SKPD ke makam Getas Pendowo di Kecamatan Purwodadi dan ke Makam Pangeran Adipati Puger di Kecamatan Grobogan. Dalam kesempatan itu, baik bupati dan Plt Sekda juga menyempatkan diri membagikan sembako kepada warga sekitar yang kurang mampu.

Sebelum ziarah, bupati dan para pejabat serta berbagai undangan melangsungkan upacara Hari Jadi yang dirangkai dengan HUT Satpol PP dan Hari Jadi Pemadam Kebakaran di Alun-alun Purwodadi.

Dalam sambutannya Bupati Sri Sumarni meminta agar momentum Hari Ulang Tahun ke- 291 ini dijadikan sarana untuk berbenah. Yakni, membenahi semua kekurangan yang masih terlihat pada tahun-tahun sebelumnya. Khususnya, dalam masalah memberikan pelayanan prima pada masyarakat. Hal itu ditegaskan bupati saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT Grobogan tersebut.

“Di usianya yang hampir tiga abad ini, sudah banyak prestasi yang dicapai Kabupaten Grobogan. Baik di kancah Jawa Tengah maupun nasional. Hal itu tentunya dinilai cukup membanggakan,” ucapnya.

Bupati berharap agar semua prestasi yang sudah diraih itu tidak membuat semua pihak puas diri. Sebab, tantangan kedepan dirasa bakal semakin berat. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja keras dari semua pihak agar prestasi yang diraih Kabupaten Grobogan bisa meningkat lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. (nur)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo: Salah satu Permainan Rakyat yang Mulai Punah.

 

Rohil,(KT) – Permainan Rakyat di Kabupaten Rokan Hilir  Khususnya di Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan perlahan-lahan menghilang akibat kemajuan jaman yang tidak bisa terbendung, sehingga permainan tradisional kurang diminati lagi, oleh para kaum muda maupun anak-anak, sehingga budaya leluhur samakin terkikis dimakan waktu.

 

Hal tersebut dikatakan, M.Sarbaini Ketua Komunitas Pencinta Seni,(KIPAS),Rohil, kepada karimuntoday.com, jum,at (17/3/2017), Ya saat ini dia melihat permainan tradisional sudah sangat langka di permainkan, tidak seperti dahulu, setiap hari besar pasti akan dipertandingkan perminan rakyat tersebut.

 

Adapun permainan rakyat di Kabupaten Rohil,khusunya Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan seperti,Gasing, Galah panjang, Patuk Lele, Guncang Calung, Kaki Anggau (Egrang), Pacu Sampan, dll Ø GASING Gasing terbuat dari kayu,biasanya masyarakat Tanah Putih membuat Gasing tersebut dari kayu Tempuyan, Loban, Temonsu, dll. Karna kayu ini dianggap kuat dan tidak mudah pecah jika diadu atau di mainkan. Permainan gasing dimainkan 2-6 orang dengan cara membagi atas 2 kelompok

 

Selain permainan gasing ada juga permainan GALAH PANJANG Permainan ini di mainkan dengan cara membuat garis persegi empat dengan menarik garis dari sisi tengah persegi empat tersebut dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan,permainan ini dilakukan dengan cara menjaga garis tersebut supaya tidak dilewati pemain lain lain permainan ini di mainkan 3-4 orang dalam satu kelompok Ø PATUK LELE Permainan ini menggunakan objek kayu yang di potong-potong dengan ukuran 10-15CM Dan satu kayu panjang yang berukuran ± ½ meter, kayu panjang tersebut digunakan untuk memukul kayu berukuran 10-15CM tersebut dengan cara menancapkannya ditanah lalu dipukul kelompok yang jaga harus menagkap kayu tersebut.

 

Dan juga permainan, GUNCANG CALUNG (KALENG) Kalau penonton,(masyarakat-red), ingin mengetahui tentang permainan ini bisa bertanya lansung dengan orang tanah putih, setelah itu ada juga permainan,KAKI ANGGAU (EGRANG) Biasanya kaki anggau dibuat dari bulu, dan terakhir permainan,PACU SAMPAN Biasanya event ini diadakan pada Saat 17 Agustus atau hari kemerdekaan RI dan pada hari kedua atau ketiga.Tapi sayangnya dalam beberapa tahun terakhir ini event tersebut tak pernah diadakan lagi, mungkin karna kurang nya perhatian pemerintah setempat dan antusias dari masyarakat Tanah Putih.

 

Ditambahkanya lagi,Dia berharap agar Pemerintah Dearah, maupun kecamatan ketika menyambut hari besar agar kembali mempertontonkan kepada masyarakat permainan rakyat tersebut, sehingga, generasi sekarang mengetahui, apa saja permainan tradisonal yang ada di daerah kita,dan juga untuk menjaga kelestarian budaya   daripara pendahulu kita,” Pungkasnya

 

Secara terpisah, Bupati Rokan Hilir sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya, terkait permintaan komunitas pencinta seni, agar permainan tradisonal,(rakyat-red), dibudayakan kembali untuk memeprkenalkan kepada generasi saat ini, belum dapat dimintai konfirmasinya.(mat)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« March 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31