humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: Wednesday, 22 March 2017

 

Ket Photo : BS mengenakan rompi oren sebelum dititipkan ke Rutan Telukkuantan, Rabu (22/3/2017).

 

Kuansing,(KT) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kembali menahan satu tersangka kasus pematangan lahan Kantor Camat Pucuk Rantau, Rabu (22/3/2017) sore.

 

Adalah BS, mantan Bendahara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kuansing.

 

Menurut Kajari Kuansing, Jufri, SH, MH melalui Kasi Intel Revendra, SH, kasus dugaan korupsi pematangan lahan didalam oleh Polres Kuansing. Kemudian, Polres Kuansing melimpahkan ke Kejari Kuansing.

 

"Setelah dinyatakan lengkap, maka tersangka langsung ditahan dan dititipkan di Rutan Telukkuantan guna proses hukum lebih lanjut," ujar Revendra.

 

Untuk proses persidangan selanjutnya, lanjut Revendra, akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

 

BS disangkakan melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3, atau pasal 4 atau pasal 5 ayat 2 UU nomor 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

 

"Ancaman hukumannya penjara paling singkat 4 tahun dan maksimal 20 tahun dengan denda minimal Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar," ujar Revendra.

 

Sebelumnya, Kejari Kuansing juga telah menahan empat orang atas korupsi pematangan Kantor Camat Pucuk Rantau pada tahun 2013 tersebut. Dari persidangan Tipikor di PN Pekanbaru, satu terdakwa dinyatakan bebas dan tiga orang lainnya bersalah,(sumber: goriau,com/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : dr.Diana Kepala Puskesmas Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir,Provinsi Riau.(Rahmat).

Rohil,(KT) – Dalam rangka Memperingati hari Tuberkulosis atau yang lebih dikenal dengan TBC yang jatuh pada 24 Maret 2017 nanti yang diperingati setiap tahunnya di seluruh dunia sebagai hari mengingat dan mengenang saudara/kerabat kita yang berjuang melawan penyakit tersebut,maka puskesmas kecamatan tanah putih tanjung melawan, kabupaten rokan hilir, provinsi riau ikut serta memperingatinya dengan agenda ketuk pintu kerumah masyarakat.

Hal tersebut dikatakan, dr.Diana kepada karimuntoday.com Selasa,(22/3/2017), diruang kerjanya  mengatakan,Tujuannya diadakan peringatan ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat dunia  tentang wabah Tuberkulosis yang tak kunjung usai setiap tahunnya dan juga diharapkan bisa membangun usaha-usaha yang lebih baik lagi dalam mengurangi penyebaran wabah mematikan ini.

Selain HIV/AIDS, Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang mematikan dengan peringkat kedua di dunia, dan tentunya penyakit ini bukanlah jenis penyakit baru bagi masyarakat umum.

Penyakit yang disebabkan oleh strain mikrobakteri yaitu Mycobacterium Tuberculosis, penyakit yang menyerang paru-paru ini dapat berdampak pada bagian tubuh lainnya, seperti tulang, kelenjar, kulit, dll. Penyakit ini tidak memandang usia seseorang untuk menyerangnya, siapapun dapat terkena penyakit ini. Akan tetapi, bagi mereka dengan usia produktif yaitu 15 hingga 20 tahun dan juga anak-anak lebih mudah terserang.

Untuk mengantisipasi wabah tersebut di kecamatan tanah putih tanjung melawan,maka memperingati hari TBC sedunia, kami berinisiatif melaksanakan agenda,” ketuk pintu” kerumah masyarakat seluruh desa  serta 1 kelurahan yang ada di kecamatan ini, dan setiap desa akan kita ketuk pintunya sebanyak 30 rumah tangga, dan juga dia berharap kepada pihak kecamatan maupun kelurahan serta desa untuk mendukung program ini, agar terlaksana seperti yang kita kehendaki.

“ Awal dari gejala penyakit tuberculosis ini adalah batuk berdahak 2-3 minggu (bisa juga lebih), sedangkan gejala lainnya  yang akan dialami oleh pengidapnya adalah dahak yang bercampur dengan darah, sesak napas, badan lemas, dada terasa nyeri, berat badan menurun, nafsu makan berkurang dan juga berkeringat pada malam hari padahal tidak ada kegiatan fisik sedikit pun” Tuturnya

“ Proses penularan penyakit ini dapat melalui udara seperti ketika si penderita sedang batuk, bersin dan juga melalui butiran ludah yang keluar bersama dengan batuk dan dahak “

Ditambahkanya lagi, Masyarakat Tidak perlu takut karena penyakit ini sudah bisa dideteksi menggunakan mikroskop yaitu dengan cara menganalisa cairan yang keluar dari paru-paru (Sputum), namun yang amat disayangkan adalah cara diagnosa ini tidak dapat mendeteksi jenis TB yang resistan terhadap kombinasi obat (MDR-TB). Jika fasilitas memadai, bisa diperiksa menggunakan sinar x-ray pada bagian dada yang dapat digunakan untuk melihat adanya tanda pada paru-paru, dan kegiatan ketuk pintu ini akan laksanakan selama satu minggu,” Pungkasnya(Rahmat)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Kombes Pol Heru Pranoto,Ketua Pelaksana Unit Berantas Pungutan Liar Provinsi Kepulauan Riau,H.Aunur Rafiq Bupati Karimun, AKBP.Armaini Kapolres Karimun.

Karimun,(KT) - Ketua Pelaksana Unit Berantas Pungutan Liar Provinsi Kepulauan Riau, Kombes Pol Heru Pranoto, saat kunjungan kerjanya ke di Kabupaten Karimun, menghimbau seluruh masyarakat agar segera melaporkan segala bentuk indikasi pungli dan ketidak pastian waktu pengurusan bentuk Dokumen.

 " Tidak ada kepastian berapa biaya dan waktunya tentu ada permainan. Adanya kejadian seperti ini laporkan ke call center atau sms ke nomor0821-7360-9888, maka unit pemberantasan pungli (UPP) akan datang," ucap Heru, usai menggelar rapat bersama dengan Bupati Karimun, Kapolres dan FKPD lain di Gedung Rapat Cempaka Putih, Rabu (22/03/2017).

Dikatakannya lagi, pemberantasan Pungli dapat teratasi jika seluruh masyarakat dapat bekerja sama dengan pihak terkait, dan tidak menggunakan jasa pihak ke Dua.

" Kalau ada laporan dari masyarakat terkait pungli, baru kita lakukan pendalaman. Kita sudah buka call centre untuk masyarakat melaporkan kejadiannya. Namun timnya bekerja bukan hanya menunggu laporan dari masyarakat saja," terangnya.

Bersamaan, Bupati Karimun, H Aunur Rafiq menegaskan jika segenap ASN di jajaran pemerintahaanya harus tunduk kepada UU Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.

" Pemkab Karimun dalam rangka mendukung pemberantasan pungli dan korupsi, sewaktu dilantik Kepala-Kepala OPD menandatangani pakta integritas serta menandatangani perjanjian kinerja," ujarnya.(3news/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Zubirman MY SH, Kuasa Hukum Para Guru dikuansing,Riau.

 

Kuansing,(KT) – Kurang lebih tiga bulan lalu, kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Profesi Guru,(TPG), dilaporkan ke Polres Kuansing, Provinsi Riau sampai saat ini belum juga terlihat endingnya, padahal sudah beberapa orang dimintai keterangan oleh penyidik.

 

Hal tersebut dikatakan, Zubirman MY SH, Kuasa Hukum para guru dikuansing kepada karimuntoday.com selasa.(22/3/2017),mengatakan, Dia sangat berharap agar laporanya tersebut secapatnya dinaikan dari penyelidikan ke penyidikan, pasalnya dari informasi didapat dari penyidik polres kuansing, pada dasarnya mereka (penyidik-red), sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang mengetahui tentng dana sertifikasi tersebut sudah beberapa orang dimintai keterangan untuk mengetahui apakah ditemukan kerugian Negara.

 

“ Dari keterangan penyidik polres kuansing sudah beberapa orang diperiksa untuk dimintai keterangan, seperti para guru, bendahara, bagian keuangan pemkab kuansing,bahkan sekdakab.kuansing juga sudah dimintai keterangan,dan juga dari pihak kementerian keuangan republic Indonesia, terakhir penyidik akan meminta audit BPKP,untuk melihat apa benar adanya kerugian yang ditimbulkan,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap perkara dugaan korupsi ini, di naikan statusnya ke penyidikan, tentu akan ditetapkan tersangka, setelah itu secepatnya dilimpahkan ke pihak kejaksaan negeri kuansing,(P21),untuk disidangkan, agar perkara ini menjadi terang benderang,karena perkara ini sudah menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat luas,” pungkasnya

 

Secara terpisah, Kapolres Kuansing, Riau, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terakit sudah sejauh mana penyelidikan, terkait adanya laporan dugaan korupsi dana tunjangan profesi guru, belum dapat dimintai tanggapanya.(*)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« March 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31