humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: March 2017

 

Ket Photo : BS mengenakan rompi oren sebelum dititipkan ke Rutan Telukkuantan, Rabu (22/3/2017).

 

Kuansing,(KT) - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi (Kuansing), Riau kembali menahan satu tersangka kasus pematangan lahan Kantor Camat Pucuk Rantau, Rabu (22/3/2017) sore.

 

Adalah BS, mantan Bendahara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kuansing.

 

Menurut Kajari Kuansing, Jufri, SH, MH melalui Kasi Intel Revendra, SH, kasus dugaan korupsi pematangan lahan didalam oleh Polres Kuansing. Kemudian, Polres Kuansing melimpahkan ke Kejari Kuansing.

 

"Setelah dinyatakan lengkap, maka tersangka langsung ditahan dan dititipkan di Rutan Telukkuantan guna proses hukum lebih lanjut," ujar Revendra.

 

Untuk proses persidangan selanjutnya, lanjut Revendra, akan dilaksanakan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru.

 

BS disangkakan melanggar pasal 2 ayat 1 atau pasal 3, atau pasal 4 atau pasal 5 ayat 2 UU nomor 31 tahun 1999 yang diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

 

"Ancaman hukumannya penjara paling singkat 4 tahun dan maksimal 20 tahun dengan denda minimal Rp200 juta dan maksimal Rp1 miliar," ujar Revendra.

 

Sebelumnya, Kejari Kuansing juga telah menahan empat orang atas korupsi pematangan Kantor Camat Pucuk Rantau pada tahun 2013 tersebut. Dari persidangan Tipikor di PN Pekanbaru, satu terdakwa dinyatakan bebas dan tiga orang lainnya bersalah,(sumber: goriau,com/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : dr.Diana Kepala Puskesmas Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir,Provinsi Riau.(Rahmat).

Rohil,(KT) – Dalam rangka Memperingati hari Tuberkulosis atau yang lebih dikenal dengan TBC yang jatuh pada 24 Maret 2017 nanti yang diperingati setiap tahunnya di seluruh dunia sebagai hari mengingat dan mengenang saudara/kerabat kita yang berjuang melawan penyakit tersebut,maka puskesmas kecamatan tanah putih tanjung melawan, kabupaten rokan hilir, provinsi riau ikut serta memperingatinya dengan agenda ketuk pintu kerumah masyarakat.

Hal tersebut dikatakan, dr.Diana kepada karimuntoday.com Selasa,(22/3/2017), diruang kerjanya  mengatakan,Tujuannya diadakan peringatan ini adalah untuk membangun kesadaran masyarakat dunia  tentang wabah Tuberkulosis yang tak kunjung usai setiap tahunnya dan juga diharapkan bisa membangun usaha-usaha yang lebih baik lagi dalam mengurangi penyebaran wabah mematikan ini.

Selain HIV/AIDS, Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang mematikan dengan peringkat kedua di dunia, dan tentunya penyakit ini bukanlah jenis penyakit baru bagi masyarakat umum.

Penyakit yang disebabkan oleh strain mikrobakteri yaitu Mycobacterium Tuberculosis, penyakit yang menyerang paru-paru ini dapat berdampak pada bagian tubuh lainnya, seperti tulang, kelenjar, kulit, dll. Penyakit ini tidak memandang usia seseorang untuk menyerangnya, siapapun dapat terkena penyakit ini. Akan tetapi, bagi mereka dengan usia produktif yaitu 15 hingga 20 tahun dan juga anak-anak lebih mudah terserang.

Untuk mengantisipasi wabah tersebut di kecamatan tanah putih tanjung melawan,maka memperingati hari TBC sedunia, kami berinisiatif melaksanakan agenda,” ketuk pintu” kerumah masyarakat seluruh desa  serta 1 kelurahan yang ada di kecamatan ini, dan setiap desa akan kita ketuk pintunya sebanyak 30 rumah tangga, dan juga dia berharap kepada pihak kecamatan maupun kelurahan serta desa untuk mendukung program ini, agar terlaksana seperti yang kita kehendaki.

“ Awal dari gejala penyakit tuberculosis ini adalah batuk berdahak 2-3 minggu (bisa juga lebih), sedangkan gejala lainnya  yang akan dialami oleh pengidapnya adalah dahak yang bercampur dengan darah, sesak napas, badan lemas, dada terasa nyeri, berat badan menurun, nafsu makan berkurang dan juga berkeringat pada malam hari padahal tidak ada kegiatan fisik sedikit pun” Tuturnya

“ Proses penularan penyakit ini dapat melalui udara seperti ketika si penderita sedang batuk, bersin dan juga melalui butiran ludah yang keluar bersama dengan batuk dan dahak “

Ditambahkanya lagi, Masyarakat Tidak perlu takut karena penyakit ini sudah bisa dideteksi menggunakan mikroskop yaitu dengan cara menganalisa cairan yang keluar dari paru-paru (Sputum), namun yang amat disayangkan adalah cara diagnosa ini tidak dapat mendeteksi jenis TB yang resistan terhadap kombinasi obat (MDR-TB). Jika fasilitas memadai, bisa diperiksa menggunakan sinar x-ray pada bagian dada yang dapat digunakan untuk melihat adanya tanda pada paru-paru, dan kegiatan ketuk pintu ini akan laksanakan selama satu minggu,” Pungkasnya(Rahmat)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Kombes Pol Heru Pranoto,Ketua Pelaksana Unit Berantas Pungutan Liar Provinsi Kepulauan Riau,H.Aunur Rafiq Bupati Karimun, AKBP.Armaini Kapolres Karimun.

Karimun,(KT) - Ketua Pelaksana Unit Berantas Pungutan Liar Provinsi Kepulauan Riau, Kombes Pol Heru Pranoto, saat kunjungan kerjanya ke di Kabupaten Karimun, menghimbau seluruh masyarakat agar segera melaporkan segala bentuk indikasi pungli dan ketidak pastian waktu pengurusan bentuk Dokumen.

 " Tidak ada kepastian berapa biaya dan waktunya tentu ada permainan. Adanya kejadian seperti ini laporkan ke call center atau sms ke nomor0821-7360-9888, maka unit pemberantasan pungli (UPP) akan datang," ucap Heru, usai menggelar rapat bersama dengan Bupati Karimun, Kapolres dan FKPD lain di Gedung Rapat Cempaka Putih, Rabu (22/03/2017).

Dikatakannya lagi, pemberantasan Pungli dapat teratasi jika seluruh masyarakat dapat bekerja sama dengan pihak terkait, dan tidak menggunakan jasa pihak ke Dua.

" Kalau ada laporan dari masyarakat terkait pungli, baru kita lakukan pendalaman. Kita sudah buka call centre untuk masyarakat melaporkan kejadiannya. Namun timnya bekerja bukan hanya menunggu laporan dari masyarakat saja," terangnya.

Bersamaan, Bupati Karimun, H Aunur Rafiq menegaskan jika segenap ASN di jajaran pemerintahaanya harus tunduk kepada UU Nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.

" Pemkab Karimun dalam rangka mendukung pemberantasan pungli dan korupsi, sewaktu dilantik Kepala-Kepala OPD menandatangani pakta integritas serta menandatangani perjanjian kinerja," ujarnya.(3news/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Zubirman MY SH, Kuasa Hukum Para Guru dikuansing,Riau.

 

Kuansing,(KT) – Kurang lebih tiga bulan lalu, kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Profesi Guru,(TPG), dilaporkan ke Polres Kuansing, Provinsi Riau sampai saat ini belum juga terlihat endingnya, padahal sudah beberapa orang dimintai keterangan oleh penyidik.

 

Hal tersebut dikatakan, Zubirman MY SH, Kuasa Hukum para guru dikuansing kepada karimuntoday.com selasa.(22/3/2017),mengatakan, Dia sangat berharap agar laporanya tersebut secapatnya dinaikan dari penyelidikan ke penyidikan, pasalnya dari informasi didapat dari penyidik polres kuansing, pada dasarnya mereka (penyidik-red), sudah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang mengetahui tentng dana sertifikasi tersebut sudah beberapa orang dimintai keterangan untuk mengetahui apakah ditemukan kerugian Negara.

 

“ Dari keterangan penyidik polres kuansing sudah beberapa orang diperiksa untuk dimintai keterangan, seperti para guru, bendahara, bagian keuangan pemkab kuansing,bahkan sekdakab.kuansing juga sudah dimintai keterangan,dan juga dari pihak kementerian keuangan republic Indonesia, terakhir penyidik akan meminta audit BPKP,untuk melihat apa benar adanya kerugian yang ditimbulkan,” Tuturnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap perkara dugaan korupsi ini, di naikan statusnya ke penyidikan, tentu akan ditetapkan tersangka, setelah itu secepatnya dilimpahkan ke pihak kejaksaan negeri kuansing,(P21),untuk disidangkan, agar perkara ini menjadi terang benderang,karena perkara ini sudah menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat luas,” pungkasnya

 

Secara terpisah, Kapolres Kuansing, Riau, sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, terakit sudah sejauh mana penyelidikan, terkait adanya laporan dugaan korupsi dana tunjangan profesi guru, belum dapat dimintai tanggapanya.(*)

Published in KARIMUN

 

  

Ket Photo: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Gubernur Kepri, Bupati Karimun. serta lainya.

 

 

Karimun,(KT)  - Gubernur H Nurdin Basirun menyambut baik beroperasinya kapal unit produksi terapung (floating production unit/FPU) Jangkrik yang menandakan gas dari Blok Muara Bakau segera berproduksi.

Nurdin berharap Kabupaten Karimun bisa juga menikmati hasil dari gas tersebut.

 

"Pak Menteri saya sudah lama berjanji ke PT Saipem dan masyarakat karimun untuk memperjuangkan listrik untuk mereka. 

 

Bila persoalan listrik di Kabupaten karimun ini bisa diselesaikan, saya yakin investasi di karimun akan tumbuh drastis. karimun bisa menjadi tujuan investasi setelah Batam.

 

Untuk itu mohonlah karimun ini diprioritaskan Pak Menteri. Sering-seringlah datang ke sini," kata Nurdin diresmikannya Kapal FPU Jangkrik, Selasa (21/3) di Kawasan Proyek PT Saipem Kabupaten Karimun.

 

Nurdin mengatakan dirinya sangat yakin potensi investasi di Karimun sangat besar bila persoalan listrik bisa diatasi. 

 

Nurdin mencontohkan dengan hadirnya PT Saipem di Karimun. Karimun kata Nurdin mempunyai kelebihan aman dan nyaman. 

 

Masyarakat nya terbuka dan perizinannya sangat dimudahkan oleh pemerintah setempat.

 

"Segeralah sambung pipa dari Pemping ke Karimun pak Menteri. Saya, kalau perlu, ikut nyelam ke laut," tambah Nurdin dengan nada gurauan.

 

Kapal FPU Jangkrik akan beroperasi di Blok Muara Bakau yang berlokasi di Cekungan Kutei, lepas pantai Selat Makassar, yakni sekitar 70 km dari garis pantai Kalimantan Timur.

 

Prosesi pemecahan kendi oleh Ratnawati Jonan, istri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjadi tanda peresmian itu.

 

Proyek pengolahan gas dengan kapasitas hingga 450 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) ini dikerjakan oleh ENI Teluk Bakau dengan memperkerjakan tenaga kerja Indonesia akan beroperasinya dan mulai memproduksi gas pada Mei 2017 nanti.

 

"Atas nama Tuhan Yang Maha Kuasa kami memohon, lindungilah dan mudahkan segala hal mengenai kapal kami Jangkrik," doa Ratnawati Jonan setelah memecahkan Kendi yang kemudian diiringi dengan bunyi serine.

 

Setelah itu Menteri Jonan beserta istri, Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan rombongan menuju ke anjungan untuk meninjau secara dekat Kapal FPU Jangkrik yang berukuran 46x192 meter.

 

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi VII DPR-RI Gus Irawan Pasaribu, Direktur Jendral Migas I Gusti Nyoman Wiratmaja, Bupati Karimun Aunur Rafiq,Wakil Bupati Karimun,H.Anwar Hasyim, Kepala BKPM Batam Adi Sugiarti, Executive Vice Presiden Asia Pacific ENI Franco Polo, Mantan KSAL staf khusus Gubernur Prasetyo.(sumber: tribunnews,com/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Gubernur Kepri,H.Nurdin Basirun menerima sekapur sirih dari penari, didampingi Bupati Lingga,H.Alias Wello.

Lingga,(KT) - Gubernur Kepulaun Riau Nurdin Basirun membuka Secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tingkat Kabupaten Lingga yang ke VII , acara STQ tahun ini di laksanakan di halaman Utama Kantor Bupati Lingga , peserta dari Sepuluh Kecamatan yang berada diwilayah Kabupaten Lingga siap bertading.

Sementaraitu Wakil Bupati Lingga, M Nizar sekaligus Ketua Pelaksanan kegiatan STQ Ke VII Kabupaten Lingga menyampaikan kehadiran Nurdin dalam membuka ajang STQ tentunya membawa kebahagiaan bagi Kabupaten Lingga. Dia katakan dukungan provinsi selama ini sedikit telah mampu membantu merubah Kabupaten Lingga, seperti salah satunya DED jembatan Senayang – Sebangka.

“Untuk itu Bapak Gubernur. Dengan harapan datangnya malam ini, untuk membuka serta meminta arahan dan tidak lain juga bantuan lainnya kami tunggu,” ungkap Nizar saat menyampaikan kata sambutan.

Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan Seleksi Musabakah Tilawatil (STQ) ke VII Tingkat Kabupaten Lingga merupakan kegiatan tahunan Pemerintah Kabupaten Lingga dalam upaya mewujudkan masyarakat dan generasi muda yang cinta dan gemar membaca Al-Qur’an ,bukan hanya membacanya tetapi juga mengamalkannya.

 

Kegiatan STQ ke VII tingkat Kabupaten Lingga diikuti oleh peserta terbaik yang berada di 10 Kecamatan di Kabupaten Lingga dimana STQ ke VII juga dimeriahkan oleh stand dan bazar setiap Kecamatan, serta tidak ketinggalan warung-warung makan dan minuman dan penjual pakaian yang menghiasi sepanjang area STQ yang membantu mendongkrak perekonomian Masyarakat sekitar area STQ.(Rusli)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq, Kapolres Karimun,AKBP.Armaini, Dandim,Lanal serta Wakil Ketua DPRD Karimun(mit).

 

Karimun,(KT) – Polres Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri hari ini melakukan konfrensi pers terkait penangkapan narkoba jenis shabu dan ektasi dengan 2 orang tersangka berhasil diringkus sedangkan 2 orang lainya masuk daftar pencarian orang,(DPO).

 

Kapolres Karimun,AKBP.Armaini dalam keterangan persnya tadi pagi, selasa (21/3/2017), mengatakan, Pihak Satnarkoba Polres Karimun berhasil meringkus dua orang  asal kecamatan kundur barat sawang, saat di amankan diperairan kecamatan meral, ditemukan, 22,65 kg, shabu serta pil hapy sebanyak 3500 butir,dari keterangan tersangka narkoba tersebut berasal dari Malaysia.

 

“ Narkoba yang diperolah dari kedua tersangka adalah tangkapan terbesar selama 3 tahun terakhir, dan untuk kedua pelaku lainya, masih dalam pengejaran,” Tutur Kapolres

 

Sementara itu, Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq dalam kata sambutanya mengatakan, Meminta agar para pelaku dihukum berat untuk memberikan efek jera, sehingga kedepanya akan berpikir sepuluh kali, hendak melakukan transaksi narkoba,” Ujarnya singkat (*)

Published in KARIMUN

 

 Ket Photo : Prancisko Mantan Preman beralih Profesi menjadi Perajin.

 

Predikat preman hanyalah masa lalu bagi sosok perajin yang satu ini. Dulu Prancisko  (30 tahun) memang pernah memiliki reputasi buruk. Dikenal sebagai preman dikampungnya kecamatan tanah putih tanjung melawan, kabupaten rokanhilir, provinsi riau, namun ketika dia beralih profesi menjadi seorang perajin. Dia tak lagi  sosok orang yang ditakuti oleh masyarakat. Namanya saat ini  dikenal sebagai salah seorang perajin yang mulai menapakan jati dirinya.

 

Ketika ditemui karimuntoday.com di kediamanya, dia mulai bercerita tentang kisah hidupnya, yah kurang lebih 10 tahun dia melakoni hidupnya sebagai seorang preman kampung. Hidup luntang lantung tanpa arah tujuan, pandangan masyarakat selalu sinis ketika berpas2an dengan dirinya, bahkan ada yang menghindar, namun kala itu dia cuek saja, masa bodoh. Walaupun dia menyadari perbuatanya tersebut tentunya sangat membuat malu keluarga terutam ayah dan ibunya.

Namun, ketika ayahnya meninggal dunia, dia sangat kehilangan sekali karena orang yang selama ini memarahinya tidak ada lagi didunia ini, dan pada suatu hari ketika bersendirian, dia seakan-akan mendapatkan ilham dari alm.ayahnya, agar menjahui perbuatan yang buruk selama ini dilakoninya, yah..memang sulit untuk berubah secara dratis, butuh waktu yang cukup lama, untuk kembali kejalan yang benar.ujarnya

Dilanjutkanya lagi, Untuk mengisi kekosongan waktunya, dia mulai memperdalam keahlianya sebagai perajin aksesoris, karena sebagai perajin dalam keluarganya sudah menjadi turun temurun dan tidak butuh waktu lama akhirnya dia sudah cukup bisa membuat aksesoris,seperti, gantungan kunci dan lainya,alhamduliah hasil karya tersebut dapat untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

Dia juga mengharapkan bantuan dari pemerintah kabupaten rokan hilir, untuk memasarkan hasil karyanya tersebut, karena saat ini dia baru memasarkan ditingkat kecamatan dan kabupaten, dan apabila ada pengusaha yang mau bekerjasama dengan dirinya, agar kerajinan seni ukir ditekuninya bisa berkembang.

“ Dari segi finasial dirinya masih kembang kempis, dan dia butuh suntikan dana segar, untuk memperbanyak hasil kerajinanya, dan apabila ada yang ingin bekerja sama denganya dia sangat berterima kasih sekali,” Tuturnya

Dikatakanya lagi, sejak dirinya memasarkan hasil kerajinanya tersebut sampai ke kabupaten, lambat laun nama kampungnya mulai dikenal secara luas atas produk kerajinan seni ukir yang digelutinya,bahkan masyarakat dikampungnya sudah tidak menghindar lagi apabila bertemu dengan dirinya, bahkan mereka memberikan motivasi terhadapnya,Dia juga memberitahukan harga per ukiran di jualnya relative murah antara 50 ribu sampai dengan 150 ribu rupiah,” tuturnya mengakhiri (rahmat)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Normansyah Camat Tanah Putih Tanjung Melawan,IPTU.Sirait Kapolsek dan Kopda Boiran Dari Koramil.(Rahmat).

 

Rohil,(KT) – Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Kabupaten Rokan Hilir menggelar rapat pembentukan panitia MTQ di Aula Kantor Camat Selasa,(21/3/2017).

 

Normansyah Camat Tanah Putih Tanjung Melawan,Dalam kata sambutanya mengatakan, Untuk tahun ini kegiatan MTQ  ditiadakan bazaar, karena masalah devisit anggaran, dan juga camat berharap walaupun saat ini dilanda devisit namun kita tetap melaksanakan dengan meriah, untuk para qori dan qoriah menjadi utusan dari kecamatan tanah putih, agar mempersiapkan diri secara maksimal, karena nantinya menjadi utusan dari kecamatan tanah putih tanjung melawan.

 

“ Hasil rapat tadi terpilih,Milhan  Ketua LPTQ Kecamatan Tanah Putih,menjadi Ketua Panitia dan Mohammad Soleh sebagai Sekretaris dan Ibu Aida sebagai Bendahara, dan diminta kepada panitia yang sudah ditunjuk agar menjalakan tugasnya dengan amanah,” Pintanya

 

Ditambahkanya lagi, Dia meminta para Qori dan Qori’ah yang bakal di ikut sertakan pada MTQ Tingkat Kabupaten Rohil nanti benar-benar qori dan qori’ah dari Kecamatan Tanah Putih, dan minta kepada para orang tua,(masyarakat-red), Kecamatan Tanah Putih ,apabila mempunyai putra dan putrid yang memiliki kemampuan membaca alqur,an silahkan mendaftarkan diri ke Ketua Panitia Bapak, Milhan,” Pungkasnya

 

Dari pantuan dilapangan, tanpak hadir pada acara pembentukan panitia MTQ, Terlihat, Bapak Kapolsek,IPTU.Sirait dan Utusan dari Koramil,Boiran,serta Uspika lainya, Tokoh Masyarakat serta Alim ulama.(Rahmat)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Wakil Bupati Karimun, H.Anwar Hasyim Membuka Kegiatan 02SN Dilapangan Bola Kaki Teluk Air di Dampingi Sekdakab Karimun,HM.Firmansyah dan, H.Bakri Hasyim Kadis Pendidikan Karimun,Provinsi Kepri.

 

Karimun,(KT) – Wakil Bupati Karimun, Provinsi Kepri membuka secara resmi kegiatan 02SN Tingkat Kecamatan yang ada di wilayah kabupaten karimun, dilapangan bola kaki teluk air, senin.(20/3/2017).

 

Wakil Bupati Karimun Dalam kata sambutanya mengatakan, Kegiatan 02SN di ikuti oleh 5 UPTD yang ada di karimun, setiap UPTD mengirimkan utusanya mulai dari Tingkat Sekolah Dasar,(SD),sampai dengan SLTP. Adapun jumlah para siswa dan siswi mengikuti 02SN, untuk sekolah dasar sebanyak, 188 orang sedangkan SLTP sebanyak, 125 orang, kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari kerja.

 

“  Kegiatan 02SN ini tingkat kecamatan ini rangkaian dari seleksi untuk mengikuti 02SN Tingkat Provinsi Kepri, artinya, dari 188 tingkat sekolah dasar nanti akan di kerucutkan menjadi 35 orang nantinya bakal mewakili kabupaten karimun, ke tingkat provinsi, begitu juga dengan SLTP dari 125 orang, nantinya akan mengerucut menjadi 10 orang juga menjadi utusan kabupaten karimun,” Pungkasnya

 

Ditambahkanya lagi, Dia berharap para siswa dan siswi mulai dari tingkat sekolh dasar maupun sekolah lanjutan pertama, agar benar=benar serius mengikuti seleksi ini,. Karena siapapun nantinya masuk ke tiga puluh besar dan sepuluh besar akan bersaing  dengan kabupaten lainya, dan menjadi utusan dari kabupaten karimun ke provinsi kepri,” tuturnya

 

Dari pantauan dilapangan, terlihat, HM.Firmansyah Sekdakab,Karimun, Bakri Hasyim, Kepala Dinas Pendidikan serta Ketua Panitia Kegiatan Suwerdi serta para kepala UPTD dan tamu undangan lainya,(Denis)

Published in KARIMUN

KALENDER BERITA

« March 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31