humas karimun
humas karimun
karimuntoday.com - Items filtered by date: March 2017

 

Ket Photo : Kapal Isap Pasir Laut (net).

 

Karimun(KT) – Kontak Tani Nelayan Andalan,(KTNA),Kabupaten Karimun,Provinsi Kepri mendukung langkah masyarakat Kecamatan Meral melakukan aksi menyetop aktivitas penambangan pasir laut yang dilakukan oleh dua kapal isap di peraiaran karimun, pasalnya keberadaan  kapal isap tersebut belum jelas, karena beberapa waktu lalu  bupati karimun mengatakan, belum ada satupun izin dikeluarkan kepada perusahaan yang akan melakukan penambangan pasir laut diwilayah karimun.

 

Hal  tersebut dikatakan, H. Amirullah Ketua KTNA Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri kepada karimuntoday.com Selasa (14/3/2017), Ya beberapa waktu lalu dia sudah menanyakan kepada bapak bupati karimun, H.Aunur Rafiq tentang periizinan pasir laut di karimun, dan bupati mengatakan, sampai saat ini belum ada izin dari gubernur kepri,maupun dari kementerian, saat itu dari KTNA sudah mau turun melakukan aksi ke kantor bupati dan DPRD,namun, bupati melarang dengan mengatakan lagi, tidak usah karena pasir laut belum berjalan dan belum ada izin, namun, buktinya sekarang  sudah ada yang melakukan aktivitas penambangan pasir laut.

 

“ Beberapa bulan lalu dia sudah akan menggelar aksi damai dikantor bupati dan DPRD menolak penambangan pasir laut, namun, di larang oleh bupati karimun, karena sampai saat ini belum ada satupun perusahaan yang dikeluarkan izin mulai dari gubernur maupun dari kementerian, yang menjadi pertanyaan kenapa tiba-tiba ada kapal isap melakukan penambangan pasir di wilayah perairan karimun, tentu patut dipertanyakan,” Imbuhnya

 

Ditambahkanya lagi, Dalam waktu dekat ini, dia akan menemui bupati lagi untuk menanyakan keberadaan dua kapal isap pasir laut tersebut dan apa sebenarnya yang terjadi, dan apabila jawaban bupati tidak dapat diterima secara akal sehat, maka dia akan menurunkan massa untuk mengusir dua kapal isap tersebut dari perairan kabupaten karimun, kepri, da dia juga berharap, agar gubernur kepri dan bupati karimun jangan memebrikan izin penambangan pasir laut di karimun, dengarkanlah aspirasi masyarakat dan nelayan, karena mereka dipilih oleh masyarakat, bukan dipilih oleh pengusaha,” Pungkasnya

 

Secara terpisah, Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai tanggapanya terkait aksi dilakukan oleh masyarakat meral menghentikan aktivitas penambangan pasir laut dan penolakan dari KTNA Karimun, belum dapat dimintai konfirmasinya.(*)

Published in KARIMUN

 

 

Ket Photo : Net.

Karimun,(KT) - Puluhan masyarakat Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (13/3-2017) dengan menggunakan boat pancung mendatangi dua kapal isap pasir laut di perairan pantai pak Imam,Kecamatan Meral.

Masyarakat menolak dan menghentikan aktivitas kedua kapal isap pasir laut tersebut, karena kapal tersebut diduga kuat tidak memiliki ijin tambang dan beroperasi dekat dengan bibir pantai serta mengakibatkan air laut menjadi keruh.

Satu jam sebelum masyarakat mendatangi dua kapal isap pasir, salah seorang perwakilan dari kapal isap tersebut yang berinisial “Ed” ternyata sudah melakukan pertemuan dengan masyarakat lain, yang bukan merupakan masyarakat yang mendatangi kapal isap tersebut. Jelas memang terlihat sikap dari perwakilan kapal isap ini melakukan pertemuan sepihak di salah satu restoran yang ada di pantai pak Imam secara diam-diam,agar tidak diketahui masyarakat yang lain.

Modus yang dilakukan pihak perusahaan jelas untuk memecah belah masyarakat,sehingga ke depannya nanti akan terjadi pro dan kontra diantara masyarakat yang ada di lingkungan perusahaan tersebut.

Ketika wartawan mencoba menemui perwakilan kapal isap tersebut setelah selesai melakukan pertemuan dengan sepihak masyarakat, menolak untuk diwawancarai. “Kalau bapak mau konfirmasi maaf saya tidak mau,tapi kalau bapak mau makan atau cerita-cerita masalah yang lain silahkan dengan syarat off the record,”ucap perwakilan kapal isap tersebut.

Dari informasi yang didapat di lapangan kedua kapal isap tersebut milik PT.Grace Rich Marine, kebetulan saat ini sedang melakukan penimbunan hutan mangrove (Bakau) yang dikuasai perusahaan tersebut. Ada kemungkinan kedua kapal isap pasir laut yang didatangkan PT.Grace Rich Marine untuk membantu perusahaan melakukan penimbunan dengan pasir laut dan secara tidak langsung pendalaman laut bisa terlaksana tanpa mengurus perijinan pendalaman laut. (sumber: wartamerdeka/karimuntoday.com)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo : Bus Damri siap Melayani Masyarakat Lingga Timur, Provinsi Kepri.

Lingga,(KT) -  Bus DAMRI siap beroperasi melayani rute lintas timur pulau Lingga. Dengan beroprasinya Bus ini diharapkan mampu mempermudah arus transportasi ke Lingga Timur disamping biaya yang relatif murah.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lingga, Yusrizal membenarkan hal tersebut,Dikatakan untuk saat ini Bus  diprioritaskan melayani rute ke Kecamatan Lingga Timur.

Ada bus yang berkapasitas 40 tempat duduk tersebut diharapkan mampu memudahkan hilir mudik warga di rute lintas timur pulau Lingga. Bukan itu saja, dengan tarif Rp 16.000 per orang, diharapkan mampu meringankan beban biaya penumpang,. Sebab sebelumnya diketahui, untuk melintas rute lintas timur setiap orang harus merogoh kocek ratusan ribu.

Untuk jadwal dijelaskan Yusrizal, saat ini ada dua tempat dijadikan tempat start Bus DAMRi yakni dekat wilayah Kelenteng desa Kudung dan dekat lokasi pasar Daik Lingga. Jadwalnya meliputi desa Kudung, desa Sungaipinang, desa Keton, Daik dan sebaiknya. Sementara jumlah Bus yang melayani hanya satu, dan ada satu dicadangkan.

“Kita mulai dari desa Kudung pada jam 07.00 pagi, balIk lagi kesana dari Daik dilokasi pasar dari jam 10.00 dan jam 13.30 berangkat lagi dari Kudung ke Daik setelah itu jam 16.30 berangkat dari Daik ke Kudung. Untuk saat star di Kudung dekat kelenteng,” ujarnya.

Riki Kepala Dusun Kudung mengatakan dengan adanya Bus ini dapat mempermudah masyarakat disini untuk mencari keperluan di Daik di sampig ongkosnya murah mbusnya masih bagus sehingga penumpang tidak takut untuk naik ,ujarnya Senin 13/3 (RS)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Lahan siap Ditanam Bawang Merah Organik.

 

Lingga,(KT) – Perusahaan yang bergerak di bidang pertanian mulai melirik sector pertanian di kabupaten lingga,provinsi kepri, untuk tahap awal dalam minggu ini akan ditanam bawang merah organic seluas 5 s/d 7 hektar terletak di Tanah Putih Dabok Singkep.

 

Hal tersebut dikatakan, Erwan Bachrani Direktur Opreasional PT Agro Inti Agriculture kepada karimuntoday.com Senin (13/3/2017), Ya dalam beberapa hari ini akan dilakukan penanaman dilahan seluas 5 s/d 7 hektar berlokasi di Tanah Putih milik Bupati Lingga, Alias Wello,dengan tim ahli Ustad Dalil sebagai Ketua Tim penanaman.

 

“ Walaupun masih tahap uji coba dia sangat optimis bawang merah organic yang bakal ditanam akan berhasil dengan tumbuh subur, dan jadwal penanaman diperkirakan akan mencapai 50 s/d 60 hari kerja, karena lahan di dabok singkep sangat cocok di tanam bawang merah,” Tuturnya

 

 

Ket Photo : Bibit Bawang Merah baru Datang dari Brebes.

 

Ditambahkanya lagi, Dia sangat mengharapkan doa dan dukungan dari masyarakat kabupaten lingga semoga uji coba ini sukses,tentunya akan dilanjutkan dengan lahan lebih luas lagi,agar kedepanya bisa sebagai penopang bawang merah organik di kepri, bahkan skala nasional, dan saat ini perusahaan baru merekrut tenaga kerja sebanyak 15 orang sebagai tim kerja, semoga kedepanya bisa merekrut lebih banyak lagi, semua ini tidak terlepas dari konsep bupati lingga, alias wello.

 

“ Menjadi kendala saat ini dari sisi keberadaan pupuk, karena pasokan pupuk sangat minim sehingga sulit didapat, dan saat ini masih disuplay dari batam, namun masih bisa diatasi,” Ujarnya didampingi Indra Sudirman Direktur Utama PT Agro Inti Agriculture.(*)

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Fuad, Karyawan PT Karimum Sembawang Shipyard  diduga jatuh  dan tewas terlindas forklif saat berkerja, Jumat (12/3/2017).

 

Karimun,(KT) – Teka-teki akibat kematian almarhum,M.Fuad  salah seorang pekerja PT Karimun Sembawang Shipyard pada hari jum’at (10/3/2017), kemarin belum menemukan titik terang, bahkan pihak kepolisian juga belum mendapatkan informasi secara detil, pagi ini Pegewai Pengawasan dari Disnker Provinsi Kepri akan melakukan Investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian almarhum.

 

Hal tersebut dikatakan, Mujarab Mustafa Pegawai Pengawasan Disnaker Provinsi Kepri kepada karimuntoday.com, senin (13/3/2017), Ya pagi ini dia akan meluncur ke PT Karimun Sembawang Shipyard,(KSS), untuk melakukan investigasi mencari tahu motip kematian almarhum. M.Fuad, namun, sebelumnya dia juga sudah mendapatkan informasi terkait penyebab kematian almarhum.

 

“ Dia sudah mendapatkan informasi penyebab kematian almarhum, namun, untuk memastikan secara detil motip kematian, maka dia akan melakukan investigasi pengawasan secara menyeluruh, apakah ada kesalahan operator,serta pihak perusahaan atau tidak,atau murni kecelakaan kerja,” Imbuhnya

 

Ditambahkanya lagi, Investigasi dilakukanya juga mencakup, dalam rangka menyelesaikan hak-hak pekerja,(almarhum-red)wajib diberikan oleh perusahaan, serta mengumpulkan data, dan juga,apabila dalam investigasi nanti ditemukan adanya unsure kelalaian pihak perusahaan atau operator, dan sesuai amanat undang-undang pegawai pengawas bisa merecomendasikan hasil temuanya ke aparat penegak hukum

 

Secara terpisah, Pimpinan PT Karimun Sembawang Shipyard sampai berita ini diunggah belum dapat dimintai konfirmasinya, pasca kematian salah seorang pekerjanya, belum dapat dimintai tanggapan.(*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo: Kapal Isap Timah Ilegal Tradisional.

 

Lingga,(KT). Beroperasinya Tambang Timah Rajot diwilayah Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Selatan dinilai sangat mencemari perairan sungai dikawasan tersebut  bahkan Keberadaan aktivitas tambang yang diduga ilegal tersebut malah merusak biota dan ekosistem sungai Langkap.

 

Camat Singkep Selatan, Saman saat dikonfirmasi sabtu(11/3/2017), membenarkan adanya aktivitas tambang timah tersebut. Mengenai permasalahan ini dia juga sudah sampaikan kepada Kades Marok Kecil sesuai arahan dari Bupati Lingga.

 

“Saya sudah sampaikan sesuai arahan pak Bupati bahwasanya aktivitas tambang timah rajot mulai Januari lalu harus ditutup. Tapi sampai sampai saat ini aktiviats tambang tersebut masih berjalan, dan peringatan kerasnya tidak di indahkan oleh pemilik tambang” Pungkasnya

 

Oleh sebab itu, dalam waktu dekat dia katakan akan memanggil Kades Resang dan Kades Marok Kecil guna membahas perihal kolong rajok yang tidak mempunyai izin resmi dan insya allah Dalam waktu satu dua hari ini dia akan memanggil Kades Resang dan Kades Marok Kecil untuk membahas perihal kolong rajok yang tidak punya izin sama sekali,” paparnya.

 

Ditambahkanya lagi, Dia menilai  keberadaan Camat Singkep Selatan justru tidak dianggap oleh penambang timah rajok tersebut. Padahal mereka (red. penambang timah) mengetahui ulah aktivitas tambang mencemari habitat dan lingkungan sungai Langkap.

 

Pasalnya,Sebelum adanya aktivitas tambang rajot ini, perairan sungai Langkap airnya jernih dan bersih. Alhasil, keberadaan tambang timah ini membuat sejumlah warga setempat mengeluh sebab hasil tangkapan yang dulu ramai kini sepi akibat air sungai Langkap keruh.

 

“Banyak warga desa Marok Kecil yang mengeluh kepada saya akibat pencemaran perairan yang disebabkan ulah nakal penambang rajot. Mereka mayoritasnya bukan warga desa tempatan  dan Selaku kepala wilayah pejabat pemerintahan yang melayani masyarakat, dia tidak mau terjadinya hal yang tidak diinginkan kepada masyarakatnya. Untuk itu, dia tegaskan jika dari pihak penambang tidak menanggapi perihal tutupnya aktivitas penambangan, dia segera menyikapi dengan melakukan kordinasi dengan pihak kepolisian (kapolsek- dan danramil-red). 

Published in LINGGA

 

Ket Photo : Camat Karimun, Apan dan Lurah Karimun Kota, Muhd,Rahendra mengangkat Piala Bergilir.

 

Karimun,(KT) – Pembukaan MTQ Tingkat Kecamatan Karimun dihadiri oleh ribuan masyarakat, kegiatan tersebut lansung dibuka oleh bupati karimun, namun, sebelum acara dibuka, diawali dengan pembacaan ayat suci al’quran, jum,at(10/3/2017),malam,dilapangan Telaga Riau.(kolong-red),Kelurahan Sungai Lakam Barat,dan pada siang harinya dilakukan kegiatan pembukaan bazar yang diresmikan oleh, Ibu Sekda Kab,Karimun,Safridasari.

 

Bupati Karimun, H.Aunur Rafiq dalam kata sambutanya mengatakan, Pelaksanaan MTQ bukan hanya untuk belajar membaca atau kegiatan serimonial saja, namun,harus dipahami dan mengamalkan isi dari kandungan al’quran tersebut dalam sendi-sendi kehidupan,sehingga akan luput dari kemungkaran.

“ Melalui MTQ ini mari dirajut tali silatuhrahmi dan juga melakukan evaluasi kepada para qori dan qori’ah agar dalam berkompetisi secara sehat,” Imbuhnya

Ditambahkanya lagi, Pelaksaan MTQ di Kecamatan Karimun untuk yang ke dua belas kalinya, atau yang terakhir dilaksanakan perhelatan MTQ ditingkat kecamatan, dan alhamdulilah setiap kecamatan yang melakukan MTQ selalu berjalan lancar dan sukses, semua itu berkat dukungan dari masyarakat keseluruhan,” tuturnya

Secara terpisah, Apan Camat Karimun mengatakan, MTQ Tingkat Kecamatan Karimun  akan dilaksankan selama (3) hari, mulai dari tanggal,10 s.d 13 maret 2017, dan di ikuti 112 peserta qori dan qori’ah dari 6 keluarahan dan 2 desa yang ada di kecamatan karimun.

Adapun cabang yang akan di laksanakan diantaranya,cabang tilawah dewasa,remaja,anak-anak dan tartil golongan putra dan putrid di ikuti sejumlah 64 peserta,fahmil qur’an 24 peserta dan syahril qur’an 24 peserta juga , dan untuk kecamatan karimun sendiri telah mempersiapkan diri dan insya allah  menjadi juara umum pada tingkat kabupaten pada tahun ini,” Pungkasnya

Dari pantauan dilapangan, terlihat hadir, Sekdakab,Karimun,HM.Firmansyah serta para OPD dan para undangan serta hamper ribuan masyarakat menghadiri MTQ Tingkat Kecamatan Karimun. (*)

Published in KARIMUN

 

Ket Photo :Baharuddin Rahman Ketua DPD Angkatan Muda Thareqat Islam (AMTI) Provinsi Kepulauan Riau.

Tanjungpinang,(KT) - Ketua DPD Angkatan Muda Thareqat Islam (AMTI) Provinsi Kepulauan Riau Baharuddin Rahman mengecam statment Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau T.S.Arif Fadillah beberapa waktu yang lalu disalah satu media yang mengatakan bahwa Pejabat Kabupaten Karimun lebih unggul di bandingkan pejabat di luar Karimun termasuk di Provinsi Kepulauan Riau.

 Sebagaimana dikutip dari Lendoot. Com (kamis, 9/3/2017) pada acara Korpri Kabupaten Karimun, Sekdaprov Kepri dalam sambutannya menyatakan bahwa " SDM Pejabat Pemkab Karimun lebih unggul dari Pejabat di Provinsi Kepri" kemudian diteruskan dengan kalimat “Saya sering ungkapkan, kalau SDM kita (Kabupaten Karimun) memang lebih unggul. Tapi giliran orang Karimun jadi, sibuk semua".

"Kita sangat mengecam Statment Sekdaprov Kepri sampai bicara seperti itu. Apa indikator yang beliau gunakan dalam melakukan penilaian seperti itu? Kalau bicara tingkat pendidikan (S2 dan S3) sebagai indikatornya, saya rasa tidak cukup hal tersebut sebagai jaminan bahwa kwalitas seorang pejabat dapat dinilai apalagi sampai melakukan perbandingan dengan pejabat lainnya " ujar Baharuddin.

" Pak Arif Fadillah seharusnya sadar bahwa hari ini dia adalah Pejabat Provinsi Kepulauan Riau, orang nomor 1 dalam OPD di Kepri ini. Ini Provinsi Kepri dimana ada 7 Kabupaten Kota didalamnya. Jadi hati hatilah dalam mengeluarkan statment, jangan asal bunyi tanpa ada indikator penilaian yang jelas" kata Bahar, Jumat (10/03/2017) di Tanjung Pinang.

Jika ingin memotivasi Pejabat di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau maupun di wilayah Kabupaten Kota yang ada di Kepri, tidak perlu lah harus membanding bandingkan karena bisa menimbulkan multi persepsi dan sentimen kedaerahan.

DPD AMTI Provinsi Kepulauan Riau meminta Sekdaprov Kepri harus segera mengklarifikasi Statment nya tersebut, jika benar itu beliau katakan maka beliau harus punya alasan bahkan data valid sehingga bisa membanding bandingkan seperti itu.

" Jangan bicara tingkat pendidikan lah sebagai indikatornya, apakah semua pejabat yang mengambil S2 dan S3 ada jaminan punya kualitas yang baik dibandingkan yang cuma S1 dalam mengelola tata pemerintahan ? Kita juga perhatikan kok bagaimana provinsi kepri hari ini semenjak Pak Arif jadi Sekda, banyak yang gak beres juga dalam penataan administrasi pemerintahan, salah satunya yang paling nyata itu soal pelantikan pejabat OPD Kepri yang sempat menimbulkan banyak masalah dan berujung pada hak interpelasi DPRD Kepri" pungkasnya. (3news/kt)

Published in TANJUNGPINANG

 

Ket Photo: HM.Firmansyah Sekdakab,Karimun,Kepri dilantik Menjadi Ketua Kopri.

Karimun,(KT) – Sekda Provinsi Kepri melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun Muhammad Firmansyah menjadi Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Karimun,Sekda Firmansyah terpilih menjabat Ketua Kopri Karimun melalui Musyawarah Daerah (Musda) di ruang pertemuan Hotel Balai View Tanjungbalai Karimun, Kamis (9/3/2017).

Dalam kata sambutanya Sekdaprov mengatakan, beberapa tahun terakhir  dia melihat organisasi PGRI lebih besar dalam segala bidang, padahal kopri induk dari PGRI,kedepanya tugas berat menanti ketua terpilih Kopri untuk menjadikan kopri sebagai wadah yang lebih besar dari sebelumnya, karena seluruh PNS yang ada dikarimun adalah anggota kopri.

“ Dia berharap kedepanya kopri dibawah kepemimpinan HM.Firmansyah lebih maju lagi, dan memberikan peahaman kepada para PNS untuk mencintai organisasi kopri, apalagi, lambing kopri sellau menempel didada seluruh pns,artinya,jadikan kopri sebagai pemersatu pns,” Pintanya

 Ditambahkanya lagi, Dia berharap kepada para pengurus yang sudah dilantik agar melaksanakan tugasnya, namun, harus berpatokan kepada pradigma kopri, yaitu, professional, netral dan sejahtera, artinya, tidak berpihak kepada partai politik manapun juga, serta mampu menjalankan program umum dan kegiatan strategis bagi kopri,serta mampu menguasi bidang masing dengan ilmu pengetahuan,” Tuturnya

Secara terpisah,Ketua Terpilih, HM.Firmansyah dalam kata sambutanya mengatakan, Dia kedepanya akan berkomitmen membesarkan organisasi kopri di karimun, dan berupaya merangkul seluruh para pns, agar bisa menjalankan pradigma kopri dengan lebih baik lagi, dan dia tidak menapik selama ini organisasi PGRI terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan Kopri,” Cetusnya

Hadir dalam Musda Kopri tersebut terlihat, Bupati Karimun,H.Aunur Rafiq, serta para undangan lainya, dan tidak lupa bupati  ketika membuka Musda tersebut,juga menyampaikan kata sambutanya, Dia berharap agar setiap pns bagian dari kopri,agar menjalankan fungsi dan tanggung jawabnya sebagai abdi Negara, dan senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, karena sejatinya pns adalah pelayan masyarakat bukan untuk dilayani,” Tutupnya (*)

Published in KARIMUN

  

 

 Ket Photo : Ketua Komisi I DPRD Lingga,Kapolsek Singkep Barat,AKP.Harmadi,Kepala Desa Tinjul,Rustam Efendi dan Ketua PKK Desa Tinjul. (amri).

Tinjul,(KT) - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Niko Wesa Pawelloy mengunjungi Desa Tinjul Kecamatan Singkep Barat dalam kegiatan reses dan menampung aspirasi masyarakat.

 Pada kesempatan tersebut Niko yang juga anak kandung Bupati Lingga Alias Wello dalam acara tersebut menyampaikan bahwa dia selaku Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga yang membidangi bagian hukum dan pemerintahan.

Pada saat tersebut juga di berikan kesempatan tanya jawab kepada masyarakat agar dapat menyampaikan langsung kepadanya, dan salah satu tokoh pemuda Tinjul Amren menyampaikan dalam dialog tersebut tentang keluhan dan keinginan masyarakat saat ini, khususnya Desa Tinjul dan masyarakat Kabupaten Lingga pada umumnya yaitu mengenai pelayanan dan fasilitas kesehatan yang saat ini di nilai sangat minim.

 " Dia mewakili masyarakat meminta agar Bang Niko dapat menyampaikan langsung kepada pihak terkait yaitu mengenai pelayanan dan fasilitas kesehatan saat ini sangat minim  apalagi bila masyarakat yang akan operasi selalu alat medisnya tidak ada dan harus di rujuk ke Rumah Sakit Daik Lingga, walaupun saat ini sudah ada JKLT namun biaya transfortasi dan tempat tinggal di Daik sangat memberatkan fasien dan keluarga fasien apalagi dengan kondisi ekonomi masyarakat sulit saat ini " demikian ungkap Amren pada dialog malam (9/3) tersebut.

Menanggapi dismapaikan warga Niko mengatakan, Die akan menyampaikan kepade dinas terkait dan komisi yg membidangi tentang kesehatan. Memang saat ini kita minim anggaran untuk mengadakan peralatan tersebut, kata Niko

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Tinjul, Rostam Efendi juga mengeluhkan tentang fasilitas air bersih yg di bangun oleh Dinas Kesehatan Lingga yg sampai saat ini belum juga berfungsi agar segera dapat di perbaiki, atau dapat di bangun di tempat yang baru sesuai dengan sumber air yg mencukupi.

"Kita minta agar pemerintah Kabupaten Lingga bisa membangun fasilitas air bersih di tempat yang sumber airnya bagus, karena di bangun pada tahun 2015 yg lalu tak dapat di manfaatkan oleh masyarakat karena air kurang bagus" ungkap Rostam, pada dialog tersebut. (Amri)

Published in LINGGA

KALENDER BERITA

« March 2017 »
Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31